cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN CTL BERBANTUAN PENILAIAN KINERJA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 SANGSIT Ni Wyn. Rati, Nym. Riska Yulistya Dewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.732

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung pada siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 81 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 41 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 40 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 49,40. Sedangkan, pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 43,08. Terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (thitung > ttabel, thitung = 5,544 dan ttabel = 1,980). Dengan demikian, pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.   Kata-kata kunci: pendekatan CTL, penilaian kinerja, pemahaman konsep IPA
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PERHATIAN ORANG TUA DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN KELURAHAN YANGAPI Ni Nengah Madri Antari, I Wayan Wiradana1,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.733

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara intensitas perhatian orang tua dan hasil belajar IPA (2) hubungan minat belajar dan hasil belajar IPA dan (3) hubungan secara bersama-sama intensitas perhatian orang tua dan minat belajar dengan hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian Expost-facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Kelurahan Yangapi tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah proposional random sampling dengan jumlah sampelnya 148. Data di ambil dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian  dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara intensitas perhatian orang tua  terhadap hasil belajar yaitu  thitung=6,445> ttabel = 1,664.  Hubungan minat belajar dan hasil belajar yaitu thitung = 14,238 > ttabel = 1664. Hubungan secara bersama-sama antara intensitas perhatian orang tua dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA Fhitung=36,55 > Ftabel= 3,09, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara variable-variabel tersebut.   Kata kunci : intensitas perhatian orang tua , minat belajar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN MEDIA REALITA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD I Kt. Dibia, Km. Widiantara, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.734

Abstract

Abstrak Kurang aktifnya siswa dalam kegiatan pembelajaran mengakibatkan perlu dikembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media realita dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas IV di Sekolah Dasar No. 2 Kampung Baru sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di Sekolah Dasar No. 7 Kampung Baru sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media realita dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: pembelajaran kooperatif, hasil belajar.
PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TADIR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS XV KECAMATAN BULELENG Nym. Dantes, Pt. Rika Arista, I G. N. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.735

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran TADIR (translation, analysis, design, implementation, review), (2) kualitas kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dan (3) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V yang mengikuti model pembelajaran TADIR di SD No. 1 Anturan dan yang mengikuti model pembelajaran konvensional di SD  No. 2 Anturan tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa di sekolah dasar gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 247 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil  tes kemampuan pemecahan masalah matematika dalam bentuk uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran TADIR tergolong tinggi, kualitas kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong rendah dan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran TADIR dan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan ada pengaruh dari model pembelajaran TADIR terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V semester 2 SD No. 1 Anturan.   Kata kunci: TADIR, Konvensional, Kemampuan Pemecahan Masalah  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN MEDIA MICROSOFT POWERPOINT TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN TEGALLALANG I Dw. Kade Tastra, Ni Pt. Yoni Rahayudhi, A. A. Gd. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.736

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi prestasi belajar PKn  siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint, dan (3) pengaruh model pembelajaran VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint terhadap prestasi belajar PKn pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD gugus II Kecamatan Tegallalang. Jenis penelitian  ini adalah penelitian eksperimen semu dengan populasi seluruh siswa kelas V SD gugus II Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 166 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 32 orang  siswa kelas V di SD N 1 Kedisan sebagai kelompok eksperimen dan 30 orang siswa kelas V di SD N 2 Kedisan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes, yaitu tes obyektif dan tes uraian, kemudian dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan, prestasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional berada dalam kategori sedang, sedangkan prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT berbantuan  Microsoft PowerPointI berada pada kategori  tinggi.  Berdasarkan perhitungan uji-t disimpulkan bahwa  terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Hal ini menunjukkan ada pengaruh dari model pembelajaran VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint terhadap prestasi belajar  PKn siswa kelas V Semester II di SD gugus II Kecamatan Tegallalang.   Kata-kata kunci: VCT Microsoft PowerPoint, prestasi belajar  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN SAWAN I Md. Tegeh, Gst. A. Km. Desy N, I Gst. Ngurah Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.737

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) hasil belajar matematika siswa yang  dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected, dan 3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus VI Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 185 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 4 Sangsit sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 siswa dan siswa kelas V SDN 8 Sangsit yang berjumlah 30 sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes essay. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada ketegori tinggi dengan mean 23,6 2) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berada pada kategori sangat tinggi dengan mean 31,03, dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran terpadu tipe connected dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan thitung = 4,17 > ttabel = 2,00.  Dengan demikian dapat diketahui bahwa model pembelajaran terpadu tipe connected berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.   Kata kunci : pembelajaran terpadu, connected, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SFAE BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SDN 1 SANGSIT I Md. Tegeh, Pt. Marta Pawitra, Ndara Tanggu Renda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.738

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) berbantuan media mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SDN 1 Sangsit yang berjumlah 2 kelas dengan jumlah siswa 77 orang. Seluruh populasi penelitian yang diteliti dijadikan sebagai sampel yaitu kelas IVA yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 38 orang dan kelas IVB yang dijadikan sebagai kelas kontrol dengan jumlah 39 orang. Data penguasan konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil konversi, diperoleh bahwa skor rata-rata penguasaan konsep IPA siswa kelompok eksperimen dengan M = 20,19 tergolong kriteria tinggi sedangkan kelompok kontrol dengan M = 14,92 tergolong kriteria sedang. Hasil perhitungan dengan uji-t, diperoleh thit adalah 4,562. Sedangkan ttab dengan taraf signifikansi 5% dan db =75 adalah 2,000. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab (thit > ttab), sehingga hasilnya signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SFAE berbantuan media mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit.   Kata kunci: model SFAE, mind mapping, penguasaan konsep IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS II KECAMATAN GEROKGAK I Wyn. Widiana, Ni L.P.Yuni Suantini, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.739

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 73 orang. Sampel diambil dengan cara teknik simple random sampling, yaitu 42 orang siswa pada kelas eksperimen dan 31 oerang siswa pada kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah skor pemahaman konsep IPA yang dikumpulkan dengan tes soal pemahaman konsep (dengan validitas butir r = 0.5580 s.d r = 0.8545 dan indek reliabilitas Alpha Cronbach 0,84). Bentuk tes Pemahaman konsep yang digunakan adalah soal uraian yang berjumlah 11 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent dan SPSS 16.0 for Windows dengan sampel tidak berkorelasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan model pembelajaran Konvensional (thitung = 8,0103; ttabel = 2,0309) di mana rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah 36 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 28,90 yang berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman Konsep IPA yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC lebih baik dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.   Kata-kata kunci:   CIRC, Konvensional, Pemahaman Konsep
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER II SD GUGUS XV KECAMATAN BULELENG I Md. Citra Wibawa3, Ni Md. Ayu Deimia D, Ign I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.740

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar  IPA siswa yang dibelajarkan dengan model  pembelajaran Think-Talk-Write, 2) deskripsi hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, 3) perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think-Talk-Write dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester II Tahun Ajaran 2012/2013 di SD di gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng  Tahun Ajaran 2012/2013. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling. Bentuk tes yang digunakan adalah tes objektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think-Talk-Write cenderung tinggi, dengan mean 23,60,  2) skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah, dengan mean 17,05, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think-Talk-Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan thit > ttab (thit = 11,077 > ttab = 2,000).   Kata kunci: Think-Talk-Write, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS 7 TIANYAR Ndara Tanggu Renda, Ni Ngh. Sutrini, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.743

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di gugus 7 Tianyar pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh SD N 5 Tianyar sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 22 siswa dan SD N 3 Tianyar Tengah sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 21 siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI berada pada kategori tinggi yaitu pada rentangan 17,5-22,5 sebanyak 15 orang atau 68,18 %, (2) hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang yaitu pada rentangan 13,5-17,5 sebanyak 17 orang atau 80,95 %, (3)  terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang di ajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan siswa yang di ajar dengan model pembelajaran konvensional, hasilnya menunjukkan thitung 4,548 dan ttabel 2,021 dengan taraf signifikansi 5%. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe GI, hasil belajar IPA.

Page 7 of 43 | Total Record : 430


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue