cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBASIS MASALAH TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NO. 1 DENBANTAS A. A Gede Agung, Ni Pt. Diana Septiari, I G. N. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.754

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika sebelum diterapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka, (2) deskripsi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika sesudah diterapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka, (3) perbedaan yang signifikan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika sebelum dan sesudah pembelajaran dengan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 SD No. 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD No. 1 Denbantas yang berjumlah 38 orang. Data kemampuan memecahkan masalah matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) kemampuan memecahkan masalah matematika siswa sebelum menerapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka diperoleh rata-rata skor 48,92 dan berada pada kategori rendah, (2) kemampuan memecahkan masalah matematika siswa setelah menerapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka diperoleh rata-rata skor 108,34 dan berada pada kategori sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan memecahkan masalah matematika antara sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka pada siswa kelas IV SD No. 1 Denbantas (thit> ttab, thit = 16,248 dan ttab = 1,980). Hal ini berarti model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.   Kata-kata kunci: metakognitif, masalah terbuka, pemecahan masalah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN BULELENG Nym. Kusmariyatni, L. Ayu Dewi Mastika, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.755

Abstract

Abstrak IPA merupakan mata pelajaran yang sangat penting untuk dibelajarkan dari sejak SD sebab IPA merupakan dasar teknologi, sedangkan teknologi disebut sebagai tulang punggung pembangunan. Namun, berdasarkan hasil observasi di SD gugus I Kecamatan Buleleng, hasil belajar IPA masih banyak di bawah KKM. Guru lebih banyak ceramah dan kurang melibatkan siswa, sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna bagi siswa. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model explicit instruction berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus I Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus I Kecamatan Buleleng yang berjumlah 242 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 16,48. Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (M) 14,45. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung > ttabel, thitung = 2,374 dan ttabel = 2,000). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus I antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Explicit Instruction berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional.   Kata kunci: model pembelajaran explicit instruction, hasil belajar IPA, media gambar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN LAKON WAYANG KULIT TERHADAP WAWASAN NILAI KARAKTER SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS V SD Ni Wyn. Rati, Pt. Anik Astari, I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.773

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan yang signifikan wawasan nilai karakter kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bermain peran lakon wayang kulit dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn kelas V SD Negeri 1 Sangsit Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 1 Sangsit. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas Va yang berjumlah 41 orang dan siswa kelas Vb yang berjumlah 40 orang. Data wawasan nilai karakter dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini yaitu: (1) Wawasan nilai karakter siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 34,78. (2) Wawasan nilai karakter siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata 28,93. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan wawasan nilai karakter kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bermain peran lakon wayang kulit dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn kelas V SD Negeri 1 Sangsit Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran bermain peran lakon wayang kulit berpengaruh positif terhadap wawasan nilai karakter siswa.   Kata-kata kunci: bermain peran, wayang, nilai karakter
HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG SOSIAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 10 SANUR I Kt. Dibia, Ni Wyn. Sukreni, Md. Sumantri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.774

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara: (1) latar belakang sosial siswa dan prestasi belajar, (2) motivasi belajar dan prestasi belajar, (3) secara bersama-sama antara latar belakang sosial dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 10 Sanur tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 10 Sanur tahun pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 113 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh sehingga sampel berjumlah 113 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner dan pencatatan dokumen. Latar belakang sosial dan motivasi belajar diperoleh dengan metode kuesioner. Prestasi belajar diperoleh dengan metode pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal. Pertama, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara latar belakang sosial dan prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,697. Kedua, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,34. Ketiga, secara bersama-sama terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara latar belakang sosial dan  motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,724. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan motivasi belajar. . Kata-kata kunci: latar belakang sosial, motivasi belajar, prestasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV SD N 28 DANGIN PURI I Kd. Suartama, Ni Kd. Partini, Tjok Rai Partadjaja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.775

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu connected dengan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD N 28 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh 33 siswa anggota kelompok eksperimen dan 32 siswa anggota kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu connected dengan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung 4,01 dan ttabel 2,00 untuk derajat bebas  63 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena  thitung lebih besar dari  ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Terpadu, Connected, Hasil Belajar PKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REASONING AND PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VIII KECAMATAN UBUD Md. Suarjana, Ni Wyn. Suarsini, I Dw. Kade Tastra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.776

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Reasoning And Problem Solving dan siswa yang belajar dengan model Direct Instruction pada siswa kelas V SD di gugus VIII Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan rancangan penelitian posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari 5 kelas SD di gugus VIII Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Sampel ditentukan sebanyak 2 kelas yang dipilih dengan cara  simple group random sampling. Data hasil belajar matematika siswa, dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen tes hasil belajar matematika dalam bentuk tes essay yang terdiri dari 5 butir tes. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa, nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran model Reasoning And Problem Solving adalah 18,79, sedangkan nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran Direct Instruction adalah 14,59. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung (4,11) > ttabel (2,000), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Reasoning And Problem Solving dan siswa yang belajar dengan menggunakan model  pembelajaran Direct Instruction. Kata-kata kunci: Reasoning And Problem Solving, Direct Instruction, hasil belajar matematika
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 TINGA-TINGA Kt. Dibia, I Dw. A. Pt. Sulistyani, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.777

Abstract

Abstrak Proses pembelajaran IPA yang berlangsung di kelas IV SD Negeri 3 Tinga-Tinga masih belum optimal. Hal ini terbukti dari masih rendahnya pencapaian hasil belajar siswa dengan rerata masih di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran talking stick pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SD Negeri 3 Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 3 Tinga-Tinga tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Pada siklus I, persentase tingkat hasil belajar siswa adalah 66,80% dengan kategori sedang, sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 73,33%. Ini berarti, ketuntasan belajar siswa belum mencapai kriteria keberhasilan karena masih di bawah 75%. Pada siklus I, persentase tingkat hasil belajar siswa adalah 85,47% dengan kategori tinggi. Selain itu, persentase ketuntasan belajar telah mencapai 100%, ini berarti ketetapan ketuntasan belajar 75% sudah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa sebesar 18,67% dari hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 66,80% yang berada pada kategori sedang menjadi 85,47% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi dan (2) ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 73,33% mengalami peningkatan sebesar 26,67% menjadi 100%.   Kata-kata kunci: model pembelajaran talking stick, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 POHSANTEN Ni Wyn. Arini, I G. Ayu Kd. Candra K, A.A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.778

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensionl, (2) mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) berbasis kearifan lokal, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) berbasis kearifan lokal dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 56 orang dari siswa kelas IV SD Negeri 1 Pohsanten Kabupaten Jembrana. Sampel penelitian ini kelas IVA berjumlah 29 orang dari kelompok eksperimen dan 27 orang dari kelas IVB sebagai kelompok kontrol di SD Negeri 1 Pohsanten. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tipe statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 21,96, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 16,81. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II di SD Negeri 1 Pohsanten antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 4,12 dan ttabel = 2,00).   Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TTW, kearifan lokal, hasil belajar  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD Dw. Nym. Sudana, Ni Wyn. Listyawati, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.779

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum berbantuan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri Desa Singakerta Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 6 kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling  yang diawali dengan uji kesetaraan sampel. Hasil pengundian memperoleh siswa kelas V SDN 5 Singakerta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN 2 Singakerta sebagai kelas kontrol.Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum berbantuan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thit> ttab, thit = 10,233dan ttab = 2,021). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kuantum berbantuan peta pikiran berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan model konvensional pada pembelajaran IPA. Kata kunci: pembelajaran kuantum, peta pikiran, berpikir kritis
PENGARUH PENDEKATAN SAVI BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD NO. 1 SEPANG KELOD Ni Wyn Arini, Kd. Edo Juliawan, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.783

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa sebelum diterapkan pendekatan SAVI berbantuan media visual, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa sesudah diterapkan pendekatan SAVI berbantuan media visual, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara sebelum dan sesudah diterapkan pendekatan SAVI berbantuan media visual. Prosedur penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test and post-test desain dan sampel sebanyak 32 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:  (1)  deskripsi data hasil belajar IPA siswa sebelum diterapkan pendekatan SAVI berbantuan media visual berada pada kategori sedang dengan rata-rata 19,75, (2) deskripsi data hasil belajar IPA siswa sesudah diterapkan pendekatan SAVI berbantuan media visual berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata 35,75, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara sebelum dan sesudah diterapkan pendekatan SAVI berbantuan media visual dengan thitung = 28,986 > ttabel = 2,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari pendekatan SAVI berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD No. 1 Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci: SAVI, media visual, hasil belajar IPA.

Page 9 of 43 | Total Record : 430


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue