cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016): April" : 325 Documents clear
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 4 KALIUNTU ., Kadek Dewi Suryantari; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu dan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 ditinjau dari perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitían ini termasuk penelitían evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Data perencanaan pembelajaran dikumpulkan dengan metode studi dokumentasi, sedangkan data pelaksanaan pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi. Subjek penelitian berjumlah 6 orang guru di SD Negeri 4 Kaliuntu. Data berupa skor semua objek penelitian dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 12,17%. Kesenjangan tersebut terletak pada indikator kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, media dan sumber belajar. Ditinjau dari pelaksanaan pembelajaran, kesenjangan terjadi sebesar 19,17%. Kesenjangan tersebut terdapat pada indikator pemberian apersepsi, penyampaian teknik penilaian yang akan digunakan guru, peserta didik diarahkan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan, dan pemberian tindak lanjut dalam bentuk remidi, pengayaan, dan atau pemberian tugas. Kata Kunci : kesenjangan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 This research aimed to determine how large the discrepancy between the ideal condition and the implementation of 2013 curriculum in teaching and learning process at SD Negeri 4 Kaliuntu reviewed from the lesson plan and teaching learning process. This research was evaluative research which apply discrepancy model. Measurement of the program effectiveness was done by comparing the ideal conditions, based on Permendikbud No. 103 of 2014, with the real conditions on the implementation of 2013 Curriculum at SD Negeri 4 Kaliuntu. Lesson plan data, was measured by the study documentation methode. Meanwhile, the teaching and learning process data was measured by observation methode. Subject of this research consisted of 6 teachers of SD Negeri 4 Kaliuntu. The data scores was form for all variables were analyzed by using the Wilcoxon’s signed rank test. The sign difference and score difference were calculated with a predetermined standard. The result of the analysis indicate that the large of discrepancy between ideal conditions (based on Permendikbud No. 103 of 2014) and the implementation of 2013 Curriculum at SD Negeri 4 Kaliuntu in terms of lesson plan is 12,17%. The discrepancy lies on indicators of learning activities, assessment of learning result, media and learning resources. Reviewed from the teaching learning process, the discrepancy occurs at 19.17%. The discrepancy occurs in the indicator of giving apperception, convey of evaluation techniques that will be used by teachers, students are directed reflection of the activities that have been implemented, and the provision of follow-up by giving remedial, enrichment, or giving assignments.keyword : discrepancy, lesson plan , teaching and learning process , Permendikbud No. 103 of 2014
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ida Ayu Agung Dwi Maha Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7096

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IVC di sekolah dasar 2 Dangin Puri Tahun Ajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis problem based learning; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri Tahun Ajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan saintik berbasis problem based learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 40 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 18 orang siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu dari nilai rata-rata kelas sebesar 78,42 dengan ketuntasan belajar 57,5% pada siklus I meningkat menjadi 87,37 dengan ketuntasan belajar 87,5% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan siswa yaitu dari nilai rata-rata 79,47 dengan ketuntasan belajar 60% siklus I menjadi 87,1 pada siklus II dengan ketuntasan belajar telah mencapai 92,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis problem based learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri. Kata Kunci : saintifik, problem based learning, pemecahan masalah, pengetahuan The classroom research aimed : (1) improve problem-solving ability IVC grade students of SDN 2 Dangin Puri (Primary School) academic year 2015-2016 trough the implementation of scientific approach based on problem based learning; and (2) improve knowledge competency of science IVC grade students of SDN 2 Dangin Puri (Primary School) academic year 2015/2016 through the implementation of scientific approach based on problem based learning. The classroom action research was conducted in two cycles. The reaserch subjects are the students of IVC grade SDN 2 Dangin Puri (Primary School) in total 40 students, consisting 22 male and 18 female. Data on problem solving ability and knowledge competence were collected using test method. The collected data were analyzed using descriptive statistics and qualitative descriptive. The results of the research showed that: (1) an improvement problem-solving abilities, the value average of all students 78.42 with 57.5% learning completeness in the first cycle, increased to 87.37 with learning completeness 87.5% in the second cycle ; and (2) an improvement in the knowledge competence, the average value of all students 79.47 with 60% learning completeness in the first cycle to average value of all students 87.1 in the second cycle with completeness learning has reached 92.5%. Based on these results it can be concluded that impementation of a scientific approach based on problem based learning can improve the problem-solving ability and knowledge competence of science IVC grade students at SDN 2 Dangin Puri. keyword : scientific approach, problem based learning, problem-solving ability, knowledge competency
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA ., Putu Ayu Riska Candrayani; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tukadsumaga setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Tukadsumaga. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data pada siklus I, tingkat aktivitas siswa mencapai 70,64%, setelah dikonversikan ke dalam PAP aktivitas, tergolong kategori cukup aktif. Tingkat hasil belajar IPA siswa mencapai 74,97%, setelah dikonversikan ke dalam PAP hasil belajar, tergolong kategori cukup baik. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas sebesar 13,22% dan hasil belajar IPA sebesar 9,90%. Tingkat aktivitas siswa mencapai 83,86%, tergolong katagori aktif. Tingkat hasil belajar IPA siswa mencapai 84,87%, tergolong katagori baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 2 Tukadsumaga tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar IPA, inkuiri terbimbing This study was aimed at finding out an increase in activity and science learning achievement of the fifth grade students of SD Negeri 2 Tukadsumaga after implementing guided inquiry learning model. This was a classroom action research with two cycles. The subjects were the fifth grade students of SD 2 Tukadsumaga. The data were collected by observation and test. The data collected were analyzed using descriptive quantitative statistical analysis. From the analysis in cycle I it was found that the level of student activity was 70,64%, falling into category active enough, and after being converted into criterion reference evaluation, the learning achievement falls into category good enough. The result of the study in cycle II showed that there was 13,22% increase in activity and the science learning achievement was 84.87%, falling into category active. The results of this study showed that the implementation of guided inquiry learning model can increase the fifth grade students’ science learning achievement in SD Negeri 2 Tukadsumaga in the academic year 2015/2016.keyword : activity, science learning achievement, guided inquiry
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., A.A Istri Sayang Kartika Dewi; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan keaktifan belajar IPS tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek pada siswa kelas IVB SD Negeri 8 Padangsambian dan (2) Meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek pada siswa kelas IVB SD Negeri 8 Padangsambian. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVB sebanyak 43 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Data mengenai keaktifan belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Kedua data ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata keaktifan belajar siswa pada siklus I dari 75,52% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II menjadi 86,65% dengan kategori aktif. Sedangkan untuk hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa diperoleh rata-rata persentase yaitu 74,80% pada siklus I dengan kategori sedang dan pada siklus II menjadi 86,65% dengan kategori tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tema cita-citaku siswa kelas IVB SD Negeri 8 Padangsambian.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Penilaian Proyek, Keaktifan, Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS The study aimed at (1) improving the activeness of social studies with a theme Cita-citaku through the application of scientific approach to the assessment of students project in class IVB of SD Negeri 8 Padangsambian, and (2) improving the knowledge mastery of social studies competencies with the theme Cita-citaku through the application of scientific approach to the assessment of the students project in class IVB of SD Negeri 8 Padangsambian. This study was classroom action research (CAR) which was conducted in two cycles. The study was conducted at class IVB which consisted of 43 students 18 were males and 25 were females. The data about the activeness of social studies was collected by using observation and the data about mastering the competency of social studies knowledge was collected by using test. Both of the data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result of the data show that the average percentage of students learning activeness in the first cycle of 75.52% with a category quite active and the second cycle become 86.65%, with the active category. As the results of students mastery of competencies from social studies knowledge gained an average percentage is 74.80% in the first cycle with the medium category and the second cycle become 86.65% with a high category. Based on the result of the study, it was concluded that the application of scientific approach to the assessment of the project can enhance the students activeness and mastery of social studies competencies with the theme Cita-citaku in calss IVB of SD Negeri 8 Padangsambian.keyword : scientific approach, project’s assessment, social studies learning activeness, and mastery of social studies competencies
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., A.A.Ayu Ratna Dewi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran inkuiri, dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IVB SD Negeri 7 Pedungan yang berjumlah 49 siswa. Tindakan dilaksanakan 2 siklus, siklus I dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap siklus dilakukan 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data keaktifan siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Kedua data ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan persentase nilai rata-rata keaktifan pada siklus I dari 75,29% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II menjadi 85,66%dengan kategori aktif. Sedangkan untuk hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I mencapai 74,72% dengan kategori sedang. Sedangkan pada siklus II, persentase rata-rata hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa mencapai 88,20% dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri Dapat Meningkatkan Keaktifan dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IVB SD Negeri 7 Pedungan.Kata Kunci : saintifik, model inkuiri, keaktifan, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This research aiming to (1) increase students learning activeness trough scientific approach based on inquiry learning model in to (2) increase competency in sciensi based on inquiry learning model.This research is class action researth (PTK) with 49 student of class IVB SD Negeri 7 Pedungan as the subject. The action is held in 2 cycle. Cycle I consist of 3 meetings and cycle II consists of 3 meetings, each cycle done in 4 steps which is planning, implementation, observation and reflection. Research data collection is done by observesion sheet and test method. Student Activeness data is collected using observation sheet and science compotenscy mastery is collected using multiple choice test. Both of the data area analyzedusing method and quantitative descriptive analysis. Research result showing average value percentage of activeness in cycle I start from 75,29% with meet activeness category and cycle II into 85,66% with active category. While the result of science competency mastery in cycle I start from 74,72% with moderate category and cycle II reach 88,20% with high category. So can be concluded that implementation of scientific approach based on inquiry learning model increasing activeness and science competency class IVB SD Negeri 7 Pedungan.keyword : Scientific approach, inquiry learning model, activeness, science competency mastery
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS IVA ., Ni Made Suwitri; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7100

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audiovisual pada tema Cita-citaku. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Negeri 1 Peguyangan yang terdiri dari 45 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audiovisual. Data keaktifan siswa dikumpulkan melalui pengamatan/observasi, sedangkan data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa keaktifan pada siklus I skor rata-rata siswa adalah 35,55%. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata keaktifan siswa menjadi 93,33%. Sedangkan untuk kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I skor rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa adalah 55,55%, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa menjadi 91,11%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SD Negeri 1 Peguyangan tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, audiovisual, keaktifan, kompetensi IPA This classroom action research aimed to enhance students’ activeness and competence in science through some scientific approaches with audiovisual media on the theme of Cita-citaku. This research was conducted in two cycles. The subject in this research were IVA students of SD Negeri 1 Peguyangan Denpasar Utara which consisted of 45 students. The object of in this research were the activeness and the competence in science knowledge through the implementation of scientific approach aided audiovisual media. The data of students’ activeness were collected through observation, and the data of students’ competence were collected through test method. The data collection was analyzed through descriptive quantitative analysis method. The results of this study stated that activeness in cycle I score liveliness average student is 35,55%. The was a raising in cycle II for students’ activeness were 93,33%. In science knowledge the average score for cycle I was 55,55%, meanwhile in cycle II the raising was 91,11%. It can be concluded that the application of scientific approach with audiovisual media aid can increase the activeness and competence of science knowledge to IVA students in SD Negeri 1 Peguyangan Denpasar Utara in academic year 2015/2016.keyword : scientific, audiovisual, activeness, science competence
PENERAPAN STRATEGI THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PENGUASAAN KOMPETENSI KETERAMPILAN BERBICARA ., Ni Putu Fajar Wrespatini Eka Putri; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7101

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif melalui penerapan strategi pembelajaran think talk write; dan (2) dapat meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan berbicara tema cita-citaku melalui penerapan strategi pembelajaran think talk write. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 5 Sumerta yang berjumlah 32 orang. Data kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan kompetensi keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yaitu tes tulis dan tes lisan. Metode analisis datanya menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa pada siklus I sebesar 75,44% menjadi 85,28% pada siklus II. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif dari siklus I ke siklus II mencapai 9,84%. Sedangkan terjadi peningkatan persentase rata-rata penguasaan kompetensi keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 74,19% menjadi 82,78% pada siklus II. Peningkatan penguasaan kompetensi keterampilan berbicara dari siklus I ke siklus II mencapai 8,59%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa, penerapan strategi pembelajaran think talk write dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan kompetensi keterampilan berbicara tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 5 Sumerta. Kata Kunci : strategi think talk write, keterampilan berbicara, kemampuan berpikir kreatif This classroom action research aimed (1) to improvement of the creative thinking abilities through the application of think talk write learning strategy and (2) can improvement of mastery of competencies speaking skills theme cita-citaku through the application of think talk write learning strategy. Type of this study was class action research that was carried out in two cycles. Subjects of this study were students in the grade IVA at SDN 5 Sumerta amounting to of 32 people. The data of creative thinking abilities and mastery of competencies students' speaking skills were collected using the test method is written tests and oral tests. The methods of data analysis were using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis methods. Result of this study showed an increase in the average percentage of creative thinking abilities of students in the first cycle of 75.44% to 85.28% in the second cycle. The increase creative thinking abilities from the first cycle to the second cycle with a total 9.84%. While increased the average percentage of students' speaking skills mastery of competencies in the first cycle of 74.19% to 82.78% in the second cycle. The increase mastery of competencies speaking skills from the first cycle to the second cycle with a total 8.59%. Based on these results we can conclude that the application of think talk write learning strategy could improve creative thinking abilities and mastery of competencies speaking skills theme cita-citaku of students in the grade IVA at SDN 5 Sumerta.keyword : think talk write strategy, speaking skills, creative thinking abilities
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Putu Desy Lestari; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan model pembelajaran sains teknologi masyarakat siswa kelas VA SD Negeri 2 Padangsambian. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA SD Negeri 2 Padangsambian Tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 40 orang siswa yang terdiri dari 25 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk objektif pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 soal. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil data penelitian pada siklus I menunjukkan perolehan ketuntasan belajar penguasaan kompetensi pengetahuan IPA secara klasikal sebesar 47,5% memperoleh nilai antara 76- 96,6 dengan predikat (B+ sampai A), mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 80% memperoleh nilai antara 76-100 dengan predikat (B+ sampai A) dan terjadi peningkatan antara siklus I dengan siklus II sebesar 32,5%. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan model pembelajaran sains teknologi masyarakat dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA SD Negeri 2 Padangsambian Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, sains teknologi masyarakat, IPA This research was done purposely to raise the competency of SD Negeri 2 Padangsambian students’ Natural Sciences (IPA) knowledge by using Community Technology Sciences teaching model supported scientific approach. The research is a Classes Actions Research (PTK) done in two action cycles. The subjects are 40 class VA students of the aforementioned school consisted of 25 male and 15 female students, Class Year of 2015/2016. Data collected through the means of multiple choice test answering method consisted of 30 question. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative,descriptive analysis method. The results of the research shows achievement in the first cycle of mastery learning knowledge learning competency and mastery in classical IPA 47,5% scored between 76 to 96,6 with predicate (B+ until A),increased in the second cycle bye 80% received grades between 76 to 100 with predicate (B+ until A) and an increase between the first cycle to the second cycle by 32,5%. Thus concluded thay the application of a scientific apporoach to science learning techonoly- aided model of society can improve the mastery the knowledge learning competency and mastery of the A class IPA 5th graders of SD 2 Negeri Padangsambian.keyword : scientific approach, community technology sciences, natural science.
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NO. 4 BANYUASRI ., I Wayan Adi Antara; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis kesenjangan rencana pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013, (2) untuk menganalisis kesenjangan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) studi dokumentasi, (2) observasi, dan (3) wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah dengan menggunakan statistik non parametrik dengan uji bertanda wilcoxon, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh guru kelas di SD No. 4 Banyuasri. Objek penelitian adalah RPP dan pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum 2013 yang disusun dan dilaksanakan oleh guru berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya kesenjangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan Kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 15% dan tergolong kategori sangat kecil (SK), (2) Besarnya kesenjangan pelaksanaan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 25,21% dan tergolong kategori kecil (K).Kata Kunci : kesenjangan, Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. This study was aimed to (1) analyzed discrepancied the curriculum of 2013’s lesson plan, that was created by teachers at SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014; (2) analyzed discrepancied the learning process of curriculum 2013 by teachers at SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud No. 103 Tahun 2014. The research is an evaluative research. The methods of collecting data was (1) documentation study, (2) observation, and (3) interviews. The data that have been collected were processed using non-parametric statistical test Wilcoxon, then continued with the presentation of the data and conclusions. The subjects of this study was all of the teachers in SD No. 4 Banyuasri. The object of the research is the lesson plan and the implementation of learning using the curriculum of 2013 who conceived and implemented by teachers based on Permendikbud No. 103 Tahun 2014. The results showed that (1) The size of the gap between lesson plan with curriculum 2013, that was created by teachers in SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 based on Permendikbud No. 103 Tahun 2014 was 15% and classified as a very small category , (2) The size of the gap between learning implementation in curriculum of 2013 that have been done by the teachers in SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud No. 103 Tahun 2014 was 25,21% and classified as a small category.keyword : discrepancy, lesson plan, implementation of learning, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014
PENERAPAN TALKING STICK DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN MOTIVASI BELAJAR ., Ni Luh Ayu Santiasih; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan talking stick dalam pendekatan saintifik, (2) meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan talking stick dalam pendekatan saintifik. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDN 9 Padangsambian yang berjumlah 42 siswa, terdiri dari 21 orang putra dan 21 orang putri. Data mengenai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan menggunakan metode tes, sedangkan data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukan bahwa persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa pada tahap observasi awal adalah 69.35% dengan kategori cukup dengan ketuntasan klasikal 38.1%. Untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS tersebut maka diberikan tindakan dengan menggunakan talking stick dalam pendekatan saintifik. Pada siklus I didapatkan persentase 78.67% dengan kategori baik dan pada siklus II dengan persentase 83.21% dengan kategori baik. Sementara motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 74.69% dengan kategori sedang menjadi 81.09% dengan kategori tinggi. Peningkatan juga terlihat pada persentase ketuntasan belajar siswa, pada siklus I sebesar 52,38% dan siklus II sebesar 88.09%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 35.71%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan talking stick dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 9 Padangsambian Tahun Ajaran 2015/2016. Kata Kunci : talking stick, pendekatan saintifik, kompetensi pengetahuan ips, motivasi belajar This research aims at (1) improving Social Science’s competence through implementation of talking stick in scientific approach. (2) Improving the students’ learning motivation through the implementation of talking stick in scientific approach. Research design in this present study is classroom action research, which was divided into two cycles. The subjects of this research were the sixth grade students of SDN 9 Padangsambian, which consists of 42 students in total, with 21 males and 21 females. The data of students’ social science competence was collected through administering test while the data for students’ learning motivation was collected through administering questioner. The data then was being analyzed by descriptive statistics analysis method and quantitative descriptive analysis method. The analysis showed that the average mastery for students’ social science competence in pre-observation was 69.35% with sufficient completeness category 38.1 %. Aim at improving the students’ social science competence, the researcher implemented talking stick in scientific approach. In cycle I the result was improving 78.67% categorized as good and in cycle II improved significantly to be 83.21% categorized as good too. In addition, from the students’ learning motivation was also improving significantly, it was 74.69% categorized as sufficient then improved to 81.09% categorized as very good. The improvement was also seen in students’ learning and studying completeness percentage, in cycle I was 67% and cycle II was 88.09%, thus the improvement from cycle I to II was 21.09%. It can be concluded that, the implementation of talking stick in scientific approach could improve social science competence and students’ learning motivation of the sixth grade students of SDN 9 Padangsambian in academic year 2015/2016.keyword : talking stick, scientific approach, social science competence, and students’ learning motivation

Page 9 of 33 | Total Record : 325


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue