cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2020)" : 20 Documents clear
MAKNA KIASAN VISUAL DALAM IKLAN KOPI GEORGIA “MAX COFFEE” Rino Akbar Budinata; Tia Anissaa Setya Fitriyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.22661

Abstract

Tulisan ini merupakan analisis semiotika yang bertujuan untuk memaparkan makna kiasan dari tanda-tanda visual iklan Kopi Georgia (ジェオジーア•コヒー) versi “Max Coffee” (マックス•コヒー). Dalam iklan max coffee terdapat tanda-tanda makna kiasan visual yang dapat dianalisis maknanya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis semiotika Roland Barthes yang mengacu pada sistem denotasi, konotasi, dan mitos yang dapat digunakan dalam mengenali dan memahami tanda-tanda serta makna yang ditampilkan dalam iklan Kopi Georgia. Peneliti juga menggunakan teori dari konsep bahasa visual dan gaya bahasa visual simile/similar, dan personifikasi untuk memaknai tanda-tanda simile/similar, dan personifikasi visual dalam iklan. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat dua makna kiasan visual yaitu ; simile/similar visual, dan personifikasi visual. Dalam iklan ini pesan yang ingin disampaikan bahwa Kopi Georgia versi “Max Coffee” dapat meningkatkan stamina.
Frekuensi Penggunaan Bahasa Jepang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha I Putu Andhika Wedha Pradiptya; I Wayan Sadyana; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi penggunaan bahasa Jepang mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha dan apa penyebab tinggi rendahnya tingkat frekuensi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha angkatan 2016, 2017, 2018 dengan menggunakan teknik random sampling untuk penelitian kuantitatif dan purposive sampling untuk penelitian kualitatif. Jumlah sampel dalam penelitian kuantitatif yaitu 30 orang dan penelitian kualitatif berjumlah 9 orang. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa frekuensi penggunaan bahasa Jepang pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha masih tergolong rendah, dimana rata-rata aspek reseptif 54,44% dan produktif 57,00%. Faktor penyebabnya adalah kurangnya kemampuan penguasaan kosakata, tata bahasa Jepang, dan fasilitas penunjang belajar.Kata Kunci : Faktor Penyebab, Frekuensi, Penggunaan Bahasa Jepang 本研究はガネシャ教育大学の日本語教育学科の学生の日本語使用頻度とその頻度の高低の原因を調べることを目的としている。本研究では記述的研究手法を用いた定量的と定性的なアプローチを用いる。本研究では定量的研究のためにランダムサンプリング技術と定性的研究のために目的サンプリング技術を採用した日本語教育学科の世代2016年、2017年、2018年の学生を対象している。定量的研究のサンプル数は30人と定性的研究は9人である。データ分析の結果から、平均的な受信が57,00%、発信が54,44%と比較的低いというカテゴリーと明らかになった。その要因としては語彙、文法、学習支援設備の不足である。keyword : 要因、頻度、日本語使用
PENGEMBANGAN SILABUS PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERBASIS STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SEKOLAH DASAR DI BALI Ni Kadek Buda Apriliani; Desak Made Sri Mardani; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan silabus mata pelajara bahasa Jepang yang sesuai dengan Kurikulum 2013 Revisi untuk Sekolah Dasar di Bali. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan 4-D models dari Thiagarajan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Jepang Sekolah Dasar di Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskritif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) silabus yang dikembangkan sesuai dengan Kurikulum 2013 Revisi, yang menyertakan keterampilan abad 21, (2) berdasarkan uji ahli silabus yang dikembangkan dinialai sangat sesuai dan layak digunakan, (3) berdasarkan hasil responden guru silabus yang dikembangkan dinilai sangat sesuai. Kata Kunci : penelitian dan pengembangan (R&D), kurikulum 2013 revisi, Silabus bahasa Jepang 本研究は, バリ島の小学校を向け、日本語のシラバスを作成することを目的としたものであり、2013年改正カリキュラムプロセスを基にした。調査では、Thiagarajanの 4Dモデルを使用した。調査協力は、バリ島の小学校日本語教師である。本研究は、R & Dであり、データは アンケートにより収集し、定性的記述法により分析したものである。結果, (1) シラバスは、2013年改正カリキュラムに則したものであると認められた。 (2) 日本語内容に関して専門家の検閲によって、作成したシラバスは適していることである、(3) 教師の返事によって、作成したシラバスは適していることである。keyword : 日本語シラバス、2013年改定カリキュラムプロセス、調査開発研究 (R & D)
PENGGUNAAN GYAKUSETSU NO SETSUZOKUSHI SEBAGAI PENANDA WACANA PADA KORAN ASAHI ONLINE EDISI APRIL 2019 Ida Ayu Ika Kusuma Dewi; Kadek Eva Krishna Adnyani; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konjungsi jenis gyakusetsu serta menganalisis fungsi gyakusetsu yang sebagai penanda wacana terdapat pada koran asahi online edisi April 2019. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah koran asahi online yang terbit pada bulan April 2019 khusus bidang politik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan kartu data. Teori yang digunakan adalah teori gyakusetsu, teori setsuzokushi, teori analisis wacana, dan teori penanda wacana. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 20 wacana artikel, ditemukan 5 bentuk gyakusetsu yaitu shikashi, demo, tokoroga, daga, dan tada. Dari ketujuh bentuk gyakusetsu tersebut ditemukan 5 fungsi penanda wacana yaitu fungsi sebagai koherensi wacana, pembatas wacana, penanda kelanjutan, menarik minat atau perhatian pembaca, dan menandai proses berpikir. Dari 5 bentuk gyakusetsu yang paling banyak ditemukan adalah shikashi dan yang paling sedikit adalah tokoroga. Selain itu, fungsi yang paling banyak ditemukan adalah sebagai koherensi wacana. Kata Kunci : Gyakusetsu, konjungsi, penanda wacana, wacana 本論は2019年の㋃オンライン朝日新聞に逆接の接続詞を分析する。その逆接の談話標議としての機能について述べたものである。対象は2019年の㋃オンライン朝日新聞の政治分野である。また、本研究の方法は質的研究でデーターカードを使用した。逆接の接続詞理論,接続詞の理論、談話分析の理論、と談話標議の理論に基づいて研究です。研究の結果は 20談話にしかし、でも、ところが、だが、ただ、の5つの逆接が認められた。その5つの逆接が5つの談話標議が持っている。それは談話のコヒーレンス、談話制限、続き、興味を引く、 筆者の考え方である。5つ談話標議の中に談話のコヒーレンスが一番多い。keyword : 逆接、接続詞、談話標議、談話
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2016 BERBASIS KKNI PADA MATA KULIAH CHOUKAI CHUKYU PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Fakhrian Fakhrian; I Wayan Sadyana; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2016 berbasis KKNI pada mata kuliah choukai chukyu di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Ganseha yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan penilaian dalam pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah dosen mata kuliah choukai chukyu di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNDIKSHA. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriftif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini yaitu (1) perencanaan pembelajaran choukai chukyu telah memenuhi kriteria perencanaan yang diatur oleh Universitas Pendidikan Ganesha berbasis KKNI, (2) pelaksanaan pembelajaran menggunakan 3 variabel pembelajaran secara menyeluruh pada tingkat kognitig, afektif dan psikomotor. 9 pendekatan pembelajaran yang diharapkan oleh UNDIKSHA tidak bisa terlaksana keseluruhan karena berbagai faktor, (3) penilaian KKNI menekankan pada proses dilakukan dengan baik pada penilaian keaktifan dalam perkuliahan, tugas dan kuis.Kata Kunci : KKNI, Implementasi, Mata Kuliah Choukai Chukyu 本研究の目的は、ガネシャー教育大学日本語教育学科の聴解中級授業において,学習の計画、実施、インドネシア国家資格枠組『KKNI』の実施がどのようにことかを分析することである。調査対象は、ガネシャ教育大学日本語教育学科の聴解中級クラスの担当教員である。調査方法は、観察、インタビュー及び文献調査である。データを定性的記述法にようり分析した。分析した結果、1)聴解中級の授業計画はガネシャ教育大学によるKKNIに基づく計画基準をみたしている。2)学習の実施では、認知的、感情的および精神運動的レベルで3つ学習項目を全体的に使用する。ガネシャ教育大学が期待する9つの学習アプローチの中から3つが達成することが出来なかった。3)KKNIの計画は、講義、課題及びクイズでの教室活動の評価が中心となる。 キーワード: インドネシア国家資格枠組『KKNI』、実施、聴解中級クラスkeyword : インドネシア国家資格枠組、実施、聴解中級クラス
Implementasi Pemahaman Lintas Budaya Dalam Pembelajaran Bahasa Jepang di Kelas XI BB 1 SMA Negeri 4 Singaraja Ni Putu Sri Merry Ani; Ni Nengah Suartini; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode yang digunakan guru dalam mengimplemetasikan pemahaman lintas budaya dalam pembelajaran bahasa Jepang di kelas XI BB 1 SMA Negeri 4 Singaraja dan kendala-kendala yang dihadapi guru serta cara mengatasi kendala tersebut. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang dan siswa kelas XI BB 1. Objek penelitian ini adalah buku teks Nihongo Kirakira II dan metode yang digunakan untuk mengimplementasikan pemahaman lintas budaya. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi berupa silabus, RPP dan foto. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) metode pembelajaran yang digunakan guru untuk mengimplementasikan pemahaman lintas budaya dalam pembelajaran bahasa Jepang adalah commenting, comparing, intuitivism dan case study (2) dalam mengimplementasikan metode comparing dan commenting kendala yang dihadapi guru terkait istilah-istilah budaya serta informasi yang sedang dibahas. Tetapi kendala tersebut dapat diatasi guru dengan cara mencari sumber-sumber materi budaya lainnya. (2) dalam mengimplementasikan metode intuitivism, kendala yang dihadapi terkait keterbatasan media berupa gambar ilustrasi, video pembelajaran budaya dan alat peraga untuk praktek budaya seperti yukata. Tetapi kendala tersebut dapat diatasi guru dengan cara mencari gambar dan video dari sumber budaya lain dan untuk keterbatasan yukata, guru membentuk kelompok sehingga media dapat dimanfaatkan oleh semua siswa.Kata Kunci : implementasi, pembelajaran bahasa Jepang, pemahaman lintas budaya. 本研究の目的は、シンガラジャ第四国立高等学校の文化言語クラスの2年生の日本語学習において、1)教員が異文化理解の実施する為に 使用された方法、2)およびその実施関する問題と 解決方法を明らかにすることである。調査協力者は、文化言語クラスの2年生の 日本語教員及び「日本語キラキラII」教科書である。調査方法は、観察、インタビュー及び、資料調査である。結果、1) 教員が異文化理解の実施の為に 使用された方法は、コメント、比較、直観主義、事例を取り上げることであり、実施に関する問題について、日本文化のタームであり、議論されている情報及び 文化用語に関することである。解決方法として、文化資料を調べることによって解決される。2)直観主義実施する為の障害は 絵カードや 文化授業のビデオや ゆかたなど使用したメディアは 少ないである。しかし、その障害は教員が他のサイトに絵やビデオを探したり、学生にグループを 形成することで解決した。 keyword : 実施、日本語学習、異文化理解
Analisis Wacana Kritis Identitas Pelaku dan Korban pada Koran Sankei dan Antaranews Anak Agung Ngurah Janadarna; Gede Satya Hermawan; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23659

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis perbedaan pengungkapan identitas pada pelaku maupun korban yang ditampilkan pada koran Jepang dan koran Indonesia. Subjek pada penelitian ini adalah koran Sankei dan koran Antaranews pada bulan Oktober 2019. Dikumpulkan dengan metode dokumentasi,”kemudian dilanjutkan dengan analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif.“Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Koran Sankei melakukan pemarginalan terhadap aktor pelaku, dengan sebagian besar berita yang menampilkan identitas aktor pelaku secara spesifik menggunakan strategi wacana individualisasi, sedangkan untuk aktor korban, dilakukan penyamaran identitas dengan strategi wacana kategorisasi dikarenakan koran Sankei memberikan perlindungan terhadap privasi korban. Sedangkan pada berita yang dimuat oleh Koran Antaranews, terdapat tindakan pemarginalan yang dilakukan terhadap aktor korban, dengan sebagian besar berita yang menampilkan identitas aktor korban secara spesifik, sedangkan untuk aktor pelaku, sebagian besar dilakukan penyamaran identitas dengan penggunaan nama inisial dikarenakan memperlakukan perlindungan terhadap aktor pelaku.Kata Kunci : analisis wacana kritis, pelaku dan korban, koran Sankei dan Antaranews 本研究の目的は、日本の産経新聞とインドネシアのアンタラニュース新聞の比較における犯人と被害者の表現を研究して明らかにすることである。本研究の対象は、10月2019年に発射産経新聞とアンタラ新聞でデータを収集してある。研究では、記述的定性的によって分析してある。データの収集はいずれも新聞のホームページに検索して、見つかったデータを書類選考に募集することである。研究の結果は産経新聞に投稿した記事は犯人に罰を与える目標で犯人の実名報道が行われることが多いである。被害者側ならプライバシー権を守るように実名報道が行われることが少ないである。反対にアンタラニュース新聞は被害者のプライバシー権を守りがっていないで被害者の実名報道が行われることが多いである。犯人側ならプライバシー権を守るように実名報道隠して頭文字で投稿することが多いである。keyword : 批判的談話分析、犯人と被害者、産経新聞とアンタラニュース新聞。
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG OLEH GURU NON KEPENDIDIKAN DAN NON BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 1 BANJAR I Komang Dika Ariasta; Gede Satya Hermawan; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam pembelajaran bahasa Jepang pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran bahasa Jepang oleh guru non kependidikan dan non bahasa Jepang. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Jepang mengalami problematika pembelajaran (1) pada tahap perencanaan pembelajaran yaitu menentukan metode pembelajaran dan menjelaskan materi, (2) pada tahap pelaksanaan pembelajaran yaitu memanajemen waktu dan melakukan kegiatan proses pembelajaran. dan (3) pada tahap evaluasi pembelajaran yaitu melakukan penilaian proses dan melakukan penilaian sikap.Kata Kunci : Problematika, pembelajaran, bahasa Jepang 本研究の目的は、日本語教育専門でない教師による 計画、実施、評価で 本語学習の問題を 明らかにすることである。調査協力者は バンジャル第一国立高校の日本語教師である。調査方法は、観察、インタビュー及び文献調査である。収集したデータは定性的記述法により分析した。結果は 日本語の教師による日本語学習の問題 は (1)授業計画は 学習方法と教材の説明 (2) 授業実施は 時間管理と学習プロセス活動、(3) 評価はプロセス評価と態度評価 を明らかにすることである。keyword : 問題、学習、日本語
PENERAPAN BUKU AJAR NIHONGO KIRAKIRA OLEH GURU BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2018/2019 Ni Nyoman Yuli Sri Mayanti; Kadek Eva Krishna Adnyani; Desak Made Sri Mardani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) penerapan buku ajar Nihongo Kirakira, (2) kendala penerapan buku ajar Nihongo Kirakira, (3) cara mengatasi kendala penerapan buku ajar Nihongo Kirakira oleh guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu salah satu guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penerapan buku ajar Nihongo Kirakira oleh guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja diterapkan sesuai pedoman penggunaan buku ajar Nihongo Kirakira dengan kegiatan mitekangaemashou, kiiteimashou, nihongo de iimashou, yomimashou, kakimashou, kikimashou, hanashimashou, roorupurei, proyek, refleksi materi pembelajaran, bunka, rangkuman materi pembelajaran, penilaian diri dan renshuu mondai. Media pembelajaran yang digunakan guru yaitu audio, power point dan LCD proyektor. (2) kendala yang dihadapi guru dalam penerapan buku ajar Nihongo Kirakira antara lain pada kegiatan pembelajaran kakimashou (siswa tidak menghafal huruf hiragana dan katakana), kegiatan kiite iimashou (audio tidak berbunyi), penggunaan media pembelajaran (LCD proyektor rusak), alokasi waktu yang kurang dan pengelolaan kelas (siswa ribut) serta (3) guru mengatasi kendala pembelajaran dengan cara memberi siswa latihan menulis ke depan, mendengarkan audio kiite iimashou yang sudah diunduh pada laman yang disediakan The Japan Foundatio, memindahkan tempat belajar ke kelas yang tersedia LCD proyektor yang tidak rusak, memilih beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan, memberi teguran pada siswa yang ribut dan tidak menyimak penjelasan dengan baik.Kata Kunci : bahasa Jepang , kendala, Nihongo Kirakira, penerapan. 本研究の目的は、(1)「日本語キラキラ」という教科書の適用について説明する、(2)「日本語キラキラ」適用時の問題点について説明する、(3)シンガラジャ第四国立高等学校の日本語教師が「日本語キラキラ」を適用する際、その問題点の解決方法について分析を行う。本研究は定性的な記述的研究である。本研究の主題は、シンガラジャ第四国立高等学校の一人日本語の教師である。本研究の結果は以下の通りである。(1) シンガラジャ第四国立高等学校の日本語教師による「日本語キラキラ」の適用は、その手引きに従って適用されている。手引きの構成は、「見て考えましょう、聞いて言いましょう、日本語で言いましょう、読みましょう、書きましょう、聞きましょう、話しましょう、ロールプレイ、宿題、復習、文化、まとめ、自己評価、及び、練習問題」となっており、これに従いクラス活動が実施された。クラス活動では、オーディオ、パワーポイント、LCDプロジェクターなどの学習メディアが使用された。(2)「日本語キラキラ」の適用において教師が直面している問題は、書きましょうの活動をする際生徒が日本の文字を覚えない、聞いて言いましょうの活動をする際オーディオの音声が出ない、学習道具の使用「LCDプロジェクターが壊れた」、授業の時間配分が不足と授業管理「生徒が騒がしい」。(3)「日本語キラキラ」の適用の問題点を解決するために、先生は生徒が筆記活動をするために前に来るように求めた,「聞いて言いましょう」のオーディオをダウンロードし、それが使用できるLCDのある教室に移動し、相当な活動を選択し、授業を聞かない学習者に注意した。keyword : 日本語、問題点、「日本語キラキラ」、教科書の適用。
ANALISIS PERIBAHASA JEPANG YANG MENGANDUNG UNSUR INU (ANJING) I Putu Siarta; Gede Satya Hermawan; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna peribahasa Jepang yang mengandung unsur inu (anjing). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kamus peribahasa online. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 16 peribahasa Jepang. Anjing dalam peribahasa Jepang ada yang bermakna positif dan ada juga yang bermakna negatif. Peribahasa tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi 4 bagian berdasarkan isi yaitu (a) jinsei no oshie ya shinri o arawashita (ajaran kehidupan manusia) sebanyak 2 peribahasa, (b) seikatsu no chisiki ya chie o tataite wataru (pengetahuan tentang kehidupan) sebanyak 5 peribahasa, (c) hito o hihan shitari hinikutari shita mono (sindiran) sebanyak 5 peribahasa, dan (d) monogoro no yoosu omoshiroku tatoeta mono (kiasan) sebanyak 4 peribahasa. Kata Kunci : Inu, Makna, Peribahasa 本研究の目的は、「犬」の要素を含んでいる日本の諺の意味を分析することである。調査対象、「犬」の要素を含んでいる日本の諺であり、定性的記述法により分析した。結果、「犬」の要素を含んでいる日本の諺は16つの中で肯定的な意味や、否定的な意味を持っている。諺の内容によって4つ種類に分類され1)人生の教えや心理を表した意味が2つ、2)生活の知識や知恵をたたいて渡る諺の意味が5つ、3)人を批判したり、ひにくたりしたものの意味が5つ、4)ものごろの様子面白く例えたものの意味が4つあることが分かった。keyword : 犬、意味、諺

Page 1 of 2 | Total Record : 20