cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 3 (2021)" : 13 Documents clear
PEWARNAAN TEYENG PADA KAIN BATIK SURABAYA syafira, rizza fazriyatus
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 11, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.715 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v11i3.40732

Abstract

Abstrak            Artikel ini memuat bagian dari skripsi “Batik Teyeng Surabaya”. artikel ini bertujuan untuk mengetahui  alat dan bahan yang digunakan dalam proses pewarnaan teyeng pada kain batik Surabaya, untuk mengetahui proses pewarnaan teyeng pada kain batik Surabaya dan hasil penerapan teyeng pada kain batik Surabaya. Dalam pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik obsevasi, teknik wawancara, teknik pendokumentasian, teknik kepustakaan dan analisis data menggunakan analissi domain dan analisis taksonomi. Diperoleh data hasil penelitian sebagai berikut: alat yang digunakan yaitu ember plastik dan kotak triplek, sedangkan bahan yang digunakan yaitu garam kasar, kain mori, spon, dan kawat ram. Proses pewarnaan teyeng pada kain dimulai dari mempersiapkan kain mori dan larutan garam. Larutan garam digunakan untuk merendam kain, kain direndam kedalam larutan beberapa menit kemudian kain satu persatu dibentangkan dalam kotak triplek untuk proses peneyengan. Setelah itu kain ditaburi kawat ram yang sudah berkarat sampai rata, kemudian dilakukan pengulangan yang sama sampai 3-5 tumpukan kain. Tahap selanjutnya yaitu lapisan-lapisan itu disiram dengan larutan garam, kemudian ditutup dengan spon dan atasnya dikasih pemberat. Kain dibiarkan selama 2-3 hari. Sehari sekali lapisan kain diperiksa dan disiram dengan air garam. Setelah tahap terakhir proses pewarnaan teyeng selesai barulah kain diproses seperti batik pada umumnya dengan menggunakan teknik tulis maupun teknik cap. Kata kunci: batik teyeng, proses pewarnaan, noda teyeng AbstractThis article contains part of the thesis "Batik Teyeng Surabaya". This article aims to determine the tools and materials used in the process of dyeing teyeng on Surabaya batik cloth, to find out the process of coloring teyeng on Surabaya batik cloth and the application of teyeng on Surabaya batik cloth. In collecting the data used in this research are observation techniques, interview techniques, documentation techniques, library techniques, and data analysis using domain analysis and taxonomic analysis. The data obtained from the research are as follows: the tools used are plastic buckets and plywood boxes, while the materials used are coarse salt, Mori cloth, sponge, and ram wire. The process of dyeing teyeng on the fabric starts with preparing the Mori cloth and salt solution. The salt solution is used to soak the cloth, the cloth is soaked in the solution for a few minutes then the cloth is spread out one by one in a plywood box for the drying process. After that the cloth is sprinkled with rusted ram wire until it is flat, then the same is repeated until 3-5 piles of cloth. The next stage is that the layers are doused with a saline solution, then covered with a sponge and weighted on top. The fabric is left for 2-3 days. Once a day the lining of the cloth is checked and rinsed with saltwater. After the last stage of the dyeing teyeng, the process is complete, then the fabric is processed like batik in general by using writing techniques and stamping techniques.Keywords: batik teyeng, dyeing teyeng, teyeng stain
KERAJINAN BARONGAN DI DESA SINGOTRUNAN, KECAMATAN BANYUWANGI, KABUPATEN BANYUWANGI Fajriansyah, Alfaqih Dwi
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 11, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.133 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v11i3.40490

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) bahan dan alat yang digunakan dalam Proses Pembuatan Barongan Banyuwangi. (2) Proses Pembuatan Barongan Banyuwangi. (3) jenis dan bentuk karya yang dihasilkan oleh perajin Barongan di Desa Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan.Dari pembahasan serta proses penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Proses Pembuatan Barongan Banyuwangi dimulai dari tahap pembuatan kepala barong, pembuatan jamang, badan barong, mahkota barong, sayap barong dan proses perakitan. (2) jenis dan bentuk karya yang dihasilkan oleh perajin Barongan di Desa Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi antara lain kucing-kucingan dan ayam-ayaman.Kata kunci : kerajinan dan Barongan.
SENI KERAJINAN PERPADUAN LIMBAH KAYU JATI DAN AKAR BAMBU DI FLODISTA BALE ROSO TAMANSARI BONDOWOSO komariah, iis siti
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 11, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.581 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v11i3.42056

Abstract

Abstrak       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alat dan bahan yang di gunakan dalam pembuatan Seni Kerajinan Perpaduan Limbah Kayu Jati Dan Akar Bambu Di Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso, (2) proses pembuatan Seni Kerajinan Perpaduan Limbah Kayu Jati Dan Akar Bambu Di Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso, (3) mengetahui jenis dan hasil peroduk Seni Kerajinan Perpaduan Limbah Kayu Jati Dan Akar Bambu Di Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso. Sasaran Penelitian ini adalah pemilik dan perajinLimbah Kayu Jati Dan Akar Bambu Di Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan caraanalisis domaindan analisis taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Alat yang digunakan dalam peroses pembuatan kerajinan limbah kayu jati dan akar bambu ini yaitu: gergaji, palu, mesin gerinda, meteran, mesin bor, tang, kuas, kapak, (2) proses pembuatan kerajinan limbah kayu jati dan akar bambu dimulai dengan proses pemerolehan limbah kayu, proses pemilihan bahan, proses pemotongan bahan, proses penyusunan atau penempelan, proses pendetailan atau penghalusan, proses pembersihan, proses finishing, (3) produk yang dihasilkan pengrajin limbah kayu jati dan akar bambu berbentuk hewan seperti: bebek, angsa, kuda, domba, ayam.Kata kunci: Limbah kayu jati dan akar bambu, Produk, Flodista AbstractThis study aims to determine (1) the tools and materials used in the manufacture of a combination of teak wood waste and bamboo roots at Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso, (2) the process of making a combination of teak wood waste and bamboo roots at Flodista Bale Roso. Tamansari Bondowoso, (3) to find out the types and results of the products of the Combination of Teak Wood Waste and Bamboo Roots at Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso. The target of this research is the owners and craftsmen of Teak Wood and Bamboo Root Waste at Flodista Bale Roso Tamansari Bondowoso. This research is a qualitative descriptive research. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation, and literature. The collected data is then analyzed by means of domain analysis and taxonomic analysis. The results showed that (1) the tools used in the process of making teak wood waste and bamboo roots are: saws, hammers, grinding machines, meters, drilling machines, pliers, brushes, axes, (2) the process of making teak wood waste crafts and bamboo roots starting with the process of obtaining wood waste, the process of selecting materials, the process of cutting materials, the process of preparing or pasting, the process of detailing or refining, the cleaning process, the finishing process, (3) the products produced by the craftsmen of teak wood waste and bamboo roots are in the form of animals such as : duck, goose, horse, sheep, chickenKey words : Waste teak wood and bamboo roots, product, Flodista

Page 2 of 2 | Total Record : 13