cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2014)" : 50 Documents clear
PROSES KREATIF GUSTI AJI ROBED Gede Nuarsana .; Drs.Agus Sudarmawan, M.Si. .; Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang: Biografi Gusti Aji Robed, Tema karya Gusti Aji Robed, Nilai estetis karya Gusti Aji Robed, Proses Gusti Aji Robed dalam berkarya, Perkembangan karya-karya Gusti Aji Robed. Penelitian ini bersifat Deskritif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu obervasi, wawancara, dan kajian kepustakaan. Penelitian ini membahas proses kreatif Gusti Aji Robed. Hasil penelitian ini antara lain: Gusti Aji Robed adalah pelukis tradisi dari Desa Panji yang mulai melukis sejak tahun 1989, Tema-tema karya Gusti Aji Robed antara lain tema Bhima Swarga, sejarah Panji Sakti, Tantri, dan tema bebas lainya, Unsur estetis karya Gusti Aji Robed meliputi unsur warna, komposisi bentuk, proporsi yang masih menunjukan pengaruh rupa klasik dalam penampilan karyanya, Secara proses berkarya memang Gusti Aji Robed medapat pengaruh dari kakeknya Gusti Ketut Natih, Perkembangan Gusti Aji Robed dimulai dari tema Bhima Swarga sejak 1989 hingga 1995. Dari 1995 hingga 2000, tema karya beliau beralih ke sejarah Buleleng, khususnya Ki Barak Panji Sakti. Pada tahun 2000 hingga 2008, karya beliau bertema bebas, contohnya adalah lukisan berjudul lupa ingat, menghibur dikala duka, dan lainya. Dari tahun 2008 sampai sekarang beliau mengerjakan lukisan yang bertema Tantri seperti Raja pisuna, dan mengerjakan tema lainya yang masih belum sempurna. Sampai sekarang beliau masih menekuni gaya klasik dan ini bisa dikatakan kecendrungan Robed dalam berkarya.Kata Kunci : Kata kunci : Biografi, Tema, Nilai Estetis, Proses berkarya, dan Perkembangan This stud aimed to obtain information about: Biography Gusti Aji Robed, The theme of Gusti Aji Robed, The aesthetic value Gusti Aji Robed work, Process Gusti Aji Robed in the work, Development work Gusti Aji - Robed work. This research is descriptive qualitative data collection techniques are observation, interviews, and review of the literature.This study discusses the creative process Gusti Aji Robed. The results of this study are: Gusti Aji Robed is a tradition of the village banner painter who started painting since 1989, The themes of the work Gusti Aji Robed Bhima Swarga among other themes, the history of Panji Sakti, Tantri, and free theme others, elements of aesthetic works Gusti Aji Robed include elements of color, composition form, which still shows the proportion of such classic influences in his appearance, in the process of work is Gusti Aji Robed get influence of his grandfather Gusti Ketut Natih, developments Gusti Aji Robed starting Bhima Swarga theme from 1989 to 1995. From 1995 to 2000, the theme of the work he switched to history Buleleng, especially Ki Barak Panji Sakti. In 2000 to 2008, he works free theme, for example, is a painting titled forget to remember, entertaining when his grief, and others. From 2008 to present he is working on a painting such as Raja Tantri themed pisuna, and working on other themes that are still not perfect. Until now he still pursue the classic style and this trend can be said Robed in the work.keyword : Keywords: Biography, Themes, Aesthetic Value, work processes, and development
Saddula "Petulangan unik Di Banjar Paketan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng" Putu Tegeh Kertiyasa .; I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si. .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Keunikan Petulangan Saddula yang dipakai oleh dadia tertentu di Banjar Paketan. (2) Makna yang terkandung pada Petulangan Saddula yang biasanya dipakai oleh dadia tertentu di Banjar Paketan. Sasaran penelitian ini adalah keunikan Petulangan dan makna yang terkandung pada Petulangan yang terdapat di Banjar Paketan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) teknik observasi (2) teknik wawancara (3) teknik telaah dokumen. Instrumen yang digunakan adalah (1) instrument observasi (2) instrumen wawancara (3) instrumen dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) analisis domain yang bertujuan untuk memperoleh gambaran atau pengertian umum, relatif dan menyeluruh, dan (2) analisis taksonomi untuk mengolah data lebih rinci dan mendalam. Hasil penelitian ini menunjukan bentuk Petulangan Saddula di Banjar Paketan, Keunikan Petulangan Saddula Yang di Pakai oleh dadia tertentu, Makna Petulangan Saddula. Makna dari Bentuk Petulangan ini adalah Sarana untuk membakar mayat. Secara sepiritual merupakan suatu sarana untuk menghantarkan roh seseorang yang sudah meninggal ke alam sunya ( neraka atau sorga ) sesuai dengan hasil perbuatannya di dunia.Kata Kunci : Banjar Paketan, dadia, Petulangan, seni rupa The research aimed at (1) The uniqueness of Petulangan Saddula which is used by the certain dadia (family temple) at Banjar Paketan. (2) The meaning of Petulangan Saddula which usually used by the certain dadia (family temple) at Banjar paketan. The purposed of this research is the uniqueness of Petulangan and the meaning of Petulangan at Banjar Paketan, Buleleng sub-district, Buleleng regency. The approach used is descriptive qualitative. The data was collected by using three techniques, namely: observation, interview, and research document. The instruments use observation instrument, interview instrument, and documentation instrument. The data analysis used (1) Domain analysis which is purposed to get the illustration or the general meaning, relative and entirely, and (2) Taxonomy analysis to make the process of this research more detail and deepen. The result of this research is to show the shape of Petulangan Saddula at Banjar Paketan, the uniqueness of Petulangan Saddula which is used by the certain dadia, and the meaning of Petulangan Saddula. The meaning of the shape of Petulangan is as a medium of human corpse combustion. In spiritually as a medium to bring the soul or spirit to the heaven or hell based on the action of the human at the time when they are alive.keyword : Banjar Paketan, dadia (Family temple), Petulangan, seni rupa (Visual Art).
SIKUT DAN BAHAN MENURUT KEPERCAYAAN BALI DALAM SANGGAH KAYU DI BANJAR GEROMBONG, DESA BERABAN, KECAMATAN SELEMADEG TIMUR, KABUPATEN TABANAN I Putu Herman Indrayana .; Drs. I Ketut Supir, M.Hum .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)keberadaan sanggah kayu (2)alat dan bahan pembuatan sanggah kayu (3)proses pembuatan sanggah kayu. (4)jenis sanggah kayu yang dihasilkan. Sasaran penelitian ini adalah sanggah kayu di Banjar gerombong, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Sanggah kayu ini merupakan bagian dari sebuah pura yang ada di bali, yang memiliki fungsi dalam pemujaan para dewa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1)teknik observasi (2)teknik wawancara (3)teknik telaah Dokumen. Instrumen yang digunakan adalah (1)instrument observasi (2)instrument wawancara (3)insrumen dokumentasi (4)Instrumen Kepustakaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) analisis domain yang bertujuan untuk memperoleh gambaran atau pengertian umum, relatif dan menyeluruh, dan (2)analisis taksonomi untuk mengolah data lebih lanjut, lebih rinci dan mendalam. Hasil penelitian ini memaparkan (1)keberadaan sanggah kayu yang berdiri sejak tahun 1992 hingga sekarang, (2)alat dan bahan yang digunakan sebagai berikut (a).gergaji, pahat, pengotok, palu, mesin jigsaw, mesin bor tangan, mesin serut kayu, kuas, pensil, sepidol (b). bahan terdiri atas kayu waru, kayu cempaka, kayu majagau, paku, lem serba guna, cat mowilek, cat pioneer, ijuk,genteng, cat genteng. (3)Proses pembuatan sanggah kayu melalui tahap pemilihan kayu sampai tahap finishing . (4) jenis sanggah kayu ini meliputi pesaren, taksu agung, manjangan salu wang, meru mas sri medandan, bale piyasan, rambut sedana, gedong catur.Kata Kunci : sanggah, sikut sanggah. This study aimed to determine (1) the existence of sanggahkayu (2) the tools and materials for sanggahkayu (3) the process of making sanggahkayu. (4) the type of sanggahkayu. The target of this research is sanggahkayu in Banjargerombong, Beraban Village, District East Selemadeg, Tabanan. Sanggah timber is part of a temple in Bali, which has a function in the worship of the gods. The approach used is descriptive qualitative approach. Data collection techniques were used: (1) observation technique (2) interviewing techniques (3) Document engineering study. The instruments used are (1) observation instruments (2) interview instrument (3) instrument documentation (4) Instrument Library. Analysis of the data used in this study were (1) a domain analysis that aims to gain an overview or a general sense, the relative and thorough, and (2) analysis taxonomy to process the data further, more detailed and in-depth. These results describe (1) the existence of objections wood that was founded in 1992 to the present, (2) the tools and materials used as follows: (a). Saws, chisels, pengotok, hammer, jigsaw machine, hand drill machine, wood planer machine , paintbrush, pencil, sepidol (b). material consists of hibiscus wood, wood of tropical manolia, majagau wood, nails, glue versatile, mowilek paint, paint pioneer, fibers, tile, tile paint. (3) The process of making wooden corrected through the stages of the selection of the wood to the finishing stage. (4) the type of wood objections include pesaren, taksuagung, manjangansaluwang, merusri mas medandan, bale piyasan, hair Sedana, gedongcatur.keyword : shrine, size shrine
SENI TATO DI KALANGAN ANAK MUDA DI DESA PUPUAN I Dewa Gede Putra Ariawan .; Drs.I Ketut Sudita, M.Si .; I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2544

Abstract

Masyarakat pada jaman dahulu masih menganggap tato itu suatu hal yang tabu. Orang-orang yang memakai tato diidentikan dengan orang jahat atau penjahat, juga dianggap orang yang selalu membuat kekacauan dan mengusik ketentraman masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat luas tentang seni tato di Desa Pupuan, mengetahui alasan anak muda di Desa Pupuan menggunakan tato, mengetahui desain tato yang digunakan oleh anak muda di Desa Pupuan, mengetahui bagian tubuh yang ditato oleh anak muda di Desa Pupuan. Subjek dalam penelitian adalah 45 anak muda dan 30 orang tua di Desa Pupuan. Penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data-data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, yang selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 75 orang yang menjadi subjek penelitian, ada 49 yang menyukai tato, 15 orang yang tidak menyukai tato, dan 11 orang biasa-biasa saja. Alasan anak muda di Desa Pupuan mempergunakan tato karena tato dianggap karya seni yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi dan bersifat atraktif, dinamis, sesuai dengan jiwa mereka yang penuh semangat. Desain yang paling banyak digunakan adalah gambar yakuza dan geisha, serta bagian tubuh yang paling banyak ditato adalah punggung dan kaki.Kata Kunci : Tato. Anak Muda, Pupuan The public in antiquity still thinks emme it ' s a thing which is taboo. Those who wear emme diidentikan with a villainous person or criminals, also considered the guy who always make chaos and harass tranquility of society. Research is aimed to know the views of the public at large about art emme in the village of pupuan, know the young man in the village of pupuan using emme, knowing design emme used by young man in the village of pupuan, knowing of body parts that ditato pupuan by young man in the village. A subject in research is 45 young man and 30 pupuan old man in the village. Research using design descriptive qualitative research. The data collected by using the method observation and interview later on data analysis using a method of analysis descriptive. The result showed that of 75 people, who became a subject of study there are 49 emme, who is fond of 15 a person who dislikes emme, and 11 people unsurprised. Reasons young man in the village of pupuan putting emme because emme considered a work of art that have value æsthetics is quite high and are attractive, dynamic, in accordance with their souls who spiritedly. Design the most widely used is a picture of yakuza and geisha, as well as of body parts that most numerous ditato is the back and feet.keyword : Tato. Anak Muda, Pupuan
KAJIAN SEMIOTIK DESAIN SAMPUL MAJALAH BOBO PRIODE FEBRUARI – APRIL 2013 I Gede Antara .; Drs.Agus Sudarmawan, M.Si. .; Dra. Luh Suartini .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3179

Abstract

Tampilan kemasan dalam suatu produk merupakan hal utama yang menjadi daya tarik pembeli. Majalah Bobo merupakan majalah anak yang cukup terkenal di indonesia dari pertama kemunculannya pada tanggal 14 April 1973, sampai sekarang di tahun 2013 masih tetap hadir dengan cerita, informasi, dan tampilan kemasan sampul yang menarik. Sehingga majalah Bobo tergolong majalah yang paling digemari dan penjualannya paling tertinggi di golongan majalah anak - anak dipasaran, terutama di daerah Singaraja. Dalam tampilan sampul majalah Bobo mengungkap banyak hal seperti, penemuan – penemuan, kerajinan, pendidikan, flora, fauna, mengenai artis, yang pada umumnya berbeda dari majalah anak – anak lainnya. Artikel ini mengulas Kajian semiotik desain sampul majalah Bobo priode Februari – April 2013, dengan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bersifat bersifat intepretatif (menggunakan penafsiran), bermaksud menjelaskan gambaran semiotik yang ada pada tampilan desain sampul majalah Bobo priode Februari – April 2013.Kata Kunci : Desain sampul majalah Bobo, kajian semiotik Cover of a product is the most important thing which is attract the buyers. ‘Majalah Bobo’ is kid’s magazine which is enough popular in Indonesia. From the first publich in April 14,1973 till now 2013 it is consistence with story, information and interesting cover. Se ’Majalah Bobo’ is the the best seller for kid’s magazine at market, especially in Singaraja. The cover of ‘Majalah Bobo’ showes many things like, invention, art, education, flora and fauna, artists which is different from other kid’s magazine in general. This artiek is to analyse semiotic design study of ‘Majalah Bobo’ cover’s Februari to April 2013 period, by using descriptive kwalitative method in the characteristic interpretative to ekplains semiotic of the cover of ‘Majalah Bobo’ Februari to April 2013.keyword : Cover desingn of ‘Majalah Bobo’ semiotic study
PROSES KREATIF PELUKIS I NYOMAN LANUSA I Komang Sutarman .; I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si. .; Drs. I Gusti Nyoman Widnyana .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) riwayat kesenimanan I Nyoman Lanusa (2) dan proses kesenimanan, (3) serta periodisasi karya I Nyoman Lanusa. Penelitian ini adalah penelitian Deskrptif dengan pendekatan Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode (1) observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi,(4) kepustakaan. . Adapun sasaran penelitian ini adalah (1) mendapatkan gambaran yang objektif tentang riwayat berkesenian I Nyoman Lanusa, (2) dan proses kesenimanan I Nyoman Lanusa, (3) serta mendeskripsikan periodisasi karya- karya I Nyoman Lanusa dari awal berkesenian sampai sekarang masih aktif berkarya. Subjek penelitian adalah I Nyoman Lanusa yang merupakan seniman lukis tradisi Bali dari Banjar Ambengan, desa peliatan, kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) riwayat kesenimanan I Nyoman Lanusa adalah seorang pelukis tradisi dari Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (2) Proses kesenimanan I Nyoman Lanusa dilakukan dengan menemukan ide- ide baru dari imajinasinya untuk dirancang menggunakan pensil kemudian dituangkan ke atas kertas maupun kain kanvas yang melahirkan sketsa sebagai permulaan berkarya, dan selanjutnya direspon dengan menebalkan dengan menggunakan tinta cina. Setelah selesai mempertebal sket, proses selanjutnya adalah proses mewarnai lukisan. (3) periodisasi karya I Nyoman Lanusa mengalami periodisasi yaitu dari periode awal pada tahun 1972 sampai dengan 1979, periode kedua pada tahun 1980 sampai dengan 1988, periode ketiga dari tahun 1990 sampai dengan 1994, periode keempat dari tahun 1995 sampai dengan 1998, dan periode kelima I Nyoman Lanusa kembali menggunakan gaya lukisan sebelumnya yaitu periode kedua dan berlangsung sampai sekarang.Kata Kunci : riwayat kesenimanan, Periodisasi karya Lanusa This study aimed to obtain description of art history of I Nyoman Lanusa and art proces, along with periodisation by I Nyoman Lanusa. This study is descriptive study within qualitative approach. The data collection conducted by using observation method, interview, documentation, and library research. The object of the study is obtaining the objective description about art history of I Nyoman Lanusa, and art process of I Nyoman Lanusa, along with describing the periodisation of products by I Nyoman Lanusa from the beginning of his career until now. The subject of the study is I Nyoman Lanusa who is Balinese tradition painting artist from Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. The result of this study showing that the art history of I Nyoman Lanusa is a Balinese tradition painting artist from Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Art process of I Nyoman Lanusa conducted through finding new ideas from his imagination by sketching using pencil and then, putting down on the paper or canvas which is creating sketch as the beginning of the product. After that, it is responded by bolding by using chinese ink. After bolding the sketch, the next process is colouring process. I Nyoman Lanusa’s product periodisation experiencing periodisation, which is from the beginning of 1972 until 1979, second period on 1980 until 1988, third period from 1990 until 1994, fourth period from 1995 until 1998, and the fifth period, I Nyoman Lanusa using the old-own painting style, which is second period and taking place until now.keyword : art history, periodisation painting Lanusa
TAMPILAN DESAIN WEB PADA PEMASARAN PRODUK KERAMIK DI CV TANTERI KERAMIK I Putu Aditya Diatmika .; Drs.Jajang S,M.Sn .; Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk memperoleh gambaran tentang (1) tampilan desain website CV Tanteri Keramik dan (2) strategi pemasaran berbasis web di CV Tanteri Keramik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pendokumentasian. Adapun sasaran penelitian ini adalah tampilan desain web pada pemasaran produk keramik di CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) desain website CV Tanteri Keramik memiliki 3 elemen penyusun layout yang terdiri atas elemen teks, elemen visual, dan elemen tak terlihat (tata letak). Elemen teks yang secara umum terdapat pada setiap layout terdiri atas nameplate, address, menu, deskripsi, daftar artikel, dan copyright. Secara umum elemen visual yang terdapat dalam setiap layout terdiri atas logo, foto utama dan penghargaan. Foto khusus terdapat pada layout about us, products, contact us dan pada setiap artikelnya. Tata letak setiap layout tersusun secara umum dari logo, nameplate, address, foto utama, menu, deskripsi, daftar artikel, penghargaan, dan copyright.(2) strategi pemasaran yang dipergunakan adalah dengan memanfaatkan fasilitas website sebagai sarana untuk men-display produk serta menjadi alat komunikasi, baik pemesanan ataupun sekadar mencari informasi yang ditujukan untuk konsumen yang berada di luar negeri ataupun konsumen dalam negeri yang berada jauh dari perusahaan. Kata Kunci : Desain Website, Strategi Pemasaran The aim of this study was to gain an overview of (1) website design view of CV Tanteri Keramik and (2) a web marketing strategy in CV Tanteri Keramik. This study is a descriptive study with a qualitative approach, the data collection techniques using observation, interview techniques, and technical documentation. The goal of this research is the design of the web on the marketing of ceramic products in CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. The findings of this study indicate that (1) Website design of CV Tanteri Keramik has 3 constituent elements layout consisting of text elements, visual elements, and invisible elements (layout). Text elements that are common to every layout consist of a nameplate, address, menus, descriptions, list of articles, and copyright. In general, the visual element which is contained in each layout consists of a logo, main picture and awards. Special photo to the layout there about us, products, contact us and on every article. The layout of each layout is generally composed by a logo, nameplate, address, main picture, menus, description, list of articles, awards, and copyright. (2) marketing strategy that is used to utilize the facility as a means for websites to display products as well as being communication tool, either ordering or just looking for information intended for consumers who are overseas or domestic consumers who are far away from the company.keyword : Website Design, Marketing Strategy.
TAMPILAN DESAIN WEB PADA PEMASARAN PRODUK KERAMIK DI CV TANTERI KERAMIK I Putu Aditya Diatmika .; Drs.Jajang S,M.Sn .; Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk memperoleh gambaran tentang (1) tampilan desain website CV Tanteri Keramik dan (2) strategi pemasaran berbasis web di CV Tanteri Keramik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pendokumentasian. Adapun sasaran penelitian ini adalah tampilan desain web pada pemasaran produk keramik di CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) desain website CV Tanteri Keramik memiliki 3 elemen penyusun layout yang terdiri atas elemen teks, elemen visual, dan elemen tak terlihat (tata letak). Elemen teks yang secara umum terdapat pada setiap layout terdiri atas nameplate, address, menu, deskripsi, daftar artikel, dan copyright. Secara umum elemen visual yang terdapat dalam setiap layout terdiri atas logo, foto utama dan penghargaan. Foto khusus terdapat pada layout about us, products, contact us dan pada setiap artikelnya. Tata letak setiap layout tersusun secara umum dari logo, nameplate, address, foto utama, menu, deskripsi, daftar artikel, penghargaan, dan copyright.(2) strategi pemasaran yang dipergunakan adalah dengan memanfaatkan fasilitas website sebagai sarana untuk men-display produk serta menjadi alat komunikasi, baik pemesanan ataupun sekadar mencari informasi yang ditujukan untuk konsumen yang berada di luar negeri ataupun konsumen dalam negeri yang berada jauh dari perusahaan. Kata Kunci : Desain Website, Strategi Pemasaran The aim of this study was to gain an overview of (1) website design view of CV Tanteri Keramik and (2) a web marketing strategy in CV Tanteri Keramik. This study is a descriptive study with a qualitative approach, the data collection techniques using observation, interview techniques, and technical documentation. The goal of this research is the design of the web on the marketing of ceramic products in CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. The findings of this study indicate that (1) Website design of CV Tanteri Keramik has 3 constituent elements layout consisting of text elements, visual elements, and invisible elements (layout). Text elements that are common to every layout consist of a nameplate, address, menus, descriptions, list of articles, and copyright. In general, the visual element which is contained in each layout consists of a logo, main picture and awards. Special photo to the layout there about us, products, contact us and on every article. The layout of each layout is generally composed by a logo, nameplate, address, main picture, menus, description, list of articles, awards, and copyright. (2) marketing strategy that is used to utilize the facility as a means for websites to display products as well as being communication tool, either ordering or just looking for information intended for consumers who are overseas or domestic consumers who are far away from the company.keyword : Website Design, Marketing Strategy.
PENERAPAN TEKNIK AIR BRUSH KE MEDIA LAYANGAN DI “KITE PAINTING NO PROBLEM SING KEN-KEN”, CELUK,SUKAWATI I Gede Riski Soma Himawan .; Ni Nyoman Sri Witari, S.Sn. .; Drs.Mursal .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3515

Abstract

“Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”, yang terletak di Br. Cemenggaon, Celuk, Sukawati, Gianyar, adalah salah satu perusahaan yang memproduksi layangan yang dilukis dengan menggunakan teknik air brush. Keunggulan-keunggulan teknik air brush di “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken” dibandingkan dengan teknik pewarnaan dengan cat kuas antara lain: 1.Waktu pewarnaan menggunakan teknik air brush relatif lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan teknik cat kuas, sehingga pesanan dari konsumen bisa lebih cepat dikerjakan. 2.Lukisan yang dibuat dengan teknik air brush tidak menampakan guratan kuas, sehingga gradasi warna yang dihasilkan tampak lebih hidup. 3.Hasil lukisan lebih awet, karena pigmen warna yang disemprotkan ke media lebih menempel ke pori- pori, sehingga daya rekatnya lebih kuat. Artikel ini mengulas tentang keberadaan “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”,proses penerapan teknik air brush ke media layangan di “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”, dan jenis motif yang diterapkan ke media layangan di “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengerajin layangan di “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”, Celuk, Sukawati. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan kepustakaan. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah: Keberadaan “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”, Celuk, Sukawati, dimulai sejak tahun 1993 yang diawali oleh Bapak I Wayan Bambang Netra. Proses penerapan teknik air brush ke media layangan di ”Kite Painting No Problem Sing Ken-ken” yang meliputi antara lain: proses pengerjaan sketsa dengan pensil atau kapur tulis, proses pengerjaan sketsa menggunakan sprayer dengan menerapkan teknik freehand, proses pemotongan plaster kertas, proses pengecatan warna dasar dengan menerapkan teknik stencil, proses pengerjaan warna gradasi dan proses pengerjaan detail. Di “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken”, kedua teknik ini selalu dikombinasikan sesuai kebutuhan. Jenis motif yang dihasilkan oleh “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken” dibagi menjadi dua, yaitu motif fauna dengan bentuk realis antara lain: motif kupu-kupu, motif capung, motif burung elang, motif burung merak. Dan motif fauna dengan bentuk imaginatif antara lain: motif serangga, motif burung hantu, motif naga, motif ikan, motif ular kobra, motif barong.Kata Kunci : Teknik air brush, proses, motif. “Kite Painting No Problem Sing Ken-ken“, which is located in Br. Cemenggaon, Celuk, Sukawati, Gianyar, is one of the companies that manufacture kites painted with a brush using water techniques. The advantages of the air brush technique in "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken" compared with staining techniques with paint brushes, include: 1. Staining time using the air brush technique is relatively faster than using a brush paint technique, so that the order of the consumer can be done faster. 2. Paintings made with air brush techniques not show brush strokes, so that the resulting shades seem more alive. 3. Results paintings more durable, because the color pigment is sprayed over the media to stick to the pores, resulting in a stronger adhesive power. This article reviews about the existence of "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken", process of applying the technique to a media air brush kites in "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken", and motifs are applied to medium kites in "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken". This research is a descriptive qualitative approach. The subjects were craftsmen kites in "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken", Celuk, Sukawati. Collecting data in this study was done by using observation, interviews, and literature. The findings in this study are: The existence of "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken", Celuk, Sukawati, started since 1993 which was started by Mr. I Wayan Bambang Netra. The process of implementation of the media to air brush techniques kites in "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken" which include, among others: process of sketching with pencil or chalk, process of using a sprayer to apply a sketch freehand technique, plaster paper cutting process, painting process by applying basic color stencil technique, the process of gradation of color and detail workmanship. In "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken", the second technique is always combined as needed. Motifs generated by "Kite Painting No Problem Sing Ken-ken" is divided into two, fauna motifs with realistic forms include: butterfly motif, dragonfly motif, eagle motif, peacock motif. And fauna motifs with imaginative forms include: insect motif, owl motif, dragon motif, fish motif, cobra motif, barong motif. keyword : : air brush techniques, processes, motives.
KARYA TUGAS AKHIR SISWA JURUSAN T.I MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 SUKASADA I Komang Tandingada .; I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si. .; Drs. I Ketut Supir, M.Hum .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3634

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Jenis Karya Tugas Akhir Siswa Jurusan T.I Multimedia SMK Negeri 1 Sukasada, : (2) Teknik Pembuatan Karya Tugas Akhir Media Video Siswa Jurusan T.I Multimedia SMK Negeri 1 Sukasada, : (3) Kualitas Karya Tugas Akhir Media Video Siswa Jurusan T.I Multimedia SMK Negeri 1 Sukasada, Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, sasaran penelitian ini adalah hasil karya Tugas Akhir Siswa Jurusan T.I Multimedia SMK Negeri 1 Sukasada Jenis karya tugas akhir yang dihasilkan yaitu Video Editing, Web Desain, CD Interaktif, CD Pembelajaran, Animasi kartun. Semua karya tugas akhir dikerjakan dengan teknik yang berbeda-beda, sesuai dengan jenis karya yang dibuat. Video editing, misalnya menggunakan program adobe premiere dan proses pengerjaannya pun berbeda. Semua ilmu yang diperoleh siswa dari kelas I sampai kelas III merupakan proses pembelajaran untuk medapatkan kualitas lulusan yang sesuai dengan dunia usaha/dunia industri, mulai dari proses pembuatan, desain, konsep sampai hasil akhir dimana di uji langsung oleh pihak dunai usaha. Hasil Karya Tugas Akhir Siswa Jurusan TI Multimedia SMK Negeri I Sukasada sudah bagus, kedepan supaya lebih bagus dan lebih bervariasi, baik dari segi desain, teknik pengambilan gambar, maupun teknik editing, karya Tugas akhir yang dihasilkan sudah beragam sesuai dengan tuntutan dunia usaha, kualitas hasil karya tugas akhir siswa TI multimedia sangat bagus dan sudah berani bersaing di dunia usaha/dunia industri. Kata Kunci : Kata Kunci : Tugas Akhir, Multimedia, Video Editing, Web Desain, CD Interaktif. Abstract This research aim to to know : ( 1) Final Type Masterpiece Duty [of] Student Majors of T.I Multimedia SMK Country 1 Sukasada : ( 2) Technique Making Of Final Masterpiece Duty [of] Media Video Student Majors of T.I Multimedia SMK Country 1 Sukasada : ( 3) Quality Of Final Masterpiece Duty of Media Video Student Majors of T.I Multimedia SMK Country 1 Sukasada, Method Research the used is research method qualitative, this research target is result of Final Duty masterpiece of Student Majors of T.I Multimedia SMK Country 1 Sukasada. Final Type Masterpiece duty which yielded by that is Video of Editing, Web Desain, CD Interaktif, CD Study, Animation Cartoon. All final duty masterpiece done with technique which different each other, as according to made masterpiece type. video of Editing, for example using program of adobe its workmanship process and premiere even also differ. All obtained [by] science [is] student of class of I until class of III represent study process to get the quality of grad matching with world of[is effort / industrial world, start from process of, desain, concept until end result where [in] direct test by party/ side of dunai the effort. Result Of Final Masterpiece Duty [of] Student Majors of TI Multimedia SMK Country of I Sukasada have nicely, to the fore nicer so that and more is varying, either from facet of desain, technique intake of picture, and also technique of editing, final Duty masterpiece which yielded [by] have immeasurable as according to corporate world demand, quality of result of final duty masterpiece [of] student of TI multimedia very good and have dare to compete in world of is effort / industrial world. keyword : Keyword : Final Duty, Multimedia, Video of Editing, Web Desain, CD Interaktif.