cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 6 (2013)" : 6 Documents clear
PENALARAN SISWA KELAS X4 SMA NEGERI 4 SINGARAJA KETIKA MEMBERIKAN TANGGAPAN TERHADAP WACANA KONTROVERSI PADA RUBRIK OPINI HARIAN KOMPAS Widhiantari, Ayu Putri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.988

Abstract

PENALARAN SISWA KELAS X4 SMA NEGERI 4 SINGARAJA KETIKA MEMBERIKAN TANGGAPAN TERHADAP WACANA KONTROVERSI PADA RUBRIK OPINI HARIAN KOMPAS   oleh Ni Kadek Ayu Putri Widhiantari, NIM 0912011075 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia   ABSTRAK Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pola pengembangan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, (2) kelogisan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, dan (3) upaya-upaya guru mengarahkan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja dan guru yang mengajarkan Bahasa Indonesia di kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah (1) pola pengembangan penalaran siswa ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, (2) kelogisan penalaran siswa ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, dan (3) upaya-upaya guru mengarahkan penalaran siswa ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) pola pengembangan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, yang berjudul “Masih Perlukah Ujian Nasional?”, meliputi pola induktif dan pola deduktif, (2) kelogisan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas bervariasi, ada yang logis dan ada yang tidak logis, dan (3) upaya-upaya guru mengarahkan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas yaitu menentukan topik yang tepat, memilih media yang menunjang pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan, memberikan contoh penalaran yang baik, dan memperbaiki penalaran siswa yang keliru atau salah. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian sejenis yang lebih luas dan mendalam mengenai penalaran siswa yang lain.   Kata kunci: penalaran, tanggapan, wacana kontroversi, Kompas
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI NILAI-NILAI EDUKATIF DALAM CERPEN MELALUI MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) SISWA KELAS XI IPS1 DI SMA SARASWATI SERIRIT Sukaryantini, Mas
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.993

Abstract

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI NILAI-NILAI EDUKATIF DALAM CERPEN MELALUI MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) SISWA KELAS XI IPS1 DI SMA SARASWATI SERIRIT oleh Ni Made Mas Sukaryantini, NIM 0912011017 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) aktivitas belajar siswa selama penerapan model pembelajaran CIRC berlangsung, (2) respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran CIRC, (3) peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan memahami nilai-nilai edukatif dalam cerpen dengan penerapan model pembelajaran CIRC, (4) langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan model CIRC. Subjek penelitian ini adalah guru dan dan siswa kelas XI IPS 1 SMA Saraswati Seririt yang berjumlah 40 orang. Objek penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa, peningkatan hasil, respons dan langkah-langkah pembelajaran dalam penerapan model pembelajaran CIRC. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, wawancara dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah, (1) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, (2) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan model pembelajaran CIRC dalam pembelajaran cerpen (3) tercapainya ketuntasan hasil belajar memahami nilai-nilai edukatif dalam cerpen siswa berkat diterapkannya model pembelajaran CIRC, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 77, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 90 dan (4) terdapat beberapa langkah penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan aktivitas dan tercapainya ketuntasan hasil belajar memahami nilai-nilai edukatif dalam cerpen. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran sastra khususnya cerpen yang sebelumnya diajak untuk membaca tanpa adanya pemahaman yang intensif menjadi lebih baik dengan diterapkan model CIRC yang menekankan siswa untuk belajar secara berkelompok dan mengintegrasikan membaca dan menulis sebagai acuan pemahaman terhadap sastra. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan model pembelajaran CIRC, sebagai salah satu model pembelajaran inovatif, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya. Kata kunci: pembelajaran CIRC, kemampuan memahami, nilai-nilai edukatif
IMPLIKASI PRAGMATIS PERTANYAAN GURU BAHASA INDONESIA DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR DI SMA NEGERI 2 MENGWI Windari, Ida
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.990

Abstract

IMPLIKASI PRAGMATIS PERTANYAAN GURU BAHASA INDONESIA DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR DI SMA NEGERI 2 MENGWI oleh I Gusti Ayu Ida Windari, NIM 0912011014 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan pragmatik, yakni penelitian yang digunakan untuk meneliti implikasi pragmatis yang terjadi dalam pertanyaan guru. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran dan penjelasan mengenai (1) bentuk lingual pertanyaan guru, (2) implikasi pragmatis pertanyaan guru, (3) respons siswa terhadap implikasi pragmatis tersebut. Subjek penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Mengwi, sedangkan objek penelitian ini adalah implikasi pragmatis pertanyaan guru, yang diperoleh dengan metode pengumpulan data berupa observasi dan mendokumentasikan data yang diperoleh. Metode observasi digunakan untuk mengamati secara langsung pertanyaan yang diujarkan oleh guru selama proses belajar-mengajar berlangsung. Data-data yang telah terkumpul lalu diidentifikasi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bentuk lingual pertanyaan guru yang terjadi dari kalimat tunggal ditemukan sebanyak 97 buah dan kalimat majemuk ditemukan sebanyak 4 buah, hasil analisis implikasi pragmatis pertanyaan guru, ditemukan sebanyak 18 buah implikasi pragmatis yaitu, mengharapkan, menyuruh, mengingatkan, menyindir, meminta, mencurigai, kekecewaan, ketidaksenangan, meyakinkan, mengajak, menyanggah, menegaskan, menyangsikan, mengkhawatirkan, menduga, melarang, menolak, dan menguji. Hasil analisis respons siswa terhadap pertanyaan guru, ditemukan sebanyak 13 buah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa bentuk lingual, implikasi pragmatis, dan respons siswa terhadap pertanyaan guru memiliki hubungan sehingga dapat dianalisis menggunakan pendekatan pragmatik. Melihat betapa pentingnya implikasi pragmatis pertanyaan guru dalam pembelajaran dapat disarankan agar penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi guru bahasa Indonesia dalam hal mempergunakan implikasi pragmatis di dalam pertanyaan, serta penelitian ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa, mereka dilatih untuk menangkap dan memahami implikasi pragmatis yang ada dalam pertanyaan dengan memperhatikan situasi ujar. Kata Kunci : Pragmatik, Implikasi Pragmatis, Pertanyaan Guru
WUJUD KESALAHAN BAHASA GURU BAHASA INDONESIA SMP LABORATORIUM UNDIKSHA: TINJAUAN ASPEK STRUKTUR DAN DIKSI Dewi, Juniana
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.991

Abstract

WUJUD KESALAHAN BAHASA GURU BAHASA INDONESIA SMP LABORATORIUM UNDIKSHA: TINJAUAN ASPEK STRUKTUR DAN DIKSI oleh Ni Putu Juniana Dewi NIM 0912011021 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan bahasa yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia SMP Laboratorium Undiksha ditinjau dari bidang struktur dan diksi. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia SMP Laboratorium Undiksha yang berjumlah dua orang. Objeknya adalah kesalahan bahasa guru bidang studi bahasa Indonesia dari aspek struktur dan diksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Hasil observasi itu didokumentasikan melalui alat bantu berupa perekam (tape recorder) dan kartu data. Setelah terkumpul, data dianalisis dengan tiga langkah, yaitu identifikasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan analisis data, kesalahan bahasa yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia SMP laboratorium Undiksha ada 749 buah, yakni meliputi kesalahan struktur berjumlah 458 buah, yaitu bentukan kata 17, susunan kata (hukum DM 1 dan idiom 14), struktur kalimat efektif 426 (kesatuan 61, kepaduan 173, kontaminasi 19, kalimat tidak logis 29, pola aspek-pelaku-tindakan 10, keringkasan 124, dan penekanan 10); kesalahan bidang diksi berjumlah 291 buah (penggunaan kata yang tidak perlu 228, penggunaan kata depan 24, penggunaan kata bersinonim 20, dan penggunaan unsur bahasa sehari-hari 19). Dari penelitian ini, peneliti menyarankan agar guru bahasa Indonesia menggunakan bahasa Indonesia baku (yang baik dan benar) dalam pembelajaran di kelas. Kesalahan yang terjadi hendaknya segera diinsyafi, kemudian diperbaiki. Sehubungan dengan hal itu, para guru bahasa Indonesia (sebagai kader pembina bahasa Indonesia) hendaknya selalu merefleksi diri dan bersikap terbuka menerima kritik. Wariskanlah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada generasi penerus, sehingga bahasa Indonesia menjadi bahasa yang satu, baku, dan cendekia.   Kata kunci: kesalahan bahasa Indonesia, struktur, dan diksi
Penggunaan Media Drama Komedi Opera Van Java untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Siswa Kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada Nopianti, Luh
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.992

Abstract

Penggunaan Media Drama Komedi Opera Van Java untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Siswa Kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada oleh Ni Luh Nopianti NIM 0912011038 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan menggunakan media drama komedi OVJ yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam penulisan naskah, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan menggunakan media drama komedi OVJ. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa 1 dan guru yang mengajar di kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada pada semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa terhadap penggunaan video drama komedi OVJ. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas melalui dua siklus. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media drama komedi OVJ dapat (1) meningkatkan hasil belajar menulis naskah drama siswa, ditandai dengan perolehan skor rata-rata menulis naskah drama siswa 69,70 pada siklus I dan meningkat menjadi 77,15 pada siklus II, (2) menumbuhkan respons positif siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama, dan (3) ada beberapa langkah yang dapat ditempuh guru untuk meningkatlkan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama. Kata kunci : media drama komedi OVJ, menulis, naskah drama
PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 UBUD SEBAGAI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL Widiari, Ari
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.989

Abstract

PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 UBUD SEBAGAI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL oleh Ni Wayan Ari Widiari, NIM 0912011022 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) model pembelajaran, (2) langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi, dan (3) kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi di SMA Negeri 1 Ubud. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X1 dan kelas X4 SMA Negeri 1 Ubud dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X1 dan kelas X4. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan empat metode (1) observasi, (2) dokumentasi, (3) wawancara dan (4) tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian dalam pemebalajaran menulis karangan argumentasi menunjukkan bahwa (1) Guru memadukan dua model pembelajaran dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi yakni, (a) model pembelajaran inquiri, (b) model pembelajaran kooperatif. (2) Langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan oleh guru sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan menengah yang menyatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Selain itu langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan oleh guru juga sudah sesuai dengan sintak model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. (3) Berdasarkan tes esai yang dilakukan guru diketahui bahwa nilai rata-rata kelas X1 (76.75) dengan katagori baik sedangkan nilai rata-rata kelas X4 (71,34) dengan katagori cukup. Oleh sebab itu, guru diharapkan mampu menentukan model dan langkah-langkah pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakteristik peserta didik, sehingga akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.       Kata kunci : pembelajaran menulis, argumentasi, RSBI

Page 1 of 1 | Total Record : 6