cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research
ISSN : -     EISSN : 2503331x     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Pharmaceutical Science And Clinical Research (e-ISSN 2503-331x) offers a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to pharmaceutical science and clinical research. Scientific articles dealing with natural products, pharmaceutical science-industry and clinical research, etc. are particularly welcome. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries pharmaceutical science and clinical research including: bioactive products, chemotaxonomy, chemistry, ecological biochemistry, metabolism, pharmacy management, pharmacoeconomics, pharmacoepidemiology, clinical pharmacy, community pharmacy, pharmaceutical social and pharmaceutical industry.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 7 Documents clear
Evaluasi Ketepatan Obat dan Dosis Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien Anak Di Instalasi Rawat Jalan RSUDDr. Moewardi Surakarta Periode 2016-2017 Sawitri Avica Pradani; Wisnu Kundarto
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.801 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.22200

Abstract

TB anak adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis pada usia 0-14 tahun. Adanya kesulitan dalam aspek diagnosis TB anak seringkali menimbulkan terjadinya over diagnosis dan over treatment. Penggunaan OAT pada pasien anak di Surakarta belum memenuhi ketepatan dosis 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan OAT pada anak di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Moewardi meliputi tepat obat, dan dosis. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Populasi terjangkau pada penelitian ini yaitu pasien TB anak usia 0–14 tahun di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Moewardi pada periode Januari 2016 – Desember 2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik consecutive sampling. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu pasien yang baru terdiagnosis TB dengan atau tanpa penyakit penyerta lain, mendapat terapi TB minimal 6 bulan, dan memiliki kelengkapan data rekam medik. Analisis data dilakukan dengan metode analisa deskriptif untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien TB anak, pola dan evaluasi penggunaan OAT yang disajikan dalam bentuk persentase. Analisis ketepatan penggunaan obat dan dosis berpedoman pada Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis 2014. Penelitian ini melibatkan 21 pasien dengan didiagnosis TB Paru 16 pasein dan TB ekstra paru 5 pasien. Dari total pasien, 11 pasien tanpa penyerta, dan 10 pasien memiliki penyakit penyerta. HIV merupakan penyakit penyerta terbanyak yang diderita pasien. Ketepatan obat pada semua fase pengobatan 100% dan ketidaktepatan dosis sebanyak 5,3% yaitu mengalami subdosis pada fase pengobatan intensif. Berdasarkan hasil penelitian perlu dilakukan penelitian lebih lanjut secara prospektif tentang monitoring efek samping obat.
Optimasi Kombinasi Pati Umbi Gembili (Dioscorea esculenta (Lour.) Burk) dan Pati Umbi Ganyong (Canna edulis Ker.) Sebagai Bahan Pengisi Tablet Ibuprofen dengan Metode Simplex Lattice Design Nailul Maghfiroh; Dian Eka Ermawati; Sholichah Rohmani
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.727 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.22304

Abstract

Pati umbi gembili dan ganyong merupakan bahan pangan yang belum banyak pemanfaatannya dalam bidang farmasi terutama sebagai bahan pengisi tablet. Tablet masih populer sebagi sistem penghantaran obat di masyarakat. Penggunaan pati umbi, sebagai bahan pengisi memberikan gagasan baru dan diharapkan dapat mengurangi efek samping ibuprofen pada lambung, yang biasanya dikonsumsi bersamaan dengan makanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proporsi kombinasi optimum campuran pati gembili-ganyong yang menghasilkan sifat fisik granul, tablet dan disolusi sesuai persyaratan tablet yang baik. Optimasi proporsi pati gembili-ganyong menggunakan metode Simplex Lattice Design dengan Software Design Expert. Tablet ibuprofen dibuat dengan metode granulasi basah dalam 8 formula dari SLD dengan respon stabilitas fisik : waktu alir, keseragaman bobot, dan waktu hancur. Formula dengan respon tertinggi merupakan formula optimum. Hasil pengujian formula optimum dengan hasil prediksi SLD dilakukan uji statistika menggunakan analisa statistika uji-t, selanjutnya dilakukan uji disolusi. Hasil optimasi menunjukkan nilai perbandingan pati umbi gembili-ganyong yang optimum adalah 82,11% : 17,89%. Hasil analisa statistika uji-t dari formula optimum dengan formula prediksi SLD tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai p-value > 0,05. Hasil sifat fisik formula optimum ibuprofen meliputi; waktu alir sebesar 4,92 detik ± 0,46 dan sudut diam 26,960 ± 1,35; keseragaman tablet 501,72 mg ± 2,29; kekerasan 7,45 Kg ± 0,38; kerapuhan 0,81% ± 0,01; waktu hancur 9,16 menit ± 0,75; kadar zat aktif tablet 92,49%-105,76% dan uji disolusi dengan nilai DE% sebesar 78,25%.
Uji Aktivitas Antioksidan Ektrak Ethanol Daun Family Solanum Menggunakan Metode Reduksi Radikal Bebas DPPH Anif Nur Antarti; Renita Lisnasari
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.322 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.15378

Abstract

Antioksidan adalah zat yang menghambat atau mencegah kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas. Buah yang berasal dari tanaman yang termasuk dalam Solanum Family memiliki potensi sebagai antioksidan, namun aktivitas antioksidan pada bagian daun tidak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman aktivitas antioksidan pada daun Solanum Family yaitu daun ciplukan (Physalisan gulata L.), daun takokak (Solanumtorvum Swartz) dan daun tomat (Solanum lycopersicum L.). Parameter aktivitas antioksidan diukur dengan nilai IC50. Metode Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun ciplukan, daun takokak dan daun tomat diekstraksi dengan etanol 70% dengan metode perkolasi. Pengujian aktivitas antioksidan dengan DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl). Identifikasi kandungan fitokimia dan uji aktivitas antioksidan secara kualitatif dengan kromatografi lapis tipis (KLT). Aktivitas antioksidan uji kuantitatif dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 515 nm dengan perbandingan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun Solanum Family mengandung flavonoid, saponin, dan polifenol. Nilai IC50 daun ciplukan adalah 59,73 ± 0,24 ppm (aktivitas antioksidan kuat) daun tomat 80,79 ± 0,27 ppm (aktivitas antioksidan kuat), daun takokak 107,42 ± 0,43 ppm (aktivitas antioksidan sedang), injeksi vitamin C sebagai kontrol positif meiliki nilai IC502,89 ± 0,20 ppm (aktivitas antioksidan sangat kuat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari daun Solanum Family menghasilkan aktivitas antioksidan. Penelitian farmakologi lebih lanjut dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan daun Solanum Family. 
Pengaruh Gel Kombinasi Ekstrak Kulit Semangka ( Citrullus Lanatus( Thunb.)) Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci Yosephine Vania Prima Aryati; Iwan Setiawan; Nofi Risa Ariani; Diah Dwi Hastuti
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.996 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.22534

Abstract

Luka bakar disebabkan karena kerusakan atau kehilangan jaringan akibat kontak dengan sumber panas. Pengobatan luka bakar dilakukan dengan mengembalikan fungsi dan bentuk jaringan kulit kembali. Penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan luka bakar meningkat karena minimnya efek samping yang ditimbulkan. Kulit semangka (Citrullus lanatus (Thunb.)) mempunyai kandungan alkaloid berupa sitrulin yang berperan dalam proses penyembuhan luka serta kulit manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki kandungan flavonoid berupa xanton  yang memiliki efek anti inflamasi dengan memicu pembentukan kolagen yang berperan penting dalam pemeliharaan struktur dan penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh gel kombinasi ekstrak kulit semangka dan kulit manggis yang memiliki efek antiinflamasi pada luka bakar yang terdapat pada punggung kelinci serta kontrol kualitas sediaan gel yang dibuat. Pengujian mutu fisik gel yang dilakukan meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, daya lekat, daya sebar, daya proteksi dan aseptabilitas pada penyimpanan hari ke-0 sampai hari ke-28. Uji aktivitas gel dilakukan pada 7 ekor kelinci yang dibagi dalam 7 kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif, KS (100), KM (100), KSKM(25:75), KSKM (50:50), KSKM (75:25). Setiap kelinci dibuat luka bakar menggunakan lempeng logam panas berdiameter 2 cm. Pengukuran diameter luka dilakukan selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel kombinasi ekstrak kulit semangka dan kulit manggis dapat menurunkan diameter luka bakar. Formula efektif yaitu formula KSKM 75:25 dengan rata-rata diameter 1,29 cm.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Karika (Vasconcellea pubescens A.DC.) Terhadap Nilai SGPT dan SGOT pada Tikus Jantan yang Diinduksi Paracetamol Heru Sasongko; Sugiyarto Sugiyarto
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.961 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.21796

Abstract

Parasetamol merupakan salah satu antipiretik yang sudah terbukti bisa menyebabkan kerusakan hati pada penggunaan dosis toksik. Kenaikan nilai SGPT (Serum Glutamat Piruvat Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase) merupakan salah satu parameter adanya gangguan fungsi hati. Pemberian suatu antioksidan dilaporkan berpengaruh terhadap proteksi kerusakan fungsi hati.  Daun karika (Vasconcellea pubescens A.DC.) pada penelitian sebelumnya telah diketahui dapat berperan sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun karika terhadap nilai SGPT dan SGOT pada model tikus yang diinduksi parasetamol. Pengujian dilakukan selama 9 hari terhadap 30 ekor tikus jantan galur Sprague Dawley (150-200 g, 2-3 bulan)  yang diacak menjadi 6 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol normal, kelompok II diberi CMC Na 0,5% (p.o) sebagai kontrol negatif, kelompok III diberi silimarin dosis 100 mg/kgBB (p.o) sebagai kontrol positif, dan kelompok IV-VI diberi ekstrak etanol daun karika dengan dosis 60, 120, dan 240 mg/kgBB (p.o). Induksi parasetamol dosis 2 g/kg BB dilakukan pada hari ke-7. Serum darah diambil pada hari ke-9 untuk diukur kadar SGPT dan SGOT. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun karika mulai dosis 60 mg/kgBB dapat menurunkan kadar SGPT dengan kadar 240,846 ± 11,15 U/I (p<0,05) dan SGOT dengan kadar 742,632 ± 68,81 U/I (p<0,05). Semua dosis ekstrak mampu menurunkan kadar SGPT dan SGOT secara signifikan bila dibandingkan dengan kontrol negatif. Pemberian ekstrak etanol daun karika berpengaruh pada penurunan kadar SGPT dan SGOT pada tikus jantan galur Sprague Dawley yang diinduksi parasetamol.
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Katang-Katang (Ipomoea Pescaprae. L) dari Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat Andayani, Dahlia; Nugrahani, Rizki
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.621 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.21924

Abstract

Katang-katang (Ipomoea Pescaprae L.) merupakan jenis tanaman merambat yang biasa digunakan oleh masyarakat suku sasak sebagai obat tradisional untuk mengobati sengatan ubur-ubur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan daun katang-katang dari pantai tanjung karang lombok sehingga dapat dikembangkan menjadi obat herbal yang berkhasiat sebagai antiinflamasi dan aman dikonsumsi jangka panjang. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif dan aktivitas antioksidan in vitro ekstrak etanol daun katang-katang menggunakan Metode DPPH dengan vitamin C sebagai pembanding. Ekstrak etanol daun katang katang dibuat dalam bebarapa konsentrasi yaitu 10, 50, 100, 150, 200 dan 250 µg/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun katang katang dari pulau lombok mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin. Persen penghambatan radikal bebas meningkat sesuai dengan peningkatan konsentrasi yaitu konsentrasi 10 µg/ml memiliki persen penghambatan terendah sebesar 28,02% dan konsentrasi 250 µg/ml memiliki persen perhambata tertinggi 91,30%. Ekstrak etanol daun katang katang mampu menghambat radikal bebas dengan nilai IC50 46,774 Hasil ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat tetapi masih lebih rendah dari vitamin C yang memiliki IC50 sebesar -0,29.
Analisis Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Instalasi Farmasi Rumah Sakit UNS Niken Kusuma Astuti; Wisnu Kundarto
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.513 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v3i2.22162

Abstract

Rumah sakit UNS merupakan rumah sakit pendidikan milik UNS yang juga memberikan pelayanan untuk pasien BPJS. Belum ada penelitian terkait kepuasan pasien BPJS rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di rumah sakit tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui profil tingkat kepuasan dan prioritas perbaikan yang perlu dilakukan di instalasi farmasi rumah sakit UNS terhadap pelayanan kefarmasian pada pasien BPJS rawat jalan. Penelitian ini termasuk non-eksperimental bersifat deskriptif menggunakan kuesioner. Responden dipilih dengan teknik convenience sampling. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien dan evaluasi pelayanan digunakan metode SERVQUAL. Sedangkan, untuk mengetahui prioritas perbaikan dilakukan analisis dengan Customer Window Quadrant. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan pada dimensi tangible, reliability, assurance, responsiveness, dan empati berturut-turut sebesar  94,24%, 94,80%, 91,11%, 95,70%, dan 93,96%. Sedangkan, prioritas utama yang perlu dilakukan IFRS UNS yaitu kecepatan pelayanan kefarmasian, dan pemberian informasi mengenai obat secara lebih mendetail.

Page 1 of 1 | Total Record : 7