cover
Contact Name
Made Aristia Prayudi
Contact Email
prayudi.acc@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prayudi.acc@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika
ISSN : 20893310     EISSN : 25992651     DOI : -
Jurnal Ilmiah Akutansi dan Humanikan Undiksha adalah jurnal ilmiah bertujuan untuk mempublikasikan artikel-artikel kajian empiris dan teoritis dalam bidang akutansi. Redaksi menerima artikel dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang tidak dikirimkan atau telah dipublikasikan dalam jurnal lain. Penentuan artikel yang dimuat ditentukan oleh hasil review penyunting ahli. Jurnal ini terbit 3 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 738 Documents
PENGARUH PEMANFAATAN INTERMEDIA DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI PENGANTAR I Trisna Herawati, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 3, No 1: EDISI DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v3i1.2162

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan intermedia antara mahasiswa yang memiliki AQ tinggi dan AQ rendah terhadap hasil belajar Akuntansi Pengantar 1. Penelitian  kuasi eksperimen ini menggunakan post test only control group design dengan analisis data menggunakan ANOVA faktorial 2x2. Hasil penelitian menunjukkan Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar akuntansi pengantar 1 antara kelompok mahasiswa yang dibelajarkan dengan memanfaatkan intermedia dan kelompok mahasiswa yang dibelajarkan secara konvensional. Kelompok mahasiswa yang dibelajarkan dengan memanfaatkan intermedia hasil belajarnya lebih baik daripada kelompok yang tidak memanfaatkan intermedia. Kedua, terdapat perbedaan hasi belajar akuntansi pengantar antara mahasiswa yang memiliki AQ tinggi dan kelompok mahasiswa yang memiliki AQ rendah. Mahasiswa yan memiliki AQ tinggi lebih unggul daripada mahasiswa dengan AQ rendah. Ketiga, terdapat interaksi antara pemanfaatan intermedia dan Adversity Quotient (AQ) terhadap hasil belajar akuntansi pengantar 1. Kata Kunci: Intermedia, Adversity Quotient, Hasil Belajar   ABSTRACT This study aimed to assess the effect of the use of intermedia between students with high and low AQ AQ on learning outcomes of Accounting Introduction 1. This quasi-experimental study using a post -test only control group design to data analysis using 2x2 factorial ANOVA. The results showed Firstly, there are differences in learning outcomes between student groups who learned with utilizing intermedia and student groups that learned conventionally. Student group that learned with intermedia had learning outcomes better than the group who did not take advantage of intermedia. Second, there is a difference between students learning goal should have a high AQ and AQ groups of students who had low. Students have a high AQ yan superior than students with low AQ. Third, there was an interaction between the use of intermedia and Adversity Quotient ( AQ ) to the introduction of accounting learning outcomes 1   Key Words: Intermedia, Adversity Quotient, Learning Outcomes
Peranan Kearifan Budaya Lokal Pada Gelahang untuk Mewujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Upacara Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa Adat Tunju Dewi, Putu Lusiana; Atmadja, Anantawikrama Tungga
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v10i2.24838

Abstract

This research has a purpose: (1) the source of funds for the ngenteg linggih lan ngusaba desa ritual in the Tunju village, (2) accountability of financial management of the ngenteg linggih lan ngusaba desa ritual in the Tunju village, and (3) the role of local cultural wisdom pada gelahang for realizing accountability of financial management ngenteg linggih and ngusaba desa ritual in the Tunju village. Data collection techniques are carried out by conducting observations, interviews and documentation studies. The result show that (1) the source of funds for the ngenteg linggih lan ngusaba desa ritual fund came from dana peturunan, special financial assistance, dana punia, sesari and the sale of t-shirts and pekir as well as the proceeds from the sale of t-shirt and pekir, (2) the process of financial management of ngenteg linggih lan ngusaba desa ritual through the three stages are planning, implementation and evaluation in which there is accountability from the commmite, (3) the role of local cultural wisdom pada gelahang able togetherness, a sense of mutual ownership, mutual trust and strong integration between prajuru desa, commite and village manners in accountability for financial management of ngenteg linggih lan ngusaba desa ritual in the Tunju village.
DAMPAK PENERIMAAN DAERAH PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN BERBASIS UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2009 Shaleh Asyhab, Khairul
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 3, No 2: EDISI JUNI 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v3i2.4054

Abstract

ABSTRAK Pengalihan pajak bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan, dan Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan merupakan upaya pemerintah pusat diharapkan dapat meningkatkan penerimaan daerah sekaligus meningkatkan kemandirian pemerintah daerah kabupaten dan kota dalam menyelenggarakan roda pemerintahan daerah serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Lambatnya jumlah daerah menerima pelimpahan PBB-P2 khususnya untuk daerah kabupaten salah satunya disebabkan oleh bias dari undang-undang pajak daerah dan retribusi daerah yang terbaru yaitu undang-undang ini lebih menguntungkan wilayah perkotaan dibandingkan dengan wilayah kabupaten (pedesaan) hal ini nampak dari potensi penerimaan PBB-P2 yang diperoleh wilayah perkotaan lebih besar. Sementara pada sisi biaya pungut PBB-P2 (pedesaan) kurang efisien. Penelitian ini menggunakan data sekunder penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan tahun 2013  dari 88 Kab dan kota( 44 Kota dan 44 Kabupaten)  yang tersebar di seluruh indonesia. Data diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan pusat dan daerah Hipotesa Terdapat perbedaan jumlah  penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan bagi pemerintah kota versus pemerintah kabupaten. tabel independent sample test menunjukkan bahwa F hutung levene test sebesar 7.726 dengan propbabilitas 0.32, karena probabilitas > 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa memiliki variance yang berbeda. Atau dengan kata lain  bahwa penerimaan pajak bumi dan bangunan bagi pemerintah kota dan pemerintah daerah memiliki perbedaan perbedaan penerimaan secara signifikan. Kata Kunci : Pajak Bumi dan Bangunan, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota ABSTRACT The transfer of land and buildings tax in rural and urban areas, and tariff acquisition of land and building is an effort by the central government is expected to increase local revenues while increasing the independence of local government district and city in running wheels of local government and provide services to the community. The delay in the number of areas receiving the delegation of the PBB-P2 in particular to one of the district due to the bias of local tax laws and the latest levies legislation is more profitable in urban areas compared to the district (rural) it appears from the potential revenues PBB - P2 obtained larger than urban areas. While at the PBB-P2 collection costs (rural) are less efficient. This study uses secondary data land and building tax receipt in 2013 of the 88 districts and city (44 cities and 44 districts) are scattered throughout Indonesia. Data are obtained from the Directorate General of National and Local Balance. Hypothetically, there are differences in the amount of land and building tax receipts for the city government versus local government. The table of independent sample test shows that F count Levene test for 7726 with probability 0:32, because the probability of  >  0.05 then it can be concluded that it has a different variance. Or in other words, that the land and building tax receipts for the city government and local governments have significantly different acceptance. Keywords: Land and Building Tax, District Government, City Government
Mekanisme Corporate Governance, Manajemen Laba Dan Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di BEI) Setiyarini, .; Purwanti, Lilik
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 1, No 1: EDISI DESEMBER 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v1i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh mekanisme corporategovernance terhadap manajemen laba dan kinerja perusahaan, dan pengaruh manajemenlaba terhadap kinerja perusahaan. Mekanisme corporate governance diukur dengankepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan komiteaudit. Manajemen laba diukur dengan menggunakan akrual diskresioner dari model Jonesyang dimodifikasi dan kinerja perusahaan dengan Tobin Q. Populasi dalam penelitian iniadalah perusahaan yang tercatat di BEI pada periode 2006-2008 dengan jumlah sampelsebanyak 61 perusahaan. Metode analisis data adalah analisis jalur. Hasil membuktikanbahwa kepemilikan manajerial, komite audit dan dewan komisaris independen berpengaruhsignifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan institusional tidakberpengaruh. Penelitian ini juga membuktikan bahwa kepemilikan institusional dan dewankomisaris independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkankepemilikan manajerial dan komite audit tidak berpengaruh. Manajemen laba terbuktiberpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan.Kata kunci: kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dewan komisarisindependen, komite audit, manajemen laba, kinerja perusahaan.
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL, AKUNTABILITAS DAN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA PALANGKARAYA Manurung, Daniel T.H.
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 2, No 1: EDISI DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v2i1.549

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh desentralisasi fiskal, akuntabilitas dan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah baik secara finansial maupun non finansial. Pada penelitian ini setiap SKPD mampu memberikan suatu pelayanan kepada publik secara efektif dan efisien sehingga dapat memberikan kontribusi atas peningkatan pendapatan di setiap SKPD baik dari aspek pajak maupun retribusi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian penjelasan (Explanatory Research) yang berguna untuk menganalisa bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel lainnya melalui pengujian hipotesis. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software Partial Least Square (PLS). Data penelitian adalah data primer yang diperoleh langsung dengan membagikan kuesioner. Data yang diambil dengan menggunakan sensus pada 35 Kepala SKPD di Kota Palangka Raya. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh desentralisasi fiskal terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah. Ini berarti dengan meningkatnya pemahaman dari desentralisasi fiskal akan dapat meningkatkan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah. Dalam hal pelaksanaan akuntabilitas sendiri sudah menunjukkan hasil yang cukup baik dan berpengaruh terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah. Dalam hal sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan semakin meningkatnya pelaksanaan sistem pengendalian manajemen maka akan meningkat juga kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah di kota Palangka Raya. Kata Kunci : Desentralisasi Fiskal, Akuntabilitas, Sistem Pengendalian Manajemen, Kinerja SKPD   Abstract The purpose of this study was to examine the influence of fiscal Decentralization, Accountability and Management Control Systems on Performance SKPD both Financially and non Financially. In this study SKPD able to provide a service to the publik effectively and efficiently so that can contribute to the increase in revenue in every aspect SKPD both taxes and levies. This type of research uses a quantitative approach to the explanation of the study (Explanatory Research) which is useful for analyzing how a variable affects other variables through hypothesis testing. The analytical method used is multiple linear regression using the software Partial Least Square (PLS). The research data is primary data obtained directly by distributing questionnaires. Data taken using the census on 35 head SKPD Palangkaraya City. The results of this study, it can be concluded that the influence of fiscal decentralization on the performance SKPD. This means that with increased understanding of fiscal decentralization will improve the performance of SKPD. In terms of implementation of accountability itself has shown good results and affect the performance of SKPD. In terms of management control systems and a significant positive effect on performance SKPD with the increasing implementation of the management control system will also increase the performance of regional work units in the Palangkaraya city. Keywords: Fiscal Decentralization, Accountability, Management Control Systems, Performance SKPD
PENGARUH TINGKAT PERPUTARAN KAS, STRUKTUR FINANSIAL DAN TINGKAT KREDIT YANG DISALURKAN TERHADAP RENTABILITAS EKONOMIS PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI KOTA DENPASAR PERIODE 2010 - 2011 Erlina Wati, Ni Wayan Alit
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 2, No 2: EDISI JUNI 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v2i2.1675

Abstract

ABSTRAK Otonomi daerah memberikan ruang bagi perekonomian nasional semakin maju dan mendorong semangat setiap daerah untuk dapat meningkatkan ekonomi dan mengembangkan usaha di pedesaan, khususnya dalam membantu penyediaan dana atau modal untuk masing-masing usaha yang ada di pedesaan. Pendirian LPD merupakan salah satu kebijakan strategis yang dapat menjangkau kelompok masyarakat pedesaan yang bertujuan membantu masyarakat desa dalam pemupukan modal untuk dikembangkan dalam meningkatkan usaha ekonomi di pedesaan. Rentabilitas ekonomis LPD dapat dilihat dari kemampuan  manajemen mengatur, mengelola tingkat perputaran kas, struktur finansial dan tingkat kredit yang disalurkan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat perputaran kas, struktur finansial dan tingkat kredit yang disalurkan secara simultan dan parsial terhadap rentabilitas ekonomis pada LPD di Kota Denpasar periode 2010-2011. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, uji F, uji t dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa model regresi datanya berdistribusi normal, tidak terdapat gejala multikolinearitas, tidak ada autokorelasi dan tidak terdapat heteroskedastisitas. Dari uji F diketahui bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yaitu tingkat perputaran kas, struktur finansial dan tingkat kredit yang disalurkan memiliki pengaruh serempak yang signifikan terhadap rentabilitas ekonomis. Rentabilitas ekonomis dipengaruhi oleh tingkat perputaran kas, struktur finansial (debt to equity ratio) dan kredit yang disalurkan (loan to deposit ratio) sebesar 74 persen, sedangkan sisanya sebesar 26 persen dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dari uji t dapat diperoleh bahwa tingkat perputaran kas berpengaruh signifikan positif berarti H0 ditolak dan H2 diterima yaitu tingkat perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap rentabilitas ekonomis pada LPD di Kota Denpasar selama periode 2010-2011, struktur finansial berpengaruh signifikan negatif berarti H0 ditolak dan H3 diterima yaitu yaitu struktur finansial berpengaruh signifikan terhadap rentabilitas ekonomis pada LPD di Kota Denpasar selama periode 2010-2011, tingkat kredit yang disalurkan berpengaruh signifikan positif yang berarti H0 ditolak dan H4 diterima yaitu tingkat kredit yang disalurkan berpengaruh signifikan terhadap rentabilitas ekonomis pada LPD di Kota Denpasar selama periode 2010 – 2011. Kata kunci : Tingkat Perputaran Kas, Struktur Finansial (debt to equity ratio), Tingkat Kredit Yang Disalurkan(loan to deposit ratio) dan Rentabilitas Ekonomis. ABSTRACT Regional autonomy make space for more advanced national economies and encouraging each region to increase economic and business development in rural areas, particularly in assisting the provision of funds or capital for their respective businesses in the countryside. LPD establishment is one of the strategic policies that can reach rural communities that aims to help people in the village to capital accumulation in promoting economic development in the countryside. LPD economic profitability can be seen from the ability of management to set, manage cash turnover, financial structure and the level of loans extended to people. This Research is determine to test the effect of the level of cash flows, financial structure and the level of outstanding loans simultaneously and partially on the economic profitability LPD in Denpasar 2010-2011 period. Data analysis technique used is the classic assumption test, F test, t test and linear regression analysis. Based on the analysis, it can be seen that the data are normally distributed regression model, there are no symptoms of multicollinearity, no autocorrelation and no heteroscedasticity. Of the F test is known that H0 is rejected and H1 is accepted that the level of cash flows, financial structure and the lending rate has a significant impact on profitability simultaneously economical. Economic profitability is affected by the level of cash flows, debt to equity ratio and loan-to-deposit ratio by 74 percent, while the remaining 26 percent is influenced by other variables outside of this study. T-test can be obtained from the test that the turnover rate of significant positive cash means H0 is rejected and H2 is accepted that the level of cash flows significantly influence the economic profitability of the LPD in Denpasar during the period 2010 -2011, the financial structure of a significant negative effect means that H0 is rejected and H3 received the the financial structure significantly influence the economic profitability of the LPD in Denpasar during the period 2010 - 2011, the level of outstanding loans significantly positive which means H0 is rejected and H4 is accepted that the level of lending significantly influence the economic profitability of the LPD in Denpasar during the period from 2010 to 2011. Keywords: Cash Turnover Rate, Financial Structure (debt to equity ratio), Loan Deposit Ratio (LDR) and the Economic Profitability.
ELING: SEBAGAI EPISTEMOLOGI EROTIK UNTUK MENGKONSTRUKSI PENGETAHUAN AKUNTANSI Halim, Moh.
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 3, No 2: EDISI JUNI 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v3i2.4049

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari tulisan ini ialah untuk memperkenalkan sebuah epistemologi erotik (alternatif) sebagai penambahan wawasan baru dalam membangun ilmu pengetahuan, khususnya akuntansi sebagai sebuah disiplin. Kehadiran epistemologi erotik ini diharapkan dapat mengatasi kelemahan epistemologi positivisme yang sebelumnya banyak digunakan untuk membangun ilmu pengetahuan akuntansi. Selain itu, para peneliti akuntansi yang menggunakan epistemologi erotik dapat menjadi diri (self) yang selalu jatuh hati (bahkan sampai gandrung dan mabuk kepayang) kepada Sang Kekasih, sehingga diri (self) selalu tercerahkan, terbebaskan dan, terlenyapkan dari belenggu pikirannya. Peningkatan kualitas diri (self) yang sudah mencapai pada kemabukan kepada Sang Kekasih diperoleh dengan menggunakan Emancipating, Losing, Infatuating, Nearing to God (ELING) sebagai meditasi mengenal diri (self), dan sebagai epistemologi alternatif dalam penelitian akuntansi. Pengetahuan akuntansi yang diperoleh dari epistemologi erotik (ELING) ialah pengetahuan yang penuh “kasih sayang” bagi alam semesta, sehingga membawa keselamatan bagi “semua”, dan dapat menciptakan realitas sosial, lingkungan, alam, dan bahkan dalam diri (esoteric self) yang sadar akan kasih sayangNya. Kata kunci: Emancipating, losing, infatuating, nearing to God, epistemologi erotik, akuntansi, dan “pengetahuan kasih sayang”. ABSTRACT The purpose of this paper is to introduce an erotic epistemology (alternate) as the addition of new insights in building science, especially accounting as a discipline. The presence of erotic epistemology is expected to overcome the weakness of the epistemology of positivism were previously widely used to build the science of accounting. In addition, accounting researchers who use erotic epistemology can be self-(self) which always fall in love (even infatuated and intoxicated) to the Beloved, so that the self (self) always enlightened, liberated and, terlenyapkan from the shackles of his mind. Improving the quality of self (self) who had reached on drunkenness to the Beloved obtained using emancipating, Losing, Infatuating, Nearing to God (ELING) as meditation know myself (self), and as an alternative epistemology in accounting research. Accounting knowledge gained from epistemology erotic (ELING) is full of knowledge "affection" for the universe, so bring salvation to "all", and could create a social reality, environment, nature, and even the self (esoteric self) conscious would affections. Keywords: emancipating, losing, infatuating, nearing to God, epistemology erotic, accounting, and "love of knowledge".
Pengaruh Konservatisme Akuntansi, Alokasi Pajak Antar Periode, dan Investment Opportunity Set terhadap Kualitas Laba Ayem, Sri; Lori, Elisabeth Elen
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v10i2.25438

Abstract

This study aimed to determine: (1) the background of the purpose of this study is to determine the influence of conservatism accounting, inter-period tax allocations, and investment opportunity set on earning quality. The study used a sample of manufacturing companies listed on Indonesian Stock Exchange (IDX) during the 2016-2018 period. The number of samples used in this study were 18 companies with 3-year observations using purposive sampling method. Data processing using SPSS version 22 with multiple linear regression. The results showed that conservatism accounting and investment opportunity set had a positive effect on earning quality, while inter-period tax allocations is not effect on eaning quality.
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN BOKOR ALUMINIUM DI DESA MENYALI KABUPATEN BULELENG BALI Dewa Kadek Darmada, Diota Prameswari Vijaya
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 4, No 1: EDISI DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v4i1.4602

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian pada industri kerajinan bokor aluminium di Desa Menyali, yaitu untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dalam membuat rumusan strategi pengembangan pada daerah tersebut. Data dalam penelitian ini dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu Tahap I sebagai tahap input data dengan Matriks EFE dan IFE, Tahap II sebagai tahap pencocokan menggunakan Matriks SWOT dan Grand Strategy, dan Tahap III pembuatan rumusan strategi pengembangan dari kerajinan bokor aluminuim di Desa Menyali ini. Sample yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 43 unit usaha binaan Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian dan 12 unit usaha kerajinan rumahan. Hasil penelitian menunjukan faktor internal berupa kekuatan (strength) dari industri kerajinan bokor aluminium di Desa Menyali ini didominasi oleh tingkat keuntungan yang cukup besar, pangsa pasar luas dan keterampilan para pengerajin, sedangkan yang menjadi kelemahan (weakness) dari industri ini adalah kesulitan dana, kurangnya promosi, kepedulian pemerintah rendah dan manajemennya juga rendah sehingga hal ini menyebabkan kapasitas produksi juga rendah. Untuk faktor eksternalnya, mencangkup peluang (opportunity) dari industri kerajinan bokor aluminum ini adalah kemungkinan ada bantuan dari pemerintah, kerjasama dengan pihak lain dan bisa dijadikan komoditi unggulan daerah, sedangkan ancaman (threats) dari industri ini adalah kondisi topografi daerah, kurangnya daya beli masyarakat dan kurangnya apresiasi pemerintah terhadap karya seni. Rumusan strategi pengembangan kerajinan bokor aluminuim di Desa Menyali ini mencangkup, melakukan diversifikasi produk secara konsetrik, pengembangan pangsa pasar, kerja sama penggabungan usaha antar unit-unit sejenis dalam membentuk sentra industri kerajinan dan peningkatan peran pemerintah. Kata Kunci: SWOT, Strategi Pengembangan, Industri Kerajinan Bokor Aluminium ABSTRACT The purpose of the study of the craft industry in the aluminum bowl Menyali village are known the internal and external factors in making the formulation of development strategies.  1407 The data that use in this analysis through three phases, namely Phase I as a data input stage with EFE and IFE Matrix, Phase II as phase matching using SWOT matrix and Grand Strategy, and Phase III development strategy formulation manufacture of craft bowl Menyali aluminuim in this village. Sample of this study are 43 unit assisted the Department of Trade and Industry, Cooperatives and 12 home-based craft business unit, showing the internal factors such as strength (strength) of the handicraft industry in the aluminum bowl Menyali village is dominated by a large enough profit level, broad market share and the skills of the craftsmen, while weakness (weakness) of this industry is the lack of funding, lack of promotion, low government awareness and management is also low and this makes the production capacity is also low. For external factors, covers the chance (opportunity) of this aluminum bowl craft industry is the possibility of assistance from the government, in cooperation with other parties and can be used as commodities in the regions, while threats (threats) of this industry is the topographical conditions of the area, the lack of purchasing power and the government's lack of appreciation of the artwork. Formulation of development strategies in the village craft bowl aluminuim this Menyali covers, konsetrik diversifying products, development of market share, cooperation merger between similar units in shaping the industrial centers of craft and increase the role of government. Keywords: SWOT, Development Strategies, Craft Industry on the Aluminium Bowl Menyali Village
THE EFFECT OF LIQUIDITY, SOLVENCY, AND PROFITABILITY ON INVESTMENT OPPORTUNITY SET Nika, I Wayan; Mahaputra, I Nyoman Kusuma
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 1, No 2: EDISI JUNI 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v1i2.320

Abstract

Penentuan investasi tentunya sangat mempengaruhi aliran kas perusahaan. Salahsatu parameter penting yang digunakan untuk menentukan investasi di masa yang akandatang yaitu menggunakan Investment Opportunity Set (IOS) yang menunjukan nilaiperusahaan. IOS merupakan kesempatan investasi dalam bentuk kombinasi aktiva yangdimiliki dengan pilihan pertumbuhan investasi pada masa yang akan datang. Adanyapengaruh dari berbagai rasio-rasio keuangan dalam penentuan kesempatan berinvestasiperusahaan merupakan suatu hal yang penting untuk diteliti. Selain itu penelitian ini belumbanyak dilakukan di Indonesia sehingga topik ini masih menarik untuk diteliti lebih lanjut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rasio keuangan yaitu rasiolikuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas berpengaruh terhadap IOS. Sampelditentukan mengunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 56 perusahaanmanufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2010. Teknik analisis datayang digunakan adalah uji regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasiolikuiditas berpengaruh terhadap variabel IOS dengan nilai signifikansi sebesar 0,044.Namun demikian, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak berpengaruh terhadap IOSdengan nilai signifikansi sebesar 0,873 dan 0,074. Hasil penelitian ini diharapkan dapatmemberikan kontribusi bagi para investor agar dapat memperoleh keuntungan melalui rasiokeuangan berupa rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas terhadap IOS.Kata kunci: likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, investasi