cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2022): May 2022" : 20 Documents clear
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran Teknik Pengolahan Audio dan Video dengan Metode Resitasi Purwanti, Isa
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.43917

Abstract

Hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran teknik pengolahan audio dan video kurang baik karena siswa tidak mau mendengarkan pelajaran yang diberikan oleh guru dan tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode resitasi. Model penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart 4 tahap diadopsi untuk mencapai tujuan ini. Responden yang berpartisipasi sebanyak 32 orang siswa yang berasal dari kelas XII Multimedia 1 SMK. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi keaktifan siswa, serta instrumen tes kognitif. Lembar observasi aktivitas guru menggunakan skala likert 4-point, lembar observasi aktivitas siswa menggunakan check list, dan tes kognitif berupa pilihan ganda. Seluruh data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari skor 67.2 (Cukup Baik) pada siklus 1, menjadi 74.2 (Cukup Baik) pada siklus 2. Aktivitas siswa meningkat dari skor 77.5 (Baik) pada siklus 1, menjadi 83.5 (Baik) pada siklus 2. Rata-rata kelas meningkat dari 84.2 (Sedang) menjadi 85.6 (Tinggi) pada siklus 2. Jumlah siswa yang mencapai ketuntasan pada akhir siklus mencapai 100%. Jadi, metode resitasi efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII Multimedia 1 SMK.
Soft Skill Oriented Project Based Learning Training Module in Center of Excellence Vocational High School Wardani, Mawaroh Ken; Iriani, Ade
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.44664

Abstract

Program pelatihan untuk guru-guru Bahasa Inggris yang dilaksanakan selama ini belum menyentuh esensinya dan belum memberikan bukti nyata. Hal itu dikarenakan belum adanya modul atau acuan yang digunakan oleh guru-guru dalam mengikuti pelatihan selama ini, Ditambah lagi tidak ada tindak lanjut dan evaluasi setelah pelaksanaan diklat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pelatihan model pembelajaran berbasis proyek berorientasi soft skill untuk guru Bahasa Inggris di SMK. Subjek penelitian adalah guru-guru Bahasa Inggris dari empat SMK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif-kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, test, observasi, dokumentasi, dan survey di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek sesuai dan bagus dilakukan dalam pengajaran Bahasa Inggris di SMK; materi diklat  Bahasa Inggris di SMK selama ini dilaksanakan secara bersamaan dengan mata pelajaran lain; materi diklat Bahasa Inggris  yang diberikan di SMK sebatas pemberian materi melalui powerpoint dari instruktur; modul pelatihan yang dikembangkan mendapatkan validasi dari 3 ahli memenuhi kriteria sangat valid (>80%). Hasil observasi pelaksanaan pelatihan dengan modul pelatihan mendapatkan hasil 84% berkategori baik. Tanggapan guru terhadap modul pelatihan sebesar 83,55% berkategori baik. Pelaksanaan pelatihan menggunakan modul menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru sebesar 86,6%. Modul Pelatihan yang dikembangkan terbukti sangat valid dan efektif untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Bahasa Inggris dalam pengajaran di kelas.
Peningkatan Prestasi Belajar PPKn dengan Optimalisasi Model Pembelajaran Inquiry pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rusmiati, Ni Made
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang menunjukkan bahwa kemampuan prestasi belajar PPKn siswa masih cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk menganalisis apakah prestasi belajar PPKn dapat meningkat dengan optimalisasi model pembelajaran inquiry pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 17 subjek penelitian yang dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini diusulkan tingkat keberhasilan per siklus yaitu prestasi belajar siswa diharapkan mencapai rata-rata 70 atau lebih, dengan ketuntasan belajar mencapai 85%. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 60,00, pada siklus I 70,00, dan meningkat menjadi 81,65 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 47%, pada siklus I meningkat menjadi 71%, dan pada siklus II meningkat menjadi 94%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model pembelajaran kuantum dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar PPKn siswa.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris dengan Menerapkan Model Pembelajaran Hybrid Learning pada Masa Pandemi Covid -19 Adnyana, Ida Kade Surya
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45808

Abstract

Penerapan pembelajaran dalam jaringan menyebabkan kurangnya antusias belajar siswa dan rendahnya keterampilan berbicara bahasa inggris siswa. Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk menganalisis keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui penerapan pembelajaran berbasis Hybrid learning pada siswa kelas X. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang menetapkan setting dua siklus sesuai dengan karakteristik materi. Penelitian pada masing-masing siklus dilaksanakan melalui empat tahapan. Penerapan Model Pembelajaran Hybrid learning menerapkan 2 kegiatan yang meliputi kegiatan pembelajaran secara daring dan tatap muka terbatas. Jumlah siswa di dalam kelas di bagi menjadi dua yaitu absen ganjil dan absen genap. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, evaluasi, dan response siswa. Metode analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil study awal sebelum penerapan hybrid learning ketuntasan belajar hanya 54.84%. Pada siklus 1 menunjukkan adanya peningkatan dengan ketuntasan belajar mencapai 84,2%. Pada siklus 2 juga menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar mencapai 94,7%. Data hasil tindakan siklus 1 dan siklus 2 menunjukkan bahwa penerapan Hybrid learning dalam meningkatkan hasil belajar dan persentase standard ketuntasan minimal sangat signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris pada siswa kelas X.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Masana, Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45814

Abstract

Siswa kesulitan menggunakan alat peraga pembelajaran matematika. Sebagian besar siswa beranggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 21 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dari peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1410, rata-rata 67, daya serap 67%, ketuntasan belajar 71%) dan siklus II (jumlah 1600, rata-rata 76, daya serap 76%, ketuntasan belajar 95%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II. Data menunjukan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 24%. Maka, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas V SD dapat meningkatkan hasil belajar Matematika. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar melalui penerapan model yang sesuai dengan karakteristik siswa.
Model Pembelajaran Problem Based Instruction untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik pada Siswa Kelas III SD Sutini, Ni Made
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45816

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang menyajikan mata pelajaran secara terpisah akan menyebabkan kurang berkembangnya kemampuan anak untuk berpikir holistik dan membuat kesulitan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas III SD. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas III yang berjumlah 29 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem based instruction (PBI) pada siswa kelas III semester II tahun pelajaran 2018/2019 dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1875, rata-rata 65, daya serap 65%, ketuntasan belajar 62%) dan siklus II (jumlah 2195, rata-rata 76, daya serap 76%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 31%. Maka, penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas III SD dapat meningkatkan hasil belajar tematik.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write pada Siswa Kelas VI SD Sekarini, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45817

Abstract

Pembelajaran yang lebih dominan berpusat pada guru kurang memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan proses. Akibatnya siswa tidak memiliki keterampilan proses yang memadai. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI berjumlah 21 orang siswa. Metode pengumpulan data hasil belajar menggunakan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TTW pada siswa kelas VI dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1430, rata-rata 68, daya serap 68%, ketuntasan belajar 38%) dan siklus II (jumlah 1665, rata-rata 79, daya serap 79%, ketuntasan belajar 95%). Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, terjadi kenaikan rata-rata daya serap 11%, dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 57%. Maka, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TTW pada siswa kelas VI dapat meningkatkan hasil belajar PKn. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan karakter kerja sama, berkreasi, bertindak aktif, bertukar informasi, mengeluarkan pendapat, bertanya, berdiskusi, berargumentasi dan lain-lainnya.
Metode Drill untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjasorkes pada Siswa Kelas VI SD Mardiana, I Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45821

Abstract

Minat siswa terhadap materi pembelajaran senam lantai guling belakang kurang disukai. Hal ini dikarenakan gerakan dianggap susah dan biasanya materi ini diajarkan secara individu dan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode drill untuk meningkatkan hasil belajar penjasorkes siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 35 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan lembar observasi. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Penjasorkes melalui penerapan metode drill pada siswa kelas VI semester II tahun pelajaran 2018/2019 dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2533, rata-rata 72, daya serap 72%, ketuntasan belajar 51%) dan siklus II (jumlah 2900, rata-rata 83, daya serap 83%, ketuntasan belajar 91%). Peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 40%. Jadi, penerapan metode drill pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Marheni, Ni Luh Ayu
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45822

Abstract

Kurangnya kemampuan guru dalam menyajikan pembelajaran matematika dengan baik berakibat pada rendahnya hasil belajar matematika siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing pada siswa kelas III SD. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus penelitian. Pada tiap-tiap siklus terdapat empat tahap penelitian yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 21 orang siswa kelas 3 SD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode tes, dengan instrumen penelitian berupa soal matematika. Data yang diperoleh pada penelitian kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif yang kemudian dikonversikan ke dalam Penilaian Acuan Patokan (PAP) skala lima. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1355, rata-rata 65, daya serap 65%, ketuntasan belajar 71%) dan siklus II (jumlah 1540, rata-rata 73, daya serap 73%, ketuntasan belajar 95%). Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 3 Sekolah Dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VI SD Armidi, Ni Luh Sri
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45825

Abstract

Kurangnya inovasi guru dalam proses pembelajaran IPS berakibat pada rendahnya hasil belajar IPS siswa, sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus penelitian. Pada masing-masing siklus terdapat empat tahap penelitian yang tediri atas tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan evaluasi serta refleksi tindakan. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 20 siswa kelas VI SD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar yang digunakan untuk mengukur pencapaian belajar setelah mempelajari materi mata pelajaran IPS yang telah diberikan. Data yang didapatkan dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif yaitu dengan mencari nilai rata-rata siswa, persentase daya serap, dan persentase ketuntasan belajar. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1330, rata-rata 67, daya serap 67%, ketuntasan belajar 70%) dan siklus II (jumlah 1590, rata-rata 80, daya serap 80%, ketuntasan belajar 95%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 13% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 25%. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VI SD secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPS.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue