Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 3 (2024): August 2024"
:
20 Documents
clear
Media Game Edukasi Membaca Permulaan Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar
Ni Putu Diah Setiarini;
I Gede Margunayasa;
Ni Wayan Rati
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.78594
Siswa kesulitan dalam membaca permulaan. Permasalahan ini berdampak buruk pada kemampuan membaca siswa. Rendahnya tingkat membaca di kelas I mengakibatkan proses pembelajaran tidak berjalan maksimal. Hal ini karena guru tidak menggunakan media yang menyenangkan dalam membelajarkan membaca permulaan bagi siswa. Selain itu, kecanduan terhadap internet khususnya game online memberikan dampak negatif seperti kegagalan dalam pendidikan Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas game edukasi terhadap motivasi belajar membaca permulaan siswa kelas I SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba produk hasil penelitian ini yakni siswa kelas 1 sebanyak 24 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes berbentuk kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar siswa meningkat setelah belajar membaca permulaan menggunakan media game edukasi. Implikasi dari penelitian ini siswa dapat belajar materi belajar huruf dan angka melaui game yang sederhana dan interaktif, serta proses belajar siswa menjadi lebih efektif, dan berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, dapat memotivasi guru alam mengembangkan media yang bermakna dan inovatif.
Pemahaman Konsep Pembagian dan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Make a Math Berbantuan Media Kantong Bilangan
Ade Ayu Sri Wulandari;
I Kadek Suartama;
I Made Citra Wibawa
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.78596
Rendahnya pemahaman konsep matematika dan kurangnya penggunaan kemampuan berpikir kritis menjadi hal yang mengakibatkan siswa kesulitan mengerjakan soal dalam bentuk cerita. Sehingga guru perlu memilih model pembelajaran yang tepat. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran make a macth berbantuan media kantong bilangan terhadap pemahaman konsep pembagian dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment). Populasi ini dietentukan dengan teknik random sampling yang memperoleh 100 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes objektif untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep pembagian dan berpikir kritis siswa. Teknik analisis menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match terhadap pemahaman konsep pembagian. Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match terhadap berpikir kritis. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match terhadap pemahaman konsep pembagian dan berpikir kritis. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran make a match berbantuan media kantong bilangan, berpengaruh terhadap pemahaman konsep pembagian dan berpikir kritis siswa kelas III. Implikasi penelitian ini diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai refrensi dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
Sintesis Kebutuhan Pengembangan Media Video Pembelajaran Materi Geosfer Berbantuan ArcGIS StoryMaps Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MA
Mega Rizka Cendikia;
Sumarmi;
Taryana, Didik;
Mutia, Tuti;
Astina, I Komang
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.78615
Guru kurang memahami pemilihan media pembelajaran yang efektif dan cocok di era digital dalam pembelajaran menyebabkan minat belajar siswa menjadi rendah sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penggunaan media yang sesuai dapat meningkatkan fokus dan perhatian siswa terhadap materi geosfer yang disajikan, sehingga materi geosfer dapat lebih mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis kebutuhan media pembelajaran materi geosfer pada siswa sebagai dasar pengembangan media video ArcGIS StoryMaps. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini sebanyak 352 siswa dan 1 guru geografi. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner melalui google form dan wawancara kepada guru dan siswa. Data kuantitatif berupa jawaban hasil kuesioner dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data hasil wawancara dan observasi dianalisis dan dideskripsikan secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih cenderung menyukai media pembelajaran audiovisual berupa video pembelajaran berbantuan ArcGIS StoryMaps pada materi geosfer, sehingga dibutuhkan pengembangan media pembelajaran audiovisual berupa video pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini, diharapkan hasil penelitian dapat dapat dijadikan sebagai refrensi pendidik lainnya untuk dapat menciptkan proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan sehingga berpengarh terhadap minat dan hasil belajar siswa.
Profiling Student Learning Styles to Design Differentiated Learning to Support Independent Learning
Ichsan Fahrozi;
Putri Yanuarita Sutikno
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.78669
Another obstacle teachers often face is the lack of learning facilities that can support the implementation of the independent curriculum. Based on this, this research aims to produce significant data or information related to the profiling characteristics of student learning styles, especially the learning styles of fifth-grade elementary school students, which can be used to optimise learning activities through differentiated learning. This type of research is qualitative research. This research uses the case study method to explore reality, implementing different learning through profiling student learning styles. The research subjects were the principal, teachers and class V students. The methods used to collect data were interviews, observation and student questionnaires. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative with the Miles and Huberman version of the data analysis technique. The research results show that class V students have their dominant learning styles. Teachers use this as a basis for designing differentiated learning that is adapted to the characteristics of students' learning styles. The fifth-grade teacher also implemented several learning strategies to overcome difficulties and shortcomings in implementing differentiated learning.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Variasi Belajar Outdoor Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Ni Luh Merta Juniasih;
Putu Nanci Riastini
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.78774
Kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti kurangnya inovasi guru dalam memberkan pembelajaran berbasis masalah. Melihat hal tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran PBL dengan variasi belajar outdoor terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-eksperimental). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD. Sampel penelitian ini kelompok eksperimen yaitu siswa kelas V yang berjumlah 14 orang dan siswa kelas V yang berjumlah 15 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model PBL dengan variasi belajar outdoor terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Disimpulkan bahwa model PBL dengan variasi belajar outdoor dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Implikasi penelitian yaitu model PBL dengan variasi belajar outdoor mendorong guru untuk menggunakan berbagai strategi pengajaran dan penilaian. Guru harus menjadi fasilitator dan pembimbing bagi siswa saat mereka belajar memecahkan masalah.
Media Pembelajaran Video Animasi IPAS Materi Mengenal Bumi Kita Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siwa Kelas V Sekolah Dasar
Ni Putu Eka Arisandi;
I Wayan Ilia Yuda Sukmana
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.79471
Pembelajaran IPAS yang disampaikan guru masih menggunakan metode ceramah, guru hanya memfokuskan hafalan teori tanpa melibatkan peserta didik. Hal ini membuat hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran video animasi terhadap hasil belajar kognitif pada mata pelajaran IPAS Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain Nonrandomized Control Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh siswa SD. Sampel penelitian yakni siswa kelas VA sebanyak 23 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas VB sebanyak 20 siswa sebagai kelas kontrol. Metode dan instrument pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik inferensial. Data kompetensi pengetahuan IPAS kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar pada kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif pada materi mengenal bumi kita mata pelajaran IPAS siswa kelas V SD. Implikasi dalam penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif serta siswa mampu secara aktif dalam proses pembelajaran.
Implementasi Model SaT-Mo Modifikasi untuk Pengembangan Penguasaan Kosakata Mahasiswa
Cahyo Apri Setiaji
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.80157
Mahasiswa keguruan dituntut memiliki perbendaharaan kosakata untuk mendukung keterampilan mengajar. Observasi prasiklus menunjukkan mahasiswa memiliki kelemahan penguasaan kosakata sehingga keterampilan berbicara tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kosakata menggunakan Show and Tell (SaT-Mo) modifikasi, serta menganalisis pengaruhnya terhadap penguasaan kosakata mahasiswa. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel penelitian 30 mahasiswa dan dilaksanakan tiga siklus. Pengumpulan data menggunakan observasi dengan bantuan lembar checklist. Analisis data dilakukan dengan membandingkan peningkatan tiap siklus dan pengujian signifikansi menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan SaT-Mo mampu mengembangkan penguasaan kosakata. Indikator kemampuan menyebutkan kata prasiklus berada pada level cukup meningkat level tinggi, menyebutkan sinonim prasiklus level cukup meningkat level tinggi, mengaplikasikan kata prasiklus level kurang meningkat level tinggi, menyampaikan informasi prasiklus level cukup meningkat level sangat tinggi, menyampaikan konsep meningkat prasiklus level cukup meningkat sangat tinggi, dan ketenangan kelancaran berbicara prasiklus level kurang meningkat level tinggi. Hasil t-test menunjukkan SaT-Mo mampu meningkatkan penguasaan kosakata secara signifikan. Implementasi SaT-Mo modifikasi dapat membantu mahasiswa mengembangkan penguasaan kosakata sehingga mendukung keterampilan mengajar.
Metode Pembelajaran Total Physical Response (TPR) Berbasis Media Realia dan Interaksi Sosial Terhadap Kemampuan Berbicara Informatif Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Anak TK B
Intan Melina Kristy;
Putu Aditya Antara;
Kurnia Widiastuti Giri
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.80442
Pendidikan Bahasa untuk anak usia dini sangat penting dilaksanakan karena pada masa ini anak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Namun ditemukan permasalahan dilapangan yaitu anak tidak mampu mengikuti pembelajaran Bahasa dengan baik dikarenakan metode pembelajaran Bahasa tidak sesuai dengan karakteristik anak usia dini, guru TK B belum memiliki kemampuan yang khusus dalam pengenalan Bahasa, waktu yang disediakan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran Total Physical Response (TPR) berbasis media realia dan interaksi sosial terhadap kemampuan berbicara informatif pada pembelajaran Bahasa inggris anak TK B. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu (quasi eksperimen). Subjek penelitian ini yaitu anak TK B yang melibatkan 39 anak berdasarkan group random sampling. Metode analisis yang digunakan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh metode pembelajaran TPR berbasis media realia dan interaksi sosial terhadap kemampuan berbicara informatif pada pembelajaran Bahasa inggris anak TK B hal ini dibuktikan berdasarkan hasil analisis deskriptif yaitu terdapat pengaruh antara metode pembelajaran TPR berbasis media realia dan interaksi sosial terhadap kemampuan berbicara informatif pada pembelajaran bahasa inggris di TK B. Implikasi penelitian ini yaitu metode pembelajaran Total Physical Response (TPR) berbasis media realia dan interaksi sosial dapat meningkatkan kemampuan berbicara informatif pada pembelajaran bahasa inggris anak TK B.
Media Pembelajaran Bulletin Board Display Bermuatan Tri Hita Karana untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Subtema Manusia dan Lingkungan
Hendra Wiranata, I Gede;
I Ketut Gading;
I Wayan Widiana
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.80647
Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai luhur, berpengaruh terhadap rendahnya minat belajar siswa. Ditambah dengan budaya belajar yang semakin tergerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Bulletin Board Display bermuatan Tri Hita Karana untuk meningkatkan minat belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan kuisioner. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 ahli materi, 2 ahli media, 1 guru dan 33 siswa. Data dikumpulkan melalui angket penilaian materi, penilaian media, respon guru dan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan ini yaitu validitas media Bulletin Board Display sebesar 93% yang tergolong sangat valid. Kepraktisan guru sebesar 96% tergolong sangat praktis, kepraktisan siswa sebesar 90,8% tergolong sangat praktis.’Hasil uji-t menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa setelah menggunakan media Bulletin Board Display bermuatan Tri Hita Karana. Disimpulkan baha media Bulletin Board Display efektif digunakan pada pembelajaran IPA siswa kelas V subtema Manusia dan Lingkungan.
Media Pembelajaran E-Comic Berbantuan Artificial Intelligence (AI) pada Materi Sistem Pernapasan Manusia
Ike, Yunitha Ike Christyowati;
Rufi’i;
Ujang Rohman
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.81639
Guru kesulitan dalam mengembangkan media pembelajaran digital sehingga berdampak pada kemampuan siswa dalam belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan Media Pembelajaran E-Comic Berbantuan Artificial Intelligence (AI) pada Materi Sistem Pernapasan Manusia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D. Validasi produk dilakukan oleh 2 orang pakar/ahli yaitu ahli materi dan ahli media pembelajaran. Subjek uji coba yaitu 1 guru dan siswa. Uji coba kelompok kecil sejumlah 5 siswa dan uji coba kelompok besar sejumlah 30 peserta didik kelas V SD. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu validasi dari para ahli, e-comic ini memperoleh hasil 95% oleh ahli materi, dan 76,5% oleh ahli media, sehingga media pembelajaran dinyatakan sangat layak. Hasil dari uji coba kelompok kecil diperoleh 89 % dan Uji coba kelompok kelompok besar diperoleh 84% sehingga dinyatakan sangat layak. Disimpulkan bahwa Media Pembelajaran E-Comic Berbantuan Artificial Intelligence (AI) layak digunakan dalam pembelajaran siswa kelas V Sekolah Dasar.