Mimbar Ilmu
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 25 No. 3 (2020): Desember"
:
19 Documents
clear
Model Problem Posing Berbantuan Media Question Box Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa SD
Ni Wayan Sri Suprianingsih;
I Gusti Agung Ayu Wulandari
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.25472
Terdapat beberapa siswa yang mendapatkan nilai kurang dari KKM pada saat Penilaian Tengah Semester (PTS) kompetensi pengetahuan Matematika siswa lebih rendah dari standar KKM. Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh model Problem Posing berbantuan media Question Box terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design (eksperimen semu). Subjek penelitian ini berjumlah 235 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis uji-t dengan rumus polled varians. Analisis data dalam hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 8,1912 >ttabel =2,000 pada taraf signifikansi 5 % dk = 38 + 39 – 2 = 75, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Posing berbantuan media Question Box dengan kelompok yang dibelajarkan secara konvensional. Disimpulkan model pembelajaran Problem Posing berbantuan media Question Box dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa sekolah dasar.
Kesiapan Belajar dan Aktualisasi Diri Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Ni Luh Putu Yuni Widia Ningsih;
Ni Wayan Suniasih
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.25486
Rendahnya hasil belajara IPA disebabkan oleh ketidaksiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran serta tidak maksimalnya pengaktualisasian diri siswa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesiapan belajar dan aktualisasi diri terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Rancangan penelitian ini, yaitu “ex post facto” dengan studi pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ditetapkan dari populasi dengan menggunakan teknik “proportional random sampling”. Jumlah sampel penelitian adalah 116 siswa. Metode pengumpulan menggunakan metode non tes, yaitu angket dan pencatatan dokumen. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa, (1) terdapat pengaruh yang signifikan kesiapan belajar terhadap hasil belajar IPA dibuktikan berdasarkan nilai Fhitung = 18,86 > Ftabel = 3,92 dan kontribusinya sebesar 14%, (2) terdapat pengaruh yang signifikan aktualisasi diri terhadap hasil belajar IPA dibuktikan berdasarkan nilai Fhitung = 20,03 > Ftabel = 3,92 dan kontribusinya sebesar 8,6%, dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan kesiapan belajar dan aktualisasi diri terhadap hasil belajar IPA dibuktikan berdasarkan nilai Fhitung = 13,92 > Ftabel = 3,08 dan kontribusinya sebesar 19,8%. Implikasi penelitian ini ialah factor kesiapan belajar dan aktualisasi diri yang maksimal berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar IPA yang optimal.
Peningkatan Kompetensi Pengetahuan IPA dengan Menggunakan Model Pembelajaran Predict Observe Explain Berbasis Berpikir Kreatif
Ni Kadek Puspa Indah Larasanty;
DB.Kt. Ngr. Semara Putra
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.25598
Rendahnya kompetensi pengetahuan IPA disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif sehingga membuat siswa merasa bosan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Predict Observe Explain berbasis berpikir kreatif terhadap kompetensi Pengetahuan IPA kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental quasi eksperiment dengan rancangan penelitian Non Equivalen Control Group Design. Populasi pada penelitian ini sebanyak 293 orang siswa. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes objektif pilihan ganda. Data posttest kompetensi pengetahuan IPAdianalisis menggunakan teknik analisis uji-t polled varians. Hasil anlisis data diperoleh (thitung=4,50 ttabel =2,000) pada taraf signifikasi 5% (dk = 33+30–2 = 61) maka, H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Predict Observe Explain berbasis berpikir kreatif dengan kelompok yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Predict Observe Explain berbasis berpikir kreatif terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi guru untuk mendukung serta mengoptimalkan kualitas pembelajaran.
Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Pop Up Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia
Luh Puspita Widya Astuti;
Komang Ngurah Wiyasa
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.25678
Keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa menjadi rendah karena kurangnya proses pembelajaran bermakna yang diterima oleh siswa. Siswa belum mengalami proses pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Student Facilitator and Explaining berbantuan media Pop Up terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia. Penelitian quasi eksperimen adalah jenis dari penelitian ini dan Nonequivalent Control Group Design sebagai rancangan penelitian. Sejumlah 154 populasi yang terbagi menjadi 4 kelas dan setelah melalui teknik pengundian, terpilih dua sekolah yang menjadi sampel penelitian. Dalam proses pengumpulan data, tes perbuatan dengan jenis tes bercerita yang berpacu pada rubrik kebahasaan menjadi instrument penelitian ini. Data post-test dianalisis menggunakan uji-t menggunakan rumus polled varians. Pada hasil analisis uji-t didapatkan thitung = 3,31 serta pada taraf signifikansi 5% dan dk = 78 didapat ttabel = 1,99. Dikarenakan thitung > ttabel hingga H0 ditolak (gagal diterima). Dapat disimpulkan bahwasannya model student facilitator and explaining berbantuan media pop up berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia kelas V SD karena pembelajaran yang menerapkan model Student Facilitator and Explaining berbantuan media Pop Up memberi dampak yang positif terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia melalui kegiatan-kegiatan berbicara yang melatih siswa agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan juga tepat dalam memilih kosakata sehingga mempermudah siswa dalam meningkatkan keterampilan berbicara.
Model Experiential Learning Berbantuan Media Gambar Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Sekolah Dasar
Ni Putu Sistya Aristhi;
Ida Bagus Surya Manuaba
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.26096
Rendahnya kompetensi pengetahuan Bahasa Indonesisa yang disebabkan oleh tidak optimalnya penggunaan model pembelajaran membuat siswa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran konvensional membuat siswa merasa bosan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model experiential learning berbantuan media gambar terhadap keterampilan menulis puisi kelas IV. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 274 siswa. Teknik yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah random sampling. Metode pengumpulan menggunakan metode tes dan instrumen berupa tes essay. Data yang diperoleh berupa skor menulis puisi siswa yang mengacu pada rubrik penilaian puisi dianalisis dengan uji-t menggunakan rumus polled varians. Hasil analisis data diperoleh (thitung =4,668 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikasi 5% dan dk = 75 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis puisi antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model experiential learning berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa model pembelajaran experiential learning berbantuan media gambar berpengaruh terhadap keterampilan menulis puisi.
Model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) Berbantuan Media Audio Visual Berpengaruh Terhadap Peningkatan Kompetensi Pengetahuan IPA
Ni Putu Asri Giri Asih;
Ni Nyoman Ganing
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.26213
Permasalahan utama penelitian ini yaitu rendahkan kompetensi pengetahuan siswa, model pembelajaran yang inovatif dan kreatif sangat penting diterapkan agar dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa terutama pada muatan pelajaran IPA. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis pengaruh model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan nonequivalent control group design (eksperimen semu). Populasi pada penelitian ini terdiri atas 266 siswa kelas IV. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 74 orang siswa yaitu 35 orang siswa sebagai kelas eksperimen dan 39 orang siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa tes objektif pilihan ganda yang kemudian dianalisis dengan analisis uji-t polled varians. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2.810 > ttabel = 1.993 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 72. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD. Temuan ini akan memberikan implikasi berupa meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA yang dilakukan dengan penerapan model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) berbantuan media audio visual saat kegiatan pembelajaran IPA berlangsung.
Model Pembelajaran Time Token Berbantuan Media Audio Visual Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan PPKn
Kadek Ayu Mira Purnama Ningsih;
Made Putra
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.26224
Suasana pembelajaran yang kurang menyenangkan membuat siswa tidak bisa mengembangkan kemampuan untuk menyampaikan opini atau pendapat, tertunya akan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan siswa khususnya pada muatan pelajaran PPKn. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh yang model pembelajaran time token berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan PPKn. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment serta dipilih rancangan penelitian yakni the posttest-only non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini seluruh kelas V SD sebanyak 208. Melalui teknik cluster random sampling terpilih dua kelas sebagai sampel dengan jumlah sampel keseluruhan ialah 76 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, setelah itu dianalisis menggunakan uji-t dengan derajat kebebasan =74 pada taraf signifikansi 5%. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 2,937 sedangkan perolehan ttabel = 1,993 dari hal tersebut maka thitung > ttabel (2,937 > 1,993). Sehingga simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran time token berbantuan media audio visual berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas V SD, temuan ini dikarenakan model pembelajaran time token berbantuan media audio visual dapat menjadikan sebuah inovasi model dan media pembelajaran yang memberikan timbal balik yang positif dalam membantu membangun struktur kognitif siswa dan mampu membangun pengetahuan awal siswa untuk mengoptimalkan kompetensi pengetahuan PPKn siswa
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Model Pembelajaran Role Playing Berbantuan Media Audio Visual
Anak Agung Istri Kristiana Dewi
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.26388
Kurangnya keterampilan berbicara yang dimiliki oleh siswa khususnya bahasa Indonesia, disebabkan karena kurangnya penerapan model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya secara lisan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media audio visual terhadap keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa kelas III SD. Penelitian ini merupakan eksperimen jenis Pre-Eksperimental Designs dengan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah siswa kelas III SD yang berjumlah 32 orang. Sampel diambil dengan teknik sampel jenuh. Data keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes keterampilan berbicara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 15,722 sedngkan ttabel = 2,042. Hal ini menandakan bahwa thitung = 15,722 > ttabel = 2, 042 maka H0 ditolak. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Role Playing berbantuan media audio visual terhadap keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa. Temuan ini berimplikasi untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa kelas III yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran role playing berbantuan media audio visual sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih bermakna bagi siswa.
Meta Analisis Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Bagi Siswa Sekolah Dasar
Yohana Prasetya Parhusip;
Agustina Tyas Asri Hardini
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.27954
Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas pembelajaran kontekstual (CTL) dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematika bagi siswa sekolah dasar. Pembelajaran kontekstual merupakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa dalam menemukan makna dari yang dipelajarinya, sehingga siswa mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat. Langkah pertama, yang dilakukan peneliti adalah merumuskan masalah terlebih dahulu sebelum mengumpulkan data penelitian yang sudah ada melalui penelusuran google cendekia. Dari data penelusuran didapatkan berupa 11 artikel yang relevan. Peneliti menganalisis hasil penelitian dengan menggunakan metode pembanding kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis, pembelajaran kontekstual (CTL) efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa sekolah dasar mulai dari yang terendah 7,4% sampai dengan yang tertinggi 117,39% dengan rata-rata peningkatan sebesar 46,59%. Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) mampu meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa sekolah dasar dan memberikan besar pengaruh yang berbeda-beda. Perbedaan hasil penelitian tersebut juga dipengaruhi oleh keberhasilan siswa dalam belajar.
Peningkatan Motivasi Belajar Berbasis Spiritual Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa
Ni Made Rianita;
Ni Luh De Erik Trisnawati;
Putu Eka Nopiyani
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i3.28312
Rendahnya hasil belajar Bahasa Inggris pada mahasiswa disebabkan karena kurangnya motivasi mahasiswa dalam belajar. Selain itu tidak adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris yang telah didapatkan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar berbasis spiritual terhadap hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi asosiatif yang menguji hubungan antar variabel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Component based SEM, Partial Least Square (PLS). Jumlah populasi dalam penelitian adalah 887. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 130. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampal adalah Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar berbasis spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa yaitu ditunjukan dengan nilai T statistics >1.96 yaitu 19,359 atau p-values adalah signifikan < 0.05. Dengan adanya dorongan atau motivasi dalam pembelajaran, mahasiswa mampu meningkatkan nilai akademisnya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peningkatan motivasi belajar berbasis spiritual mampu mempengaruhi hasil belajar mahasiswa.