cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus" : 20 Documents clear
Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Mutu Pelayanan Pendidikan I Ketut Wijana; Ria Tri Harini Dwi Rusiawati
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.34538

Abstract

Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap jasa pelayanan pendidikan yang diterima dapat diketahui dengan cara membandingkan antara harapan dengan kenyataan. Namun, masih banyak mahasiswa yang merasakan puas mengikuti pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa dan mutu pelayanan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yang  bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap mutu pelayanan Pendidikan. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VI dan  IV. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan kuesioner. Hasil yang diperoleh dengan skala kepuasan mahasiswa. Ditinjau dari kenyataan dan harapan bahwa mayoritas mahasiswa memilih dengan tingkat kepuasan pada kategori cukup puas yaitu sebanyak 89 % , Sementara untuk hasil kepuasan pada kategori penting sebagian besar, 57 % penting untuk mendapatkan perhatian untuk dilengkapi, sehingga mampu meningkatkan kepuasan mahasiswa. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa dalam kenyataan dan harapan terhadap tingkat layanan cukup memuaskan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan layanan untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi mutu pendidikan.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL terhadap Hasil Belajar Senam Lantai Ditinjau dari Minat Belajar Peserta Didik Yuliana Yosefina Kiabeni; I Nyoman Kanca; I Wayan Artanayasa
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.35626

Abstract

Peserta didik mengalami kesulitan dalam melakukan senam lantai. Hal ini disebabkan proses pembelajaran senam lantai masih terpusat pada guru dan rendahnya aktivitas siswa untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran ditinjau dari minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai peserta didik kelas V SD. Rancangan penelitian quasi experimental ini dilakukan dengan pendekatan “treatment by level” dengan desain faktorial 2 x 2. Subjek penelitian berjumlah 40 orang yang terbagi dalam 2 kelompok, minat belajar tinggi dan minat belajar rendah. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis kovarian (ANCOVA. Hasil analisis data penelitian menunjukkan peserta didik dengan minat belajar tinggi, yang menggunakan model pembelajaran PBL mempunyai hasil belajar senam lantai lebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini berdampak pada terciptanya suasana belajar yang menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan minat belajar dan berpengaruh pada hasil belajar.
Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar IPA Nyoman Dewi Astiti; Luh Putu Putrini Mahadewi; I Made Suarjana
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.35688

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar IPA siswa dan tidak sesuai dengan nilai kriterium ketuntasan minimum (KKM) serta kurangnya perhatian langsung dari guru ke siswa karena situasi di masa pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor yang memengaruhi hasil belajar IPA siswa fokus pada gaya belajar siswa (visual, auditorial, kinestetik) dan pemanfaatan media belajar oleh guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost-facto dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa kuesioner/angket pada variabel gaya belajar dan pemanfaatan media belajar. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 156 siswa dan  jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 132 siswa di kelas VI SD Gugus VI Kecamatan Gerokgak. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Berdasarkan taraf signifikansi 5% = 0,171 diperoleh hasil analisis yaitu terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar visual terhadap hasil belajar IPA dengan rx1y = 0,364 (13,3%), terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar auditorial terhadap hasil belajar IPA dengan rx2y = 0,467 (21,9%), terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar IPA dengan rx3y = 0,458 (21%), terdapat hubungan yang signifikan pemanfaatan media belajar terhadap hasil belajar IPA dengan rx4y = 0,249 (6,2%), terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dan pemanfaatan media belajar terhadap hasil belajar IPA dengan rx1,2,3,4y = 0,626 (37,3%). Ini menunjukkan bahwa tinggi rendahnya hasil belajar IPA yang diperoleh siswa dapat dipengaruhi oleh faktor gaya belajar dan faktor pemanfaatan media belajar.
Belajar Matematika dengan LKPD Berbasis Kontekstual Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari; I Made Suarjana; Made Sumantri
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.35691

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di lapangan berdasarkan observasi yang dilakukan antara lain: siswa kurang memahami materi matematika, LKPD yang digunakan minim penjelasan materi, dan LKPD kurang kontekstual dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dengan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika materi menentukan keliling dan luas bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga di kelas IV SD serta mengetahui validitas produk yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Lembar K erja Peserta Didik (LKPD) dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Matematika di Kelas IV SD. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode wawancara dan kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui validitas produk yang dikembangkan. Adapun nilai yang diperoleh yaitu: uji ahli mata pelajaran dosen matematika mendapatkan nilai 92%, uji ahli mata pelajaran guru matematika mendapatkan nilai 97,3%, uji ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 90,9%, dan uji coba perorangan mendapatkan rata – rata nilai 96%. Dari keseluruhan nilai tersebut, dapat dikualifikasikan dalam kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dikatakan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikembangkan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar.
Multimedia Interaktif Berorientasi Model Problem Based Learning (PBL) Pada Muatan IPA Ni Luh Anggreni; I Nyoman Laba Jayanta; Luh Putu Putrini Mahadewi
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.35715

Abstract

Kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran IPA berbasis teknologi yang mengintegrasikan model pembelajaran di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif berorientasi model Problem Based Learning yang valid dan layak digunakan pada muatan IPA kelas V sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek dalam penelitian ini adalah 1 ahli materi pembelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan, dan 9 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen berupa angket/kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.  Berdasarkan hasil penilaian oleh ahli desain pembelajaran, diperoleh persentase sebesar 90% dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian oleh ahli media pembelajaran diperoleh persentase sebesar 90% dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian uji coba perorangan yang dilakukan oleh 3 orang siswa diperoleh hasil persentase keseluruhan sebesar 92% dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian uji coba kelompok kecil yang dilakukan oleh 9 orang siswa diperoleh hasil persentase keseluruhan sebesar 94% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berorientasi model Problem Based Learning pada muatan IPA layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Kadek Sri Trisna Devi; I Made Citra Wibawa; I Kadek Agus Sudiandika
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.36079

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar matematika siswa kelas V dengan hasil tes belum optimal dan pembelajaran masih bersifat konvensional (teacher centered). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran group investigation. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V yang berjumlah 31 orang. Data dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 20 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Data diambil dari tiga kegiatan yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Data hasil belajar yang diperoleh siswa pra siklus yaitu dengan nilai rata-rata 64.35 dan ketuntasan belajar mencapai 48.39%, siklus I mengalami peingkatan dengan nilai rata-rata sebesar 68.55 ketuntasan belajar mencapai 58.06%, dan siklus II memperoleh nilai rata-rata 76.13 dan ketuntasan belajar 83.87%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Putu Hesti Mardika Astuti; Gede Wira Bayu; Ni Nyoman Arca Aspini
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.36105

Abstract

Rendahnya hasil belajar Matematika siswa disebabkan oleh media pembelajaran yang kurang inovatif dan kurangnya keterkaitan antara materi pembelajaran dan konteks kehidupan nyata. Berdasarkan hal tersebut, maka diadakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksnaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 31 orang terdiri atas 16 laki-laki dan 15 perempuan. Objek penelitian adalah hasil belajar matematika siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskripsitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV. Hal ini diketahui dari hasil belajar siswa prasiklus dengan nilai rata-rata sebesar 60,32 dan ketuntasan belajar 45,16% berada pada kategori rendah. Pada siklus I hasilnya mengalami dengan nilai rata-rata sebesar 65,81 dan ketuntasan belajar 54,84% yang berada pada kategori cukup. Penelitian dilanjutkan pada siklus II dan memperoleh nilai rata-rata sebesar 76,29 serta ketuntasan belajar 83,87% yang berada pada kategori tinggi dan sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan penelitian. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Powerpoint Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa SD Ni Wayan Nonik Asriningsih; I Wayan Sujana; I Gusti Ayu Putu Sri Darmawati
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.36202

Abstract

Pembelajaran kurang menggunakan media yang bisa menarik perhatian siswa serta model yang belum inovatif sesuai karakteristik siswa, sehingga membuat siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Rendahnya motivasi siswa dalam belajar berdampak pada hasil belajar IPS dan keaktifan siswa kelas IVB dalam belajar belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS melalui model discovery learning berbantuan media powerpoint.  Subjek penelitian yaitu siswa kelas IVB yang berjumlah 44 orang. Data dikumpulkan menggunakan metode tes pilihan ganda dengan jumlah soal 15 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari mean, median, modus, daya serap, dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV B. Hal ini terlihat hasil belajar siswa prasiklus dengan nilai rata-rata 69,25 dan ketuntasan belajar 54,55% pada kategori rendah.  Hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata 74,11 dan ketuntasan belajar 68,18 % dengan kategori cukup. Pada siklus II rata-rata sebesar 81,77 dan ketuntasan belajar 81,80% dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media powerpoint dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IVB. Penelitian ini berimplikasi pada penerapan model discovery learning berbantuan media powerpoint yaitu, meningkatkan keaktifan siswa dalam menemukan sendiri pengetahuannya yang membuat pembelajaran lebih bermakana, belajar mandiri, dan tidak mudah dilupakan siswa.
Instrumen Penilaian Hasil Belajar Berbasis Higher Order Thinking Skill Pada Tema Kepemimpinan Ni Komang Gina Astuti; I Ketut Dibia; I Komang Sudarma
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.36221

Abstract

Masih banyaknya guru yang tidak menggunakan instrumen penilaian sesuai dengan syarat instrumen penilaian dan belum mampu membuat instrumen penilaian yang sesuai dengan prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian hasil belajar kelas VI pada tema kepemimpinan yang berupa soal tes berbasis Higher Order Thinking Skills yang valid dan reliabel. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D oleh Thiagarajan yang terdiri dari tahap mendefenisikan, tahap merancang, tahap mengembangkan dan tahap menyebarluaskan. Keempat tahap model ini dijadikan pedoman dalam memvalidasi instrumen yang dikembangkan. Data dikumpulkan menggunakan metode tes. Instrumen tes yang digunakan ialah berupa tes objektif untuk menilai hasil belajar siswa Hasil penelitian ini yaitu uji validitas isi sebesar 1.00 termasuk kategori sangat tinggi, uji validitas butir dihasilkan 27 butir tes valid, uji reliabilitas tes sebesar 0,72 termasuk kriteria tinggi, analisis daya beda soal diperoleh 14,8 % soal dengan kriteria kurang baik, 55,5 % dinyatakan cukup baik, 14,8 % terdapat dengan kriteria baik, dan 14,8% dinyatakan sangat baik, analisis tingkat kesukaran diperoleh hasil terdapat 9 soal dengan kategori mudah dan 12 soal dengan kategori sedang kemudian 6 soal dengan kategori sukar, hasil analisis kualitas pengecoh  diperoleh hasil terdapat 85 pengecoh kriteria baik dan 5 pengecoh kriteria kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa instrumen yang penilaian hasil belajar tema 7 berbasis Higher Order Thinking valid dan layak digunakan sebagai instrumen penilaian pada siswa.
Model Context, Input, Process, and Product (CIPP) pada Career Development Center (CDC) untuk Evaluasi Program Layanan Informasi Karir SMK Siti Hajar Thaitami; Giatman Giatman; Ambiyar Ambiyar; Nizwardi Jalinus; Syahril Syahril; Wakhinuddin Wakhinuddin
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.36226

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu masih banyak kasus pengangguran. Hal ini disebabkan karena alumni yang tidak mengetahui lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis penerapan model evaluasi CIPP (context, input, process, and product) terhadap hasil layanan informasi karir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan model evaluasi CIPP untuk mengevaluasi tiap komponen konteks, input, proses, dan produk dalam mencapai proses layanan informasi karir yang efektif. Pengumpulan data utama menggunakan wawancara, sedangkan untuk data pendukung menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Data hasil pengumpulan data dianalisis secara triangulasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu Context (evaluasi konteks) pelaksanaan kegiatan layanan informasi karir dikatakan sangat baik, namun kekurangannya yaitu pada indicator. Input (evaluasi masukan) sudah sangat baik. Process (evaluasi proses) pada tahap dikatakan baik namun untuk perbaikan pada tahap setelah melaksanakan layanan. Product (evaluasi hasil) secara keseluruhan program pelaksanaan layanan informasi karir yang dilakukan sudah dikatakan baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 20