cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Acarya Pustaka
ISSN : 24424366     EISSN : 24430293     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Acarya Pustaka menerbitkan tulisan ilmiah di bidang perpustakaan, informasi, kearsipan, dan manajemen pengetahuan. Terbit 2 kali setahun di bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2021)" : 9 Documents clear
INOVASI PELAYANAN PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI SAAT PANDEMI COVID-19 DI PERPUSTAKAAN PROKLAMATOR BUNG KARNO BLITAR Ocxiela Imel Dani; Sukaesih Sukaesih; Encang Saepudin; Evi Nursanti Rukmana
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.30118

Abstract

AbstrakPembuatan artikel ini di latar belakangi oleh adanya pandemi yang juga turut serta dalam merubah sistem pelayanan perpustakaan salah satunya adalah Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar. Dengan adanya pandemi, pelayanan di Perpustakaan Proklamator Bung Karno juga mengalami perubahan yang signifikan sehingga ada beberapa hal dalam pelayanan yang sistemnya dirubah, serta artikel ini juga bertujuan untuk memaparkan tentang Inovasi yang dilakukan dalam hal pelayanan informasi saat pandemi oleh Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar. Pembuatan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif  yang dilakukan dengan langkah – langkah diantaranya adalah penulisan subjek maupun objek dari hasil penelitian, serta waktu dan lokasi dari penelitian tersebut dan juga akan memaparkan tentang cara yang digunakan oleh penulis dalam hal pengumpulan data serta analisis dari data yang telah dikumpulkan. Penelitian ini juga menggunakan metode wawancara menggunakan media sosial Whatsapp kepada pustakawan Perpustakaan Proklamator Bung Karno, selain itu juga ada wawancara kepada pemustaka dari Perpustakaan Proklamator Bung karno untuk melihat tanggapan dari segi pemustaka terhadap pelayanan dari Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan akan dilakukan observasi secara langsung, serta pencarian sumber rujukan dari media sosial untuk memperkuat teori yang ada. Dan dalam hal ini pelayanan informasi pada Perpustakaan Proklamator Bung Karno sangat baik dalam pengembangan berbagai inovasinya khususnya saat pandemic Covid – 19.Kata Kunci : Layanan Informasi; Perpustakaan Proklamator Bung Karno; Covid – 19
PEMANFAATAN PELAYANAN PERPUSTKAAN DIGITAL KEMENDIKBUD UNTUK KEBUTUHAN INFORMASI PENGGUNA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Tasya Rahmadini
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.30153

Abstract

AbstractEveryone who comes from a variety of backgrounds has different information needs. The information that the user wants is the latest information. So that users take advantage of library services that have information with high quality and credibility. The existence of the COVID-19 pandemic period made users unable to come directly to the library to receive the services provided. Therefore, users need a digital library. Digital library is a library service system that uses technology in these services. With the digital library, users can access these services anywhere and anytime because digital libraries are not regulated by time and space. Accessing digital libraries can be done very easily and does not require effort and time to utilize. An example of such a digital library is the Kemendikbud digital library. The library has services such as information services, bibliographic services, reference services, lending, and OPAC (Open Public Access Catalog) which can be utilized by users. The Kemendikbud digital library has a web and application version. The application that is owned by the library is called Eperpusdikbud. This application provides information services, OPAC, and collection lending in various formats and in this application, there are many categories that can be selected by the user. Services provided in the Kemendikbud digital library web contain information services and OPAC. Reference services are carried out by contacting the WhatsApp contact of the Ministry of Education and Culture's digital library for general reference services and foreign journal references through the Ministry of Education and Culture's digital library email. The existence of a digital library service helps users in tracing information during the COVID-19 pandemic. The method used in this article is a descriptive qualitative method.Keywords: Library; digital; services; needs; informationAbstrakSetiap individu yang berasal dari latar belakang yang beragam memiliki kebutuhan informasi yang beragam. Informasi yang diinginkan oleh pengguna merupakan informasi terbaru. Sehingga pengguna memanfaatkan layanan perpustakaan yang memiliki informasi dengan kualitas dan kredibilitas yang tinggi. Adanya masa pandemi COVID-19 ini membuat pengguna tidak bisa datang langsung ke perpustakaan untuk menerima layanan yang disediakan. Oleh karena itu, pengguna membutuhkan perpustakaan digital. Perpustakaan digital merupakan sistem layanan perpustakaan yang menggunakan teknologi di dalam layanan tersebut. Dengan adanya perpustakaan digital, pengguna dapat mengakses layanan tersebut dimanapun dan kapanpun karena Perpustakaan digital tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Mengakses perpustakaan digital dapat dilakukan sangat mudah dan tidak membutuhkan tenaga dan waktu untuk memanfaatkan. Contoh perpustakaan digital tersebut adalah perpustakaan digital Kemendikbud. Perpustakaan tersebut memiliki layanan seperti layanan informasi, layanan bibliografi, layanan referensi, peminjaman, dan OPAC (Open Public Access Catalog) yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Perpustakaan digital Kemendikbud memiliki versi web dan aplikasi. Aplikasi yang dimiliki oleh perpustakaan tersebut dinamakan EPerpusdikbud. Aplikasi tersebut memberikan layanan informasi, OPAC, dan peminjaman koleksi dengan berbagai format dan dalam aplikasi tersebut terdapat banyak kategori yang dapat dipilih oleh pengguna. Layanan yang disediakan di dalam web perpustakaan digital Kemendikbud berisikan  layanan informasi dan OPAC. Untuk layanan referensi dapat dilakukan dengan menghubungi kontak WhatsApp Perpustakaan digital Kemendikbud untuk layanan referensi umum dan referensi jurnal luar negeri dilakukan melalui email perpustakaan digital Kemendikbud. Adanya layanan perpustakaan digital membantu pengguna dalam penelusuran informasi pada masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu metode kualitatif deskriptif.Kata Kunci: Perpustakaan; digital; layanan; kebutuhan;informasi
INOVASI PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA DALAM MENGEMBANGKAN LAYANAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL SAAT PANDEMI COVID-19 Rizka Nurul Izzah; Sukaesih Sukaesih; Evi Nursanti Rukmana; Encang Saefudin
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.30154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan program yang dipelopori oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta untuk mengembangkan layanan berbasis inklusi sosial saat pandemi Covid-19, meliputi latar belakang, teknis pelaksanaan, kendala, dan solusi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskirptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta sebagai perpustakaan yang memanfaatkan teknologi dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan ke seluruh lapisan masyarakat, dengan dibuatnya website perpustakaan dan media sosial seperti Instagram dan Facebook. Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta juga sukses memberdayakan masyarakat disekitarnya melalui lima program perpustakaan unggulan (Lipperpul). Kesuksesan tersebut diperoleh karena sosialisasi program dilakukan dengan efektif, tujuan program didasari oleh kebutuhan masyarakat, dan pelaksanaan program yang melibatkan masyarakat. Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta juga merangkul komunitas-komunitas di Kabupaten Purwakata sebagai mitra dalam pelaksanaan program berbasis inklusi sosial ini. Program berbasis inklusi sosial ini juga sebagai bentuk nyata atas kepedulian Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta untuk masyarakat yang saat ini mengalami keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Selain memenuhi tujuan dari lembaga perpustakaan, penyelenggaraan program seperti ini juga dapat mengubah stigma kurang baik dari masyarakat terhadap dunia kepustakwanan. Di masa mendatang, diharapkan semakin banyak perpustakaan yang termotivasi untuk menciptakan berbagai program inovatif sebagai kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa. 
OPTIMALISASI SISTEM OTOMASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LAYANAN PENELUSURAN KOLEKSI BUKU BAGI PENGGUNA DI PERPUSTAKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Ni Gusti Ayu Ketut Retty Retno Wulan; IDA BAGUS GEDE PURWA
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.30965

Abstract

Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kurang optimalnya sistem otomasi perpustakaan di Universitas Pendidikan Ganesha yang bermuara pada keluhan pengguna perpustakaan. Tujuan penelitian yaitu, meningkatkan kepuasan dan kemudahan pengguna dalam penelusuran koleksi buku, serta menguji keakuratan data penelusuran koleksi buku. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan diagnostik dengan operasionalisasi dalam 2 siklus. Penggalian data dengan instrumen angket. Analisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: kepuasan pengguna layanan penelusuran koleksi buku meningkat 86,36%, kemudahan penelusuran meningkat 93,18%, keakuratan data meningkat 88,64%.
EVALUASI REPOSITORI INSTITUSI MENGGUNAKAN SELF EVALUATION TOOL FOR DOCUMENTING BEST PRACTICES IN INSTITUTIONAL REPOSITORIES (STUDI KASUS PADA PERPUSTAKAAN O. NOTOHAMIDJOJO) Wiwil Wiwil; Tintien Koerniawati; Elizabeth Sri Lestari
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.32507

Abstract

Repositori institusi sebagai tempat penyimpanan koleksi digital pada perpustakaan perguruan tinggi berperan penting dalam memenuhi kebutuhan informasi pengguna secara luas. Dalam upaya mendukung kebermanfaatan repositori institusi, membangun kepercayaan dan mendukung keberlanjutan akses pengguna diperlukan evaluasi terhadap pengelolaan repositori institusi. Penelitian bertujuan untuk melakukan evaluasi repositori institusi Perpustakaan O. Notohamidjojo berdasarkan Self-Evaluation Tool for Documenting Best Practices in Institutional Repositories. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif studi kasus. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi berdasarkan 6 komponen pada alat evaluasi. Analisis data  menggunakan teori Miles & Huberman, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian evaluasi pada aspek tata kelola dan organisasi secara struktur organisasi repositori institusi UKSW berada di bawah pengelolaan Perpustakaan O. Notohamidjojo. Pada aspek akuntabilitas dan kerangka kebijakan akses pemanfaatan koleksi repositori cukup luas mencakup sivitas akademika dan juga umum karena tersedia secara online. Pada aspek keberlanjutan pendanaan terdapat peninjauan keuangan setiap tahunnya, juga sebagai panduan pembuatan program repositori. Pada aspek perjanjian, lisensi dan kewajiban berlaku kontrak legal secara internal bagi yang menyerahkan karya. Pada aspek manajemen objek digital pengelolaan objek digital repositori menggunakan aplikasi DSpace dengan metadata standar Dublin Core. Pada aspek terakhir infrastruktur dan keamanan teknis Bagian Teknologi & Sistem Informasi (TSI) bekerja sama dengan Biro Teknologi & Sistem Informasi (BTSI) dalam mengelola kebutuhan teknologi repositori, salah satunya penerapan sistem virtual server. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa repositori institusi UKSW secara keseluruhan sudah sesuai dengan pedoman pelaksanaan di tingkat mendasar, namun ada beberapa yang masih perlu diadakan dan ditingkatkan.
PERSEPSI PESERTA TERHADAP PENYELENGGARAAN EKOLITERASI SECARA HYBRID OLEH PERPUSTAKAAN RI ARDI KOESOEMA Rattahpinnusa Haresariu Handisa
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.37593

Abstract

Literasi lingkungan perlu dilakukan secara kontinyu kepada para pelajar guna menimbulkan kepekaan dan kesadaran pentingnya pelestarian lingkungan. Pandemi Covid-19 mendorong perpustakaan RI Ardi Koesoema berkreasi menyelenggarakaan ekoliterasi secara hybrid. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi profil peserta, persepsi peserta terhadap penyelenggaraan ekoliterasi secara hybrid dan jenis kendala yang dirasakan oleh peserta guna sebagai bahan peningkatan mutu penyelenggaran ekoliterasi hybrid dimasa mendatangMetode penelitian kualitatif fenonomologi diacu guna menggambarkan fenomena atau trend di bidang perilaku pemustaka. Tehnik pengumpulan data menggunakan fitur Google form dan melibatkan responden sebanyak 53 orang. Data diolah dan diukur menggunakan distribusi frekuensi dan disajikan dalam diagram bulat (pie chart) yang memuat prosentase persepsi responden. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif.Hasil  kajian  menunjukkan  bahwa  penyelenggaraan ekoliterasi hybrid berjalan aman, lancar dan tertib protokol kesehatan. Teridentifikasi  bahwa  peserta  yang  berafiliasi  sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki prosentase lebih besar dengan 43 %  jika  dibandingkan pelajar sebagai target audience ekoliterasi hybrid. Data tersebut menunjukkan terjadi penyimpangan  terhadap  target audiense  ekoliterasi hybrid yang ditujukan kepada pelajar/generasi muda. Namun kajian ini tidak menjelaskan fenomena tersebut dan sekaligus temuan tersebut menjadi keterbatasan pada studi ini. Selanjutnya, ekoliterasi hybrid telah memenuhi harapan dan kebutuhan informasi peserta sehingga peserta menunjukkan respon positif. Namun kurangnya publikasi merupakan keluhan terbesar bagi peserta ekoliterasi hybrid. Hal tersebut diduga bahwa panitia pelaksananya belum mengoptimalkan strategi diseminasi berupa notifikasi/pengingat acara kepada calon peserta potensial ekoliterasi hybrid.  Direkomendasikan bahwa diperlukan perencanaan matang dalam pemetaan target audience dan strategi diseminasi dan diperlukan penyusunan program berorientasi kepada minat dan karakter target audience guna menjamin efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan event hybrid lainnya
INOVASI DAN KREATIVITAS PUSTAKAWAN TERHADAP LAYANAN PENELUSURAN, PENGGUNAAN INTERNET DAN JURNAL ONLINE PADA PERPUSTAKAAN IAIN TULUNGAGUNG Diyon Syahroni
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.37714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pustakawan dalam meningkatkan kualitas layanan penelusuran, penggunaan internet dan jurnal  online yang dilakukan oleh pustakawan perpustakaan di IAIN Tulungagung. Alasan peneliti melakukan penelitian seperti ini ialah ingin mengetauhi sejauh mana bentuk layanan penelusuran dan penggunaan internet dan jurnal online yang ada diperpustakaan IAIN Tulungagung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur (literature review). Subjek dari penelitian ini adalah pustakawan perpustakaan IAIN Tulungagung yang dapat memberikan Informasi mengenai inovasi dan kreatifitas layanan penelusuran penggunaan internet jurnal online seperti kepala perpustakaan, koordinator bidang layanan e-resource dan pelaksana pengolahan bahan pustaka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder. Untuk teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan trianggulasi data. Hasil dari penelitian ini adalah dapat mengetahui inovasi layanan pustakawan dalam menangani kurangnya ketersediaan database jurnal agar penggunaan jurnal yang dilanggan dimanfaatkan sebagai bahan referensi karya ilmiah.
ARRANGEMENT OF LIBRARIES AND TRAINING OF VOCATIONAL SCHOOL LIBRARIANS IN SINGARAJA CITY IMPLEMENTING SLIMS ASSISTED DIGITAL LIBRARIES putu yana wardana
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.39575

Abstract

The rapid development of information technology has an impact on various fields of life and profession, this has led to system changes in institutions including libraries. The use of information technology in the world of libraries must be carried out considering the rapid flow of information and the large amount of data (big data) has undergone very rapid changes. Along with the rate of development of information technology that has touched all levels of society. Libraries play a role as a force in the preservation and dissemination of scientific information, a reference place for seekers of knowledge and the development of scientific works. With the application of information technology in libraries, nowadays it has become a measure to determine the level of progress of the library, no longer the size of the building used, the number of bookshelves or the crowds of books. SLIMS is a solution in implementing digital-based libraries so as to maximize the services and libraries of SMK. To overcome the above, vocational school services were held by conducting librarian training and library arrangement using the SLIMS application which was carried out virtually during the Covid pandemic. Of the three target schools, Vocational High Schools throughout Singaraja city all sent two librarian representatives each to take part in virtual zoom-based training, besides that, it was also attended by undiksha librarians, students and lecturers in the scope of the library study program. Furthermore, an MOU has been held in collaboration with the school and d3 libraries in library management and training for librarians to apply SLIMS-based digital libraries.Keyword : Training; Librarian; Structuring; Digital library; SLIMS
OPTIMALISASI LAYANAN DIGITAL DIMASA NEW NORMAL sri budi
ACARYA PUSTAKA Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v8i1.39793

Abstract

Covid-19 ini sudah merupakan ancaman di berbagai sektor kehidupan. Selain kesehatan, Covid-19 turut mengancam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan. Pada aspek kehidupan sosial, hubungan sosial terbatasi, disorganisasi dan disfungsi sosial terjadi di masyarakat. Sementara pada aspek ekonomi, tingkat kemiskinan meningkat, karena banyak terjadi PHK dan mekanisme transaksi perdagangan berbasis online. Sedangkan pada sektor pendidikan, model pembelajaran harus dilakukan jarak jauh secara daring baik ditingkat sekolah maupun perguruan tinggi.Pemerintah di awal bulan Juli 2020 sudah mulai menerapkan Sistem New Normal agar roda perekonomian masyarakat tetap berjalan.  Masyarakat harus memulai beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru,  namun pemerintah tetap menghimbau kepada masyarakat walaupun Indonesia sudah menerapkan kondisi new normal, masyarakat dalam melakukan aktivitas harus selalu memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan.  Dimasa new normal ini, seorang pustakawan hendaknya harus lebih kreatif, inovatif agar bisa memberikan layanan yang optimal kepada pemustaka.  Adapun terobosan-terobosan yang dilakukan seorang pustakawan selain memanfaatkan  aplikasi-aplikasi yang sudah familiar digunakan dalam lembaga perpustakaan seperti SLIMS dan INLISLite, seorang pustakawan bisa memberikan layanan yakni : a) Memberikan layanan online bagi pemustaka, b) Pemanfaatan penggunaan media sosial dalam layanan kepada pemustaka, dan c) Melakukan koordinasi dan kerjasama antar sesama pustakawan.  Layanan digital sangat dibutuhkan disaat kondisi seperti ini, karenamasyarakat dapat mengakses informasi kapanpun, dimanapun baik menggunakan android maupun komputer yang penting terhubung jaringan internet.  Kata kunci: Digital, Layanan, New Normal, Optimalisasi  Abstract  Covid-19 is already a threat in various sectors of life. Beside health, Covid-19 also threatens social, economic and educational life. There are problems come up in social life aspect such as social distancing, social disorganization and dysfunction occur in society. Meanwhile, in the economic aspect, the poverty rate has increased, due to many layoffs and online-based trade transaction mechanisms. Whereas in the education sector, the learning model must be done online both at the school and university level. In early July 2020, the government began to implement the New Normal System so that the society’s economy still continues. The community must start adapting to new life habits. However, the government still urges to remain discipline in implementing health protocols.  In this new normal era, a librarian should be more creative and innovative in order to provide optimal service to the users. Besides implementing familiar applications such as SLIMS and INLISLite, a librarian also can provide services, namely: a) providing online services, b) utilizing the use of social media, and c) coordinating and cooperating among librarians. Digital services are needed to support this kind of conditions, because people can access information anytime, anywhere, either using an android or a computer as long as connected to the internet network. Keywords: digital, new normal, optimization, service

Page 1 of 1 | Total Record : 9