cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2021): November" : 20 Documents clear
Web-Based School Library Information System with Wordpress Vocational High School Rita Hendriani Hendriani; Eko Indrawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.31945

Abstract

Pengelolaan sistem informasi administrasi yang baik merupakan faktor penting dalam proses administrasi perpustakaan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi perpustakaan sekolah berbais web dengan wordpress dan untuk mengimplementasikan sistem yang dirancang. Data-data yang digunakan dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi. Jenis metode pengembangan yang digunakan adalah Research and Develompment (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model waterfall. Prinsip pendekatan sistem yang diterapkan model ini terdiri dari lima tahap, yaitu analisis, disain, coding, pengujian serta implementasi & maintenance. Sedangkan platform CMS yang digunakan adalah Wordpress serta software phpMyAdmin sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai manajemen basis data (pengelola database). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web dengan wordpress yang dirancang dinyatakan valid dan praktis untuk dapat digunakan sebagai sistem informasi perpustakaan sekolah. Secara keseluruhan, sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web ini akan mampu memberikan layanan perpustakaan yang lebih baik bagi siswa, guru dan staf. Sehingga keberadaan sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web dengan wordpress memberikan beberapa manfaat dalam proses pelaksanaan layanan perpustakaan.
Instrumen Penilaian untuk Mengukur Sikap Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar Lidyaa Widhaningsih; Mawardi Mawardi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.34931

Abstract

Kurikulum 2013 adalah  kurikulum baru yang masih digunakan hingga saat ini. Dalam kurikulum ini penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan ketrampilan.. penilaian sikap menjadi salah satu komponen penilaian yang penting dan harus dilakukan, akan tetapi penilaian yang dilakukan dirasa masih kurang, di zaman modern dan semakin pesatnya perkembangan teknologi semakin banyak anak-anak yang kurang memiliki sikap dislipin di sekolah maupun dirumah serta di sekolah masih banyak guru yang melakukan penilaian sikap hanya berdasarkan dari pengamatannya saja. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan instrumen penilaian sikap untuk menilai sikap disiplin siswa kelas 2 SD. Pengembangan instrumen ini menggunakan skala Likert. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian pengembangan R&D. Instrumen sikap sudah melalui tahap uji validitas beberapa ahli, yaitu ahli penilaian, ahli bahasa, dan ahli pembelajaran. Uji validitas bahasa mendapatkan skor 75% sehingga masuk dalam kategori tinggi, uji validitas dari ahli penilaian sikap mendapat skor 80% sehingga masuk dalam kategori tinggi, uji validitas dari ahli pembelajaran mendapatkan skor 74,94% sehingga masuk dalam kategori tinggi. Oleh karena itu maka instrumen skala sikap unuk menilai sikap disiplin siswa kelas 2 SD ini layak untuk digunakan, serta dengan pemilhan instrumen penilain untuk mengukur sikap disiplin yang tepat dapat berpegaruh signifikan terhadap sikap disiplin siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat dapat memfasilitasi guru dan siswa dalam mengukur kemampuan afektif khususnya sikap disiplin agar tujuan pendidikan lebih mudah tercapai.
Youtube for Teaching Listening in English Language: the Benefits in Experts’ Views Bayu Hendra yasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.35470

Abstract

Beberapa siswa Indonesia mengungkapkan bahwa mereka menemukan kesulitan dalam belajar mendengarkan karena mendengarkan hanya dapat dilakukan dalam satu kesempatan tanpa dapat mengulanginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan video YouTube dalam pengajaran mendengarkan dengan mengevaluasi hasil penelitian sebelumnya dalam temuan dan memeriksa beberapa referensi tertulis yang meliputi teori, keyakinan, temuan penelitian, dan sumber lain yang terkait dengan dampak video YouTube. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data yang menggunakan sumber dari beberapa dokumentasi. Sumber data diperoleh dari sumber tertulis yang terkait dengan penggunaan video YouTube dalam pengajaran mendengarkan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah siswa terbanyak (54 siswa) yang mengaku YouTube hanya untuk hiburan, sedangkan tiga siswa mengakses YouTube terkait materi pendidikan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa YouTube adalah situs web tempat para guru atau siswa dapat mengambil bahan ajar otentik, video hiburan, dan dapat digunakan sebagai sumber belajar. Siswa tampak tertarik dengan kegiatan belajar saat menggunakan YouTube karena video YouTube menarik perhatian mereka. Siswa dapat memperoleh wawasan yang lebih baik tentang pelajaran mata pelajaran dengan bantuan video YouTube yang memberikan dukungan visual.
Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik pada Muatan Pelajaran IPS Luh Putu Shinta Destina Putri Utami; I Gede Astawan; Made Krisnaningsih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.35577

Abstract

Kegiatan belajar masih berpusat pada guru seperti berceramah. Hal ini mengakibatkan siswa menjadi pasif dalam proses pembelajaan dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan pembelajaran IPS pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 26 siswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu obeservasi, wawancara, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembaar kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis desktiptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu pada siklus I data hasil belajar muatan pelajaran IPS mencapai 63,07% dengan kategori tinggi dan pada siklus II mencapai 80,76% berada pada kategori sangat tinggi. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar muatan pelajaran IPS mencapai 17,69%. Jadi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPS siswa kelas VI. Implikasi model pembelajaran Problem Based Learning memberikan kesempatan siswa menyampaikan ide/gagasan, dan meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran. 
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Melalui Model Pembelajaran Quantum Putu Gede Nangga putra; I Gusti Ngurah Japa; Luh Putu Yasmiartini Yasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36069

Abstract

Kegiatan menulis masih sering kali dianggap sebagai kegiatan yang melelahkan. Kesulitan yang kerap muncul berkenaan keterampilan menulis permulaan adalah siswa belum bisa menulis huruf, kata dan kalimat dengan benar, jelas, dan rapi. Hal ini menyebabkan banyak siswa memiliki keterampilan menulis yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa melalui model pembelajaran quantum. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yang terlibat berjumlah 33 siswa yan terdiri atas 20 laki-laki dan 13 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan tes tertulis berupa tes uraian dan lembar observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan yang dimaksud adalah peningkatan keterampilan menulis permulaan, persentase ketuntasan klasikal, dan aktivitas belajar siswa. Rata-rata akhir keterampilan menulis permulaan mencapai 75,15 yang termasuk pada kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa tercapainya salah satu indikator keberhasilan PTK, yakni keterampilan menulis permulaan mencapai kategori tinggi. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 76% yang termasuk pada kategori tinggi. Walaupun tergolong pada kategori tinggi, hasil ini belum mencapai target indikator keberhasilan yakni 80%. Selanjutnya, rata-rata aktivitas belajar siswa mencapai skor 49,67 yang termasuk kategori tinggi. Maka, penerapan Model Pembelajaran Quantum meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan peningkatan pada aktivitas belajar siswa serta keterampilan menulis siswa.
Model Problem Based Learning Berbantuan Media Powerpoint untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD I Gede Mudiana; I G Wira Bayu; N N Arca Aspini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36096

Abstract

Keterlibatan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran matematika masih kurang, sehingga berdampak pada hasil belajar. Hal tersebut karena dalam kegiatan pembelajaran guru cenderung menggunakan metode konvensional, maka perlu adanya inovasi pembelajaran yang dapat merangsang siswa agar aktif dan mampu berfikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Power point pada siswa kelas III SD. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD yang berjumlah 12 siswa yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata hasil belajar matematika pada prasiklus yaitu 60,42 dengan kategori rendah, siklus I yaitu 67,5 dengan kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 88,3 dengan kategori tinggi. Maka, penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa kelas III SD.. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap hasil belajar siswa dan guru dapat menggunakan model PBL dalam pembelajaran lainnya.
Penerapan Model Discovery Learning Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Dasar Novika Hapsari Susilo; Fine Reffiane; Karsono Karsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36169

Abstract

Pengelolaan sistem informasi administrasi yang baik merupakan faktor penting dalam proses administrasi perpustakaan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi perpustakaan sekolah berbais web dengan wordpress dan untuk mengimplementasikan sistem yang dirancang. Data-data yang digunakan dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi. Jenis metode pengembangan yang digunakan adalah Research and Develompment (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model waterfall. Prinsip pendekatan sistem yang diterapkan model ini terdiri dari lima tahap, yaitu analisis, disain, coding, pengujian serta implementasi & maintenance. Sedangkan platform CMS yang digunakan adalah Wordpress serta software phpMyAdmin sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai manajemen basis data (pengelola database). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web dengan wordpress yang dirancang dinyatakan valid dan praktis untuk dapat digunakan sebagai sistem informasi perpustakaan sekolah. Secara keseluruhan, sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web ini akan mampu memberikan layanan perpustakaan yang lebih baik bagi siswa, guru dan staf. Sehingga keberadaan sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web dengan wordpress memberikan beberapa manfaat dalam proses pelaksanaan layanan perpustakaan.
Model Discovery Learning Berbatuan Power Point Meningkatkan Hasil Belajar Tematik (Muatan Pelajaran IPA) Agis Hizbi Hizbi; I Made Suarjana; Gede Agus Sudarmawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36643

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA dan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajarinya menjadikan sebuah permasalahan dalam proses pembelajaran. Peneitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran discovery learning pada kelas 4 SD. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas  yang dilaksankan dalam 2 siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini kelas 4 SD yang berjumlah 24 orang terdiri 14 laki-laki dan 10 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembeljaran discovery learning pada siswa kelas 4SD. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa prasiklus dengan nilai rata-rata sebesar 61,46 yang berada pada kategori rendah, siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 68,13. yang berada pada kategori cukup. Pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 79,17% dan berada pada kategori tinggi sehingga sudah meningkat. Dengan demikian, model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini berimplikasi pada penerapan model discovery learning yaitu, siswa berperan aktif dalam pembelajaran karena dihadapkan pada permasalahan siswa yang tidak focus dan terkadang ribut dalam proses pembelajaran, pembelajaran bermakna, dan pembelajaran berpusat pada siswa
Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI I Putu Agus Suastika Negara; Maria Goreti Rini Kristiantari; Ketut Alit Saputra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38185

Abstract

Kegiatan pembelajran IPA di SD masih berpusat pada guru dimana guru memberikan materi kepada siswa sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, sumber belajar IPA hanya buku paket tematik saja, kegiatan pembelajaran IPA kurang memberikan pengalaman belajar seperti melaksanakan proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan gejala-gejala alam sekitar, kegiatan pembelajaran IPA masih bersifat hafalan. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 10 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Data siklus I menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 70 ketuntasan belajar mencapai 62,5% dengan kriteria cukup. Pada siklus II menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 74,69 dan ketuntasan belajar 84,38% dengan kriteria tinggi. Maka, penerpan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI. Adanya penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi, pengalaman langsung saat belajar, keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran bersifat konstruktivisme, peningkatkan daya ingat siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa.
Dampak Model Bermain Peran Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas V Sekolah Dasar Desi Fitriani; Nurafni Nurafni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran bermain peran terhadap hasil belajar PPKn kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pretest Posttest Control Design. Sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Pada uji validitas dengan menggunakan Korelasi Point Biserial sebanyak 30 soal pilihan ganda dengan 20 soal valid dan 10 soal drop. Sedangkan pada uji reliabilitas menggunakan rumus KR-20 memperoleh rhitung = 0,85>rtabel 0,361 maka data tersebut memiliki instrument yang reliabel. Selanjutnya data dianalisis uji persyaratan yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji Liliefors diperoleh Lhitung pretest kelas kontrol (0,081<0,161) pretest eksperimen (0,130<0,161) dan untuk posttest kelas kontrol (0,106<0,161) posttest eksperimen (0,156<0,161) maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan uji homogenitas dengan menggunakan uji Fisher diperoleh Fhitung Fhitung Pretest (1,17 < 1,86) dan Fhitung Posttest (1,20 < 1,86) maka dapat disimpulkan bahwa uji homogenitas tersebut memiliki data varians kelompok berdistribusi homogen. Pada uji hipotesis digunakan uji-t diperoleh Thitung = 3,368 dengan dk = 58, sedangkan Ttabel pada taraf signifikansi (α) = 0,05 dengan dk = 58 ialah sebesar 1,672. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diperoleh bahwa Thitung > Ttabel (3,368 > 1,672) maka artinya adalah H0 (hipotesis nol) ditolak dan H1 (hipotesis kerja) diterima. Hal ini dapat disimpulkan dan dinyatakan bahwa adanya pengaruh positif yang signifikan pada penggunaan model role playing terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar.

Page 1 of 2 | Total Record : 20