cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : 23563397     EISSN : 25974505     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019" : 9 Documents clear
MODEL PEMBELAJARAN LEMPAR TANGKAP SOFTBALL MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS Agung Kuntoro Saputro; Susilo Susilo
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.19459

Abstract

Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran lempar tangkap softball menggunakan media pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas (SMA).  Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan, dan prosedur pengembangan produk ini terdiri analisis produk yang ingin dibuat, membuat produk awal, uji validasi ahli dan revisi, uji kelompok kecil revisi, uji kelompok besar dan produk akhir. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang didapat dari evaluasi ahli, serta menggunakan hasil pengamatan di lapangan yang diperoleh dari siswa, dan penerapan produk. Teknik mengolah  data adalah deskriptif persentase. Data yang didapatkan adalah sebelum pemberian perlakuan (kelompok control) berupa model pembelajaran keterampilan lempar tangkap softball diketahui hasil rata-ratanya adalah 21.4 dan hasil rata-rata dari kelompok eksperimen 32.033. Maka terdapat selisih antara kelompok control dan kelompok eksperimen sebanyak 10.633. Maka model pembelajaran keterampilan lempar tangkap softball menggunakan media pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan lempar tangkap softball pada SMA. Hasil data dapat disimpulkan bahwa: (1) Model  pembelajaran keterampilan lempar tangkap softball menggunakan media pembelajaran pada SMA dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran maupun saat ekstrakurikuler di sekolah, (2) dari model diperoleh bukti adanya peningkatan dengan ditunjukan hasil pengujian data hasil pretes dan posttest adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan model
UPAYA MENINGKATKAN AKURASI TEKNIK PASSING MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA Gustianto Irawan; Tatok Sugiarto; Ari Wibowo Kurniawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.19976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi passing dengan metode drill pada kegiatan ekstrakulikuler SMPN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif dengan metode penelitian tindakan olahraga (PTO), serta menggunakan instrumen berupa tes. Subjek penelitian adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 10 Malang yang terdiri dari 20 siswa laki – laki. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan passing kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan passing kaki bagian punggung permainan sepakbola menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dengan penggunaan metode drill yaitu masuk pada pada kategori baik sekali.
MINAT SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Novia Nazirun; Novri Gazali; M Fikri
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20898

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani diSMPYLPI Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini siswa putriSMPYLPI Pekanbaru yang berjumlah 65 siswa.Teknik sampel adalah sampel jenuh dengan jumlah sampel 65 siswa. Indikator minat belajar dalam angket terbagai menjadi 4 indikator yaitu : 1) Perasaan senang, 2) ketertarikan siswa, 3) Perhatian, 4) keterlibatan siswa. Jumlah pernyataanawal dirancang 40 butir pernyataan dan setelah uji validitas menjadi 32 butir pernyataan. Hasil penelitian ini adalah minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani diSMPYLPI Pekanbaru dengan rata-rata 76% dengan kategori kuat.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Ketut Suliaji
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20920

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar passing bola voli pada siswa kelas XII MIPA3 SMAN 3 Amlapura  tahun pelajaran 2018/2019 dengan menerapkan  model pembelajaran TPS (Think Pair Share). Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dimana masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 3 SMAN 3 Amlapura Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 35 orang siswa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tingkat penguasaan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siklus I sebesar 42,86% berada pada dalam kategori sangat kurang. Pada Siklus II sebesar 85,71% berada pada berada dalam kategori baik. Terjadi peningkatan persentase tingkat penguasaan hasil belajar teknik dasar passing in bola voli sebesar 42,85% dari siklus I ke siklus II. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar passing bola voli.
PENGARUH MODEL LATIHAN CRAZY BALL GAME DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI ANAK BERLATIH KARATE Gede Hendri Ari Susila; Ade Hindhu Prastya
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20934

Abstract

Olahraga karate merupakan salah satu cabang olahraga beladiri yang sangat digemari di Provinsi Bali, khususnya di kabupaten Buleleng. Teknik kumite adalah salah satu teknik dengan tingkat kesulitan tinggi dan berhadapan one bye one ditingkat anak usia dini tidaklah mudah secara psikologi anak sehingga dibutuhkan metode khusus dalam melatih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Model latihan Crazy Ball Game efektif meningkatkan minat dan motivasi anak berlatih karate khususnya teknik kumite. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah anak kategori usia dini (7 s/d 9 tahun) yang terdaftar di aliran/perguruan di bawah naungan FORKI Buleleng sebanyak 50 orang. Berdasarkan hasil analisis dan penelitian yang sesuai dengan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Model Latihan Crazy Ball Game berpengaruh terhadap Motivasi Berlatih siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis kedua dalam penelitian diperoleh nilai koefisien F = 4,614 dengan signifikansi (sig) = < 0,05. Jika ditetapkan taraf signifikansi α = 0,05 maka nilai signifikansi uji hipotesis kedua jauh lebih kecil daripada α, sehingga F signifikan. Maka hipotesis kedua diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap sikap sosial antara siswa yang mengikuti Model Latihan Crazy Ball Game dengan siswa yang mengikuti Latihan konvensional.
PEMETAAN POTENSI OLAHRAGA REKREASI DI KABUPATEN BULELENG - BALI Ade Hindhu Prastya; Gede Hendri Ari Susila
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20935

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai potensi olahraga rekreasi di Kabupaten Buleleng. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif eksploratif. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian bertujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki yaitu potensi dan pengembangan olahraga rekreasi di Kabupaten Buleleng. Sasaran penelitian adalah kelompok masyarakat yang gemar akan olahraga rekreasi baik yang terdaftar dalam organisasi resmi atau tidak. Pada penelitian ini, pembagian 3 zone di kabupaten Buleleng dijadikan dasar dalam pengambilan sampel olahraga rekreasi, yaitu (1) sampel olahraga rekreasi yang berada di wilayah barat (Kecamatan Gerokgak, Kecamatan Seririt, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Busungbiu), keterwakilan sampelnya di Kecamatan Seririt; (2)  sampel olahraga rekreasi yang berada di wilayah tengah (Kecamatan Buleleng, Kecamatan Sukasada), keterwakilan sampelnya di Kecamatan Buleleng; dan (3) sampel olahraga rekreasi yang berada di wilayah timur (Kecamatan Sawan, Kecamatan Kubutambahan, dan Kecamatan Tejakula), keterwakilan sampelnya di Kecamatan Kubutambahan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (LibraryStudy) dan penelitian lapangan (Field Reseach) dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan data menggunakan teknik triangulasi. Secara umum hasil pemetaan potensi olahraga rekreasi di kabupaten Buleleng dalam dirangkum sebagai berikut: (1) olahraga massal (senam orhiba, fun bike, fun run, gerak jalan, senam zumba) , (2) olahraga tradisional (megangsing, dagongan, hadang, terompah panjan, ergang, megoak-goakan), (3) olahraga khusus (senam lansia dan senam ling tien kung), dan (4) olahraga tantangan (airsoftgun, dayung, perahu layar, skateboard, arum jeram, dan kano).
PERBEDAAN LATIHAN DAN BAKAT KINESTETIK TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLA VOLI I Ketut Agus Artha; Made Suparman
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.21046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan dan bakat kinestetik terhadap kemampuan smash bola voli. Penelitian menggunakan intake kelas sebagai sampel, sehingga penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen kuasi (quasi eksperiment) dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah Siswa SD Negeri 1 Pelapuan berjumlah 48 orang. Pengumpulan data dengan angket dan tes kemampuan smash bola voli berbentuk lembar observasi. Metode analisis data menggunakan analisis kovarian (ANACOVA) faktorial 2×2 dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok metode latihan smash bola voli yaitu: = 6,518 lebih besar dari LSD(KSBV) = 4,996. Nilai rata-rata kemampuan smash bola voli pada kelompok (bergerak) secara statistik lebih tinggi dibandingkan pada kelompok (diam). Ditinjau dari siswa yang memiliki bakat kinestetik tinggi dan rendah adalah 6,814 dengan standar deviasi SD=2,449 dengan angka signifikansi lebih kecil dari 0,05.Di samping itu, = 6,814 lebih besar dari LSD(KSBV)= 4,996. Nilai rata-rata siswa dengan bakat kinestetik tinggi secara statistik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki bakat kinestetik rendah. Terdapat interaksi antara latihan dan bakat kinestetik terhadap kemampuan smash bola voli merupakan interaksi ordinal (bersilangan). Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara perbedaan latihan dan bakat kinestetik terhadap kemampuan smash bola voli siswa SD Negeri 1 Pelapuan.  
ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN KLUB SEPAK BOLA PERSEBAYA Nasario Wahyu Handoko; Fikry Zahria Emeraldien; Aldi Purnomo
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.21652

Abstract

Berita olahraga digemari masyarakat Indonesia, namun masih jarang diteliti. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan pemberitaan media cetak Jawa Pos dan Harian Surya dalammembingkai dan memberitakan klub sepakbola Persebaya Surabaya. Hal ini berkaitan dengan pasca peralihan media partner dari Jawa Pos ke Harian Surya. Dulu media partner Persebaya (2017) adalah Jawa Pos, di mana Presidennya, Azrul Ananda, merupakan CEO Jawa Pos. Namun, setelah Presiden Persebaya tersebut tidak berada di institusi Jawa Pos lagi, media partner Persebaya beralih menjadi Harian Surya.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis framingdengan metode kualitatif. Adapun model analisis framing yang digunakan adalah milik Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicky. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa pembingkaian berita oleh Jawa Pos dan Harian Surya memiliki perbedaan dalam pemberitaannya. Jawa Pos tidak memperlihatkan keberpihakan dalam pemberitaannya, sementara Surya sudah berusaha menyuguhkan berita yang berimbang meski kurang selaras dan kurang memenuhi kelengkapan unsur berita.
IMPLEMENTASI MODUL PENJASORKES BERMUATAN MODEL PEMBELAJARAN BANDURA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES DAN KECERDASAN KINESTETIK SISWA SEKOLAH DASAR I Ketut Yoda
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.23256

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengimplementasikan modul penjasorkes bermuatan model pembelajaran Bandura dalam meningkatkan hasil belajar penjasorkes dan kecerdasan kinestetik siswa sekolah dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Laboratorium kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan teknik pengambilan sampel random  sampling. Jumlah sampel yang digunakan satu kelas yang berjumlah 29 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara menyusun data secara sistematis, mengorganisasi data ke dalam kategori, melakukan sintesa, menyusun dalam pola tertentu, dan membuat kesimpulan. Hasil analisis data di peroleh bahwa modul penjasorkes bermuatan model pembelajaran Bandura yang diterapkan di kelas IV Sekolah Dasar Laboratorium Undiksha Singaraja menunjukkan hasil belajar yang baik dengan peningkatan kecerdasan kinestetik juga baik. Respon siswa menunjukkan bahwa 100% siswa menyatakan modul penjasorkes bermuatan model pembelajaran Bandura dapat dengan mudah dipahami dalam melatih keterampilan gerak dan kecerdasan kenestetis siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 9