cover
Contact Name
M. Rudi Irwansyah
Contact Email
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha
ISSN : 25991418     EISSN : 25991426     DOI : -
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha published by Undiksha Press managed by Department of Economic Education Universitas Pendidikan Ganesha in collaboration with Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia. A blind peer-reviewed and open access journal published twice a year (June and December). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha has an objective to help researchers publish their work for a wider audience and discover new connections. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha considers original research articles and review articles in any research areas of Economic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2014)" : 137 Documents clear
PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING DAN CUSTOMER SATISFACTION TERHADAP CUSTOMER LOYALTY PADA PENJUALAN SEPEDA MOTOR HONDA DI PT ENAM TIGA SEJAHTERA TAHUN 2013 Jumati .; Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd .; Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.3350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh; (1) relationship marketing terhadap customer satisfaction, (2) relationship marketing terhadap customer loyalty, (3) customer satisfaction terhadap customer loyalty, (4) pengaruh relationship marketing terhadap customer loyalty melalui customer satisfaction. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan yang telah membeli membeli sepeda motor Honda di PT Enam Tiga Sejahtera tahun 2013, jumlah sampel sebanyak 97 responden, dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan mengunakan teknik dokumentasi dan kuesioner yang dianalisis dengan menggunakan analisis jalur dengan bantuan program SPSS for windows 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) relationship marketing berpengaruh terhadap customer satisfaction, hal ini ditunjukkan oleh thitung = 16,783 > ttabel = 1,661 (2) relationship marketing berpengaruh terhadap customer loyalty, hal ini ditunjukkan dari thitung = 13,547 > ttabel = 1,661 (3) empowering employees berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty, hal tersebut ditunjukkan dari nilai thitung = 3,165 < ttabel 1,661 (4) Relationship marketing berpengaruh terhadap customer loyalty secara tidak langsung melalui customer satisfaction. Besarnya pengaruh relationship marketing secara tidak langsung terhadap customer loyalty melalui customer satisfaction yaitu 0,865 x 0,804 = 0,695. Pengaruh langsung antara relationship marketing terhadap customer satisfaction yaitu 0,809 dengan taraf signifikansi 0,000.Kata Kunci : Relationship Marketing, Customer Satisfaction, Customer Loyalty This study aims to investigate the influence; (1) relationship marketing on customer satisfaction, (2) relationship marketing on customer loyalty, (3) customer satisfaction to customer loyalty, (4) the effect of relationship marketing on customer loyalty through customer satisfaction. The population in this study is a customer who has purchased a Honda motorcycle purchased in PT Enam Tiga Sejahtera in 2013, the total sample of 97 respondents, the sampling technique stratified random sampling. Data were collected using the techniques of documentation and questionnaires were analyzed using path analysis with SPSS 16.0 for windows.The results showed that; (1) relationship marketing affect customer satisfaction, this is indicated by a = 16.783 tcount > ttable = 1.661 (2) relationship marketing affect customer loyalty, it is shown from tcount = 13.547> ttable = 1.661 (3) empowering employees significantly influence customer loyalty, it is shown from tcount = 3.165 < ttable 1.661 (4) Relationship marketing affect customer loyalty indirectly through customer satisfaction. The magnitude of the effect of indirect relationship marketing on customer loyalty through customer satisfaction is 0.865 x 0.804 = 0.695. The direct effect between relationship marketing to customer satisfaction is 0.809 with a significance level of 0.000.keyword : Relationship Marketing, Customer Satisfaction, Customer Loyalty
ANALISIS PELAKSANAAN SELEKSI KARYAWAN PADA PT. BII FINANCE CABANG DENPASAR TAHUN 2013 Gede Teguh Wirawan .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan seleksi karyawan ditinjau: keahlian khusus, pengalaman, usia, jenis kelamin, pendidikan, kondisi fisik, tampang, bakat, temperamen, dan karakter pada PT. BII Finance cabang Denpasar tahun 2013. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara dengan menggunakan skala likert. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil analisis pelaksanaan seleksi karyawan pada PT. BII Finance cabang Denpasar tahun 2013 diketahui bahwa keahlian khusus memiliki rata-rata dengan kriteria sangat baik, pengalaman memiliki rata-rata dengan kriteria baik, usia memiliki rata-rata dengan kriteria baik, jenis kelamin memiliki rata-rata dengan kriteria cukup baik, pendidikan memiliki rata-rata dengan kriteria baik, kondisi fisik memiliki rata-rata dengan kriteria baik, tampang memiliki rata-rata dengan kriteria cukup baik, bakat memiliki rata-rata dengan kriteria baik, temperamen memiliki rata-rata dengan kriteria baik, dan karakter memiliki rata-rata dengan kriteria cukup baik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan seleksi karyawan yang dilakukan sudah baik.Kata Kunci : analisis, seleksi karyawan, finance. This study aimed to determine the implementation of employee’s selection in terms of: special skill, experience, age, gender, education, physical condition, looks, talent, temperament, and character at PT. BII Finance Denpasar branch in 2013. Data collection methods used in this study were interview and documentation methods. Research instrument used was interview guide using a likert scale. Analysis of the data used was descriptive analysis with quantitative and qualitative approaches. From the analysis of the implementation of employee’s selection at PT. BII Finance Denpasar branch in 2013 ascertainable that special skill had average with very good criteria, experience had average with good criteria, age had average with good criteria, gender had average with good enough criteria, education had average with good criteria, physical condition had average with good criteria, looks had average with good enough criteria, talent had average with good criteria, temperament had average with good criteria, and character had average with good enough criteria. Overall it can be concluded that the implementation of employee’s selection has been good done.keyword : analysis, employee selection, finance.
ANALISIS PELAKSANAAN SELEKSI KARYAWAN PADA PT. BII FINANCE CABANG DENPASAR TAHUN 2013 Gede Teguh Wirawan .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan seleksi karyawan ditinjau: keahlian khusus, pengalaman, usia, jenis kelamin, pendidikan, kondisi fisik, tampang, bakat, temperamen, dan karakter pada PT. BII Finance cabang Denpasar tahun 2013. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara dengan menggunakan skala likert. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil analisis pelaksanaan seleksi karyawan pada PT. BII Finance cabang Denpasar tahun 2013 diketahui bahwa keahlian khusus memiliki rata-rata dengan kriteria sangat baik, pengalaman memiliki rata-rata dengan kriteria baik, usia memiliki rata-rata dengan kriteria baik, jenis kelamin memiliki rata-rata dengan kriteria cukup baik, pendidikan memiliki rata-rata dengan kriteria baik, kondisi fisik memiliki rata-rata dengan kriteria baik, tampang memiliki rata-rata dengan kriteria cukup baik, bakat memiliki rata-rata dengan kriteria baik, temperamen memiliki rata-rata dengan kriteria baik, dan karakter memiliki rata-rata dengan kriteria cukup baik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan seleksi karyawan yang dilakukan sudah baik.Kata Kunci : analisis, seleksi karyawan, finance. This study aimed to determine the implementation of employee’s selection in terms of: special skill, experience, age, gender, education, physical condition, looks, talent, temperament, and character at PT. BII Finance Denpasar branch in 2013. Data collection methods used in this study were interview and documentation methods. Research instrument used was interview guide using a likert scale. Analysis of the data used was descriptive analysis with quantitative and qualitative approaches. From the analysis of the implementation of employee’s selection at PT. BII Finance Denpasar branch in 2013 ascertainable that special skill had average with very good criteria, experience had average with good criteria, age had average with good criteria, gender had average with good enough criteria, education had average with good criteria, physical condition had average with good criteria, looks had average with good enough criteria, talent had average with good criteria, temperament had average with good criteria, and character had average with good enough criteria. Overall it can be concluded that the implementation of employee’s selection has been good done.keyword : analysis, employee selection, finance.
PENGARUH PERSEPSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MIE INSTAN PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI ANGKATAN 2012 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA TAHUN 2014 Tri Yohana .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .; Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persepsi mahasiswa juruasan pendidikan ekonomi, (2) keputusan pembelian produk mie instan pada mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi, dan (3) pengaruh persepsi terhadap keputusan pembelian produk mie instan pada mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi. Penelitian ini termasuk penelitian termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan penddikan ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha yang berjumlah 88 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah persepsi dan keputusan pembelian mahasiswa. Penelitian ini menggunakan sampel yang ditentukan dengan total sample. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif dan statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) persepsi mahasiswa secara total berada dalam kategori cukup tinggi, sedangkan persepsi per dimensi yaitu untuk perhatian selektif berada pada katgori cukup tinggi, distorsi selektif berada pada kategori cukup tinggi, dan ingatan selektif berada pada kategori cukup tinggi, (2) keputusan pembelian produk mie instan secara total berada pada kategori tinggi. (3) Persepsi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi sebesar 0,478 atau 47,8% dan sisanya sebesar 52,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diikut sertakan dalam penelitian ini.Kata Kunci : keputusan pembelian, persepsi This study aimed to determine (1) the perception of students majoring in economics education, (2) the instant noodle product purchasing decisions on economic education majors, and (3) the effect of the perception of instant noodle product purchasing decisions on economic education majors. This research includes studies including quantitative descriptive study. The subjects were students majoring in economics education Ganesha Education University totaling 88 people. Whereas the object of this research is the perception and student purchasing decisions. This study used a sample was determined by the total sample. Data was collected through questionnaire method, then analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results of this study indicate that (1) the perception of students in total are in the category is quite high, while the per-dimensional perception is to be in the category of selective attention is quite high, in the category of selective distortion is quite high, and is in the category of selective recollection is quite high, (2) instant noodle product purchasing decisions in total are in the high category, (3) perception of a positive and significant influence on purchasing decisions on economic education majors with a correlation coefficient of 0.585 or 58.5% and contributed to or affected by 0,478 or 47,8% and amounted to 52,2% there are still other factors that are not to be included in this study. keyword : buying decision, perception
ANALISIS SALURAN PEMASARAN USAHATANI JERUK DI DESA KERTA KECAMATAN PAYANGAN KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2013 I Kadek Januwiata .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran usahatani jeruk di Desa kerta tahun 2013 dengan mengidentifikasi saluran pemasaran yang terbentuk, menghitung jumlah marjin pemasaran dan farmer share, serta menghitung efisiensi pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran. Data yang digunakan berupa data kulitatif dan kuantitatif, sedangkan berdasarkan sumbernya ada data primer dan data sekunder. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat lima pola saluran pemasaran jeruk di Desa Kerta yaitu: (1) pola saluran I: petani─pedagang pengecer─konsumen, (2) pola saluran II: petani─pedagang pengepul─pedagang pengecer─konsumen, (3) pola saluran III: petani─pedagang pengepul─pasar Jawa (Jakarta), (4) pola saluran IV: petani─pedagang pengepul─pasar (Solo), (5) pola saluran V: petani─pedagang pengepul ─ pasar (Surabaya). Pola I memiliki jumlah marjin sebesar Rp.5.000,00/kg dan farmer share sebesar 61,53%, pola II memiliki marjin sebesar Rp.8.000,00/kg dan farmer share sebesar 42,85%, saluran III, IV dan saluran V memiliki margin yang sama yaitu sebesar Rp.7.500,00/kg dan untuk farmer share sebesar 48,27%. Tingkat efisiensi dari lembaga pemasaran belum efisien karena persentasenya >5%. Pada pola II untuk pedagang pengepul sebesar 14,71%, dan pada pola III, IV dan V sebesar 13,79%. Pada saluran I untuk pedagang pengecer sebesar 8,46%, sedangkan pada saluran II untuk pedagang pengecer sudah efisien dengan jumlah persentase 1,42%. Dilihat secara keseluruhan saluran I memiliki persentase paling kecil yaitu sebesar 8,46% dibandingkan saluran II sebesar 16,13%, dan saluran III, IV dan V masing-masing memiliki persentase sebesar 13,79% hal ini mengindikasikan bahwa saluran yang pendek lebih efisien dari saluran yang panjang. Kata Kunci : saluran pemasaran, efisiensi pemasaran This study aims to determine the marketing channel citrus farm in the village of Kerta in 2013 by identifying marketing channels are formed, calculate the amount of marketing margin and farmer share, and compute efficiency for each marketing agencies. Subjects in this study is a citrus farmer, merchant collector, and retailers while becoming the object of this study is the citrus marketing channel, which assessed the level of efficiency of the marketing margin and farmer share. Data were collected through interviews and documentation. The data used in the form of data with qualitative and quantitative descriptive analysis with a qualitative approach. In 2013 the results showed that the pattern of orange marketing channels in Kerta village, there are five patterns of marketing channels, namely: (1) channel patterns I: Farmers ─ Retailer ─ Consumer, (2) channel Pattern II: Farmers ─ Merchant Collectors ─ Retailers ─ Consumers, (3) channel pattern III: Farmers ─ Merchant Collectors ─ Market Java (Jakarta), (4) channel pattern IV: Farmers ─ Marchant Collectors ─ Market (Solo), (5) V channel patterns: Farmers ─ Marchant Collectors ─ Market (Surabaya). In channel pattern I the marketing margin is Rp. 5000.00/ kg and the farmer share is 61.53 %, channel II has a marketing margin of Rp. 8000.00/ kg and the farmer share of 42.85 %, in channels III, IV and V have the same amount of margin is Rp. 7,500.00/ kg and for the farmer share of 48.27 %. The level of efficiency of the marketing agency is not efficient because the percentage is >5 %. In the second channel for merchants collectors of 14.71 %, and the channel III, IV and V of 13.79 %. In the first channel to retailers by 8.46 %, while the second channel for retailers has been streamlined with the total percentage of 1.42 %. Viewed as a whole citrus marketing channel in the Village Kerta yet efficient. The most efficient marketing channel is the first channel that has the smallest percentage of the amount by 8.46 % as compared to the other channel is the channel II was 16.13 %, and the channel III, IV and V each have a percentage of 13.79%. This is to tell the short marketing channel more effecien than the long marketing channel. keyword : marketing channels, marketing efficiency
PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI DISTRIBUSI PRODUK MUFFIN CUP CAKE PADA PERUSAHAAN SURYA CAKE DI GIANYAR TAHUN 2013 Ni Wayan Eka Rahmayuni Septiarini .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alokasi produk muffin cup cake dan biaya distribusi pada Perusahaan Surya Cake. (2) alokasi produk dan biaya distribusi jika menerapkan linear programming pada Perusahaan Surya Cake, serta (3) dampak terhadap harga jual produk jika menerapkan linear programming. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan metode wawancara yang dianalisis dengan linear programming metode distribusi tipe modified distribution method (MODI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) alokasi distribusi produk hanya berdasarkan pada waktu pemesanan produk oleh pelanggan, dengan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode Januari-Juni sebesar Rp 20.766.165 dan periode Juli-Desember sebesar Rp 26.473.810, (2) alokasi produk pada perusahaan Surya Cake tahun 2013 setelah menerapkan linear programming berdampak pada perubahan alokasi produk yang mengakibatkan biaya distribusi yang dikeluarkan perusahaan lebih sedikit pada periode Januari-Juni biaya distribusi yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp19.625.875,00 dan periode Juli-Desember sebesar Rp 25.374.890,00, dan (3) dampak terhadap harga jual produk jika menerapkan linear programming dapat dilihat dari penurunan biaya total yang dikeluarkan oleh perusahaan. Harga jual produk sebelum menerapkan linear programming pada periode Januari-Juni Rp900,00/biji sedangkan periode Juli-Desember Rp 1.000,00/biji. Setelah menerapkan linear programming harga jual produk periode Januari-Juni Rp729,66/biji sedangkan periode Juli-Desember Rp747,58/biji Berdasarkan hasil tersebut perusahaan perlu melakukan perbaikan dari jumlah alokasi distribusi produk, biaya distribusi serta harga jual produk.Kata Kunci : alokasi produk, linear programming, optimalisasi distribusi The aims of this study were to know (1) the product allocation of muffin cup cake and disrtibution cost of Surya Cake Company, (2) product allocation and distribution cost if linear programming was implemented in Surya Cake company, as well as (3) the effect of linear programming on selling price of product. This study was descriptive quantitative research. Data on this study were collected through documentation and interview which were analyzed by using linear programming with distribution method type modified distribution method (MODI). The result of this study showed that (1) distribution of product allocation was only based on product ordering time done by customer with distribution cost Rp 20.766.165 on period of January-June and Rp 26.473.810 on period of July-December, (2) the implementation of linear programming gave effect on product allocation changes and it gave impact to the distribution cost in 2013, in which the distribution cost decreased into Rp19.625.875,00 on periode of January-June and Rp 25.374.890,00 on periode of July December, (3) the effect on selling price when linear programming was implemented could be seen on the decrease of overall cost spent by the company. Before implementing linear programming selling prices of the product were Rp 900,00/item on period of January-June and Rp 1.000,00/item on period of July-December. After implementing the linear programming, the selling price decreased into Rp 729,66/item on period of January-June and Rp747,58/item on period of July-December. Based on that result, the company need to do remedial or correction in terms of total allocation of product distribution, distribution cost, and selling price of product.keyword : product allocation, linear programming, optimal distribution
ANALISIS KINERJA PEGAWAI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA DI SINGARAJA Kd. Derina Sariyanti .; Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai yang dilihat dari delapan dimensi pengukuran kinerja pegawai yaitu, kuantitas kerja, kualitas kerja, pengetahuan kerja, kreativitas, kerjasama, kemandirian, inisiatif, kualitas pribadi pegawai Universitas Pendidikan Ganesha di Singaraja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pimpinan yang ada di masing-masing fakultas dan unit pelayanan yang ada di Universitas Pendidikan Ganesha di Singaraja dan objeknya adalah kinerja pegawai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi kuantitas kerja berada pada kategori baik, pada dimensi kualitas kerja berada pada kategori baik, pada dimensi pengetahuan kerja berada pada posisi baik, pada dimensi kreativitas berada pada kategori cukup, pada dimensi kerjasama berada pada kategori baik, pada dimensi kemandirian berada pada kategori baik, pada dimensi inisiatif berada pada kategori baik, pada dimensi kualitas pribadi berada pada kategori baik. Berdasarkan skor perdimensi tersebut skor total kinerja pegawai Universitas Pendidikan Ganesha di Singaraja berada pada kategori baik dengan rentang skor 1.495-1.847.Kata Kunci : kinerja pegawai This study aims to determine the employee's performance which was seen from the eight dimensions of employees’ performance measurement, namely, the quantity of work, quality of work, knowledge of work, creativity, collaboration, self-reliance, initiative, the personal qualities of Ganesha Education University employees in Singaraja. This study used a descriptive research design. The subjects in this study were the leaders in each faculty and service units in Ganesha University of Education Singaraja and the object was the employees’ performance. The data were collected using a questionnaire and analyzed descriptively. The research findings indicated that the quantity of work dimensions were in good category, the quality of work dimensions were in a good category, the knowledge of work dimensions were in good category, the creativity dimensions were in the adequate category, the collaboration dimensions were in good categories, the self-reliance dimensions were in good categories, the initiatives dimensions was in the good category, on the personal qualities dimensions were in the good category. Based on the perdimensi scores, the total score of Ganesha Education University employees’ performance in Singaraja were in good category with a score range of 1495-1847.keyword : employees’ performance
Analisis SWOT Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Desa Wisata Penglipuran Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Tahun 2014 Komang Sri Susanthi .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang menjadi kekuatan dalam mempengaruhi tingkat kunjungan objek wisata desa Penglipuran, (2) faktor-faktor yang menjadi kelemahan dalam mempengaruhi tingkat kunjungan objek wisata desa Penglipuran, (3) faktor-faktor yang menjadi peluang dalam mempengaruhi tingkat kunjungan objek wisata desa Penglipuran, (4) faktor-faktor yang menjadi ancaman dalam mempengaruhi tingkat kunjungan objek wisata desa Penglipuran, dan (5) strategi yang tepat untuk diterapkan dalam meningkatkan kunjungan objek wisata desa Penglipuran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung ke desa Penglipuran dan kepala adat desa Penglipuran, sedangkan objek penelitian ini adalah analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (SWOT). Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor yang menjadi kekuatan adalah kebersihan/ kelestarian budaya, adanya sarana/ prasarana seperti adanya tolilet, arena parkir dan tourism information centre, akses jalan bagus dan lokasi strategis serta masyarakatnya ramah, (2) faktor yang menjadi kelemahan adalah keindahan alam yang kurang dan minimnya artshop, home stay dan jenis makanan khas daerah, (3) faktor yang menjadi peluang adalah peran serta masyarakat baik, keamanan lingkungan, kondisi ekonomi dan kemajuan teknologi, (4) faktor yang menjadi ancaman adalah kelestarian budaya, kondisi politik, kebijakan pemerintah dan daya saing, dan (5) strategi yang diterapkan adalah panetrasi pasar dan pengembangan produk.Kata Kunci : Analisis SWOT, EFAS, IFAS, Matrik IE The objective of this research aimed to know (1) the factor to be strength to have influenced step visit of tourism object in Penglipuran village, (2) the factor to be weakness to have influenced step visit of tourism object in Penglipuran village, (3) the factor to be opportunity to have influenced step visit of tourism object in Penglipuran village, (4) the factor to be threat to have influenced step visit of tourism object in Penglipuran village, (5) the exact strategy to applied by organizer and society at Penglipuran village. This research was a qualitative research. The subject of this research was tourist who visited at Penglipuran village and village headman, and the object this research is analysis of strength, weakness, opportunity, and threat (SWOT). This data collected with interview method and observation. The result of this research showed that (1) the factor to be strength is cleanness/conserving culture, there is facilities such as toilet, tourism information centre and park area, way access is good, strategic location, and friendly society, (2) the factor to be weakness is less of beauty nature and bit of art shop, home stay and kind of special local food, (3) the factor to be opportunity is role of society, safety area, condition of economics and progress of technology, (4) the factor to be threat is conserving culture, condition of politics, policy of government and power of compete, (5) the strategy that apply is market penetration and developing of product.keyword : EFAS, IFAS, Matrik IE dan SWOT Analyse
PENGARUH PEMBERDAYAAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BALI SEGARA NUSANTARA Putu Chori Suryadewi .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4021

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemberdayaan karyawan baik secara total maupun per dimensi, mendeskripsikan kinerja karyawan baik secara total maupun perdimensi, dan pengaruh pemberdayaan terhadap kinerja karyawan pada PT. Bali Segara Nusantara. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah karyawan PT. Bali Segara Nusantara sebanyak 63 orang, sedangkan objeknya adalah pemberdayaan karyawan dan kinerja karyawan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan regresi sederhana dengan menggunakan bantuan SPSS 16,0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan karyawan dan kinerja karyawan secara total berada pada kategori baik. Demikian pula jika dilihat dari dimensi kemapuan, wewenang, kepercayaan, dan tanggung jawab berada pada kategori baik. Terdapat pengaruh positif pemberdayaan terhadap kinerja karyawan ditunjukkan nilai thitung sebesar 3,576 > ttabel sebesar 1,670 atau p-value = 0,001 < α = 0,05. Hasil R Square sebesar 0,173. Hal ini berarti kinerja karyawan dipengaruhi oleh pemberdayaan karyawan sebesar 17,3%.Kata Kunci : pemberdayaan karyawan, kinerja karyawan This research aims to describe employee empowerment both in total and per dimension, describe the employee's performance either totally or dimensions, and the effect of empowerment on employee performance at PT. Bali Segara Nusantara. This study was designed using quantitative descriptive research. The subjects were employees of PT. Bali Segara Nusantara as many as 63 people, while the object is employee empowerment and employee performance. Data were collected using a questionnaire. Data were analyzed descriptively and simple regression using SPSS 16.0 for windows. The results showed that the empowerment of employees and the performance of employees in total are in the good category. Similarly, if seen from the dimensions Traffic, authority, trust, and the onus is on both categories. There is a positive effect of empowerment on employee performance tcount indicated by 3.576> 1.670 ttable or p-value = 0.001
PENDEKATAN METODE KONVENSIONAL DAN ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PROKDUKSI SERTA LABA/RUGI KOTOR PADA MARIO’S HANDICRAFT Ni Made Ayu Galih Anom .; Drs. Wayan Cipta,M.M .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Penerapan metode konvensional dalam penentuan harga pokok produksi serta laba/ rugi kotor, (2) Penerapan Activity Based Costing (ABC) System dalam penentuan harga pokok produksi serta laba/ rugi kotor, dan (3) Perbandingan penerapan metode konvensional dan Activity Based Costing (ABC) System dalam penentuan harga pokok produksi serta laba/ rugi kotor pada Mario’s Handicraft di Mengwi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Dan di analisis dengan analisis kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah perusahaan Mario’s Handicraft, sedangkan yang menjadi obyek penelitian adalah laporan keuangan pada perusahaan Mario’s Handicraft, khususnya laporan laba/ rugi dalam penentuan harga pokok produksi serta laba kotor dengan metode konvensional dan dengan Activity Based Costing System. Hasil penelitian menunjukan (1) Besarnya harga pokok produksi untuk jenis produk lampu hias berdasarkan metode konvensional sebesar Rp. 101.079.360. Sedangkan besanya laba kotor untuk jenis produk lampu hias sebesar Rp. 51.999.840. (2) Besarnya Harga Pokok Produksi Berdasarkan Activity Based Costing System Untuk Jenis Produk Lampu Hias sebesar Rp. 77.293.502,93 sedangkan besarnya Laba Kotor Dengan Activity Based Costing System sebesar Rp. 75. 785.697,07. (3) Perbandingan Harga Pokok Produksi dan laba kotor dengan Metode Konvensional dan Activity Based Costing System sebesar Rp. 23.785.857.Kata Kunci : Activity Based Costing System, Harga pokok produksi, Laba/rugi kotor dan Metode Konvensional This study aims at 1 implementing conventional method in determining production main cost and gross loss/profit, 2 implementing activity based costing system in determining production main cost and gross loss/profit, 3 comparing the implementation of conventional method and activity based costing system in determining production main cost and gross loss/profit in mario’s handicraft in mengwi. The type of data used in this study is quantitative data, data were collected through observation, documentation,and interview. And they were analysed quantitatively. The subject in this study is mario’s handicraft company, meanwhile the object of the study is the financial report in mario’s handicraft company , especially loss/profit report in determining production main cost and gross profit using conventional method and Activity Based Costing System method. The result of the study shows that (1) the production main cost for decoration lamp based on conventional method is Rp. 101.079.360 meanwhile, the gross profit for decoration lamp is Rp. 51.999.840. (2) the production main cost for decoration lamp based on Activity Based Costing System is Rp. 77.293.502,93 meanwhile, the gross profit for decoration lamp is Rp. 75. 785.697,07. (3) the comparison of production main cost and the gross profit using conventional method and Activity Based Costing System is Rp. 23.785.857.keyword : Activity Based Costing System, conventional method, gross profit, Production main cost determination,

Page 9 of 14 | Total Record : 137