cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2014)" : 28 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SAINS Ketut Janur Antariani .; Drs. I Made Wirta, M.Pd .; Putu Artawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3467

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan prestasi belajar sains antara siswa yang belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan peta konsep (Concept Mapping) (MPKTJ-CM), Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw (MPKTJ), dan Model Direct Instruction (MDI). Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel diambil dengan cara simple random sampling dan berjumlah 96 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar sains berbentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik Anava pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar sains antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan MPKTJ-CM, kelompok siswa dengan MPKTJ, dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan MDI dalam pembelajaran IPA Terpadu (F= 14,345; p
THE EFFECT OF COLLABORATIVE CONCEPT MAPPING LEARNING STRATEGY TOWARDS THE STUDENTS CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF PHYSICS I Gede Arjana .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran collaborative concept mapping (SCCM), kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran peta konsep (SCM), dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran sekspositori (SPE). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu (quasi eksperiment) dengan desain pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IA di SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Ajaran 2013/2014 dengan jumlah total 237 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA, dan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang belajar dengan menggunakan SCCM, SCM, dan SPE (F = 14,946; p
The Effects of 3C3R-Problem Based Learning towards the Science (Physics) Problem Solving Skill at Grade VIII students of a SMPN in Academic Year 2013/2014 Wanda Yudi Astari .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Putu Artawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3501

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah sains (fisika) antara siswa yang belajar dengan model 3C3R-Problem Based Learning (3C3R-PBL), model Problem Based Learning (PBL), dan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 1 Kuta Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah lima kelas (160 siswa). Sampel diambil dengan teknik simple random sampling dengan jumah 96 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan pemecahan masalah awal siswa yang diperoleh dari hasil pre-test dan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diperoleh dari hasil post-test. Tes kemampuan pemecahan masalah siswa yang dipergunakan terdiri dari 10 soal essay. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA, dan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah sains (fisika) antara siswa yang belajar dengan menggunakan 3C3R-PBL, PBL, dan MPK (F = 12.684; p
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Ni Kadek Ani Parwati .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Putu Artawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model problem based-learning berbantuan peta konsep (MPBL-CM), model problem based-learning (PBL), dan model pembelajaran langsung (DI). Jenis penelitian ini adalah eksperimental semu dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah empat belas kelas. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel terdiri dari tiga kelas (VIII2, VIII3, dan VIII4) dengan jumlah 120 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal. Data hasil belajar fisika siswa menggunakan skor gain ternormalisasi. Pengujian hipotesis menggunakan ANAVA satu jalur dan uji lanjut Least Significant Difference (LSD) untuk menguji komparasi pasangan skor rata-rata hasil belajar tiap kelompok perlakuan. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa antar kelompok MPBL-CM, MPBL, dan DI (F = 46,962; p
THE EFFECT OF GUIDED NOTE TAKING ASSISTED SELF REGULATED LEARNING MODEL TOWARDS THE PHYSICS LEARNING ACHIEVEMENT OF AN SMP STUDENTS Ni Wayan Yusti Purnadewi .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi belajar fisika antara kelompok siswa yang belajar dengan model self regulated learning berbantuan guided note taking (SRLMA), kelompok siswa yang belajar dengan model self regulated learning (SRLM) dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional (CLM). Jenis penelitian ini adalah eksperimental semu dengan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah SRLMA, SRLM dan CLM sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar fisika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah populasi 308 siswa. Sampel kelompok diambil dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 103 siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest. Data prestasi belajar fisika siswa dianalisis secara deskriptif dan analisis ANACOVA satu jalur, dengan pengujian taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan SRLMA, SRLM, dan CLM (F = 20,782 dan α = 0,001). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan SRLMA berada pada kualifikasi cukup (M = 64,00; SD = 6,43), yang belajar dengan menggunakan SRLM berada pada kualifikasi cukup (M = 59,00; SD = 6,09), dan yang belajar dengan menggunakan CLM berada pada kualifikasi kurang (M = 54,60; SD = 5,80). Hasil tindak lanjut uji LSD menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang belajar dengan model SRLMA lebih tinggi dibandingkan SRLM ( ; Δµ= 3,628). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan SRLMA lebih tinggi dibandingkan CLM ( ; Δµ=8,211). Prestasi belajar siswa yang belajar dengan SRLM lebih tinggi dibandingkan CLM (LSD = 2,856; Δµ=4,853). Kata Kunci : model self regulated learning, prestasi belajar, model pembelajaran konvensional, guided note taking This study aimed at analyzing the difference of students’ achievement among the students who studied by using Guided Note Taking Assisted Self Regulated Learning Model (SRLMA), Self Regulated Learning Model (SRLM), and Conventional Learning Model (CLM). This study was quasy experiment with non equivalent pretest-posttest control group design. The independent variables of this research were the SRLMA, SRLM, and CLM with prior students’ achievement as covariate, while the dependent variable was physics students’ achievement. The population of this research was the whole grade VIII students of SMP Negeri 2 Abiansemal in academic year 2013/2014 which consisted of 308 students from 9 classes. Groups of sample were taken by using simple random sampling technique. The amount of the samples were 103 students. Data were collected by using pretest and posttest. Data of students’ achievement were analyzed descriptively and used one way ANCOVA analysis. For further analysis, Least Significant Difference (LSD) was used with significant evaluation test level 0.05. The result of this study shows that there are students’ achievement differences among students of SRLMA group, SRLM group, and CLM group (F= 20.782 and α= 0.001). The students’ achievement on the SRLMA students was considered as medium category (M=64.00 and SD=6.43), the students’ achievement on the SRLM group was considered as medium category (M=59.00 and SD=6.09), while the students’ achievement on the CLM students was considered as low category (M=54.60 and SD=5.80). This result shows that the students’ achievement of the SRLMA group was higher than the SRLM group and CLM group. LSD analysis shows that the students’ achievement of SRLMA group is better than SRLM group (LSD=2.877; =3.628), the students’ achievement of SRLMA group is better than CLM group (LSD=2.856; =8.211), and the students’ achievement of SRLM was higher than CLM group (LSD=2.856; =4.853).keyword : Self regulated learning model, Learning achievement, Guided note Taking, Conventional Learning Model
THE EFECTS OF TUTOR-LESS PROBLEM BASED LEARNING TOWARDS PHYSICS PROBLEM SOLVING SKILLS OF 10TH GRADE STUDENTS AT A SENIOR HIGH SCHOOL Komang Gede Yudi Arsana .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3564

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model tutor-less problem based learning (TL-PBL), model problem based learning (PBL), dan model pembelajaran konvensional (MPK) terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 119 siswa yang ditentukan secara simple random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah fisika dikumpulkan menggunakan 12 butir tes uraian. Data dianalisis secara deskriptif, statistik ANAVA satu jalur, simple effects Tukey HSD untuk menguji pasangan skor rata-rata kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan temuan-temuan sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah fisika antara kelompok siswa yang difasilitasi model TL-PBL, kelompok siswa yang difasilitasi model PBL, dan kelompok siswa yang difasilitasi MPK (F=13,275; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA SMP NEGERI PADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Ni Putu Mas Wulandari .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3565

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan sikap ilmiah siswa antara siswa yang belajar menggunakan model project based learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA (fisika). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one way pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja yang terdiri atas VIII A1-VIII A2 dan VIII B1-VIII B8 pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 265 orang. Sampel kelas diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel terdiri dari 4 kelas (VIII A1, VIII A2, VIII B1, dan VIII B3) dengan jumlah 106 orang. Kelas-kelas VIII A1 dan VIII A2 dipilih sebagai kelompok eksperimen, sedangkan VIII B1 dan VIII B3 dipilih sebagai kelompok kontrol. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data sikap ilmiah yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap ilmiah. Kuesioner sikap ilmiah yang diberikan berjumlah 45 item. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan independent t-test. Data yang dianalisis menggunakan independent t-test adalah data gain skor ternormalisasi. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap ilmiah yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model project based learning dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (t = 4,698; p < 0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah kelompok siswa yang belajar menggunakan model project based learning memiliki skor rata-rata sikap ilmiah yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Project based learning, model pembelajaran konvensional, dan sikap ilmiah. This research aimed at analyzing the difference of student scientific attitude between the students who studied science (physics) by using project based learning model and the students who studied science (physics) by using conventional model. This research was a quasi experiment which used one way pretest-post test non-equivalent control group design. Populations of this research were the 265 students of grade VIII of SMP Negeri 4 Singaraja including classrooms VIII A1, VIII A2, VIII B1, and VIII B8 at second semester of academic year 2013/2014. The samples were selected by using simple random sampling technique. The samples consisted of 106 students in 4 classrooms (VIII A1, VIII A2, VIII B1, and VIII B3). Classrooms VIII A1 and VIII A2 were selected as the experimental group while classrooms VIII B1 and VIII B3 were selected as the control group. Data needed in this study was the scientific attitude collected scientific attitude questionnaire. The items of scientific attitude questionnaire consisted of 45 questions. Data were analyzed by using descriptive statistics and independent t-test. The data analyzed by using independent t-test were the data of normalized gain scores. All of the hypotheses testing were conducted at significance level 5%. The result of the study shows that there is a significant difference of scientific attitude between the group of students who study by using project based learning model and the group of students who study by using conventional model (t=4.698; p < 0.05). The conclusion of this study is that the group of students who study by using project based learning model has a higher mean score of scientific attitude than the group of students who study by using conventional model.keyword : Project based learning model, conventional model, and scientific attitude
THE EFFECT OF INTERACTIVE MULTIMEDIA ASSISTED PROBLEM BASED LEARNING MODEL TOWARDS THE CRITICAL THINKING SKILLS OF SMA STUDENTS I Gusti Ayu Putu Adi Laksmidewi .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .; Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan Model Problem Based Learning Berbantuan Multimedia Interaktif (MPBL-MI), Model Problem Based Learning (MPBL), dan Model Pembelajaran Langsung (MPDI). Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Tabanan semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas IPA dengan jumlah total 318 orang siswa. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan simple group random sampling. Sehingga diperoleh tiga kelas dengan jumlah total sampel adalah 120 orang siswa. Data dikumpulkan melalui pemberian pretest dan posttest berupa tes keterampilan berpikir kritis, yang terdiri dari 10 soal essay. Data dianalisis dengan tekhnik analisis deskriptif dan analisis varians (ANAVA) satu jalur dengan uji lanjut Least Significant Difference (LSD) dengan taraf signifikansi untuk seluruh pengujian adalah 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan MPBL-MI, kelompok siswa yang belajar dengan MPBL, dan kelompok siswa yang belajar dengan MPDI (F = 17,788; p
Pengaruh Model Pembelajaran Perubahan Konseptual dan Motivasi Epistemik Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas X SMA LAB UNDIKSHA Tahun Ajaran 2013/2014 Ni Luh Putu Rusmana Dewi .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Iwan Suswandi, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3604

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis perbedaan pemahaman konsep (PK) fisika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran perubahan konseptual (MPPK) dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (MPK), (2) menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang memiliki motivasi epistemik tinggi (MET) dan siswa yang memiliki motivasi epistemik rendah (MER), dan (3) menganalisis pengaruh interaktif antara model pembelajaran (MP) dan motivasi epistemik (ME) terhadap pemahaman konsep fisika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA LAB UNDIKSHA tahun pelajaran 2013/2014. Sampel terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 64 siswa yang diambil dengan cara simple random sampling. Data ME dikumpulkan dengan menggunakan angket ME dan data PK dikumpulkan dengan 20 butir tes PK. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan statistik ANAKOVA dua jalur dengan skor pretest sebagai kovariat. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara deskriptif kelompok MPPK-MET paling unggul dalam pencapaian PK dan penurunan miskonsepsi; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan PK antara siswa pada kelompok MPPK dibandingkan MPK (F=17,583; p
THE EFFECT OF KNOW-WANT-LEARN WORKSHEET ASSISTED PROJECT-BASED LEARNING MODEL TOWARDS THE STUDENT'S PROBLEM SOLVING ABILITY I Gede Satya Widura .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3605

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar dengan menggunakan model Project-Based Learning berbantuan Know-Want-Learn worksheet (PjBLKWL), model Project-Based Learning (PjBL), dan model Direct Instruction. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 241 orang. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah siswa yang dikumpulkan dengan tes essay berjumlah 10 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan ANAVA pada gain score ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan PjBLKWL, PjBL, dan DI (F=9,764; p

Page 2 of 3 | Total Record : 28