cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2019)" : 7 Documents clear
PENERAPAN BAHAN AJAR SAINS BERBASIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA 7 DI SMA NEGERI P. Rima Elda Rosadi; N. K. Rapi; P. Yasa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22100

Abstract

Abstrak Rendahnya aktivitas dan prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya strategi pembelajaran atau metode pembelajaran yang diterapkan guru di kelas. Melalui penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran fisika, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan aktivitas belajar, (2) meningkatkan prestasi belajar, dan (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran fisika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 7 SMAN 2 Singaraja yang berjumlah 32 orang. Objek penelitian ini adalah aktivitas belajar, prestasi belajar, bahan ajar sains berbasis kearifan lokal, dan respon siswa terhadap penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal. Data aktivitas belajar siswa diperoleh melalui observasi pada setiap pertemuan, dengan menggunakan pedoman observasi. Data prestasi belajar fisika diperoleh melalui tes prestasi tiap akhir siklus, data respon siswa diperoleh melalui angket respon siswa pada akhir siklus kedua. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini dikatakan berhasil jika aktivitas belajar siswa minimal berkategori aktif, prestasi belajar siswa minimal berkategori tinggi, respon siswa minimal berkategori positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar, hal ini ditunjukkan dari skor rata-rata aktivitas belajar pada siklus I = 14,55; Standar Deviasi = 2,25; dengan kategori cukup aktif, dan rata-rata aktivitas belajar pada siklus II = 15,99; Standar Deviasi = 1,98 dengan kategori aktif. Hasil prestasi belajar pada kedua siklus berkategori baik. Pencapaian prestasi belajar siswa pada siklus I, nilai rata-rata  = 73,6; Standar Deviasi = 11,9 dengan KK = 75%. Siklus II, nilai rata-rata  = 83,9; Standar Deviasi = 5,8 dengan KK = 90,6%. Respon siswa terhadap penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran fisika berkategori sangat positif dengan skor rata-rata   = 83,75.  Kata kunci: aktivitas belajar, prestasi belajar, bahan ajar sains berbasis kearifan lokal
PENERAPAN BAHAN AJAR SAINS BERBASIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA 7 DI SMA NEGERI P. Rima Elda Rosadi; N. K. Rapi; P. Yasa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22101

Abstract

Abstrak Rendahnya aktivitas dan prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya strategi pembelajaran atau metode pembelajaran yang diterapkan guru di kelas. Melalui penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran fisika, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan aktivitas belajar, (2) meningkatkan prestasi belajar, dan (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran fisika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 7 SMAN 2 Singaraja yang berjumlah 32 orang. Objek penelitian ini adalah aktivitas belajar, prestasi belajar, bahan ajar sains berbasis kearifan lokal, dan respon siswa terhadap penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal. Data aktivitas belajar siswa diperoleh melalui observasi pada setiap pertemuan, dengan menggunakan pedoman observasi. Data prestasi belajar fisika diperoleh melalui tes prestasi tiap akhir siklus, data respon siswa diperoleh melalui angket respon siswa pada akhir siklus kedua. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini dikatakan berhasil jika aktivitas belajar siswa minimal berkategori aktif, prestasi belajar siswa minimal berkategori tinggi, respon siswa minimal berkategori positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar, hal ini ditunjukkan dari skor rata-rata aktivitas belajar pada siklus I = 14,55; Standar Deviasi = 2,25; dengan kategori cukup aktif, dan rata-rata aktivitas belajar pada siklus II = 15,99; Standar Deviasi = 1,98 dengan kategori aktif. Hasil prestasi belajar pada kedua siklus berkategori baik. Pencapaian prestasi belajar siswa pada siklus I, nilai rata-rata  = 73,6; Standar Deviasi = 11,9 dengan KK = 75%. Siklus II, nilai rata-rata  = 83,9; Standar Deviasi = 5,8 dengan KK = 90,6%. Respon siswa terhadap penerapan bahan ajar sains berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran fisika berkategori sangat positif dengan skor rata-rata   = 83,75.  Kata kunci: aktivitas belajar, prestasi belajar, bahan ajar sains berbasis kearifan lokal
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MIND MAP TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Putri D. A. P.; Rai Sujanem; Putu Yasa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22103

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa kelas X MIPA SMAN 2 Kuta yang belajar dengan model pembelajaran group investigation berbantuan mind map, model pembelajaran group investigation, dan model pembelajaran direct instruction. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan oneway non-equivalent pretest-posttest control group design. Penentuan sampel menggunakan teknik random assignment. Data penelitian dikumpulkan dengan instrumen tes esai dan dianalisis menggunakan statistik analisis varian satu jalur. Hasil penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis secara signifikan berbeda pada siswa yang belajar dengan model group investigation berbantuan mind map, siswa yang belajar dengan model group investigation, dan siswa yang belajar dengan model direct instruction. Hasil uji lanjut Scheffe didapatkan siswa yang belajar dengan model group investigation berbantuan mind map menunjukkan keterampilan berpikir kritis lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar dengan model group investigation dan siswa yang belajar dengan model direct instruction.   Kata kunci: grup investigasi, peta pikiran, keterampilan berpikir kritis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E TERHADAP LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DI KELAS X SMAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 I. M. Harry Sugiman; K. Suma; R. Sujanem
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22105

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memcari perbedaan pengaruh model learning cycle 7E terhadap literasi sains peserta didik di kelas X SMAN 1 Banjar, tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian one way posttest only nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas X SMAN 1 Banjar tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah 131 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas XMIA1 sebagai eksperimen dan kelas XMIA3 sebagai kelas kontrol. Data literasi sains siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 25 butir dan angket sikap pada materi getaran harmonis sederhana sebanyak 20 butir angket. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis rata-rata skor tes literasi sains, diketahui bahwa rata-rata skor tes literasi sains siswa pada kelas eksperimen adalah 73,37 dan rata-rata skor literasi sains siswa pada kelas kontrol adalah 59,96. Hasil uji-t diperoleh         lebih besar dari        (8,13>1,66724). Sehingga terdapat pengaruh literasi sains siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 7E dan literasi sains siswa yang dibelajarkan dengan model direct instruction.   Kata kunci: learning cycle 7E, direct instruction, literasi sains
PENGEMBANGAN MODEL DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMAN T. Andiny; K. Suma; I. G. A. Gunadi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22106

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk berupa model pembelajaran metakognitif untuk pembelajaran siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 1 Gerokgak yang teruji kelayakan dan keunggulannya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian  pengembangan. Model pembelajaran ini dikembangkan dengan menggunakan desain pengembangan AM3PU3. Hasil penelitian menunjukkan temuan-temuan berikut. (1) Proses rancang bangun model pembelajaran metakognitif sesuai dengan desain pengembangan AM3PU3. (2) Ahli isi pembelajaran menyatakan bahwa model pembelajaran metakognitif yang dikembangkan sudah sesuai dengan konsep pembelajaran Joyce dan Weil (1996), berdasarkan teori pembelajaran modern, dan sudah mengacu pada Kurikulum 2013. (3) Ahli desain pembelajaran memberikan tanggapan baik dilihat dari kemenarikan sintaks model pembelajaran metakognitif. (4) Para guru dalam uji coba perorangan memberikan tanggapan sangat baik terhadap model pembelajaran metakognitif yang dikembangkan. (5) Siswa dalam uji coba lapangan memberikan tanggapan baik. (6) Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 2 antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran metakognitif. (7) Nilai rata-rata posttest siswa mencapai kriteria keberhasilan.  Kata kunci: model pembelajaran metakognitif, prestasi belajar
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KEBIASAAN BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA N. W. Yustikasari; K. Suma; D. O. Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22107

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan kebiasaan belajar siswa pada pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa pada pembelajaran fisika, serta (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan kebiasaan belajar dan prestasi belajar pada siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Jumlah guru fisika yang diteliti sebanyak 2 orang yang mengajar pada kelas XI MIPA 4 dan XI MIPA 2 di SMA Negeri 3 Singaraja. Jumlah siswa yang diteliti untuk wawancara sebanyak 18 orang yang terdiri dari 9 orang siswa kelas XI MIPA 4 dan 9 orang siswa kelas XI MIPA 2 melalui teknik purposive sampling. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan kajian dokumen (RPP). Data kebiasaan belajar siswa dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan kuesioner sebagai triangulasi data. Data prestasi belajar siswa diperoleh melalui metode observasi dan dokumen nilai hasil ulangan harian siswa. Tahapan analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru fisika adalah strategi pembelajaran kooperatif dan strategi pembelajaran ekspositori, (2) kebiasaan belajar siswa pada pembelajaran fisika tergolong sedang, (3) prestasi belajar siswa kelas XI MIPA 4 dan XI MIPA 2 pada pembelajaran fisika berkualitas baik dengan ketuntasan klasikal masing-masing sebesar 81% dan 77%, serta (4) strategi pembelajaran kooperatif dan ekspositori yang diterapkan oleh guru fisika mampu mengembangkan kebiasaan belajar dan prestasi belajar siswa. Kata-kata kunci: strategi pembelajaran, kebiasaan belajar, prestasi belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH PADA TOPIK MODEL ATOM BOHR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA I K. Mariasa; I. B. P. Mardana; I N. P. Suwindra
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i2.22108

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini menghasilkan produk yang mampu secara efektif dapat meningkatkan penguasaan konsep fisika siswa kelas XII SMA. Desain pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D  yang dimodifikasi menjadi 3-D dengan tahapan yakni tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap pengembangan. Desain uji lapangan menggunakan one group pre-test post-test design tanpa kelompok kontrol dengan melibatkan 35 siswa. Data dianalisis dengan teknik deskriptif, uji-t sampel berpasangan, dan uji kriteria keberhasilan produk. Hasil yang dicapai antara lain: (1) terwujudnya media pembelajaran fisika berbasis masalah; (2) ahli isi, ahli media, ahli desain mengkualifikasikan produk tergolong sangat baik, (3) siswa perorangan, kelompok kecil, dan siswa uji lapangan mengkualifikasikan produk baik, dan guru mengkualifikasikan sangat baik; (4) produk yang dihasilkan memiliki efektivitas signifikan dengan skor pre-test dan post-test (t = 27,960; p < 0,05) dan produk telah lolos kriteria keberhasilan dengan rerata nilai post-test siswa uji lapangan (76,80) melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (75,00).  Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran, masalah, penguasaan konsep

Page 1 of 1 | Total Record : 7