cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
ISSN : 26139677     EISSN : 25992600     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 58 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN UMPAN BALIK DARI TEMAN SEJAWAT TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 1 KERAMBITAN ., Ni Komang Wira Andriati; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.6313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas dan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan umpan balik dari teman sejawat dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan umpan balik dari guru. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Kerambitan tahun ajaran 2015/2016. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling yang berjumlah 40 siswa. Data aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa diperoleh dari pengamatan setiap pertemuan dengan lembar observasi dan tes uraian yang diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan aktivitas dan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran pemberian umpan balik dari teman sejawat dan siswa yang mengikuti pembelajaran pemberian umpan balik dari guru(F=71,384 dan Sig.=0,000
STUDI EVALUATIF KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI DI KOTA SINGARAJA ., I Putu Andre Pradnya; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesiapan sekolah di SMP Negeri di Kota Singaraja dalam menerapkan kurikulum 2013 mata pelajaran Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang mana pengambilan subjek penelitian dilakukan secara snowball sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan penerapan kurikulum 2013 mata pelajaran matematika di SMP Negeri 2 Singaraja dan SMP Negeri 3 Singaraja seperti berikut. (1) Kesiapan perencanaan pembelajaran dalam kategori siap, (2) kesiapan pelaksanaan pembelajaran dalam kategori siap, (3) kesiapan penilaian pembelajaran dalam kategori siap, (4) kesiapan sarana dan prasarana pembelajaran dalam kategori siap. Dengan demikian kesiapan penerapan kurikulum 2013 mata pelajaran matematika di SMP Negeri di Kota Singaraja dalam kategori siap. Walaupun dari segi kesiapan perencanaan, pelaksanaan, penilaian maupun sarana dan prasarana dalam kategori siap, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, yaitu: pelatihan yang diikuti guru-guru perlu dilakukan beberapa kali, penggunaan dan sarana ICT perlu ditingkatkan, kapasitas siswa dalam satu kelas perlu dikurangi, serta banyaknya ruang kelas perlu disesuaikan dengan rombongan belajar.Kata Kunci : kurikulum 2013, kesiapan perencanaan, kesiapan pelaksanaan, kesiapan evaluasi, kesiapan sarana dan prasarana This study was aimed at describing readiness level of public junior high school in Singaraja to apply curriculum 2013 on mathematics. This study was a qualitative research, which is the subjects were conducted by snowball sampling. Data were collected by using questionnaire, interview, documentation, and observation.The data were analyzed by using quantitative descriptive and qualitative descriptive methods. The results of this research showed that the readiness level of applying curriculum 2013 on mathematics in SMP Negeri 2 Singaraja and SMP Negeri 3 Singaraja were as follows: (1) the readiness of learning plan was in ready category, (2) the readiness of learning implementation was in ready category, (3) the readiness of learning assessment was in ready category, (4) the readiness of tools and infrastructure was in ready category. Thus the readiness level of applying curriculum 2013 on mathematics in Junior High School in the city of Singaraja was in ready category. Eventhough the readiness of learning plan, learning implementation, learning assessment, and tools and infrastructure aspect were in ready category, there were several aspects which needed to be enhanced, they were: teacher training needed to be implemented several times, the use of ICT tools needed to be enhanced, the number of students in each class needed to be bounded, and the number of classroom needed to compatible with study groups.keyword : curriculum2013, planning readiness, implementation readiness, evaluation readiness, tools and infrastructure readiness
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., I Made Hermawan Surya Putra; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 6 kelas. Sampel dari penelitian ini dipilih menggunakan sampel rumpun secara random. Dari 6 kelas yang ada, dipilih kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Data prestasi belajar matematika diukur menggunakan tes objektif, dan dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan . Hal ini mengakibatkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Kesimpulan ini didukung dengan temuan bahwa siswa lebih aktif untuk menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, dan lebih berani untuk mengkomunikasikan pendapat maupun pertanyaan.Kata Kunci : blended learning, whiteboard animation video, inovasi pembelajaran, prestasi belajar matematika. The objective of this research was to determine whether the blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. The design of this research was Post-test Only Control Group Design. The population of this research were students from XI MIA class of SMA Negeri 4 Singaraja academic year 2014/2015, consisting of 6 classes. The sample was chosen using cluster random sampling technique. From 6 classes, they were chosen XI MIA 1 as an experiment class and XI MIA 2 as a control class. The mathematical achievement data were measured by objective test, and analyzed by one tail independent t-test with 5% significant level. The hypothesis testing result showed that . This implies H0 is rejected and Ha is accepted. By this result, it can be concluded that blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. This conclusion is supported by empirical facts that students became more active to solve problems, and became braver to communicate their thought or question.keyword : blended learning, white board animation video, learning innovation, mathematical achievement.
KONTRIBUSI GAYA BERPIKIR DAN TASK COMMITMENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N 2 SAWAN ., Ni Komang Welly Pusparini Karn; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5938

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kontribusi gaya berpikir terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan, (2) kontribusi task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan, dan (3) kontribusi gaya berpikir dan task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dan expost facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan yang berjumlah 329 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah propotional random sampling dengan ukuran sampel minimal 178 orang. Data dikumpulkan dengan tes essay, angket, dan tes objektif. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kontribusi gaya berpikir terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan yaitu sebesar 34.9%. Hal ini bermakna bahwa variansi data prestasi belajar matematika 34.9% dapat dijelaskan oleh variabel gaya berpikir; (2) kontribusi task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan yaitu sebesar 20.7%. Hal ini bermakna bahwa variansi data prestasi belajar matematika 20.7% dapat dijelaskan oleh variabel task commitment; (3) kontribusi gaya berpikir dan task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan, yaitu sebesar 44.5%. Hal ini bermakna bahwa variansi data prestasi belajar matematika 44.5% dapat dijelaskan oleh variabel gaya berpikir dan task commitment.Kata Kunci : Gaya Berpikir, Task Commitment, dan Prestasi Belajar Matematika Goal of this research are to know (1) the contribution of the thinking style to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan, (2) the contribution of task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan, and (3) the contribution of the thinking style and task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan and the total is 329 students. This research was a correlational and ex post facto research with quantitative approach. The population in this research were students in grade VIII of SMP N 2 Sawan. the sampling technique used was proportional random sampling with minimal sample size is 178 students. The data collected by the essay tests, questionnaires, and multiple choice tests. Hypotheses were tested using correlation and regression analysis test.The result show that (1) the contribution of the thinking style to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan is 34.9%. It Means that achievement data variance of 34.9% can be explained by variable of the thinking style ; (2) the contribution of the task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan is 20.7%. It Means that achievement data variance of 20.7% can be explained by variable of the task commitment; and (3) the contribution of the thinking style and task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan is 44.5%. It Means that achievement data variance of 44.5% can be explained by variable of the thinking style and the task commitment.keyword : The Thinking style, Task Commitment, Mathematics Achievement
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KO0PERATIF DENGAN METODE TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII 12 SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Nyoman Tri Purnami; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., Drs. Sariyasa,M.Sc., Ph.D
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII 12 SMP Negeri 2 Singaraja melalui model pembelajaran kooperatif dengan metode team quiz. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 38 orang siswa kelas VIII 12 SMP Negeri 2 Singaraja pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika berbentuk soal uraian. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keaktifan belajar dan peningkatan rata-rata kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika serta ketuntasan belajar dari refleksi awal sampai siklus III. Peningkatan keaktifan belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 13,37 dan siklus II ke siklus III sebesar 11,63 dengan katagori baik (skor aktivitas: 70,14). Peningkatan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan ketuntasan belajar siswa dari tes awal ke siklus I sebesar 13,62 dan 26,32, siklus I ke siklus II sebesar 6,25 dan 23,68, dan siklus II ke siklus III sebesar 15,79 dan 3,36 dengan terpenuhi KKM dan ketentusan belajar yang diharapkan.Kata Kunci : model kooperatif, metode team quiz, keaktifan belajar, kemampuan pemecahan masalah matematika This research aimed at improving the active learning and problem solving skills of students of grade VIII 12 SMP Negeri 2 Singaraja trough cooperative learning model with team quiz method. The subjects of this study were 38 students at class VIII 12 of SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2014/2015. This research was conducted in three cycle in which each of the cycle contain of preparation stage, implementation, observation, evaluation, and reflection. The data of students active learning was collected by using observation sheet and the data of students problem solving in mathematic lesson was collected by using subjective questions about problem solving in mathematic lesson. The data which already collected were analyzed descriptively. The result of this study showed that there are some improvement in students active learning and their ability in problem solving in mathematic lesson, as well as the completeness of the study from the reflection until third cycle. The improvement of students active learning from cycle I to cycle II was 13.37 and from cycle II to cycle III was 11.63 with good category (active score : 70.14). The improvement of problem solving in mathematic lesson and the completeness of the study from the beginning test to cycle I was 13.62 and 26.32, from cycle I to cycle II was 6.25 and 23.68, from cycle II to cycle III was 15.79 and 3.36 which passed the minimum criteria of completeness of the study.keyword : cooperative learning, team quiz method, students’ active learning, the ability of problem solving in mathematic lesson
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS LEVEL 3 MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH WANKAT-OREOVOCZ DALAM PENDEKATAN REALISTIK ., Made Andi Laksana; ., Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan kemampuan literasi matematis level 3 melalui penerapan strategi pemecahan masalah Wankat-Oreovocz dalam pendekatan realistik di Kelas VIII-3 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) mendeskripsikan tanggapan siswa Kelas VIII-3 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap penerapan strategi pemecahan masalah Wankat-Oreovocz dalam pendekatan realistik. Jenis penelitan yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-3 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Data dikumpulkan menggunakan tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan literasi matematis level 3 pada siklus I sebesar 26,52 meningkat menjadi sebesar 46,89 pada siklus II, dan meningkat menjadi sebesar 65,30 pada siklus III. Peningkatan tersebut dapat tercapai melalui upaya-upaya sebagai berikut: (1) memberikan masalah kontekstual pada awal pembelajaran kepada siswa dan memberikan kesempatan dengan waktu yang cukup untuk memahami masalah, serta mengungkapkan makna yang terkandung dalam masalah dengan kalimat sendiri; (2) memberikan kesempatan kepada siswa untuk merumuskan masalah secara individu sebelum mengerjakan LKS secara berkelompok; (3) memberikan beberapa petunjuk dalam LKS sehingga siswa dapat membuat model matematika yang lengkap dan benar sesuai dengan masalah yang diberikan; (4) menekankan proses pembelajaran pada tahap merencanakan, tahap mengerjakan, dan tahap membuat kesimpulan yang membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual; dan (5) memberikan immediate feedback and rewards yang dapat menimbulkan keaktifan siswa secara merata; dan (6) memberikan educative touching yang dapat membangkitkan semangat belajar siswa. Tanggapan siswa terhadap penerapan strategi pemecahan masalah Wankat-Oreovocz dalam pendekatan realistik tergolong kategori positif.Kata Kunci : pendekatan realistik, strategi pemecahan masalah Wankat-Oreovocz, kemampuan literasi matematis level 3 This research aim to (1) know the improvement of mathematical literacy ability level 3 through implementation of problem solving Wankat-Oreovocz strategy in realistics approach in VIII-3 Class at Junior High Laboratory School of Undiksha Singaraja, (2) to describe respon students of VIII-3 Class at Junior High Laboratory School of Undiksha Singaraja about the implementation of problem solving Wankat-Oreovocz strategy in realistics approach. This research is Classroom Action Research (CAR) in three cycle. The subject of this research is students of VIII-3 Class at Junior High Laboratory School of Undiksha Singaraja. The data was gathered by using test and questionnaire. The result show that average scor of mathematical literacy ability level 3 in the first cycle as 26,52 increase become as 46,89 in the second cycle, and increase become as 65,30 in the third cycle. That improvement can be achieved trough the following eforts: (1) giving contextual problem on learning begin for student and to give opportunity with enough time to comprehend of problem, and give expression the meaning of problem with self sentence; (2) giving oppurtunity for student to formulate of problem individually before doing student worksheet shoally; (3) giving any hint in student worksheet so that student can make a mathematics model completelly and true approriate with problem have given; (4) emphasize learning process on planing step, doing step, and make a generalize step which help student in solving contextual problem; and (5) giving immediate feedback and rewards which can make being active of student smoothly; and (5) giving educative touching which can generate study spirit of student. Students’ respon about the implementation of problem solving Wankat-Oreovocz strategy in realistics approach classified as positive category.keyword : realistics approachment, problem solving Wankat-Oreovocz strategy, mathematical literacy ability level 3
PENGEMBANGAN LKS INTERAKTIF BERBASIS SOFTWARE GEOGEBRA PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANGLI ., Ni Wayan Eka Sentana Wati; ., Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa (LKS) interaktif berbasis software GeoGebra pada pokok bahasan lingkaran yang valid, praktis, dan efektif serta mendeskripsikan karakteristiknya. Uji coba produk dalam penelitian ini melibatkan empat orang dosen ahli, dua orang guru matematika, dan 36 siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Bangli. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan 4-D, yang dilaksanakan sampai 3 tahapan saja yaitu define, design, dan develop. Pada tahap define dilaksanakan analisis awal dan analisis kurikulum. Analisis awal bertujuan untuk mengetahui masalah yang terjadi dalam pembelajaran matematika di kelas XI SMA, dan analisi kurikulum bertujuan untuk mengetahui kurikulum yang diterapkan di sekolah. Pada tahap design dihasilkan draf awal LKS dan alat evaluasi. Tahap develop bertujuan untuk mengembangkan LKS yang valid, efektif, dan praktis. Data validitas LKS dikumpulkan melalui lembar validasi. Hasil ini menunjukkan bahwa LKS memenuhi kriteria valid, dimana skor validasi LKS adalah 92,54. Melalui uji coba terbatas diketahui bahwa respon siswa dan guru terhadap LKS berada pada katagori sangat positif, dan lebih dari 85% siswa tuntas dalam pembelajaran lingkaran. Sehingga LKS yang dikembangkan dapat dikatakan praktis dan efektif.Kata Kunci : pengembangan, lembar kerja siswa, lingkaran, GeoGebra This research aimed to develop interactive student worksheet based on software GeoGebra on subject circle that valid, practical and effective, and to describe its characteristics. Product trials in this research involved four expert lecturers, two math teachers, and 36 students of class XI MIA 3 SMA Negeri 1 Bangli. This reseacrh used 4-D development procedure that implemented through 3 stages only such as define, design and develop. In the define stage, conducted a preliminary analysis aimed for identifying the mathematics problems that occurred in class XI, and analysis of curriculum aimed for determining the curriculum that applied in school. In the design stage produced an early draft of worksheet and evaluation tools. The develop stage aimed for developing worksheet that valid, effective, and practical. The data of worksheet validity was collected by validation sheet. This data showed that worksheet is valid, and the validation score is 92.54. Through the limited trial was known that the response of the students and teacher about the worksheet were in the category very positive, and more than 85% of students passed the circle learning. So the worksheet can be said practical and effective.keyword : development, student worksheets, circle, GeoGebra
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BEBANDEM ., I Dewa Gede Agung Pratama Putra; ., Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes; ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Bebandem tahun ajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 180 orang yang terdistribusi ke dalam 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk mendapatkan 2 kelas sampel. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Design. Data skor tes kemampuan komunikasi matematis siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 2,8302 > ttabel = 2,0086. Akibatnya ditolak. Hal ini berarti bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan kata lain ada pengaruh positif model pembelajaran CORE terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hal ini beralasan karena didukung oleh fakta-fakta empiris bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CORE aktif dalam belajar, melatih daya ingat siswa tentang suatu konsep/informasi, dan mampu mengkomunikasikan masalah matematika yang diberikan.Kata Kunci : Model CORE,Kemampuan Komunikasi Matematis This research was aimed to determine wether mathematical communication ability of students who studied with CORE learning model higher than mathematical communication ability of students who studied with conventional learning. The population in this study was all tenth grade students of SMA Negeri 1 Bebandem in academic year 2014/2015, as many as 180 students which distributed into seven classes. Sampling was done by cluster random sampling technique to obtain two sample classes. Design in this study was Post-test Only Control Design. The score data of mathematical communication ability of students test was analyzed by using t-test with the significant level of 5%. Hypotesis testing results showed that ttest = 2,8302 > ttable = 2,0086. Consecuently rejected. It means mathematical communication ability of students who studied with CORE learning model higher than mathematical communication ability of students who studied with conventional learning. In other words, there is positive influence from CORE model to mathematical communication ability of students. This is reasonable because it’s support by the empirical facts that learned with CORE learning model make students active in learning, memory train students about the concept/information, and is able to communicate a given mathematical problem.keyword : CORE Model, Mathematical Communication Ability.

Filter by Year

2015 2015