cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL" : 6 Documents clear
PENGARUH KEMIRINGAN LAHAN DAN SISTEM KONSERVASI TERHADAP EFISIENSI USAHATANI KENTANG DATARAN TINGGI Nahraenni, Wini
Jurnal Pertanian Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.604 KB) | DOI: 10.30997/jp.v3i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan faktor-faktor yang mempengaruhiefisiensi teknik, alokatif, dan ekonomi usahatani kentang dataran tinggi di Jawa Barat sertamenganalisis pengaruh kemiringan lahan dan sistem konservasi terhadap efisiensi teknik, alokatifdan ekonomi dari 203 petani sampel di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan model stochasticfrontier dengan model fungsi produksi frontier Cobb Douglas dengan teknik Maximum LikelihoodEstimation (MLE) yang kemudian digunakan untuk menurunkan fungsi biaya dual frontier. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa produksi kentang sangat responsif terhadap luas lahan, diikuti olehbenih dan pupuk kandang. Kemiringan lahan signifikan memengaruhi produksi, semakin tinggikemiringan lahan maka efisiensi semakin kecil. Sistem konservasi signifikan mempengaruhiefisiensi. Sistem konservasi searah kontur dan teras bangku dapat meningkatkan efisiensi teknik.Sebaran efisiensi teknik, alokatif dan ekonomi berkisar antara 21–94%, 19-99% dan 15-85% denganrata-rata 84%, 47% dan 38%. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi,pemerintah harus tegas membuat aturan kemiringan atau ketinggian lahan yang diperbolehkan untukditanami kentang dengan sistem konservasi yang dapat mengurangi erosi seperti penanaman searahkontur.
PENGARUH TUMPANG SARI CABAI+TOMAT DAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK TERHADAP PERKEMBANGAN VEKTOR VIRUS, INSIDEN SERANGAN VIRUS, DAN HASIL CABAI (CAPSICUM ANNUM) DI LAPANGAN Wasito, Pasetriyani
Jurnal Pertanian Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.447 KB) | DOI: 10.30997/jp.v3i1.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tumpang sari cabai+tomat dan mulsa plastikhitam keperakan terhadap perkembangan vektor virus, insiden serangan virus, dan hasil tanamancabai. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Bandung Rayapada bulan September 2009 sampai dengan Januari 2010. Metode penelitian ini adalah percobaandan meggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4kali. Perlakuan tersebut antara lain: cabai monokroping (A), cabai dan tomat ditanam bersamaandengan selang barisan (B), tomat ditanam satu mimggu setelah cabai dengan selang barisan (C),tomat ditanam dua minggu setelah cabai dengan selang barisan (D), tomat ditanam tiga minggusetelah cabai dengan selang barisan (E), cabai monokroping dengan mulsa plastik hitam keperakperakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemakaian mulsa plastik hitam keperakperakandapat menekan perkembangan vektor virus, insiden serangan virus dan menaikkan hasilcabai dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS SAYURAN DETERMINANT FACTORS OF VEGETABLE PRODUCTIVITY Rachmina, Dwi
Jurnal Pertanian Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.645 KB) | DOI: 10.30997/jp.v3i1.588

Abstract

Produktivitas faktor total (TFP) memiliki peranan penting dalam meningkatkan produksi sayuran.Banyak faktor yang mempengaruhi TFP. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis faktor-faktoryang mempengaruhi TFP pada usahatani sayuran. Tujuan penelitian ini yaitu mengukur TFP danmenganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi TFP pada usahatani sayuran. Penelitian dilakukanditingkat usahatani di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, dengan jumlah sampel 76 yangtersebar di enam desa sentra produksi sayuran yang memiliki kondisi infrastruktur yang berbedabeda.Produktivitas (TFP) usahatani sayuran bervariasi antara 0,71 – 3,14 dengan rata-rata 1,43.Variasi TFP tersebut sangat responsif terhadap perubahan indeks diversifikasi tanaman. Pendidikanpetani dan luas lahan yang diusahakan, dan akses ke pasar input berpengaruh positif siginifikandengan elastisitas yang relatif kecil. Pengaruh positif teknologi konservasi dan infrastruktur irigasikurang kuat. Sementara teknologi benih justru ada indikasi dapat menurunkan TFP, tetapipengaruhnya tidak nyata.
STUDI INTEGRASI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DAN AGROWISATA DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KALI BEKASI, KABUPATEN BOGOR Am Fauzi, Djamudin
Jurnal Pertanian Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.184 KB) | DOI: 10.30997/jp.v3i1.590

Abstract

Efforts to increase the value added of agricultural products through the integration of sustainabledevelopment of agro-industry and agro-tourism is considered very strategic. Done through theintegration planning analysis by determining the location of the selected areas upstream Kali Bekasiwatershed with value 358 and Top- upstream Kali Bekasi watershed with value 365. Based BogorDistrict government policy is an area of ecotourism, urban agriculture and industry as well as barns.Determination of selected commodities of rice, cassava, bamboo, banana and coffee, as well asagroindustry products selected rice flour, tapioca flour, bamboo furniture, banana chips and coffeepowder. An excellent potential for commodity and commodity groups farm field Bogor District In2011. Types of attractions that can be displayed consists of one kind of attraction cultivation, twotypes of attraction picking/harvesting and laboratories as well as three types of attraction productprocessing/agro-industry and the type of supporting attractions. Analysis of simulation andoptimization of agro products with the kind of tourist attraction demonstrated added value ofoptimization. 18. 677. 500 rupiah. Based on the analysis of the feasibility of the integration of thedevelopment investment resulting NPV of 9,428,040,717 rupiah. IRR of 40%, Net B/C of 2.27, andPBP 3 years 4 months 12 days with BEP for 1.56.554.139 rupiah. The results of the analysis theintegrated of agroindustry and agrotourism development may increase the potential value added byrequiring the involvement of relevant stakeholders, ie farmers actors, agroindustry actors,agrotourism actors, financial institutions/investors and the communities around the area and thesupport of government policy, both as a facilitator and a catalyst. The purpose of the research, is theintegrated of agroindustry and agrotourism of sustainable development. The research method usingAHP, MPE, linear programming and financial analysis criteria such as NPV, IRR Net B/C, PBP andBEP.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN, PEMENUHAN GIZI DAN APOTEK HIDUP PADA KELUARGA TANI Wahyuningsih, AchmadMusyadar
Jurnal Pertanian Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v3i1.591

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan halaman rumah keluarga petani sebagai sumberpendapatan, pemenuhan gizi, dan penataan tanaman obat serta untuk menciptakan model berbasiskomoditi berimbang yang ditanam di halaman untuk tiga kelompok. Analisis yang digunakan adalahdeskriptif dan kuantitatif dan dilakukan dalam dua tahap, menggunakan program linear dan programpencapaian tujuan linear (LGP). Data yang dihimpun terdiri atas data primer dan data sekunder. Dataprimer diperoleh melalui responden dari instansi terkait. Responden terdiri atas 5 kelompok: KWT I(20 orang), KWT 2 (15 orang), Hurip I (20 orang), Hurip II (15 orang) dan Dasa Wisma (25 orang).Untuk memfasilitasi analisis responden yang menanam komoditi dikelompokkan menjadi 4 kelompok:(1) kelompok nutrisi I (G1) terdiri atas 13 komoditi, (2). kelompok nutrisi 2 (G2) terdiri atas 6komoditi, (3) kelompok obat (A) terdiri atas 9 komoditi, and (4) kelompok lain (L) terdiri atas 8komoditi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LGP tanpa prioritas terboboti dan proportsi darioptimalisasi penataan target lahan diperoleh sebagai berikut: Kelompok I (asumsi 100 m2 dan targetpenerimaan per tahun Rp 3.000.000,-) proporsi lahan nutrisi - 1 (28.1 %); nutrisi - 2 (27.9%); tanamanobat (15.0%) dan lainnya-L (29.1%). Kelompok II (asumsi 300 m2 dan target penerimaan per tahun Rp7.250.000) proporsi lahan nutrisi - 1 (25.2 %); nutrisi - 2 (21.4%); tanaman obat (29.0%) dan lainnya -L(24.4%). Kelompok III (asumsi 500 m2 dan target penerimaan per tahun Rp 8.000.000) proporsi lahannutrisi - 1 (21.1 %); nutritisi - 2 (30.1 %); tanaman obat (25.4%) dan lainnya-L (23.4%).
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI PENYUSUN MODEL POLA KLASTER AhmadSyarbaini, HimmatulMiftah
Jurnal Pertanian Vol. 3 No. 1 (2012): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v3i1.592

Abstract

Penelitian pendapatan dan nilai tambah petani ubi kayu diperlukan dalam menyusun modelpemberdayaan masyarakat melalui pola klaster. Analisis teknis budidaya, pasca panen dan aspeksosioekonomis dijadikan sebagai acuan pokok pembentukan pola klaster, sehingga proses integrasivertikal mulai dari sistem pengadaan sarana produksi, proses produksi, panen, pengolahan danpemasaran serta subsistem penunjang dapat diintegrasikan dalam satu pengelolaan bersama. Programpengentasan kemiskinan petani ubi kayu diwujudkan melalui peningkatan pendapatan petani denganmengintegrasikan subsistem agribisnis hulu sampai hilir.

Page 1 of 1 | Total Record : 6