cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2013)" : 6 Documents clear
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK SECARA SOSIAL Fauziah, R. Siti Pupu; Rusli, Radif Khotamir
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.169 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.476

Abstract

Pada awal manusia dilahirkan, manusia belum memiliki sifat sosial. Artinya, manusia belum memiliki kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain. Kemampuan sosial anak diperoleh dari berbagai kesempatan dan pengalaman bergaul dengan orang-orang di lingkungannya. Kebutuhan berinteraksi dengan orang lain telah dirasakan sejak usia enam bulan. Saat itu mereka telah mampu mengenal manusia lain terutama ibu dan anggota keluarganya. Anak mulai mampu membedakan arti senyum dan perilaku sosial lain, seperti marah (tidak senang mendengar suara keras) dan kasih sayang. Perkembangan sosial pada masa remaja berkembang kemampuan untuk memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik menyangkut sifat-sifat pribadi, minat, nilai-nilai, atau perasaan sehingga mendorong remaja untuk bersosialisasi lebih akrab dengan lingkungan sebaya atau lingkungan masyarakat melalui persahabatan atau percintaan. Pada masa ini berkembangan sikap cenderung menyerah atau mengikuti opini, pendapat, nilai, kebiasaan, kegemaran, dan keinginan orang lain. Ada lingkungan sosial remaja (teman sebaya) yang menampilkan sikap dan perilaku yang dapat dipertanggung jawabkan, misalnya taat beribadah, berbudi pekerti luhur, dan lain-lain. Remaja diharapkan memiliki penyesuaian sosial yang tepat dalam arti kemampuan untuk bereaksi secara tepat terhadap realitas sosial, situasi, dan relasi, baik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
TEORI BELAJAR DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN Rusli, Radif Khotamir; Kholik, MA
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.529 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.468

Abstract

EdwardThorndike(1874-1949)terkenaldalam psikologiuntuk karyanya padateoriyang mengarah padapengembangan"pengkondisian operan" dalam aliran belajar behaviorisme, sedangkanpengkondisian klasiktergantungpada pengembanganasosiasiantara peristiwa. Pengkondisian operanmelibatkanbelajardari konsekuensiperilaku kita. Skinnerbukanpsikologpertama yang mempelajaripembelajaran dengankonsekuensi karena memangteoriSkinnerdaripengkondisian operandibangunpada ide-idedariEdwardThorndike. Tujuan daripenelitian ini adalah untukmeninjauteoribelajardalamperilaku, kognitif, konstruktif, manusia, dantradisi sosialuntuk mengidentifikasiprinsip-prinsipbelajarlokal untukteori-teoriyangmungkin mewakilicontoh-contoh spesifikdariprinsip-prinsipuniversal, pada dasarnya diperlukan untukfasilitasipembelajaranpada umumnya. Dengan carapenelitiantekstualmelalui metodologi lensadidefinisikanuntuk mengidentifikasitemaumumdandengan caraanalisis komparatifkonstantemaini dikembangkanlebih lanjut melaluianalisisdan klasifikasicontohspesifik daritemadalam teks yang pernah ditinjau.EdwardThorndike(1874-1949)terkenaldalam psikologiuntuk karyanya padateoriyang mengarah padapengembangan"pengkondisian operan" dalam aliran belajar behaviorisme, sedangkanpengkondisian klasiktergantungpada pengembanganasosiasiantara peristiwa. Pengkondisian operanmelibatkanbelajardari konsekuensiperilaku kita. Skinnerbukanpsikologpertama yang mempelajaripembelajaran dengankonsekuensi karena memangteoriSkinnerdaripengkondisian operandibangunpada ide-idedariEdwardThorndike. Tujuan daripenelitian ini adalah untukmeninjauteoribelajardalamperilaku, kognitif, konstruktif, manusia, dantradisi sosialuntuk mengidentifikasiprinsip-prinsipbelajarlokal untukteori-teoriyangmungkin mewakilicontoh-contoh spesifikdariprinsip-prinsipuniversal, pada dasarnya diperlukan untukfasilitasipembelajaranpada umumnya. Dengan carapenelitiantekstualmelalui metodologi lensadidefinisikanuntuk mengidentifikasitemaumumdandengan caraanalisis komparatifkonstantemaini dikembangkanlebih lanjut melaluianalisisdan klasifikasicontohspesifik daritemadalam teksyang pernah ditinjau.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP BAURAN PEMASARAN BEL MART BOGOR Novita, Ita
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.392 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik umum konsumen Bel Mart Bogor, tingkat kepentingan dan kinerja bauran pemasaran Bel Mart Bogor menggunakan Importance Performance Analysis (IPA), serta tingkat kepuasan konsumen Bel Mart Bogor menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Berdasarkan hasil penelitian, konsumen yang berbelanja di Bel Mart Bogor didominasi oleh perempuan yang telah menikah dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Berdasarkan sebaran usia, konsumen Bel Mart Bogor berada pada kisaran usia 26-35 tahun. Tingkat pendidikan konsumen sebagian besar adalah Sarjana. Jumlah pengeluaran konsumsi bahan pangan per bulan berkisar ≥ Rp. 4.000.000,00 - Rp. 5.000.000,00. Jumlah kunjungan berbelanja di Bel Mart Bogor sebanyak 3-4 kali dalam sebulan. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa variabel bauran pemasaran yang harus dijadikan prioritas dalam peningkatan kinerja pelaksanaannya adalah lokasi gerai, sarana parkir, desain, dan layout gerai, serta kenyamanan gerai. Nilai CSI terhadap bauran pemasaran Bel Mart Bogor adalah sebesar 76,83 persen. Nilai tersebut berada pada selang 66,7–83,3 persen, artinya konsumen telah merasa puas terhadap kinerja bauran pemasaran Bel Mart Bogor.
TELAAH MATERI DONGENG PADA MATA PELAJARAN BAHASA SUNDA SEKOLAH DASAR (ANALISIS KURIKULUM BAHASA SUNDA SEKOLAH DASAR BERBASIS TAUHID) Risnawati, E; Mujahidin, Endin
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.06 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.469

Abstract

Pelajaran bahasaSundadikategorikansebagaimuatan lokalyang harusdiberikan kepadasiswa Sekolah Dasar. Pelajaran ini memiliki beberapabahan ajar sepertimendengarkan(Sunda: ngaregepkeun), berbicara(Sunda: nyarita), membaca(Sunda: maca), dan menulis(Sunda: nulis). Latar belakang penelitianinididasarkankeprihatinanyang mendalam terhadap materibahasabuku teksSundayang tidakcocok dengan nilaitauhidyang dapat merusakkeyakinan para pelajarmuslim. Masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimanadeskripsi isimatericeritadalam buku teksbahasaSundayang digunakandi Sekolah Dasarditinjaudarinilai ketauhidan? dan (2) bagaimanabahan alternatifuntuk cerita-ceritadalambuku teksbahasaSundadiSekolah Dasar? Dalam penelitian ini, penulismenjelaskanteoridananalisisdalam buku teksbahasaSundayang digunakandi Sekolah Dasarjikaditinjauberdasarkannilaitauhid. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian iniadalah studiliteratur(library research) denganpendekatandeskriptif kualitatif. Sumber datapenelitian ini adalahbuku teksbahasaSundadi Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data menggunakandua metode, yaituobservasi dan dokumentasi. Teknikanalisis dataadalahanalisis isi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa judul kisah dalambuku pelajaranbahasaSundadiSekolah Dasar. Oleh karena itu, jumlahjudulkisahyangdianalisisadalah32, yaitu 17 (53%) judulmemilikinilaitauhid, sedangkan15 (47%) judulmemilikikontradiksidengannilai ketauhidan. Penelitian inimemilikikesimpulan bahwamasih ditemukanbahankisahdalam buku teksbahasaSundadi Sekolah Dasaryang bertentangan dengannilaitauhid.
ANALISIS MATERI DONGENG SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Sholiha, Iis; Mujahidin, Endin
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.163 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.471

Abstract

Pendidikan dasarberperan untuk pembentukankarakterpeserta didik. Keberhasilanpendidikan dasardalam membentukkaraktersesuaidengantujuan pendidikan nasionaladalah landasankeberhasilan dalampendidikan lanjutan. Pendidikan karakterdalam sistempendidikan nasionalberpusat padatujuan nasionalUU No.20 tahun 2003yaitu untukmengembangkan potensipeserta didikagarmenjadi manusia yangberimandantakwa kepada Allahserta menjadiwarga negarademokratisdan bertanggung jawab. Tujuan penelitianini adalah untukmenentukan isimateridongengdalam buku teksbahasa IndonesiaSekolah Dasardanmencari bahan alternatifbukudongengsesuai denganpendidikan karakter. Metode yang digunakan adalahdeskriptif kualitatifyang bertujuanuntuk menggambarkansecara sistematisfakta-faktayang ditemukandi lapangan. Jenispenelitian iniadalah kepustakaan. Sastramerupakan serangkaian metode pengumpulan dataliteratur, membaca, merekam, dan pengolahanbahan penelitian. Sumberdata penelitianberasal daridata primerdandata sekunder. Teknikanalisis data menggunakananalisis isi: analisisdongeng(materitingkat kelas)dananalisis material(juduldongeng). Penelitian ini memperlihatkan adanya materi yang sesuai (40%) dan bertentangan (60%) denganpendidikan karakter. Dari hasil analisisdapat disimpulkanbahwabahanmedia pendidikansebagaikarakterdongengdalam buku teksbahasa Indonesiadi Sekolah Dasarmasihtidak sesuaidengandongengyang bersifatpendidikan karakter, benar, mulia, mandiri, demokratis, danakuntabel.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDENGAR RADIO DALAM PENYEBARAN INFORMASI DI WILAYAH KEPULAUAN (KASUS KECAMATAN WEDA SELATAN, KABUPATEN HALMAHERA TENGAH, MALUKU UTARA) Kusumadinata, Alialamsyah
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.131 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.475

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui perilaku petani dalam mendengarkan siaran radio berupa penyebaran informasi teknologi pertanian di wilayah kepulauan; (2) menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi perilaku petani mendengarkan siaran radio dalam penyebaran informasi teknologi pertanian di wilayah kepulauan. Penelitian ini menggunakan metode survei penentuan lokasi dalam sampel penelitian ini adalah dengan purposive, yaitu 30 petani yang berasal dari dua kelompok tani. Lokasi penelitian ialah Kecatamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani dalam mendengarkan siaran radio yakni frekuensi mendengarkan cukup tinggi yaitu lima kali dalam satu minggu dengan waktu mendengarkan rata-rata 1 jam, isi siaran dirasakan bermanfaat terkait teknologi budidaya pada sawah. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku petani dalam mendengarkan siaran radio adalah umur, dukungan kelembagaan, isi siaran, waktu siaran, format acara, gaya penyampaian, media interpersonal, media cetak, media TV, dan status sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 6