cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 2 (2015)" : 6 Documents clear
PENILAIAN OTENTIK DENGAN TEKNIK NONTES DI SEKOLAH DASAR Bisri, Hasan; Ichsan, Muhammad
Jurnal Sosial Humaniora Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.873 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.503

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah adanya dampak pelaksanaan kurikulum 2013 tingkat pendidikan dasar pada sistem penilaian dengan model penilaian otentik. Penilaian otentik bermanfaat untuk melihat kemajuan siswa dalam belajar, namun tidak sedikit guru yang kesulitan melaksanakannya. Tujuan penelitian ialah untuk menyediakan prosedur dan instrumen penilaian otentik teknik nontes yang dapat digunakan guru dan orang tua. Data dikumpulkan melalui multimetode yakni dokumentasi, penilaian panel ahli, dan uji coba. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif desain Beebe “Wheel Model” yang dimodifikasi. Analisis data dilakukan dengan teknik umum penelitian kualitatif, sedangkan interpretasi secara analisis induktif. Penelitian terdiri dari enam instrumen rating scale yaitu: (1) sikap jujur siswa di rumah, (2) sikap jujur siswa di sekolah, (3) sikap disiplin siswa di rumah, (4) sikap disiplin siswa di sekolah, (5) sikap tanggung jawab siswa di rumah, dan (6) sikap tanggung jawab siswa di sekolah. Besar indeks rating scale sikap: (1) jujur siswa di rumah (0,942), (2) jujur siswa di sekolah (0,930), (3) disiplin siswa di rumah (0,962), (4) disiplin siswa di sekolah (0,951), (5) tanggung jawab siswa di rumah (0,945), dan (6) tanggung jawab siswa di sekolah (0,962). 
MODEL IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN DESTINASI PARIWISATA DI KABUPATEN BOGOR Hernawan, Denny; Pratidina, Ginung
Jurnal Sosial Humaniora Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.202 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.504

Abstract

Potensi pariwisata di Kabupaten Bogor harus dikelola dan dimanfaatkan secara optimal melalui penyelenggaraan program pengembangan pariwisata yang diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan wilayah serta menyebarnya tempat pariwisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn karena hasil atau kinerja kebijakan ditentukan oleh faktor-faktor sebagai berikut: standar dan sasaran tertentu; sumber daya; komunikasi antar organisasi; karakter birokrasi pelaksana; sikap pelaksana; kondisi sosial, politik, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan unit analisis yaitu implementors (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan sampel diambil secara purposif sebanyak 18 orang pejabat struktural) dan sasaran kebijakan (pengelola tempat-tempat wisata dengan sampel pengelola pribadi, instansi pusat/daerah, perusahaan, dan masyarakat/yayasan). Berdasarkan hasil analisis, pelaksanaan pembangunan bidang kepariwisataan di Kabupaten Bogor selama ini menghadapi masalah pokok yaitu: keterbatasan SDM kepariwisataan, baik secara kuantitas maupun kualitas (kompeten dan profesional); belum baiknya infrastruktur (sarana dan prasarana), khususnya akses jalan dan jaringan transportasi, menuju destinasi wisata sehingga berpengaruh terhadap kinerja sektor kepariwisataan; koordinasi lintas-instansi dan lintas-pelaku yang belum optimal. Hal tersebut diperkuat dengan hasil penilaian rataan terbobot untuk variabel implementasi kebijakan berdasarkan model Van Meter dan Van Horn sebesar 3,37 (dalam skala 5) dan termasuk kategori “cukup baik”. Agar bidang kepariwisataan di Kabupaten Bogor dapat berkembang dengan baik, maka implementasi kebijakan ke depan harus fokus pada upaya perbaikan yaitu peningkatan kapasitas SDM (kuantitas dan kualitas), ketersediaan dan perbaikan infrastruktur untuk peningkatan aksesibilitas dari dan menuju destinasi wisata, serta perumusan mekanisme kooordinasi lintas-instansi dan lintas-pelaku dari pihak-pihak terkait dalam pembangunan bidang kepariwisataan. 
PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP PEREDARAN VCD BAJAKAN DI KOTA BOGOR Rahmawati, Ratna Dewi
Jurnal Sosial Humaniora Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.386 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.500

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan dua identifikasi permasalahan yaitu: (1) bagaimana upaya perlindungan atas hak kekayaan intelektual terhadap peredaran VCD bajakan di Kota Bogor; (2) upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi peredaran VCD bajakan di Kota Bogor. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: (a) memberikan penjelasan mengenai  perlindungan hak  kekayaan  intelektual  terhadap  VCD  bajakan  di  Kota Bogor; (b) melihat sejauh mana upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi peredaran VCD bajakan di Kota Bogor. Tujuan jangka panjang yang akan dicapai dari hasil penelitian ini adalah untuk melihat bentuk perlindungan hak kekayaan intelektual dan sejauhmana upaya yang dilakukan terhadap pelanggaran hak kekayaan intelektual. Penelitian ini dilakukan di Bogor karena peredaran VCD bajakan ini dapat dijumpai di beberapa lokasi strategis Kota Bogor. Jadi, hal ini menjadi latar belakang penelitian ini yaitu untuk mengetahui perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap peredaran VCD bajakan di Kota Bogor. Penelitian ini bersifat yuridis empiris dengan pemilihan sampel melalui teknik random sampling dan purposive sampling yang disesuaikan dengan sampel yang dipilih. Data yang diteliti meliputi data primer yang diperoleh melalui pengamatan langsung dengan cara wawancara mendalam (in depth interview), sedangkan data sekunder merupakan data yang mendukung keterangan atau menunjang kelengkapan data primer. Metode analisis kedua data yang diperoleh tersebut menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG PADA FASILITAS PELAYANAN BUS TRANSJAKARTA BERBASIS STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Arifin, MA; Gemina, Dwi; Silaningsih, Endang
Jurnal Sosial Humaniora Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.583 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja PT. Transjakarta melalui analisis tingkat kepuasan penumpang pada fasilitas pelayanan berbasis standar pelayanan minimal (SPM). Sampel yang diambil adalah penumpang bus transjakarta berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, kemudian diuji dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan model sikap fishbein, important performance analysis (IPA), dan customer satisfaction index (CSI). Hasil uji validitas dan uji reliabilitas menunjukkan bahwa 43 butir pernyataan kepada responden dinyatakan valid dan reliabel. Dari hasil analisis model sikap fishbein, kinerja PT. Transjakarta menunjukkan kategori baik 40,34 dan kategori sangat baik 59,20. Berdasarkan important performance analysis (IPA) dan penerapan strategi PT. Transjakarta memiliki 14 atribut yang harus diprioritaskan dan sembilan atribut yang sudah sesuai dengan harapan penumpang, serta kepuasan penumpang customer satisfaction index (CSI) PT. Transjakarta termasuk kategori satisfied (puas) dengan nilai 74%.
MODEL PENINGKATAN KINERJA SUMBER DAYA APARATUR DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA BOGOR purnamasari, irma; Salbiah, Euis
Jurnal Sosial Humaniora Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.613 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.501

Abstract

Saat ini terdapat kecenderungan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) di hampir semua instansi pemerintah baik pusat maupun daerah memiliki tingkat kinerja yang rendah. Seperti yang dijelaskan dalam  Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi bahwa masalah utama SDM aparatur negara adalah alokasi dalam hal kuantitas, kualitas, dan distribusi PNS menurut teritorial (daerah) tidak seimbang, serta tingkat produktivitas PNS masih rendah. Analisis data menggunakan interactive model analysis dari Miles dan Huberman (1992) agar lebih bermakna dan mudah dipahami. Berdasarkan hasil penelitian kinerja sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bogor berkriteria penilaian sedang, hal ini dilihat berdasarkan: (a) kondisi eksisting kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan kota bogor, dengan indikator hasil penilaian dp3, kehadiran apel pagi dan kehadiran kerja, penyelesaian pekerjaan serta profesionalisme pegawai; (b) masih terdapat ketidaksesuaian tugas PNS dengan kompetensi yang dimiliki; (c) program diklat dinilai belum efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai, hal ini dapat dilihat dari program diklat yang diselenggarakan belum sesuai dengan kebutuhan pengembangan pegawai di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN PADA PEMBUDIDAYA IKAN Kusumadinata, Alialamsyah
Jurnal Sosial Humaniora Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.267 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.502

Abstract

Perbaikan terhadap kualitas kehidupan petani pembudidaya ikan merupakan wujud dari terjadinya pemberdayaan. Hal ini ditandai dengan kemampuan dan kemandirian pembudidaya ikan menjalankan usahanya. Tujuan tulisan ini adalah untuk merumuskan strategi komunikasi pemberdayaan pembudidaya ikan dalam kegiatan produksi dan pemasaran budi daya perikanan. Penyusunan dan perancangan strategi disusun berdasarkan analisis kondisi yang terjadi pada kegiatan produksi dan pemasaran usaha budi daya perikanan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis SWOT. Rancangan strategi komunikasi yang diajukan adalah strategi komunikasi partisipatif dengan penguatan kelembagaan ekonomi dan dukungan dari pemerintah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6