cover
Contact Name
I Putu Mas Dewantara
Contact Email
mas.dewantara@gmail.com
Phone
+6281805381503
Journal Mail Official
mas.dewantara@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH)
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JPPSH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective for technological and educational advancement. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the scientific fields in general, particularly in the area of Social Sciences and Humanities.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025): April" : 20 Documents clear
Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berorientasi STEAM Terhadap Hasil Belajar IPAS Luh Putu Ritzki Wedanthi; Nyoman Dantes; Sariyasa
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.92966

Abstract

Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berorientasi STEAM terhadap hasil belajar IPAS, serta melihat perbedaan pengaruh tersebut berdasarkan gaya kognitif siswa kelas V. Penelitian ini adalah eksperimen semu yang menggunakan rancangan posttest only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V yang terdiri dari 7 kelas dengan total 172 siswa. Sebanyak 4 kelas yang terdiri dari 105 siswa dipilih menjadi sampel penelitian melalui teknik random sampling intac group. Analisis data diperoleh melalui analisis ANAVA dua jalur dan uji lanjut Scheffe. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) yang berorientasi pada pendekatan STEAM secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Melalui kegiatan pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah nyata, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan terlibat dalam proses belajar. Integrasi unsur-unsur STEAM dalam PBL mendorong kolaborasi lintas disiplin, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap materi IPAS. Kesimpulannya, model pembelajaran berbasis masalah yang berorientasi STEAM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V, dengan pengaruh yang bervariasi berdasarkan gaya kognitif siswa.implikasi penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah berorientasi STEAM dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.
Demographic Variables and Adolescents’ Science Academic Engagement in Ibadan, Nigeria Oludele Olagoke Ogunlade; Olufemi Akinloye Bolaji
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.94036

Abstract

The low academic engagement of students in science education is a significant concern as it can affect learning achievement and interest in the discipline. Demographic factors are believed to influence the level of academic engagement in science among adolescents. This study aims to analyze in depth the impact of family structure and school type on adolescents' academic engagement in science. This is a quantitative study with a comparative design. The subjects of the study consisted of 227 adolescents selected through simple random sampling. The instrument used was a structured questionnaire that included scales for academic self-efficacy in science, academic engagement motivation in science, and demographic data (gender, age, religion, family structure, and parental education qualifications). Data were collected through the distribution of questionnaires and analyzed using descriptive statistics (percentage, frequency, mean, and standard deviation) as well as t-tests. The results showed significant differences in academic engagement in science based on family structure and school type. However, no significant differences were found based on gender, age, religion, or parental education qualifications. The conclusion of this study emphasizes the importance of considering family environment and school institution factors in enhancing adolescents' academic engagement in science. The implication is that all parties, including parents and educational institutions, need to create an environment that supports student engagement in science.
Metode Eksperimen Berbantuan Media Konkrit Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Sains Anak Hendrayani, Nyoman Rusi; Parmiti, Desak Putu; Asril, Nice Maylani
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.97899

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar sains merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Namun, pada kenyataannya, banyak anak belum menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar yang optimal dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode eksperimen berbantuan media konkret terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar sains anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group design. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 76 siswa. Data dikumpulkan melalui metode tes dan angket. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar tes berpikir kritis dan lembar angket motivasi belajar yang telah diuji validitas isi menggunakan rumus Gregory dan validitas butir menggunakan korelasi Product Moment. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan MANOVA.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam hal kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar sains. Selain itu, ditemukan bahwa penggunaan metode eksperimen berbantuan media konkret berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar sains anak. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode eksperimen berbantuan media konkret efektif dalam mengembangkan aspek kognitif dan afektif anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa guru PAUD disarankan untuk mengintegrasikan metode eksperimen dan penggunaan media konkret dalam kegiatan pembelajaran guna menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, aktif, dan menyenangkan bagi anak.
The Analysis of Maxims Found in The Novel of “Breath” Suardana, I Putu Eka; Astiari, Komang
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.88350

Abstract

Maxims are Cooperative Principles proposed by Grice. As a form of conversation, the novel also uses the concept of Maxims. This study aims to analyze compliance with Grice's Cooperative Principles, especially the four maxims, namely Quality, Quantity, Relationship, and Manner, used in the utterances in the Breath novel. The method used in this study is qualitative research. The subjects of this study are the conversations in the novel that contain four maxims, namely the Maxims of Quality, Quantity, Relationship, and Manner. The data collection method uses documentation techniques, namely reviewing and recording dialogues in the novel that are relevant to Grice's maxims. Meanwhile, the data analysis method uses grounded theory steps, including selecting, breaking down, and grouping conversations based on the types of maxims used. This results in findings that represent the complexity and dual function of communication. The research findings show that there are 2 Maxims of Quality, 5 Maxims of Quantity, 2 Maxims of Relationship, and 5 Maxims of Manner. The dominance of the Maxims of Quantity and Manner is very significant in this study. These maxims are used not only to make communication in Breath communicative but also to reveal that in one conversation, there is more than one Maxim used to show that communication in real life is complex and multifunctional.
Dinamika Jaranan Kidal dalam Perspektif Permainan Budaya (1932-2024) Rahmawan, Destya Adi; Wahyudi, Deny Yudo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.89781

Abstract

Jaranan Kidal mengalami perubahan bentuk, fungsi, dan makna sepanjang rentang waktu 1932 hingga 2024 dalam konteks budaya lokal yang terus berkembang. Selain itu, perlu ditelaah bagaimana dinamika tersebut mencerminkan proses negosiasi antara tradisi dan modernitas dalam bingkai permainan budaya masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan dan keberlangsungan kesenian Jaranan Kidal dari tahun 1932 hingga 2024 dalam bingkai perspektif permainan budaya serta memahami bagaimana nilai-nilai budaya, sosial, dan simbolik dalam pertunjukan Jaranan Kidal mengalami transformasi seiring dinamika masyarakat dan perkembangan zaman. Dengan menggunakan metode sejarah lisan, data dikumpulkan dari para pelaku seni dan pemangku kepentingan lokal.  Penelitian ini berfokus pada dinamika pertunjukan, interaksi sosial, dan praktik spiritual.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa Jaranan Kidal mengandung unsur kebebasan,  trance  ritual, dan permainan terstruktur yang selaras dengan nilai-nilai budaya dan kepercayaan spiritual.  Meskipun telah beradaptasi dengan tuntutan modern, termasuk perubahan alat musik dan keanggotaan kelompok, tradisi inti tetap terjaga.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jaranan Kidal tidak hanya menjadi sumber kesenangan kolektif, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian identitas budaya dan mempererat kohesi komunitas di tengah transformasi sosial. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian Jaranan Kidal memerlukan pendekatan yang adaptif dan partisipatif agar tetap relevan di tengah perubahan sosial budaya.
Dampak Jangka Panjang Program Kampus Mengajar Terhadap Pengembangan Soft Skills dan Hard Skills Mahasiswa Aprilita, Selvia; Apriza, Berta; Ningrum, Arsi Widia
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.90076

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui keterlibatan mahasiswa sebagai pendamping guru di sekolah. Selain berdampak pada sekolah, program ini juga berkontribusi terhadap pengembangan soft skills dan hard skills mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak jangka panjang program terhadap kesiapan kerja mahasiswa setelah lulus. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan meninjau 10 artikel dari jurnal terakreditasi, seperti Jurnal Pendidikan Al-Ishlah, Jurnal Riset Tindakan Indonesia (JRTI), Journal of Education Research, dan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. Data primer diperoleh melalui metode wawancara atau survey. Kemudian dianalisis secara analisis tematik (thematic analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa program ini meningkatkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan pemecahan masalah. Selain itu, mahasiswa memperoleh keterampilan teknis seperti perencanaan pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta strategi pengajaran yang efektif. Program ini membantu mahasiswa menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Studi ini memberikan wawasan tentang efektivitas pembelajaran berbasis pengalaman dan implikasinya bagi kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia untuk mempersiapkan lulusan yang lebih kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Story Telling Berbantuan Media Wayang Terhadap Pengembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Astini, Komang Sri; Agung, Anak Agung Gede; Asril, Nice Maylani
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.92016

Abstract

Permasalahan dilapangan menunjukkan bahwa anak usia dini rata-rata belum banyak menguasai kosa kata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Story Telling yang dibantu media wayang terhadap pengembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK . Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu, yaitu eksperimen dengan kontrol grup post-test only. Penelitian ini disebut eksperimen semu karena terdapat kelompok kontrol, namun variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan penelitian tidak dapat dikontrol secara ketat. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak TK yang berjumlah 105 anak, dan teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling dengan mengacak kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, di mana peneliti mengamati fenomena yang terjadi dalam perkembangan bahasa anak. Observasi dilakukan untuk memperoleh data terkait kemampuan bahasa anak-anak setelah diberi perlakuan dengan metode Story Telling berbantuan media wayang. Selanjutnya analisis data dilakukan melalui teknik analisis statistic. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik terhadap kemampuan bahasa anak, dengan manfaat tambahan berupa peningkatan kreativitas dan interaksi social. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas penggunaan metode Story Telling dengan media wayang dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini, serta dapat dijadikan acuan bagi pendidik dalam merancang metode pembelajaran yang lebih menarik dan efektif dalam mengembangkan bahasa anak-anak.
Implementation of Communication in Increasing motivation for diversity based on an independent curriculum at the University in the Merdeka Student Exchange Program Fatayan, Arum; Apoko, Tri Wintolo; Hendriana, Benny; Handayani, Isnaini; Irdalisa; Hanif, Isa Faqihuddin
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.95621

Abstract

Indonesia has high cultural diversity, but this diversity often becomes a challenge in communication between individuals from different cultural backgrounds. Based on these problems, this study aims to analyze and improve students' diversity motivation by implementing the Independent Student Exchange Program (PMM) as part of universities' Independent Learning Independent Campus (MBKM) policy. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. The subjects in this study were 103 PMM student participants from various universities in Indonesia. Data were collected through a questionnaire with an assessment scale to measure students' level of diversity motivation. The results of the data analysis showed that the PMM program succeeded in creating a significant cross-cultural learning experience, marked by an average questionnaire score of 95%. This program encourages students to respect cultural differences, strengthen a sense of unity, and foster an inclusive attitude. The conclusion of this study shows that the Independent Student Exchange Program effectively increases diversity motivation among students. The implications of this study underline the importance of integrating diversity values ​​in the independent curriculum to form adaptive and tolerant student characters in facing the challenges of the era of globalization and the Industrial Revolution 4.0.
Media Boneka Tangan Tema Binatang dengan Pendekatan Neuro Linguistic Programming untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Widiasih, Ni Putu; Kristiantari, Maria Goreti Rini; Ambara, Didith Pramuditya
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.97104

Abstract

Pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan berbicara masih ditemui hambatan seperti kurangnya minat dan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran karena media pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran boneka tangan dengan pendekatan Neuro Lingustic Programming yang valid dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah ahli media, ahli ahli materi, guru dan siswa.  Metode dari pengumpulan data menggunakan non tes dengan instrumen kuesioner. Teknik analisis data menggunakan statistik kualitatif dan kuantitatif.  Berdasarkan hasil uji efektivitas, diketahui bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000. Hasil tersebutt menyatakan bahwa nilai Sig. < 0,05. Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbicara siswa kelas II sesudah menggunakan media pembelajaran boneka tangan pada muatan Bahasa Indonesia lebih dari atau sama dengan KKTP. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi media boneka tangan dan pendekatan NLP dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan berpihak pada karakteristik perkembangan siswa di kelas rendah sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran keterampilan berbicara.
Media Pembelajaran Buku Pintar Elektronik Berbasis Problem Based Learning Dalam Muatan Materi Ekonomi Kelas V Sekolah Dasar Arynata, I Gusti Ngurah Agung Mahadipa; Wiarta, I Wayan; Diputra, Komang Sujendra
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.97194

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi ekonomi di kelas V sekolah dasar yang masih disampaikan secara konvensional dan kurang kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan efektivitas media pembelajaran berupa buku pintar elektronik berbasis Problem Based Learning (PBL) yang layak dan efektif untuk meningkatkan keterlibatan serta pemahaman konsep ekonomi siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini yakni siswa kelas V sebanyak 19 siswa. Metode dan instrument pengumpulan data menggunakan kuisioner dan tes hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif, kualitatif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Media ini dirancang dengan pendekatan PBL yang mendorong siswa untuk aktif berpikir kritis, memecahkan masalah nyata, serta bekerja secara kolaboratif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi PBL dalam media digital dapat menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar, serta dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran ekonomi yang inovatif.

Page 2 of 2 | Total Record : 20