cover
Contact Name
JURNAL AGRONIDA
Contact Email
agronida@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agronida@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRONIDA
ISSN : 24079111     EISSN : 25793225     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil-hasil penelitian yang berkaitan bidang teknologi budidaya pertanian yang ramah lingkungan. khususnya dalam bidang produksi dan pengelolaan benih, produksi dan pengelolaan agen hayati, pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman , nutrisi tanaman dan pasca panen tanaman hortikultura.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
PENGGUNAAN FORMULA CAIR Trichoderma harzianum T10 BERBAHAN TEPUNG JAGUNG TERHADAP REBAH SEMAI (Pythium sp.) BIBIT MENTIMUN Wiwit Ningtias; Endang Mugiastuti; Ruth Feti Rahayuniati; Loekas Soesanto
JURNAL AGRONIDA Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v6i2.2823

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui konsentrasi tepung jagung yang tepat untuk medium cair Trichoderma harzianum T10, 2) mengetahui pengaruh aplikasi T. harzianum T10 dalam berbagai konsentrasi medium cair tepung jagung terhadap penekanan penyakit rebah semai dan pertumbuhan bibit mentimun. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan di lahan Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan September 2017 sampai Januari 2018. Pengujian in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan  lima perlakuan dan  lima ulangan, meliputi perlakuan formula cair medium Potato Dextrose Broth (PDB), formula cair tepung jagung konsentrasi 5, 10, 15 dan 20 g/L. Pengujian in planta menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan, membandingkan kontrol dengan tanaman yang diberi perlakuan T. harzianum T10 pada masing-masing formula cair konsentrasi tepung jagung. Variabel yang diamati meliputi kepadatan konidium, masa inkubasi, kejadian penyakit, area under disease progress curve (AUDPC), potensi tumbuh maksimum, daya kecambah, tinggi tanaman, panjang akar, bobot segar akar dan bobot segar tajuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan konidium T. harzianum T10 tertinggi pada formula medium cair tepung jagung konsentrasi 20 g/L sebesar 3,67x106 konidium/mL, tetapi belum mampu menyamai medium PDB. Aplikasi T. harzianum T10 yang efektif menekan penyakit rebah semai adalah perlakuan T. harzianum T10 dalam formula cair tepung jagung konsentrasi 15 g/L, yaitu mampu menekan kejadian penyakit 71,43% dan menunda masa inkubasi 35,83%. Aplikasi T. harzianum T10 selain konsentrasi 15 g/L belum berpengaruh terhadap variabel yang diamati dan diukur.
INTERAKSI GENETIK X LINGKUNGAN DAN STABILITAS JUMLAH BUAH 11 AKSESI PINANG LOKAL DENGAN PENDEKATAN PARAMETRIK Muhammad Roiyan Romadhon; Meity Aneke Tulalo
JURNAL AGRONIDA Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v6i2.3236

Abstract

Areca is an annual plant that has many benefits and a high economy. The need for areca nuts for industry is a challenge because only two varieties have been released and little farmers who plant areca nuts. Exploration of superior areca candidates are one way to overcome this problem. This aim of research is to determine the stability and adaptability of 12 local areca nuts to the number of fruit. This research was conducted at Kayuwatu Expermental Farm for 4 years from 2014-2017. The experimental design used was Randomized Complete Block Design (RCBD) 2 replications with 15 sample plants. The result of the research showed that Malinow 2 accession is a stable accession based on the stability analysis of Finlay Wilkinson and Eberhart Russel and can grow in a marginal environment, while Huntu 1 and Galangsuka Accession is a stable accession in optimal environment.
PENGARUH PEMUPUKAN N, P DAN K TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN MUTU MINYAK Mentha arvensis Oktivia Trisilawati; Ekwasita Rini Pribadi; Molide Rizal; Sintha Suhirman
JURNAL AGRONIDA Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v6i2.3240

Abstract

Mentha arvensis is an annual herbaceous plant that produces cornmint oil used for  pharmaceutical and food industries. As a source of menthol and dimentolized oil, M. arvensis has a profitable opportunity to be cultivated in Indonesian agroclimate. The research was conducted to obtain the optimal dosages of N, P and K fertilizers, for increasing the yield and oil quality of M. arvensis, planted in Cicurug Research garden (latosol soil, 550 m asl.), by using randomized block design, with two factors, arranged factorially, with 3 replications.  First factor was M. arvensis promising number (Mear 0010 and Mear 0012), and fsecond factor was NPK fertilizer, included:  a). control, b). 69 kg N + 54 kg P2O5 + 94,5 kg K2O, c). 69 kg N + 72 kg P2O5 + 94,5 kg K2O, d). 69 kg N + 90 kg P2O5 + 94,5 kg K2O, e). 92 kg N + 90 kg P2O5 + 126 kg K2O, f). 92 kg N + 72 kg P2O5 + 126 kg K2O, and g). 138 kg N + 90 kg  P2O5 + 126 kg K2O per ha.  Variables observed were plant height, number of leaf and branch, biomass weight, oil content, free menthol content, and total menthol content.  The results showed that application of 92 kg N + 72 kg P2O5 + 126 kg K2O/ha equivalent to 200 kg Urea+ 200 kg SP-36 + 200 kg KCl/ha to M. arvensis, resulted better herb biomass, oil content, total menthol content and oil yield at first harvest compared with other fertilizer treatments.  At first harvest, oil and menthol yield were 41 and 25 kg / ha. The uptake of N, P, K nutrients were N > K > P, respectively.  
DAYA INSEKTISIDA EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C) DENGAN FORMULA CARRIER ZEOLIT TERHADAP HAMA GUDANG Sitophilus zeamais MOTSCHULSKY Hesti Maulida; Nur Rochman; Setyono Setyono
JURNAL AGRONIDA Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v6i2.3352

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang penting di Indonesia. Hama utama yang menyerang biji jagung adalah Sitophilus zeamais Motschulsky. Salah satu cara alternatif untuk pengendalian hama S. zeamais yang bersifat ramah lingkungan adalah dengan menggunakan pestisida nabati.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya insektisida ekstrak daun jeruk purut dengan formula carrier zeolit sebagai pestisida nabati terhadap hama gudang S. zeamais. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Entomologi Seameo Biotrop pada bulan Oktober 2018-Januari 2019. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan pada setiap konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yang digunakan. Konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yang dipakai pada uji pendahuluan daya insektisida adalah 0%, 6%, 9%, 12%, 15% dan 18%. Konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yang dipakai pada uji utama daya insektisida dan uji formulasi adalah 0%, 2%, 4%, 8%, 10% dan 12%. Ekstrak daun jeruk purut pada uji daya insektisida memiliki pengaruh yang nyata sebagai insektisida nabati S. zeamais. Ekstrak daun jeruk purut dalam waktu 72 JSP dapat mematikan hama S. zeamais sebesar 50% (LC 50) dengan konsentrasi 2,03% dan dapat mematikan hama S. zeamais sebesar 95% (LC 95) dengan konsentrasi 10,59%. Formulasi pestisida ekstrak daun jeruk purut dengan carrier zeolit pada 24 JSP, 48 JSP dan 72 JSP memiliki pengaruh yang nyata sebagai insektisida nabati S. zeamais. Pengujian formulasi pestisida dalam waktu 72 JSP belum dapat mematikan hama S. zeamais sebesar 50% (LC 50) dan 95% (LC 95). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daun jeruk purut lebih berpotensi sebagai insektisida pada komposisi bahan aktif tunggal dibanding formulasi pada hama gudang Sitophilus zeamais Motschulsky.
KORELASI DAN ANALISIS LINTAS KARAKTER AGRONOMI KACANG BOGOR (Vigna subterranea L. Verdc.) Yusuf Bachtiar; Yuliawati; Setyono Setyono; Arifah Rahayu
JURNAL AGRONIDA Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v6i2.3353

Abstract

Upaya perbaikan daya hasil kacang bogor dapat dilakukan melalui program pemuliaan tanaman dan salah satu langkah pentingnya adalah kegiatan seleksi. Seleksi dapat berjalan efektif apabila diketahui keeratan hubungan atau korelasi antara karakter yang dituju dengan karakter lain sebagai penduga. Keeratan hubungan antar karakter komponen hasil dengan karakter hasil kacang bogor dapat diduga menggunakan analisis korelasi dan pengaruh langsung serta pengaruh tidak langsungnya dapat diketahui melalui analisis lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mencari komponen penentu daya hasil kacang bogor berdasarkan nilai korelasi, pengaruh langsung, dan pengaruh tidak langsung menggunakan analisis lintas. Penelitian dilaksanakan pada pada Februari-Juni 2018 di kebun percobaan SEAMEO BIOTROP Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat (± 280 m dpl). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 31 perlakuan galur lanras asal Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter agronomi jumlah cabang berkorelasi positif terhadap bobot polong basah dan bobot polong kering kacang bogor. Karakter agronomi yang berpengaruh langsung positif dan nyata pada taraf 5% terhadap bobot polong basah dan bobot polong kering adalah jumlah polong total dan jumlah cabang, sedangkan karakter agronomi jumlah daun berpengaruh tidak langsung yang paling besar terhadap bobot polong basah dan bobot polong kering. Karakter jumlah polong total dan jumlah cabang dapat dijadikan kriteria seleksi yang efektif karena memiliki nilai korelasi dan koefisien lintas yang besar serta nyata terhadap bobot polong basah dan bobot polong kering kacang bogor.
PENAMPILAN AGRONOMI BERBAGAI AKSESI KATUK {Sauropus androgynus (L.) Merr.} PADA DOSIS PUPUK UREA BERBEDA Ulfa Khaerunnisa; Arifah Rahayu; Yanyan Mulyaningsih
JURNAL AGRONIDA Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v6i2.3626

Abstract

Katuk {Sauropus androgynus (L.) Merr} is a leafy vegetable which requires nitrogen for itsvegetative growth.  This study was aimed at assessing the agronomic performance of various accessions of katuk vegetable grown with different rates of urea fertilizer administration.  A completely randomized design with two factors was used.  The first factor was katuk accessions consisting of Sukaraja Sukabumi, Cugenang Cianjur, and Kemang Bogor.  The second factor was urea fertilizer administration in five rates, namely 0, 33.3, 66.7, 100%, and 133.3% of recommended rate (R).  Results showed that katuk plant of Sukabumi accession gave the best plant height and leaflet area.  Katuk plant of Cianjur accession had the highest values of plant height, number of buds, yield fresh weight, yield dry weight, and root length.  Katuk plant of Bogor accession was found to have the highest fresh root weight.  Urea administration of 66.7-133.3% R resulted in katuk plant with the best values of plant height, number of buds, stem diameter.  The widest leaf area was found in 100% R urea administration and the highest root weight was found in plants treated with 66.7% R urea administration.  The increase of urea fertilizer doses starting from 33.3% R in Cianjur and Bogor katuk accession increased the total harvest wet weight and dry weight, while in Sukabumi accession the significant increase in production was at a dose of 100% R and 133.3% R urea. The increase in vitamin C content was significant in the application of 133.3% R urea fertilizer.

Page 1 of 1 | Total Record : 6