cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 02163241     EISSN : 25410652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal managed by the Faculty of Engineering and Vocational, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). The scope of this journal covers the fields of Education, Electrical Engineering, Informatics, Computer Science, Information System, Vocational (Culinary, Fashion, Beauty and Tourism), Mechanical Engineering as well as learning. The incoming Article is are double blind peer-reviewed by at least two referees, and plagiarism checking will be carried out. JPTK is managed by issued twice a year i.e. in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 542 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN Nyoman Sugihartini; Nyoman Laba Jayanta
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.147 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i2.11830

Abstract

   This study aimed to develop and produce a product of e-module learning media in the subject of CAI-based Learning Strategy with project based learning, in order to improve the mastery of student concepts and graduate competencies, especially in the mastery of the concept of Pedagogic as a prospective teacher. To produce the expected product, the method to be used in the achievement of the goal is the development method using the ADDIE model consisting of five stages: 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation and 5) evaluation. In the analysis phase, analyzes are related to system requirements and instructional goals  learning strategy subject to syllabus / SAP. At the design stage is done systematic design of learning strategy module with project based learning as well as done stages of system design, database, and interface. Development stage is a continuation of what has been designed, ie compiling the module content in accordance with the syllabus / SAP with project based learning and create a system based on CAI, in this case LMS (Learning Management System) used is Moodle. Implementation stage is to insert the module content into Moodle, in other words, Moodle as a container of learning strategy module, so as to produce e-Module.Keywords: e-Modul, Moodle, CAI, Project Based learning
THE DEVELOPMENT AND THE EFFECTIVENESS OF ENGLISH E-LEARNING Noni Agustina; Nugroho Budhisantosa
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.641 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.11923

Abstract

In the twenty first century, teachers are required to have a digital literacy skill. They must be able to integrate technology in learning process. It was already conducted by a teacher in one of public junior high schools in Jakarta. She searched the materials from the internet but she had a problem to adjust the learning materials to her students’ needs and characteristics. Therefore, this study was undertaken to explore deeply how to develop e-learning in English class based on her students’ needs and characteristics and examined its effectiveness. This study employed research and development methodology with qualitative and quantitative approach. The participants were an English teacher and the first graders of junior high school. The result showed that this e-learning consisted of listening, reading, and grammar used PHP, Framework Bookstrap, MySQL, Adobe Flash and Adobe Illustrator to make some animated videos. The result also showed that the learning English using e-learning was more effective than without it. The difference of mean was 5.53 %. It was also different significantly between them (Sig.2-tailed 0.011 < 0.05). It is expected to contribute as supplemental learning media in English learning process. Key words: E-learning development, e-learning, and English learning
PENGEMBANGAN SOP BERBASIS INFOGRAFIS JENIS – JENIS PENELITIAN UNTUK PERKULIAHAN METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN I Putu Agra Arimbawa; Ketut Agustini; Gede Saindra Santyadiputra
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.848 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.12288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan hasil rancangan video SOP Jenis-Jenis Penelitian Untuk Perkuliahan Metodologi Penelitian Berbasis Animasi Infografis. Pengembangan video ini bertujuan untuk memberikan informasi seputar Standard Operating Procedure (SOP) Penelitian kepada semua civitas akademika yang ingin / sedang mempelajari metodologi penelitian pendidikan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development), untuk mengembangkan Jenis – Jenis Penelitian Untuk Perkuliahan Metodologi Penelitian Berbasis Animasi Infografis.  Model yang digunakan dalam membangun teknologi ini adalah dengan mengadopsi Model ADDIE. Adapun tahapan dalam model ADDIE ini adalah Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi).  Hasil dari model ADDIE adalah pada tahap analisis dilakukan analisis masalah dan soluse, kemudian pada tahap desain dilakukan perancangan storyboard, karakter dan layout, pada tahap development dilakukan perekaman, modeling karakter, texturing, rigging,animation dan rendering dan dilanjutkan dengan tahap editing, kemudian tahap implementasi dilakukan pengujian ahli isi, media dan uji lapangan dan terakhir pada tahap evaluasi dilakukan pada setiap tahapan pengembangan. Dari tahapan pengembangan hasil akhir dari proyek ini adalah berupa video animasi yang berisikan tentang beberapa Standard Operating Procedure (SOP) yang telah di pilih untuk di buatkan video animasi. Video animasi ini mampu menampilkan animasi dalam 2 dimensi. Video animasi ini juga bisa di jadikan sebagai media untuk penyampaian informasi menjadi lebih menarik. Kata kunci: Standard Operating Procedure (SOP) Metodologi Penelitian, Video, Animasi Infografis, Animasi 2 Dimensi.
RANCANG BANGUN PENGAMAN POWER SUPPLAY BERBASIS ZERO CROSSING DETECTOR PADA LABORATORIUM KOMPUTER Agung Gde Ekayana; Anak Agung Ratna Rakasiwi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.831 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.12668

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana yang wajib ada dalam instansi pendidikan, adanya laboratorium menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih optimal dan tentunya menghasilkan suatu produk inovasi dikemudian hari. Menurut Observasi yang telah dilakukan di Laboratorium STIKI Indonesia banyak ditemukan kendal kerusakan Power Supply pada komputer. Hal tersebut diakibatkan seringanya tegangan jala-jala PLN yang putus mendadak dan instalasi kelistrikan yang kurang tepat. Permasalahan tersebut tentunya harus dicarikan solusi untuk dapat meminimalisir kerusakan pada power supply, sehingga perangkat komputer dapat dipergunakan dengan optimal untuk pembelajaran.Penelitian ini memberikan salah satu solusi untuk dapat mengatasi kendala tersebut, salah satu solusi yang diberikan berupa rangkaian pengaman power supply berbasis Zero Crossing Detector. Rancang bangun alat ini menggunakan beberapa komponen elektronika sebagai komponen penyusunnya yang dirangkaian sedemikian rupa. Alat ini digunakan atau disambungkan pada jala-jala PLN dan diteruskan pada power supply komputer.Berdasarkan pengujian dari rangkaian Zero Crossing Detector yang dilakukan di Laboratorium. Hasil yang didapatkan, tegangan keluaran dari rangkaian menghasilkan tegangan sebesar 220 Volt dengan noise yang kecil. Pengukuran input dan output dilakukan untuk membandingkan hasil yang didapat sebelum melalui rangkaian dan sesudah melalui rangkaian. Selanjutnya output rangkaian disambungkan ke power supply dan dilakukan uji coba sebanyak 10x secara realtime, untuk menganalisis kerja dari rangkaian Zero Crossing Detector
ANALISA IMPLEMENTASI E-SCM PADA MODEL BISNIS DISTRIBUTION OUTLET (DISTRO) I Dewa Made Adi Baskara Joni
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.615 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.12739

Abstract

Distribution outlet (distro) merupakan salah satu jenis UMKM yang ada di Indonesia. Dalam pengelolaannya dari proses pengadaan bahan baku, produksi sampai transaksi penjualan umumnya masih menggunakan sistem konvensional. Sistem konvensional tersebut menyebabkan pengelola distro tidak dapat memonitor secara real time pergerakan omset penjualannya. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Data yang telah dikumpulkan dianalisis, kemudian dilakukan implementasi menggunakan dua perangkat lunak.   Perangkat lunak yang digunakan dalam implementasi adalah www.erzap.com (ERZAP) oleh Z4Comp.com dan www.tradegecko.com (TRADEGECKO) oleh TradeGecko Pte. Ltd. Dua perangkat lunak tersebut diuji dan dianalisis terkait ketersediaan fitur-fitur dasar dalam implementasi e-SCM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem konvensional yang berjalan saat ini pada usaha distro hanya cukup untuk menangani transaksi dalam skala regional saja. Dengan mengimplementasikan suatu sistem e-SCM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengefektifkan distribusi barangnya. E-SCM dapat mengintegrasikan keseluruhan data pengelolaan distro terkait dengan manajemen rantai pasokan mulai dari hulu sampai hilir. Terdapat beberapa elemen supply chain yang tidak dimiliki oleh kedua sistem. Seperti misalnya elemen planning yang tidak ada pada ERZAP dan elemen planning dan production tidak ada pada TRADEGECKO. Kata kunci: supply, chain, management, distro, UMKM
OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA PADA K-NN UNTUK MEMPREDIKSI KECENDERUNGAN “BLOG POSTING” Hani Harafani
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.381 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.12873

Abstract

Menentukan faktor utama pola kecenderungan postingan blog merupakan hal yang penting. Beberapa metode machine learning banyak digunakan oleh peneliti dunia untuk mengklasifikasi pola kecenderungan postingan blog, diantaranya: Metode c4.5  Random Tree, Random Forest. k-NN dapat mengatasi masalah klasifikasi dengan baik, namun dibalik keunggulan k-NN pengaturan nilai k yang sangat sensitif kerap menjadi kelemahan dari k-NN. Algoritma Genetika pada penelitian ini telah berhasil memperbaiki akurasi prediksi dengan memberikan hasil nilai k yang optimal bagi k-NN dengan hasil akurasi yang meningkat dibandingkan dengan k-NN dan metode yang digunakan pada penelitian sebelumnya.
Perancangan Animasi Edukasi Bahasa Inggris Tingkat Dasar Ispandi Ispandi; M Hilman Fakhriza
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.35 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.12994

Abstract

With the development of technology, the role of educational applications in education is increasingly important. Almost at various levels of education, ranging from toddler age up to a higher level is used as an alternative medium of education and science penggettahuan. Various themes are taken increasingly diverse, including learning a foreign language, practice UAS (End Semester Exam), exercise UAN (National Final Examination), exercise SNCA (Selection of New Student Reception), kindergarten (kindergarten), elementary education (ElementarySchool). The application provides many facilities for educating the educators in providing knowledge and learning for their children outside of school education, books. With the above reasons pembelajaan module was created as a means of education for children who have aged 6-9 years to get to know a variety of English vocabulary that exist around them. In this paper the authors use a flash.
KOMPARASI PERHITUNGAN PEMILIHAN MAHASISWA TERBAIK MENGGUNAKAN METODE PERHITUNGAN KLASIK DENGAN LOGIKA FUZZY MAMDANI & SUGENO Agus Wantoro
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.184 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13000

Abstract

Pemilihan mahasiswa terbaik di STMIK Teknokrat selama ini dilakukan belum efektif mulai dari pengumpulan nilai-nilai yang melibatkan Ketua Program Study, Ketua Kemahasiswaan, Staf BAAKU dan ketua organisasi mahasiswa. Berdasarkan data-data yang diperoleh, maka akan diberikan kepada ketua Program Study dan akan dilakukan pemilihan. Perhitungan Klasik dan Logika fuzzy merupakan metode yang dapat digunakan untuk melakukan pemilihan mahasiswa terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan yaitu IPK, lama kuliah, prestasi mahasiswa dan organisasi yang masing-masing kriteria diberikan nilai atau rang. Metode fuzzy yang akan digunakan untuk melakukan perhitungan adalah Mamdani dan Sugeno. Dari kedua metode tersebut, maka akan dilakukan komparasi perbandingan dengan metode klasik untuk mengetahui perbedaaan hasil perhitungan dari Mamdani dan Sugeno. Penerapan perhitungan logika fuzzy menggunakan himpunan, lalu hitung derajat keanggotaan, predikat aturan dan penegasan. Berdasarkan nilai rata-rata dari perhitungan ketiga metode, maka didapat mahasiwa terbaik dengan nilai tertinggi adalah Reni dan Teguh. Dari hasil analisis perhitungan menggunakan metode perhitungan klasik, fuzzy mamdani dan sugeno, maka metode sugeno lebih mendekati nilai dari data senter dengan persentase sebesar 58,2% dan mamdani 41,7%
PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR DALAM MENDETEKSI PENYAKIT TANAMAN KARET Heni Sulistiani; Kurnia Muludi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.328 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13021

Abstract

Karet (Hevea brasiliensis) termasuk dalam genus Hevea dari familia Euphorbiaceae, merupakan pohon kayu tropis yang berasal dari hutan Amazon. Banyak artikel dan penelitian yang menyebutkan bahwa hingga saat ini Indonesia telah memiliki luas areal perkebunan karet terluas namun tidak didukung dengan produktivitas yang tinggi. Hal tersebut tentu saja akan menimbulkan kerugian ekonomi. Kerugian ekonomi dari budidaya karet disebabkan adanya serangan penyakit. Pengetahuan para petani tentang penanganan penyakit pada tanaman karet juga masih rendah. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan saat ini menjadikan para pengembang teknologi untuk membuat aplikasi baru yang lebih memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi. Metode certainty factor sering digunakan dalam sistem pakar agar terlihat lebih natural. Penelitian ini menekankan pada dua aspek utama yaitu gejala-gejala dan jenis penyakit pada pohon karet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode certainty factor pada penelitian ini, memiliki akurasi sebesar 100% dari hasil diagnosa sistem pakar.
EVALUASI USABILITY PADA ASPEK SATISFACTION MENGGUNAKAN TEKNIK KUESIONER PADA SISTEM LMS PROGRAM KEAHLIAN GANDA Suzy Puspita Dewi; Gede Rasben Dantes; Gede Indrawan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.835 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13028

Abstract

AbstrakKementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan program yang disebut dengan Program Keahlian Ganda yang bertujuan untuk melakukan penataan dan pemenuhan guru produktif di SMK untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi serta pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja. Program ini dilaksanakan selama 12 bulan melalui beberapa tahapan yaitu: 1) belajar mandiri terbimbing yang dilaksanakan di SMK sekolah tempat guru mengajar (On-Service Training), 2) pendidikan dan pelatihan (In-Service Training), 3) magang kerja di dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), dan 4) diakhiri dengan sertifikasi keahlian di LSP dan sertifikasi guru dalam jabatan melalui PLPG. Untuk mendukung program tersebut khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran daring, digunakanlah sebuah learning management system yang selanjutnya disebut LMS Program Keahlian Ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi LMS Program Keahlian Ganda tersebut khususnya pada aspek usability menggunakan teknik kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu 20 orang peserta Program Keahlian Ganda. Hasil penelitian berdasarkan analisis Mann Whitney U Test dan kuesioner SUS menunjukkan pengguna merasa kurang puas menggunakan LMS Program Keahlian Ganda dilihat dari hasil perhitungan skor kuesioner SUS yang didapat sebesar 49,75 masih belum mampu melampaui standar kuesioner SUS sebesar 68.00. Berdasarkan hasil analisis data tersebut disimpulkan bahwa LMS Program Keahlian Ganda belum memiliki usability yang baik karena belum memberikan tingkat kepuasan pengguna yang baik. Kata Kunci: evaluasi, usability, Mann Whitney U Test, SUS.AbstractThe Ministry of Education and Culture conducts the arrangement and fulfillment of productive teachers in SMK to support the improvement of the quality of vocational education as well as education and vocational skills training. This program is implemented for 12 months through several stages: 1) self-directed guided learning conducted at SMK schools where the teacher teaches (On-Service Training), 2) education and training (In-Service Training), 3) apprenticeship in the business world and the industrial world (DU / DI); and 4) ends with certification of expertise in LSP and certification of teachers in positions through the PLPG. To support the program especially in the implementation of online learning, used a learning management system, hereinafter called LMS Dual Expertise Program. This study aims to evaluate the LMS Dual Expertise Program, especially on aspects of usability using questionnaire techniques. The sample in this research is 20 participants of Dual Expertise Program. Result of research based on analysis Mann Whitney U Test and SUS show user feel less satisfied using LMS Dual Expertise Program seen from result of calculation SUS questionnaire score obtained equal to 49,75. Based on the results of data analysis, it was concluded that LMS Dual Skills Program has not good usability because it has not provided user satisfaction level that surpassed SUSS standard questionnaire that is 68,00. Keywords: evaluation, usability, Mann Whitney U Test, SUS.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025 Vol. 22 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol. 18 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 18, No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 17, No 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol. 17 No. 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 17 No. 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol. 16 No. 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 10, No 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 9 No. 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol. 8 No. 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol 8, No 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 7 No. 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009 More Issue