Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"vol. 4 no. 1 (2017): january"
:
13 Documents
clear
SISTEM PERAMALAN KEBUTUHAN STOK BARANG MENGGUNAKAN METODE TREND MOMENT
Annisa Fikria Shimbun M;
Wing Wahyu Winarno;
Armadyah Amborowati
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.398
Sebuah perusahaan tidak lepas dari yang namanya penjualan terutama perusahaan distribusi. Selain proses penjualan harus didukung oleh ketersediaan stok barang. Permintaan pasar yang berubah setiap harinya menuntut para distributor lebih detail dalam perencanaan strategi untuk meningkatkan penjualan setiap harinya. Salah satu yang dapat dilakukan pihak manajemen distributor adalah melakukan peramalan jualan (sales forecasting). Manfaat peramalan penjualan dapat menjadi dasar untuk menghitung budgeting pembelian di periode berikutnya, membuat perencanaan, dan alat untuk mengukur seberapa besar tingkat pencapaian target. Penelitian ini merancang system peramalan perhari dan perbulan menggunakan metode peramalan Trend Moment.Peramalan menggunakan metode Trend Moment masih harus dihaluskan lagi dengan perhitungan indeks musiman. Penelitian ini merancang system peramalan menggunakan data penjualan. Hasil yang diperoleh yaitu peramalan penjualan harian dan bulanan. Pada peramalan harian menggunakan tanggal, bulan dan tahun sebagai pilihan waktu yang akan diramalkan. Hasil peramalan bulanan terutama harian diharapkan mampu mendukung perusahaan dalam merencanakan strategi dimasa yang akan datang dengan lebih rinci berdasarkan perubahan setiap harinya.Masih terdapat selisih antara nilai aktual penjualan dengan hasil peramalan menggunakan metode Trend Moment. Menggunakan data dengan jumlah yang berbeda sebagai data peramalan, sangat berpengaruh terhadap hasil peramalan. Semakin banyak jumlah data yang dimasukkan akan semakin sedikit selisih antara nilai aktual dengan hasil peramalan.
ANALISA NUMERIK KEBOCORAN GAS KOMPOR PADA DAPUR RUMAH HUNIAN
Ragil Tri Indrawati
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.400
Kebocoran tabung gas LPG 3 kg dalam penggunaannya sebagai bahan bakar rumah tangga tidak dapat dihindarkan sejak dicanangkannya Program Nasional Konversi Minyak Tanah ke Liquefied Petroleum Gas (LPG) pada tahun 2007. Kebocoran gas berdampak negatif mulai dari berkurangnya tingkat kenyamanan untuk melakukan aktifitas didalam rumah hingga terjadinya kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan pola aliran persebaran gas propane pada dapur rumah tinggal ketika terjadi kebocoran serta waktu aman untuk penyalaan kembali kompor setelah terjadi kebocoran gas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan simulasi pemodelan matematis Computational Fluid Dynamics (CFD) 2 Dimensi dengan menggunakan CFDSOF dan simulasi numerik Regresi Polynomial & Eliminasi Gauss dengan bantuan program Visual Basic. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah temperatur ruang 30 C, kecepatan udara 0.2 m/s dan kecepatan kebocoran gas pada outlet sebesar 0.5 m/s, tabung gas 3 kg dengan tekanan rancang bangun minimum 18.6 kg/cm3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPG menghambur di udara secara perlahan dan cenderung bergerak kebawah kemudian perlahan menuju ke atas karena berat jenis LPG (1.882 kg/m3) lebih besar dari pada udara (1.2 kg/m3). Pada 120 s 340 s merupakan waktu berbahaya untuk menyalakan kompor, dimana distribusi propane mulai merambat hingga daerah sumber api dengan yaitu jumlah fraksi massa propane sebesar 2.15 % - 9.6 %. Sedangkan waktu aman untuk menyalakan kembali kompor yaitu pada rentang waktu t < 120 s dan t > 340 s setelah terjadinya kebocoran gas LPG.
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PERKEMBANGAN BUDAYA MASYARAKAT
Rifqi Muntaqo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.401
Eksistensi teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak yang positif sekaligus negatif bagi siswa, sekolah, orang tua dan masyarakat. Budaya teknologi informasi dan komunikasi dengan pemahaman asumsi dasar yang kemudian dipahami dengan simbol dan nilai-nilai positif dapat melahirkan budaya yang positif pula. Seperti pembelajaran yang semakin berkembang dan memudahkan dalam transformasi of knowledge. Sedangkan budaya negatif yang muncul akibat kurangnya kontrol dan juga hukum yang belum terlaksana dengan baik, seharusnya menjadi pekerjaan rumah bersama.Teknologi informasi dan komunikasi memiliki keterkaitan dengan masyarakat, seperti; pertama, aspek sosial dari komputerisasi bisa diamati dari dua aspek yakni masyarakat pada level mikro seperti penggunaan komputer oleh perorangan sedangkan dalam level makro seperti penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat menyebabkan perubahan masyarakat dengan munculnya isu tentang masyarakat informasi. Kedua, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat yang biasa digunakan untuk mempelajari fenomena sosial yang mencakup bidang yang luas, seperti pengumpulan data penelitian dengan bantuan komputer, yang berkaitan dengan berbagai aspek metodologi penelitian sosial. Ketiga, aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang-bidang khusus ilmu-ilmu sosial dan humaniora, seperti pembuatan model berdasarkan data kajian sosial, dan rancangan sistem informasi dalam bidang-bidang yang berhubungan dengan ilmu-ilmu sosial, seperti aplikasi pada sektor publik, pelayanan masyarakat dan lain sebagainya.Pentingnya penyadaran bahwa teknologi informasi dan komunikasi tercipta bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik dari sebelumnya. Pembangunan teknologi informasi dan komunikasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka membangun peradaban atau budaya bangsa.
PENGUKURAN KESENJANGAN DIGITAL DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Safar Dwi Kurniawan;
Wing Wahyu Winarno;
Henderi Henderi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.402
Teknologi informasi berkembang sangat cepat. Berbagai macam produk teknologi informasi makin banyak bermunculan di kalangan masyarakat. Sayangnya, tidak semua kalangan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi tersebut, sehingga terdapat beberapa kalangan yang mengalami kesenjangan digital.Access Index Digital (DAI) merupakan alat ukur kemampuan keseluruhan individu dalam suatu negara untuk mengakses dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. DAI dibangun dengan empat faktor fundamental yang mempengaruhi kemampuan suatu negara untuk mengakses TIK yaitu: infrastruktur, keterjangkauan, pengetahuan dan kualitas.Kesenjangan digital perlu diukur sebagai bahan pertimbangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam menyusun strategi dan kebijakan yang berkaitan dengan TIK. Hasil pengukuran kesenjangan digital juga dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai acuan dalam pemerataan akses dan kemampuan TIK bagi masyarakat melalui penyediaan infrastruktur maupun program pelatihan untuk pengembangan SDM. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi mengenai kondisi kesenjangan digital yang terjadi di Kalimantan utara yang dilihat dari aspek kesenjangan akses TIK, dan untuk mengetahui besarnya nilai indeks digital divide serta menentukan prioritas pembangunan yang menitikberatkan pada peningkatan TIK .Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesenjangan digital yang terjadi di Provinsi Kalimantan Utara pada aspek infrastruktur dan keterjangkauan layak untuk dipertahankan dan pada aspek pengetahuan dan kualitas memiliki prioritas yang rendah sehingga belum menjadi kebutuhan yang penting, dan kurangnya peran pemerintah dan swasta dalam pemerataan dan memasyarakatkkan TIK
EVALUASI TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI AKADEMIK STMIK DIPANEGARA MAKASSAR
Syukron Anas;
Wing Wahyu Winarno;
Hanif Al Fatta
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.403
Evaluasi Tata Kelola TI Akademik merupakan faktor penting bagi instansi kampus dalam memanfaatkan teknologi informasi. Adanya tata kelola IT akan memberikan jaminan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sejalan dengan tujuan organisasi. Dalam membangun sebuah IT Governance, dapat diadopsi beberapa standar seperti ITIL, COSO, ISO27001, ISO38500 dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan COBIT 4.1, dengan pertimbangan COBIT dibuat dengan menggunakan standar IT lain sebagai referensinya, sehingga keselarasan pengembangan IT dengan tujuan institusi relatif lebih terjamin. Hasil penelitian ini adalah nilai tingkat kematangan serta usulan rekomendasi Audit IT yang diharapkan cukup sesuai bagi organisasi STMIK Dipanegara Makassar. Domain ME pada COBIT 4.1 berkaitan dengan Monitoring IT dan Pengawasannya dalam proses tata kelola organisasi, juga meliputi perubahan yang dibutuhkan sistem yang sedang berjalan untuk memastikan sistem tersebut tetap terjaga. Prosedur serta standar dibutuhkan dalam pengelolaan informasi, mengelola dokumen pengoperasian setiap proses layanan IT, menjalankan fungsi pengawasan, pelaporan dan evaluasi proses, serta memfasilitasi sharing knowledge antar individu penanggung jawab proses sehingga diharapkan ketergantungan sistem IT terhadap individu dapat diperkecil.
EVALUASI PENERAPAN SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM (SLIMS) DI (UNIKA) SOEGIJAPRANATA SEMARANG
Nulngafan Nulngafan;
Kusrini Kusrini;
Andi Sunyoto
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.404
Perpustakaan (UNIKA) Soegijapranata Semarang mulai menggunakan Senayan Library Information Management System (SLIMS) mengelola manajemen perpustakaan. Untuk mengetahui keberhasilan penerapan (SLIMS) perlu dilakukan Evaluasi keberhasilan untuk mengetahui komponen komponen sistem Senayan Library Information Management System (SLIMS) berjalan sebagaimana mestinya, sesuai dengan apa yang menjadi harapanMetode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat survei dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner sesuai dengan fase-fase dalam metode Delon dan mcLean.Dari hasil penelitian membuktikan bahwa kesuksesan sistem informasi dipengaruhi oleh kualitas sistem informasi dan kualitas informasi yang dihasilkan dari sistem yang bersangkutan. Dari hasil perhitungan akhir nilai indeks diketahui bahwa nilai indeks untuk semua variabel adalah 66,0706. Dapat disimpulkan bahwa nilai index tersebut termasuk dalam nilai indeks tinggi,Dalam penelitian selanjutnya, diharapkan bisa dikembangkan lagi penelitian dengan metode yang lain untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan (SLIMS dengan jumlah sampel yang lebih banyak).
STRATEGI INOVATIF PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MAN WONOSOBO JAWA TENGAH
Faisal Kamal
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.405
Pendidikan Agama Islam berperan penting terhadap pembinaan akidah akhlak. Dalam Pendidikan Agama Islam yang menjadi tujuan kependidikan Islam bukan hanya berupa transfer of knowledges, tapi juga dalam bentuk transfer of values yaitu pembinaan terhadap nilai-nilai moral dan spiritual keagamaan. Pada mata pelajaran akidah akhlak aspek yang dikembangkan merupakan ranah afektif yang berimplikasi pada ranah spiritual peserta didik yang membutuhkan suatu strategi dalam mengimplementasikan akidah akhlak dalam suatu proses pembelajaran. Madrasah sebagai lembaga Pendidikan Islam memiliki peran yang sangat dalam menciptakan, memberdayakan dan membina akidah akhlak peserta didik dengan seksama dan komprehensif. tujuan penelitian adalahUntuk mengetahui strategi dan model pembelajaran akidah akhlak di MAN Wonosobo Jawa Tengah. Strategi pembelajaran yang diterapkan berperan secara signifikan dalam meningkatkan mutu belajar peserta didik. Dalam pengembangan strategi pembelajaran inovatif, yakni dengan melibatkan aspek-aspek pembelajaran yang terdiri atas tujuan, materi, metode, media, dan penilaian. Penerapan strategi pembelajaran mengacu kepada proses kegiatan pembelajaran. Adapun aspek-aspek dalam proses kegiatan pembelajaran tersebut merupakan komponen-komponen pembelajaran yang merupakan bagian dari sistem pembelajaran.Langkah strategis yang dilaksanakan dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif dengan menggunakan variasi metode dalam proses pembelajaran, seperti metode ceramah, tanya jawab, penugasan, diskusi, dan demonstrasi.
ANALISIS PENGARUH PERSEPSI KOMITMEN PROFESIONAL, KOMITMEN,ORGANISASI, DAN ORIENTASI ETIKA TERHADAP SENSITIVITAS ETIS AUDITOR (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Sains Alqur-an Wonosobo).
Romandhon Romandhon
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.406
Hipotesis dari penelitian ini diharapkan menjadi persepsi komitmen profesional, persepsi komitmen organisasi, komitmen organisasi, dan orientasi etika yang mempengaruhi sensitivitas etika auditor dari mahasiswa akuntansi Universitas Sains Alqur-an Wonosobo dengan cara parsial atau simultan. Data yang dibutuhkan untuk penelitian ini adalah data primer. Hal ini didapat dari kuesioner dari responden dan data sekunder dari dokumen Universitas Sains Alqur-an Wonosobo. Teknik analisis menggunakan uji regresi linier berganda, uji T, uji F dan koefisien determinasi tes. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa persepsi komitmen profesional, komitmen organisasi dan orientasi etika dapat berpengaruh terhadap sensitivitas etika auditor dari mahasiswa akuntansi Universitas Sains Alqur-an Wonosobo. dengan cara parsial atau simultan.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEDISIPLINAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (Studi Empiris pada Industri Karoseri Sakera Magelang)
M. Trihudiyatmanto
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.407
Sumber Daya Manusia merupakan asset terpenting di dalam suatu organisasi bisnis yang dapat dijadikan sebagai potensi yang nyata baik secara fisik maupun nonfisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi. Manajemen Sumber Daya Manusia sangat berperan penting untuk mengatur pengelolaan Sumber Daya Manusia dan sumberdaya perusahaan agar memberikan hasil maksimal dan memiliki profesionalitas terbaik yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan. Setiap jajaran Manajemen Sumber Daya Manusia harus menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal dan melakukan training, coaching dan motivation pada setiap karyawan agar mampu menjalankan tugas sebagaimana mestinya sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawannya yang pada akhirnya akan menjadi salah satu kunci kemajuan dan keberhasilan dari sebuah perusahaan. Bahkan daya saing tinggi akan membuat karyawan siap dengan tantangan arus globalisasi dan membuat perusahan mampu memanfaatkan peluang sebaik baiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kedisiplinan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Industri Karoseri Bak Truck Sakera Magelang, baik secara parsial maupun simultan dengan menggunakan analisis data uji regresi linier berganda. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa secara parsial maupun simultan, variabel motivasi kerja dan kedisiplinan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada Industri Karoseri Bak Truck Sakera Magelang. Secara simultan, pengaruh yang diberikan variabel motivasi kerja, kedisiplinan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 63,2%. Dari kedua faktor (motivasi dan kedisiplinan kerja karyawan) yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, faktor motivasi adalah yang lebih berperan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan Industri Karoseri Bak Truck Sakera Magelang, hal ini dapat diamati pada koefisien regresi motivasi yang mempunyai nilai koefisien lebih besar dibanding koefisien regresi kedisiplinan kerja, yaitu sebesar 0,471 dengan signifikansi 0,000 sedangkan kedisiplinan kerja sebesar 0,333 dengan signifikansi 0,02 dimana secara umum dapat diartikan bahwa produktivitas kerja karyawan akan semakin meningkat secara positif dipengaruhi oleh motivasi kerja karyawan yang baik dan kedisiplinan kerja serta tanggung jawab yang mempuni dan rasa memiliki terhadap perusahaan yang tinggi.
TINGKAT PENDIDIKAN, MASA KERJA, MOTIVASI KERJA PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA DI KECAMATAN KALIWIRO WONOSOBO
Ahmad Guspul;
Siti Solehatun
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 4 No. 1 (2017): January
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v4i1.408
Pelaksanaan layanan publik tidak terlepas dari berfungsinya semua sistem yang ada. Upaya menciptakan kinerja dari perangkat desa bukanlah hal yang mudah, karena dalam kenyataannya masih banyak yang belum menguasai ketrampilan manajemen dan keahlian penerapan manajemen pelayanan publik pada tempat kerjanya. Penyebabnya antara lain karena tingkat pendidikan yang kurang sesuai, masa kerja serta adanya motivasi kerja yang belum mendukung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan dituntutnya perangkat desa memiliki tingkat pendidikan yang sesuai dengan bidang tugasnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat pendidikan, Masa kerja dan Motivasi kerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja perangkat desa. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah seluruh perangkat desa di kecamatan Kaliwiro sebanyak 216. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki thitung sebesar 9,730 > ttabel 1,972. Masa kerja memiliki thitung sebesar 5,996 > ttabel 1,972. motivasi kerja memiliki thitung sebesar 15,132 > ttabel 1,972. Nilai Fhitung > Ftabel yaitu 156,797 > 2,65. Artinya tingkat pendidikan, masa kerja, dan motivasi kerja secara parsial dan simultan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perangkat desa.