cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017" : 5 Documents clear
PEMBUATAN PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH PLASTIK POLYVINYL CHLORIDE (PVC) DAN LIMBAH BATANG JAGUNG I Kadek Eka Karyawan; I Wayan Karyasa; I Gusti Lanang Wiratma
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.795 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi, tekanan saat proses pencetakan, dan ukuran serbuk batang jagung untuk menghasilkan papan komposit dengan kualitas terbaik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 3 variabel bebas yaitu komposisi, tekanan saat proses pencetakan, dan ukuran serbuk batang jagung. Papan komposit dibuat dengan cara melarutkan plastik polyvinyl chloride (PVC) dengan pelarut cyclohexanone, selanjutnya dipanaskan  pada suhu 212°C kemudian dicampurkan dengan serbuk batang jagung dan dicetak. Pertama, papan komposit dibuat dengan perbandingan komposisi serbuk batang jagung dengan limbah plastik PVC yaitu  50%:50%; 60%:40%; 70%:30%; 80%:20% dan 90%:10%. Kedua, papan komposit dibuat dengan variasi tekanan saat pencetakan yaitu 10 kgf/cm2, 20 kgf/cm2, dan 30 kgf/cm2. Ketiga, papan komposit dibuat dengan variasi  ukuran serbuk batang jagung yaitu 10 mesh, 30 mesh,dan 60 mesh. Papan komposit yang dihasilkan kemudian diuji daya serap air dan kuat tekannya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh komposisi terbaik yaitu 60% serbuk batang jagung berbanding 40% limbah plastik PVC dengan nilai daya serap air sebesar 8,04% dan kuat tekan 6,89 kgf/mm2, tekanan terbaik saat proses pencetan yaitu 20 kgf/cm2 dengan nilai daya serap air sebesar 8,04% dan kuat tekan 6,89 kgf/mm2, dan ukuran serbuk batang jagung terbaik yaitu 60 mesh dengan nilai daya serap air sebesar 6,49 % dan kuat tekan 9,46 kgf/mm2.
ANALISIS KUALITATIF STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN SELF-EFFICACY SISWA N. P. P. D. Savitri; I Wayan Santyasa; Ni Ketut Rapi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.686 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12586

Abstract

Masalah penelitian ini difokuskan pada rendahnya motivasi berprestasi dan self-efficacy siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan motivasi berprestasi siswa pada pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan self-efficacy siswa pada pembelajaran fisika, serta (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan motivasi berprestasi dan self-efficacy pada siswa. Desain penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data penelitian adalah satu orang guru fisika serta lima orang siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Singaraja, yang masing-masing dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi dan wawancara, sedangkan data motivasi berprestasi dan self-efficacy siswa dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan kuesioner sebagai triangulasi data. Tahapan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru fisika menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah, (2) ketujuh aspek motivasi berprestasi tampak pada siswa, (3) dua dari tiga aspek self-efficacy tampak pada siswa, dan (4) guru fisika menunjukkan upaya-upaya pengembangan motivasi berprestasi dan self-efficacy siswa selama pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini terdiri dari (1) strategi pembelajaran guru fisika adalah strategi pembelajaran berbasis masalah, yang mengacu pada pemecahan masalah kontekstual melalui diskusi kelompok, (2) tingkat motivasi berprestasi siswa pada pembelajaran fisika tergolong tinggi, (3) self-efficacy siswa pada pembelajaran fisika tergolong cukup tinggi, serta (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan motivasi berprestasi dan self-efficacy pada siswa tampak melalui aktivitas diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah, pemberian reward dan punishment, pemberian humor, serta umpan balik kepada siswa.
INSTRUMEN PENILAIAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER I Putu Herry Gita Rusmawan; I Made Candiasa; Ni Nyoman Parwati
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.228 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian aktivitas belajar matematika siswa sekolah dasar berorientasi pendidikan karakter yang valid dan reliabel. Penelitian pengembangan ini mengikuti tahapan pengembangan yang meliputi: (1) mengumpulkan informasi, (2) perancangan instrumen, (3) validasi instrumen, (4) revisi instrumen, (5) uji coba instrumen, (6) analisis hasil uji coba, dan (7) perakitan instrumen final. Penelitian dilakukan di wilayah kecamatan Buleleng dengan melibatkan 166 siswa kelas V sekolah dasar sebagai sampel ujicoba. Instrumen penilaian aktivitas belajar matematika yang dikembangkan dalam penelitian ini, disusun berdasarkan karakteristik pelajaran matematika sekolah dasar, karakteristik siswa sekolah dasar, dan nilai-nilai karakter positif yang dapat ditanamkan melalui pembelajaran matematika sekolah dasar. Uji validitas yang dilakukan meliputi uji validitas isi dengan formula Gregory dan uji validitas konstruk dengan korelasi product moment. Uji reliabilitas yang dilakukan meliputi uji reliabilitas internal instrumen dengan formula Alpha Cronbach dan uji reliabilitas interrater dengan formula Ebel. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Berdasarkan hasil penilaian ahli, instrumen yang dihasilkan telah dinyatakan memenuhi validitas isi dengan koefisien validitas isi sebesar 1. Perhitungan validitas konstruk menunjukkan setiap butir yang dibuat telah valid. (2) Hasil uji reliabilitas menunjukkan reliabilitas instrumen digolongkan sangat tinggi berdasarkan kriteria Guilford, yaitu sebesar  160,935">  berdasarkan data yang diperoleh observer I dan II serta 160,926">  berdasarkan data yang diperoleh observer III. Perhitungan reliabilitas interrater dengan formula Ebel memberikan hasil koefisien reliabilitas interrater sebesar 0,99 yang mengindikasikan hasil penilaian yang dilakukan oleh para observer konsisten satu sama lainnya.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DISCOVERY BERBANTUAN MASALAH TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Ni Wayan Sunita; Gede Suweken; I Gusti Putu Sudiarta
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.381 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran discovery berbantuan masalah terbuka terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari adversity quotient.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan rancangan faktorial 2 2 yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sukawati dengan melibatkan sampel sebanyak 60 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner adversity quotient dan tes pemecahan masalah. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji Anava dua jalur. Hasil penelitian ini adalah: (1) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti strategi pembelajaran discovery berbantuan masalah terbuka lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti strategi pembelajaran discovery; (2) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memiliki adversity quotient tinggi lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memiliki adversity quotient rendah; (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran discovery dan adversity quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Sehubungan dengan temuan penelitian ini, disarankan agar strategi pembelajaran matematika discovery berbantuan masalah terbuka lebih dikembangkan sebagai salah satu inovasi dalam pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU DENGAN MODEL GROUP INVESTIGASI BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER Putu Prima Juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.348 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh bahan ajar IPA Terpadu dengan model Group Investigasi berorientasi pendidikan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan bahan ajar ini mengikuti prosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, dan revisi; dan (5) implementasi.  Pada tahun pertama penelitian ini dilakukan sampai pada tahap tes, evaluasi, dan revisi yaitu melakukan validasi bahan ajar. Validitas isi dilihat dari kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman dan sesuai dengan tuntutan karakteristik model pembelajaran. Validitas konstruk dilihat dari adanya keterkaitan yang konsisten dari setiap komponen bahan ajar yang dikembangkan dengan karakteristik model pembelajaran yang diperoleh melalui penilaian validator. Validasi konstruk bahan ajar yang telah dikembangkan termasuk katagori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Pengembangan bahan ajar IPA terpadu dengan model Group Investigasi berorientasi pendidikan karakter dilakukan melalui tahap yang sistematis sesuai dengan teori pengembangan. 2) Kualitas isi serta tampilan bahan ajar IPA berdasarkan penilaian validasi ahli memperoleh skor rata-rata 3,80 dalam kategori sangat valid dan validasi instrument dalam penelitian dinyatakan layak pakai.

Page 1 of 1 | Total Record : 5