cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN MODEL DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI 1 GEROKGAK Andiny T T; Ketut Suma .; I Gede Aris Gunadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.624 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.13829

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk berupa model pembelajaran metakognitif untuk pembelajaran siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 1 Gerokgak yang teruji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika.Model pembelajaran ini dikembangkan dengan desain pengembangan model 4D. Hasil review dari ahli isi pembelajaran menyatakan bahwa model pembelajaran metakognitif yang dikembangkan sudah sesuai. Hasil uji ahli desain pembelajaran menunjukkan persentase sebesar 81% dengan kualifikasi baik. Hasil uji coba perorangan menunjukkan bahwa para guru memberikan tanggapan sangat baik dengan persentase keseluruhan sebesar 92,5% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil persentase keseluruhan siswa untuk uji coba lapangan sebesar 84,11% dengan kualifikasi baik.Nilai rata-rata pretest adalah 59,84 dengan SD = 7,46 dan nilai rata-rata posttest adalah 85,31 dengan SD = 6,47, presentase keberhasilan siswa yang memperoleh nilai diatas KKM yaitu sebesar 87% (KKM=78,00). Hasil uji-t dengan menggunakan bantuan SPSS menunjukkan bahwa nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, kemudian harga t hitung sebesar -16,484. Pada uji-t dua pihak, harga t hitung adalah harga mutlak, jadi tidak dilihat tanda negatif (-). Harga 16,484 > 2,984, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata prestasi belajar siswa kelas XI MIA 2 antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran metakognitif. Jadi, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran metakognitif dapat meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: DAMPAKNYA DALAM PENGEMBANGAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS XI MIA 1 DAN XI MIA 2 DI SMA NEGERI 1 KINTAMANI Sawitri D U; Ketut Suma .; I Gede Aris Gunadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.02 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.13830

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan sikap sosial siswa, dan (3) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan sikap sosial siswa. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan sumber data dari satu orang guru fisika serta sembilan orang siswa kelas XI MIA 1 dan sembilan orang siswa kelas XI MIA 2. Sumber data dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen utama pada penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, kuisioner, dan dokumentasi guru. Penelitian bertempat di SMA Negeri 1 Kintamani, dan dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2017/2018. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Tahapan analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran guru fisika di SMA Negeri 1 Kintamani yang terdiri dari komponen perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, sudah sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 dan sudah mengadopsi pendekatan saintifik, (2) Sikap sosial siswa meliputi sikap jujur, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, santun, dan percaya diri sudah berkategori baik, namun pada sikap disiplin siswa kelas XI MIA 2 masih kurang, dan (3) Strategi pembelajaran yang diterapkan guru mampu mengembangkan sikap sosial siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) Strategi pembelajaran guru fisika pada kedua kelas tersebut adalah strategi pembelajaran strategi pembelajaran ekspositori, strategi pembelajaran kooperatif dan strategi pembelajaran eksperimen. Guru mengunakan metode menerangkan pembelajaran secara lisan, diskusi kelompok, eksperimen atau percobaan, tanya jawab, pemberian tugas, pembentukan kelompok dalam mengamati permasalahan yang ada, dan mengkaitkan dengan kehidupan sehari-hari, (2) Sikap sosial siswa pada kedua kelas secara umum sudah termasuk kategori baik, karena aspek yang terdapat dalam sikap sosial sudah terpenuhi. Namun, siswa kelas XI MIA 2 memiliki sikap disiplin yang  kurang, dikarenakan masih ada beberapa siswa yang melanggar, seperti sikap siswa yang pernah melanggar tata tertib sekolah mulai dari terlambat datang ke sekolah, kerapian rambut, bahkan dalam hal mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru pun siswa pernah mengumpulkan tugas tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan, dan (3) strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru mampu mengembangkan sikap sosial siswa.
STUDI TENTANG CORAK HABITAT DAN KOMPONEN PENDUKUNG TERHADAP POPULASI RUSA TIMOR (Cervus timorensis, DE BLAINVILLE 1822) DI TELUK BRUMBUN TAMAN NASIONAL BALI BARAT Made Ari Sanjaya
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.758 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.14101

Abstract

Deer timor (Cervus timorensis) is one of the most widely distributed species in Indonesia, but the population is generally indicated to continue to decline over time due to habitat destruction and hunting pressure, and there are also indications that there is a shift in the pattern of spreading in forest areas including in West Bali National Park. The type of this research is descriptive explorative research by conducting field survey. The result showed that habitat pattern at Savanna Forest Ecosystem at Brumbum Bay of West Bali National Park reached a temperature range of ± 30oC to ± 33oC and moisture range ± 49,75% to ± 73% and light intensity range ± 462,5 lux up to ± 600 lux. The height of the place in Brumbun Bay West Bali National Park reached ± 90 Mdpl. Topography of deer timor habitat is lowland area with semi open type habitat. While the habitat support component of the deer timor population in Brumbun Bay National Park of West Bali is quite good can be seen from the indicators as follows; a). habitat area; b) feed and drink; c) shelter is still available but there are threats that affect the presence of deer in their habitat of wild dogs hunting wildlife in the park, especially deer timor (Cervus timorensis).
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA TERPADU SMP BERPENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN TEMA KULINER Kompyang Selamet
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.641 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.15458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis kelayakan modul pembelajaran IPA terpadu yang dirancang berpendekatan saintifik dan bertema kuliner untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah R & D (research and development) model 4D dengan tahapan define (pendefinisian), design (perencanaan), development (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Dalam penelitian ini, tahap disseminate hanya terbatas pada implementasi atau uji coba skala kecil serta setiap tahap validasi selalui diikuti dengan proses revisi produk. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini meliputi daftar isian, pedoman wawancara, lembar validasi modul pembelajaran IPA terpadu dan angket respon bagi siswa. Data-data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah dari segi isi, dan aspek pembelajaran, modul pembelajaran IPA tergolong dalam kriteria sangat baik dan memperoleh respon yang positif dari siswa. Kesimpulannya modul pembelajaran IPA terpadu berpendekatan saintifik dengan tema kuliner layak untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA SMP.
PROFIL MODEL MENTAL SISWA SMA KELAS XII TENTANG STRUKTUR DAN SIFAT SENYAWA ORGANIK i Wayan Suja
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.886 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.15594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan propil model mental siswa tentang struktur dan sifat senyawa organik. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII IPA di seluruh SMA Negeri di kota Singaraja Bali pada semester genap tahun akademik 2016/2017. Populasi penelitian sebanyak 865 orang, dan 250 di antaranya ditetapkan sebagai sampel penelitian. Penetapan sampel dilakukan dengan proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dua tingkat, yang terdiri atas bagian isi (level makroskopis) berupa pilihan ganda, serta bagian alasan (level submikroskopis dan simbolik) berupa tes uraian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan hanya 11,88% konsep-konsep kimia organik dikuasai oleh siswa dalam bentuk model konseptual, sedangkan sisanya: 5,52% tidak mendapatkan respons, 5,60% mengalami miskonsepsi khusus, dan 77,00% benar sebagian (tidak utuh). Data tersebut menunjukkan model mental siswa kelas XII IPA tentang struktur dan sifat senyawa organik sebagian besar dalam bentuk model mental alternatif.
ANALISIS MODEL EPIDEMIK PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN MANUSIA YANG TERISOLASI MENGGUNAKAN CONTROL REPRODUCTION NUMBER Atika Ratna Dewi; Sulistiyasni Sulistiyasni; Dewi Erla Mahmudah
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.478 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.15660

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu jenis penyakit menular yang ditularkan melalui virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyebaran penyakit DBD dapat dibentuk menjadi sebuah model epidemi dengan memperhatikan dua populasi yaitu populasi manusia dan populasi nyamuk. Model tersebut dapat dikembangkan dengan menambahkan sub populasi manusia yang terisolasi. Model yang diperoleh dapat digunakan untuk memprediksi penyebaran penyakit demam berdarah dengue pada kurun waktu tertentu. Rumus angka rasio reproduksi dasar (basic reproduction ratio number) yang disimbolkan dengan R0 digunakan untuk menunjukkan terjadinya epidemi dalam populasi. Rumus angka rasio reproduksi dasar yang diperoleh dipengaruhi oleh tingkat penyebaran DBD dan tingkat kesembuhan manusia. Epidemi terjadi apabila tingkat penyebaran DBD semakin besar dan tingkat kesembuhan manusia semakin kecil. Angka reproduksi kontrol (control reproduction number) yang disimbolkan dengan Rc digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada isolasi terhadap penyebaran DBD. Perilaku model penyebaran penyakit DBD, ditentukan berdasarkan kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6