cover
Contact Name
Alvian Pristy Windiramadhan, S.Kep., Ners., M.Kep
Contact Email
alvianpristy28@gmail.com
Phone
087828773889
Journal Mail Official
uppmstikesim@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA
Published by STIKES Indramayu
ISSN : 23382597     EISSN : 26148048     DOI : https://doi.org/10.36973/jkih
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember" : 9 Documents clear
PERBANDINGAN KUALITAS KOMPRESI JANTUNG LUAR DENGAN TEKNIK KOMPRESI BERTUMPU DAN TIDAK BERTUMPU (MANNEQUIN STUDY) Novi Dwi Irmawati
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.931 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.163

Abstract

Keberhasilan Cardio Pulmonary Resuscitation(CPR) dipengaruhi oleh kecepatandalam penanganan dan kualitas kompresi. Kualitas kompresi jantung luar dipengaruhi olehbeberapa faktor, salah satunya adalah teknik kompresi jantung luar. Tujuan penelitian iniadalah mengidentifikasi perbandingan kualitas kompresi jantung luar dengan teknik bertumpudan tidak bertumpu pada dada.Metode penelitian ini menggunakanQuasy Experiment denganCross Over Designmenggunakan simulator resusitasi yang melibatkan 88 responden mahasiswa Program ProfesiNers. Responden dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariatmenggunakanDependent T-TestdanWilcoxon.Hasil Uji Bivariat menggunakan uji parametrik Dependent T-Test dan Wilcoxonmenunjukkan kualitas kompresi jantung luar dengan teknik tidak bertumpu pada dada lebihbaik dibandingkan teknik bertumpu pada dada denganp-value< 0.05 (p-valuekeberhasilankompresi = 0.000,p-valuerekoil dada = 0.000,p-value tekanan kedalaman = 0.038,p-valuekedalaman = 0.002,p-valuekecepatan = 0. 000)Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas kompresi jantung luar dengan teknik tidak bertumpu lebih baik dibandingkan dengan teknik bertumpu yang dilakukan pada simulatorresusitasi. Peneliti merekomendasikan teknik tidak bertumpu pada dada dengan cara mengangkat tumit tangan selama melakukan kompresi jantung luar untuk meningkatkan kualitas kompresi. Kata Kunci: CPR, Kualitas Kompresi Jantung Luar, Teknik bertumpu pada dada, Teknik tidak bertumpu pada dada,Sudden Cardiac Arrest.
PENGARUH ASYNCHRONOUS BLENDED PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN MAHASISWA KEBIDANAN Purwandyarti Apriliani
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.374 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.166

Abstract

Peran Institusi pendidikan dalam menghasilkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan khususnya bidan salah satunya dengan metode problem based learning (PBL). Metode PBL merupakan metode pembelajaran yang mendorong proses belajar yang lebih aktif melalui pengenalan kasus yang realistik dan kontekstual sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir secara kritis, berdaya analisis dan mampu memecahkan masalah dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini. Metode asyncronous blended problem based learning (ABLE-PBL) merupakan inovasi pembelajaran PBL yang dapat digunakan pada institusi pendidikan kebidanan yang memiliki keterbatasan jumlah tenaga pendidik namun tetap ingin mengoptimalkan proses pembelajaran dan menghasilkan kualitas lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh ABLE-PBL dan PBL terhadap pengetahuan mahasiswa diploma kebidanan. Penelitian kuantitatif dengan metode cross over. Sampel yang digunakan seluruh mahasiswa diploma IV kebidanan Universitas Padjadjaran yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi sebanyak 37 mahasiswa. Waktu penelitian bulan Maret-Juni 2018. Tidak ada perbedaan skor pengetahuan antara kelompok intervensi (ABLE-PBL) dan kelompok kontrol (PBL) dengan uji mann-whitney (p>0,05). Metode ABLE-PBL dan metode PBL tidak memilki perbedaan dalam mempengaruhi pengetahuan mahasiswa diploma kebidanan.
PENERAPAN REHABILITASI JANTUNG FASE 1 PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT (SKA) DI RUMAH SAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH HARAPAN KITA JAKARTA Ridho Kunto Prabowo
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.387 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.168

Abstract

Cardiac rehabilitation is all actions taken to optimally improve physical, mental and social functioning to restore functional capacity in patients with life-threatening acute coronary or post-invasive patients. Phase I cardiac rehabilitation is an immediate initiation to carry out cardiac rehabilitation in the acute phase. This study aims to identify the application of phase 1 cardiac rehabilitation in ACS patients. Research using quantitative design with descriptive approach. The research sample consisted of 12 respondents using purposive sampling technique. The results of phase 1 to level 1 to 3 day 5 cardiac rehabilitation studies in patients with ACS obtained Chest Pain, Dyspnea and ECG images whose values ​​were constant or the same for all respondents both at the beginning, exercise and end. It can be concluded that during phase 1 level 1 heart rehabilitation to level 3 days 5 there were no changes in Chest Pain, Dyspnea and ECG in SKA patients. While the difference in heart rate and blood pressure values ​​statistically showed significant, but clinically not significant. Suggestion phase 1 cardiac rehabilitation is a safe action and can be done independently by nurses and therefore must be applied to ACS patients. Keywords: Phase 1 Cardiac Rehabilitation, Acute Coronary Syndrome
PENGARUH PEMBERIAN JUS ALPUKAT (PERSEA AMERICANA [MILL]) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TM II DI PUSKESMAS SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU Feriyal Bawazir
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.192 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.169

Abstract

Anemia occurs worlwide, especially in developing countries and in low socioeconomic groups. i.e. in 45% of women. Anemia is one of the causes of bleeding. Various attempts have been made, but have not shown the maximum results. Need other efforts in the nutrition form of avocado juice to overcome the anemia of pregnancy. This research aims to determine the effect of avocado juice on hemoglobin levels of pregnant women. The type of this research is Quasi Experimental design which implemented in November to December 2017 with 33 respondents of trimester II pregnant women who have HB<11g/dL and determined by purposes sampling. Repondents filled out questionnaires to determine their characteristics and performed laboratorium checkup 3 times, pre, on day 7 and 14 after intervention. The result of the research shows that Hb level average of control groups is p=0.441, whileHb level average of intervention group is p=0.043. It concludes that there was a positive effect of consuming avocado juice for 14 days in increasing the average of Hb levels
AN INFLUENCE OF PLANNED REFERRAL COUNSELING ON THE KNOWLEDGE OF MENTORS OF HIGH-RISK PREGNANT WOMEN AT WONOSARI HEALTH CENTER BONDOWOSO NANIK HANDAYANI
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.179 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.171

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kehamilan dengan adanya kondisi yang dapat menambah risiko terjadinya kelainan atau ancaman bahaya pada janin.. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti ingin melakukan penelitian tentang adakah pengaruh penyuluhan rujukan terencana terhadap pengetahuan kader pendampingan ibu hamil resiko tinggi di Puskesmas Wonosari Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pretes-Posttest, dimana peneliti menggunakan kuesioner kepada 60 responden yang digunakan sebagai sampel penelitian dengan menggunakan tekhnik total sampling. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juni 2019. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi (Asymp. Sig) diperoleh hasil antara pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan sebesar 0,000 < 0,05, artinya ho ditolak dan ha diterima. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan rujukan terencana terhadap pengetahuan kader pendampingan ibu hamil resiko tinggi di Puskesmas Wonosari Kabupaten Bondowoso. Diharapkan seluruh kader lebih aktif lagi dalam mencari informasi pendampingan ibu hamil resiko tinggi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PREEKLAMSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2019 Mira Aryanti; Purwandyarti Apriliani
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.015 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.173

Abstract

Jumlah kematian ibu di Kabupaten Indramayu tahun 2017 terdapat 45 kasus dengan penyebab kematian karena perdarahan 11 kasus, hipertensi dalam kehamilan 15 kasus, Infeksi 4 kasus, gangguan sistem peredaran darah 7 kasus, gangguan metabolik 1 kasus dan penyebab lain-lain 7 kasus. Penyebab kematian ibu karena kasus Hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab paling banyak di kabupaten Indramayu. Data Puskesmas Juntinyuat selama 6 bulan terakhir yaitu dari bulan Juli-Desember 2018 terdapat 305 Ibu hamil dengan resiko tinggi, dengan penyebab tertinggi karena Preeklamsi sebanyak 43 kasus dan hipertensi dalam kehamilan sebanyak 8 kasus. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang, di harapkan dengan pengetahuan ibu hamil yang baik akan terbentuknya kesadaran tindakan ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya. Metode :Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan ibu hamil yang tinggal diwilayah Puskesmas Juntinyuat yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi sebanyak 27 ibu hamil. Waktu penelitian bulan Januari 2019. Hasil :Hasil penelitian menunjukan frekuensi responden paling banyak adalah usia ibu hamil 20-35 tahun, paritas adalah dua, pendidikan terakhir adalah SMP, perkerjaan ibu hamil adalah tidak bekerja, pola makan ibu hamil adalah makan ikan, buah dan sayur, Kategori pengetahuan ibu hamil mengenai preeklamsi adalah kategori cukup.
ANALYSIS OF DIETARY PETTERNS AND PHYSICAL ACTIVITY ON THE RISK OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS IN WORKERS AT PT. X Wahyudin .
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.55 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.180

Abstract

Diabetes merupakan penyakit tidak menular ke 4 penyebab kematian di Indonesia, prevalensinya 6,9%, terjadi pada usia ≥ 15 tahun (Kemenkes, 2014), hampir 90% adalah Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Karyawan PT. X menderita DMT2 dengan prevalensi 6,5%. Tujuan penelitian ini menganalisis pola makan dan aktivitas fisik penderita DMT 2, dengan metode penelitian deskriptifkuantitatif pada 12 responden. Pola makan diukur menggunakan kuesioner Food Frequency Quesionnair (FFQ) dan aktivitas fisik dengan International Physical Activity Quesionnair (IPAQ), Hasil penelitian menunujukkan bahwa, karakteristik dari 12 orang responden berumur ≥ 40 tahun (75%), laki-laki (91,7%), dan responden yang memiliki riwayat keluarga DM (58,3%). Pola makan respnden tidak teratur, konsumsi karbohidrat berlebih atau tinggi Indeks Glikemiknya (IG), aktivitas responden kategori ringan dan jarang berolahraga. Rata-rata Metabolic Equivalent (MET) responden secara total dari aktivitas kerja, aktivitas transportasi, kegiatan di rumah dan berkebun, olahraga yaitu di bawah 600 MET-menit/minggu, responden beralasan tidak ada waktu dan malas berolahraga. Disarankan program promosi kesehatan tentang makanan sehat atau rendah IG untuk karyawan dan istrinya, bila memungkinan perusahaan menyediakan makanan sehat bagi karyawan, promosi pentingnya olahraga dan membuat program olahraga untuk mengimbangi aktivitas kerja yang ringan.
PENGARUH PAKET EDUKASI HBsAg TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TRISEMESTER 1 TENTANG HBsAg DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANAN KABUPATEN BONDOWOSO Nailah Islahiyah
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.569 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.181

Abstract

Background: The incidence of hepatitis B virus infection in pregnant women is of particular concern, because in addition to causing health problems in the mother, it can also transmit to the baby she is carrying, especially during the birth process. Purpose: The purpose of this study is to determine the effect of HBsAg education packages on the knowledge and attitudes of 1st trimester pregnant women about HBsAg. Methodology: This study used a pre-experimental research design with the One Group Pretest-Posttest approach, using a questionnaire, the sample of the study was 35 respondents using total sampling technique. Conclusion: From this study the results obtained are that there is a significant influence with the value of P = 0.000. This means that there is an influence of the HBsAg education package on the knowledge and attitudes of 1st trimester pregnant women about HBsAg in the work area of the Tamanan Health Center in Bondowoso District. Keywords: Educational Package,Knowledge,HbsAg,Attitude,Pregnant Women
DESCRIPTION OF BABY BLUES SYMPTOMSIN POSTPARTUM MOTHER BASED ON CHARACTERISTICS IN dr. SLAMET GARUT HOSPITAL IN 2018 Iceu Mulyati
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.279 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i2.187

Abstract

The phenomenon of the murder case carried out by a mother, 27 years old for her child, which is 4 months old on October 23, 2017 in Karangpawitan Garut, The research design is descriptive. Univariate data analysis. The population postpartum mothers who gave birth at Dr. Slamet Garut in June 2018 as many as 68 people. The sampling was purposive sampling.samples made by respondents was 41 people. The results showed that mothers who experienced baby blues symptoms based on the age of <20 years 53.8%, primiparous parity as 61.5%, the types of labor with the action 69.2%,the working mothers 92.3%, The baby blues were seen from the age of <20 years because not ready mentally, primipara parity because did not have experience, labored with action because felt unable to give birth to a normal baby and working mothers who thought too much about the burden at home and on workplace. Conclusion that mothers with age <20 years, primiparous parity, childbirth with action and mothers who work at high risk experience baby blues. Suggestions for health workers to be able to provide health counseling regarding maternal and infant care at home and mothers can discuss with friends or health workers.

Page 1 of 1 | Total Record : 9