cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2019)" : 32 Documents clear
Meningkatkan Kualitas Produksi Rumput Laut Melalui Pelatihan tentang Sistem Pengelolaan Budidaya Secara Terpadu di Gili Gede Lombok Barat NTB Syachruddin AR; Karnan Karnan; Lalu Japa; I Wayan Merta; I Gde Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.259 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.356

Abstract

Abstract: Rumput laut mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, usaha budidayanya sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan oleh pengusaha dan masyarakat secara konvensional. Potensi lahan untuk budidaya rumput laut di wilayah NTB cukup tinggi (953,2 km2) dengan produksi 2.952 ton/Ha yang diproduksi secara konvensional. Keterbatasan dana dan SDM yang tidak memadai diikuti dengan kurangnya perhatian dari semua pihak maka potensi perairan belum dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Sosialisasi dan pembinaan dalam penerapan teknologi budidaya secara terpadu melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat masayarakat untuk melakukan budidaya rumput laut. Penerapan kegiataan sosialisasi tentang pengelolaan sistem budidaya secara terpadu yang berkaitan dengan: peningkatan produksi, pengolahan pasca panen dan pemasaran secara simultan dan kontinyu dilakukan dengan cara Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan dengan pelaku budidaya rumput laut di. Rumput laut merupakan salah satu dari 3 komoditas unggulan NTB yang berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal dan pengentasan kemiskinan di Gili Gede Lombok Barat NTB, maka sistim informasi yang berkaitan dengan peningkatan produksi dan pengolahan pasca panen serta pemasaran yang diberikan secara simultan melalui Focus Group Discussion (FGD) sangat membantu untuk meningkatkan produktivitas dan pemanfaatan rumput laut untuk berbagai olahan dan pemasan hasil produksi yang diperlukan oleh masyarakat di Gili Gede. Kata Kunci: Budidaya; Pengelolaan; Pengolahan; Focus Group Discussion.
Penyuluhan Mengenai Pola Makan Sehat dan Seimbang untuk Pencegahan Anemia Pada Kader Posyandu Di Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara Rifana Cholidah; Ida Ayu Eka Widiastuti; Ima Arum Lestarini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.869 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.368

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader mengenai pola makan sehat dan seimbang untuk pencegahan anemia pada kader posyandu di Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi penyuluhan mengenai pola makan sehat dan seimbang untuk pencegahan anemia pada kader posyandu di Puskesmas Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Penyuluhan disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi. Pemateri adalah tim pengabdian masyarakat dari FK Unram beserta 1 orang mahasiswa mahasiswa semester 7. Setelah pengetahuan kader meningkat maka dilakukan evaluasi penerapan hasil penyuluhan berupa tindakan para kader posyandu untuk menyampaikannya kepada masyarakat, terutama pada ibu yang memiliki anak usia sekolah dan juga pada ibu hamil dan menyusui. Pada kegiatan ini disimpulkan anemia defisiensi besi adalah salah satu kelainan akibat kekurangan zat gizi besi yang dapat terjadi baik di negara maju maupun negara berkembang. Kader Posyandu mempunyai peran yang penting sebagai penyuluh dan fasilitator di lapangan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar khususnya para ibu hamil, menyusui dan ibu yang memiliki anak usia sekolah. Penyuluhan mengenai pola makan sehat dan seimbang untuk pencegahan anemia adalah salah satu cara pencegahan anemia dengan cara peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang gejala awal anemia, sumber-sumber makanan yang kaya akan zat besi dan penerapan pola makan sehat dan seimbang. Kata Kunci: Penyuluhan; Pola Makan Sehat dan Seimbang; Pencegahan Anemia
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Upaya dalam Membantu Ketersediaan Pangan dan Perekonomian Masyarakat di Desa Sukarema, Kabupaten Lombok Timur Kurniah Sukenti; Sukiman Sukiman; Suripto Suripto; Immy Suci Rohyani; Ahmad Jupri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.297 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.362

Abstract

Abstrak: Keanekaragaman jenis tumbuhan di Indonesia pada dasarnya juga diikuti dengan beragamnya potensi pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan, termasuk di antaranya tanaman pangan dan obat-obatan. Penggunaan obat tradisional oleh masyarakat adakalanya masih menjadi prioritas utama dalam mengobati beberapa jenis penyakit. Selain berkhasiat, obat-obatan berbahan alam tidak memiliki efek samping sebesar obat-obatan medis, asalkan digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Selain itu juga relatif lebih ekonomis dan beberapa jenis di antaranya mudah dijumpai di lingkungan sekitar tempat tinggal. Lahan pekarangan masyarakat merupakan lokasi yang potensial untuk membudidayakan tanaman pangan dan obat-obatan, setidaknya untuk keperluan dalam skala rumah tangga. Namun kendala yang sering dihadapi adalah terbatasnya lahan pekarangan karena telah digunakan untuk keperluan lainnya, selain juga adanya kendala lain yang menyebabkan masyarakat belum giat melakukan penanman di sekitar lahan pekarangan. Oleh karena itu diperlukan teknik bertanam yang tidak banyak memakan tempat, yang bahkan bisa juga diterapkan pada jenis tanaman lain misalnya tanaman sayur-sayuran untuk keperluan rumah tangga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan pada warga masyarakat agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan optimalisasi lahan pekarangan, dengan penanaman tanaman sayur dan tanaman obat menggunakan teknik vertikultur. Diharapkan hal ini dapat membantu upaya pemeliharaan kesehatan dan ketersediaan pangan untuk skala rumah tangga. Kata kunci: Pekarangan; Tanaman Sayur; Tanaman Ibat; Vertikuktur
Pelatihan dan Sosialisasi Inovasi Vertikultur Dalam Pemanfaatan Hasil Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di Desa Kembang Kuning Lombok Timur Baiq Farista; Arben Virgota; Dining Aidil Candri; Hilman Ahyadi; Ahmad Jupri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.621 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.375

Abstract

Abstract: Sampah menjadi permasalahan sulit ketika pertumbuhan penduduk semakin besar. Semakin banyak jumlah penduduk maka semakin banyak jumlah sampah rumah tangga yang dibuang ke lingkungan. Sampah akan menjadi masalah ketika tidak terkelola dengan baik. Permasalahan sampah ini juga dihadapai oleh masyarakat Desa Kembang Kuning Lombok Timur. Sampah rumah tangga terlihat menumpuk di beberapa titik di daerah permukiman penduduk. Melihat permasalahan dirasa perlu untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan sampah sebagai kompos yang hasilnya dapat digunakan untuk kegiatan vertikultur tanaman sayuran di halaman rumah penduduk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: Ceramah, diskusi, pelatihan, praktek dan pendampingan. Ceramah dan diskusi dilaksanakan untuk penyampaian materi secara langsung pada masyarakat oleh narasumber yang kompeten dibidangnya sesuai kebutuhan. Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang: Pengolahan sampah organik untuk pembuatan kompos/pupuk organik, dan pemanfaatan kompos untuk media budidaya taman vertikutur. Simpulan dari program pengabdian ini adalah masyarakat Kelurahan Tanjung dapat mengolah sampah organik untuk dijadikan sebagai pupuk kompos. Pengolahan sampah sebagai kompos sangat mudah dilakukan oleh masyarakat secara mandiri, tidak membutuhkan biaya yang besar, namun sangat mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan. Komitmen masyarakat untuk melanjutkan upaya pengembangan program ini sangat memungkinkan untuk mewujudkan Kelurahan Tanjung yang sehat dan indah di kemudian hari. Keywords: Pelatihan; Sosialisasi; Inovasi Verticulture; Pengelolaan Sampah.
Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Yusuf Abdussatar Kediri Lombok Barat Agus Ramdani; Lalu Muhaimi; Joni Rokhmat; Baehaqi Baehaqi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.667 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.357

Abstract

Abstract: Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan salah satu kegiatan yang dirancang oleh pemerintah untuk mewujudkan terbentuknya guru yang profesional. Permasalahan umum yang dihadapi sekolah/madrasah adalah belum tersosialisasinya konsep PKB dengan baik kepada para guru, termasuk yang dialami oleh guru sekolah mitra yaitu Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Yusuf Abdussatar Kediri Lombok Barat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melaksanakan kegiatan PKB termasuk didalamnya penyusunan Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif (PIKI). Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berlangsung dalam tahap: a) Tahap Persiapan, terdiri atas: 1) Koordinasi awal dengan instansi guru sasaran (Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Yusuf Abdussatar Kediri Lombok Barat). 2) Koordinasi dengan Tim Pengabdian Masyarakat (Pembagian tugas), dan 3) Penyusunan materi presentasi dan media latihan). b) Tahap Pelaksanaan, terdiri atas: 1) Koordinasi lanjutan dengan Mitra kegiatan, 2) Pelatihan bagi guru-guru sasaran, 3) Pendampingan penyusunan draf proposal PIKI, 4) Diskusi dan Refleksi terhadap proposal yang telah disusun, dan 5) Perbaikan proposal. c) Tahap Evaluasi dan Pelaporan, terdiri atas: 1) Evaluasi kegiatan dan Rencana tindak lanjut, dan 2) Penyusuna artikel untuk publikasi. Hasil pelatihan yang dilakukan adalah: 1) Guru dapat memperbanyak pengetahuan tentang pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). 2) Guru dapat meningkatkan layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. 3) Guru dapat mempercepat proses pembuatan karya tulis ilmiah dalam pengembangan profesi guru. 4) Guru mempunyai keterampilan dalam membuat karya tulis ilmiah dan 5) Guru dapat meningkatkan kualitas penulisan ilmiah sebagai bahan untuk mempersiapakan kenaikan pangkatnya. Kata Kunci:  Pengembangan Kepropesian Berkelanjutan; Publikasi Ilmiah; Karya Inovatif.
Pengembangan Potensi Objek Wisata Alam Berbasis Konservasi di Desa Pijot Induk Kecamatan Keruak Lombok Timur Abdul Syukur; Karnan Karnan; Khairuddin Khairuddin; M. Yamin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.032 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.369

Abstract

Abstrak: Desa Pijot adalah desa pantai yang memiliki potensi wisata alam di Kecamatan Keruak Lombok Timur. Potensi wisata alam di Desa Pijot adalah: (1) wisata pantai, (2) wisata mangrove dan (3) wisata pemandian Kebon Telage. Namun demikian potensi yang besar tersebut belum dikembangkan secara optimal untuk berkontribusi sebagai sumber ekonomi masyarakat masyarakat lokal. Tujuan program pengabdian ini adalah: (1) masyarakat desa pijot memiliki kelembagaan pengeloaan ekowisata, (2) ekowisata menjadi sumber baru matapencahraian masyarakat dan (3) program pengembangan ekowisata berbasis konservasi.  Hasil. Kata Kunci:  Ekowisata; Objek Wisata; Konservasi
Wirausaha Produktif Berbasis Sektor Unggulan Desa Senyiur Lombok Timur Sukardi Sukardi; Burhanuddin Burhanuddin; Lalu Ali Wardana; Hamidsyukrie ZM
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.65 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.350

Abstract

Pengabdian ini dilakukan karena berangkat dari tiga kondisi yang dihadapi kelompok sasaran (kelompok usia produktif, anak putus sekolah/tidak melanjutkan studi, buat aksara), yaitu: (1) lemahnya skill dalam menghasilkan produk berbasis keunggulan wilayah, padahal potensi keunggulan sangat potensial baik dibidang pertaninan, peternakan, perdagangan, kerajinan, jasa, dan lainnya; (2) belum memadainya kemampuan dalam pengelolaan usaha berbasis keunggulan wilayah, baik tata kelola keuangan, tata kelola kelembagaan, manajemen sumber daya, maupun lainnya; dan (3) belum memadainya kemampuan dalam memasarkan produk termasuk strategi bersaing. Kondisi ini berimplikasi terhadap pendapatan yang masih rendah, daya beli masyarakat, produktivitas, dan angka kemiskinan yang masih tinggi. Oleh karenanya, pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat kompetensi kelompok sasaran dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif berbasis sektor unggulan wilayah.  Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka solusi yang ditawarkan adalah berupa kegiatan pelatihan dan pendampingan wirausaha produktif pada tiga aspek sekaligus, yaitu: pengembangan produk, pengelolaan usaha, dan pemasaran. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan dilakukan melalui kaji tindak partisipatif dengan pendekatan andragogis yang mengedepankan brainstorming dan praktik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kelompok sasarn memliki kompetensi yang memadai dalam mengembangkan wirausaha produktif, khususnya dalam bidang peternakan dan pengolahan makanan hasil pertanian.  Hasil pendampingan juga menunjukkan adanya ada 1 (satu) kelompok peternak yang sudah mengimplementasikan hasil pelatihan disamping 1 (satu) kelompok yang mengembangkan pengolahan makanan hasil pertanian. Dibalik capaian tersebut, hal yang perlu diapresiasi adalah adanya keinginan, semangat, dan motivasi kelompok sasaran untuk mengembangkan usaha produktif.Kata Kunci: Wirausaha Produktif, Unggulan Desa
Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengolahan Sampah Sebagai Kompos di Kelurahan Dasan Geres Lombok Timur Arben Virgota; Baiq Farista; Dining Aidil Candri; Hilman Ahyadi; Ahmad Jupri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.145 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.376

Abstract

Abstract: Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah mengolah sampah menjadi kompos agar dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan memberikan nilai ekonomis sampah kota organik melalui penjualan kompos yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: Ceramah, diskusi, pelatihan, praktek dan pendampingan. Ceramah dan diskusi dilaksanakan untuk penyampaian materi secara langsung pada masyarakat oleh narasumber yang kompeten dibidangnya sesuai kebutuhan. Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang: Pengolahan sampah organik untuk pembuatan kompos/pupuk organik, dan pemanfaatan kompos untuk media budidaya taman vertikutur. Pelatihan dan Praktek dilaksanakan untuk ketrampilan masyarakat : Pengolahan sampah organik sebagai bahan dasar pembuatan kompos, sehingga masyarakat dapat membuat pupuk organik sendiri. Pendampingan dilaksanakan dalam rangka memotivasi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan sampah organik sebagai kompos,  sehingga lingkungan permukiman menjadi bersih dan indah. Simpulan dari program pengabdian ini adalah masyarakat Dasan Geres, Lombok Timur dapat mengolah sampah organik untuk dijadikan sebagai pupuk kompos. Pengolahan sampah sebagai kompos sangat mudah dilakukan oleh masyarakat secara mandiri, tidak membutuhkan biaya yang besar, namun sangat mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan. Komitmen masyarakat untuk melanjutkan upaya pengembangan program ini sangat memungkinkan untuk mewujudkan Dasan Geres yang sehat dan indah di kemudian hari. Keywords: Kapasitas Masyarakat; Pengelolaan Sampah; Kompos.
Pelatihan Pembuatan Preparat Kromosom Dan Peyusunan Karyotipe di Fakultas Mipa Program Studi Biologi Universitas Islam Al-Azhar Mataram I Gde Mertha; Syamsul Bahri; Lalu Zulkifli; Agus Ramdani; Nur Lestari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.037 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.358

Abstract

Abstract: Dalam upaya meningkatkan mutu penelitian dan pembelajaran genetika dan sitotaksonomi di perguruan tinggi diperlukan keterampilan teknik pembuatan sediaan kromosom. Sediaan kromososm tahap metafase yang menunjukkan bentuk morfologi yang jelas dan tersebar dengan baik (tidak tumpang tindih) sangat diperlukan dalam pembuatan karyotipe. Untuk mendapatkan gambaran kromosom tersebut diperlukan latihan yang intensif dalam preparasinya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan teknik pembuatan preparat untuk pengamatan bentuk morfologi kromosom yang tersebar dengan baik dan teknik penyusunan karyotipe dalam bentuk karyogram dan idiogram di Program Studi Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Penyampaian materi pelatihan dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, dan unjuk kerja berupa kegiatan praktek pembuatan preparat kromosom tahap metafase dengan perlakuan kolkisin, serta penyusunan karyotipe yang disajikan dalam bentuk karyogram dan idiogram. Berdasarkan hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung dapat disimpulkan hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu: (1) Kegiatan pelatihan pembuatan preparat untuk pengamatan morfologi bentuk kromosom dan penyusunan karyotipe direspon positif oleh peseta pelatihan sebagai keterampilan yang sangat bermanfaat untuk menunjang kualitas pengajaran dan penelitian, (2) Minat yang tinggi peserta pelatihan dalam mengikuti praktikum meningkatkan kemampuan mikroteknik preparasi kromosom yang sangat berharga bagi pengembangan ilmu yang didalami dan penelitiannya, (3) Penuntun praktikum mikroteknik pembuatan sediaan untuk pengamatan morfologi bentuk kromosom yang telah disusun tim pengabdian dapat menjadi acuan ilmiah peserta pelatihan dalam praktikum dan penelitian. Kata Kunci: Kromosom; Preparat Squash; Karyotype; Idiogram
Workshop Teknik-Teknik Pemetaan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan Bagi Guru-Guru di SMA Muhammadiyah Mataram Sudirman Wilian; Wildan Wildan; Nyoman Sridana; Dadi Setiadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.172 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.371

Abstract

Abstrak: Mutu pendidikan SMA swasta di Kota Mataram masih perlu ditingkatkan agar bisa memenuhi stándar nasional pendidikan salah satunya adalah SMA Muhammadiyah Mataram. Sesuai dengan hasil studi pendahuluan bahwa para guru belum memahami dan melaksanakan bagaimana memetakan mutu sekolah dan menyusun program untuk bisa menjamin mutu di  SMA Muhammadiyah Mataram. Selain itu juga warga sekolah tersebut  belum melaksanakan bagaimana memetakan mutu sebagai dasar untuk pengembangan program mutu sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pemahman kepada para guru secara komprehensfi terkait dengan bagaimana memetakan mutu sekolah; meniterpretasi hasil pemetaan mutu, menyusun program-progam mutu yang secara keseluruhan mengarah pada peningkatan mutu sekolah.  Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat  ini adalah dalam bentuk  pelatihan atau workshop yang lebih berbasis pada praktek  langsung menyusun instrumen pemetaan mutu, melaksanakan pemetaan mutu, menginterpretasi hasil dan menyusun tindak lanjut dari hasil tersebut berupa program mutu yang bisa menjamin peningkatn mutu di sekolah secara keseluruhan.  Data hasil pengabdian dikumpulkan melalui asesmen pengetahuan dan keterampilan mengenai pemetaan  mutu dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukan bahwa para peserta memiliki pemahaman komprehensif  tentang standar nasional pendidikan untuk pendidikan menengah;  indikator mutu untuk setiap standar nasional pendidikan,  definisi konsep operasional tentang standar nasional pendidikan; dan terampil dalam mendisain instrumen-instrumen untuk pemetaan mutu, melaksanakan pengukuruan mutu pendidikan, menginterpretasikan hasil pemetaan mutu pendidikan dan menyusun program mutu sebagai tidak lanjut dari hasil pemetaan mutu di satuan pendidkan menengah.Pemahaman tersebut merupakan aspek penting yang harus dimiliki guru dalam memetakan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Kompetensi tersebut merupakan dasar dan utama yang dibutuhkan untuk mendisain instrumen pengukuran mutu dan penyusunan program-program mutu satuan pendidikan menengah. Namun demikian para guru masih perlu pembimbingan dari tim dalam konteks implementasi pemetaan mutu di sekolah agar palaksanaan pemetaan mutu terlaksana dengan baik .Keterampilan dalam mendisain instrumen-instrumen untuk pemetaan mutu, pelaksanaan pengukuruan mutu pendidikan, menginterpretasikan hasil pemetaan mutu pendidikan dan menyusun program mutu sebagai tidak lanjut dari hasil pemetaan mutu yang dimiliki para guru yang sudah baik menunjukan bahwa guru sudah  mampu mendisaian bagaimana melaksanakan pemetaan mutu satauan pendidikan menengah. Para guru peserta kegiatan pengabdian memiliki pemahaman yang baik terkait dengan pemetaan mutu dan keterampilan dalam mendisain instrumen dan tindak lanjut program mutu, sehingga para guru tersebut mampu melaksanakan pemetaan mutu secara baik di SMA Muhammadiyah Mataram sebagai dampaknya  mutu proses dan hasil belajar di sekolah tersebut bisa menjadi lebih baik. Kata Kunci : Workshop; Pemetaan Mutu Satuan Pendidikan.

Page 3 of 4 | Total Record : 32