cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 3 (2023): Juli - September" : 8 Documents clear
Sosialisasi Berbagai Jenis Capung Taman Wisata Alam Suranadi Sebagai Materi Pengayaan Keanekaragaman Hayati di SMAN 1 Narmada Lombok Barat Mohammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; Lalu Zulkifli; Didik Santoso; I Gde Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.5752

Abstract

Pembelajaran materi keanekaragaman hayati yang kontekstual di sekolah sekitar Taman Wisata Alam Suranadi belum dilakukan karena tidak ada buku dan media VCD pembelajaran kontekstual yang menyajikan keanekaragaman hayati di sekitar sekolah. Faktor ini yang menjadi permasalahan utama mitra dan tawaran penyelesaiannya adalah dengan mensosialisasikan keanekaragaman hayati khususnya kupu-kupu yang ada di sekitar sekolah. Pembelajaran yang menyenangkan berbasis lingkungan sekitar atau CTL (Contextual Teaching and Learning) karena siswa dapat melihat secara nyata, mengalami sendiri materi pelajaran yang ada di sekitar lingkungannya. selanjutnya dengan CTL dapat meningkatkan hasil belajar Siswa dibelajarkan dengan buku dan VCD yang berisi materi pelajaran yang ada di sekitar siswa. Hasil belajar siswa di SMAN sekitar taman wisata Suranadi masih di bawah standar KKM 75. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi dengan penjelasan, penyajian isi buku dan penayangan VCD Pembelajaran, tanya jawab dan diskusi. Tujuan dari kegiatan ini untuk mensosialisasikan berbagai jenis Capung sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN sekitar kawasan Taman Wisata Alam Suranadi. Setelah selesainya pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan pendampingan pembelajaran yang dilakukan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi berbagai jenis Capung sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN sekitar kawasan Taman Wisata Alam Suranadi 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi dan memahami materi sosialisasi. Kesimpulan sosialisasi berbagai jenis Capung sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN sekitar TWA Suranadi dalam kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan antusiasme peserta kegiatan yang tinggi.
Pembuatan Block Sampah Sebagai Pengendali Erosi di Desa Kekait Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat Endang Purnama Dewi; Joko Sumarsono; Gagassage Nana Luih De Side; Sirajuddin H Abdullah; Asih Priyati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.5883

Abstract

Desa kekait merupakan salah satu desa terluas dari 16 desa dan kelurahan di Kecamatan Gunung Sari dengan luas wilayah 10 km2 dengan jumlah penduduk 7.980 jiwa (Gunung Sari Dalam Angka 2021). Sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani aren dan berdagang hasil kebunnya sendiri. Desa Kekait juga merupakan salah satu desa agrowisata. Pengembangan agrowisata aren di desa Kekait ini salah satunya ditujukan untuk mengoptimalkan potensi pohon aren sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani pohon aren. Para pengunjung agrowisata dapat melihat langsung panen air nira dan proses pembuatannya menjadi gula merah dan gula semut di rumah-rumah penduduk. Namun realitanya di lapangan , pengembangan Desa Kekait menjadi Desa Agrowisata memiliki kendala pada permasalahan sampah. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran kolektif masyarakat pada kebersihan lingkungan terutama mengenai pengelolaan sampah plastik. Salah satu alternatif solusi yang dapat ditawarkan untuk penangan sampah yang ada di Desa Kekait yaitu dengan cara mengolah sampah menjadi sampah block yang dapat diaplikasikan sebagai pengendali erosi untuk konservasi tanah. Dalam kegiatan pengabdian ini akan dilakukan sosialisasi pada masyarakat Desa Kekait tentang teknologi pengolahan sampah plastik baik dengan alat pencetak sederhana ataupun dengan alat pencetak modern. Masyarakat diberikan sosialisasi bagaimana mengolah limbah dan proses pembuatan hingga aplikasi pemanfaatan sampah block yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pengendali erosi. Dengan adanya alternatif sampah block ini, diharapkan dapat mengurangi penimbunan sampah yang dihasilkan masyarakat sehingga kebersihan dan keindahan Desa Kekait sebagai desa agrowisata dapat dicapai secara maksimal. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat mengolah limbah sampah plastiknya sendiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru di Lombok Barat Sudirman; Nyoman Sridana; Untung Waluyo; Asrin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.5934

Abstract

Banyak sekali peluang menulis bagi pengawas, kepala sekolah, dan guru. Akan tetapi, sangat disayangkan peluang-peluang tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh guru. Keluhan tidak bisa menulis masih saja menjadi hambatan bagi guru untuk menangkap peluang-peluang tersebut, sehingga pengembangan diri dan karirnya berjalan tidak seperti yang diharapkan. Munculnya keluhan tidak bisa menulis di kalangan guru tentu saja bukan tanpa sebab. Secara umum ada beberapa kendala yang bisa ditemukan terhadap pengawas, kepala sekolah, dan guru sehingga membuat tingkat partisipasi menulis di kalangan pengawas, kepala sekolah rendah. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah menjelaskan konsep karya ilmiah atau artikel ilmiah, mengembangkan tema yang menarik khususnya tentang pendidikan, menyusun artikel serta memberikan pendampingan kepada peserta. Dari kegiatan evaluasi dan refleksi, peserta workshop memberikan penjelasan bahwa: (1) model pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kebutuhan guru telah meningkatkan keterampilan menulis mereka dan membuka peluang baru untuk bekerja sama dengan pihak Universitas Mataram dalam pengembangan karya ilmiah; dan (2) kegiatan pelatihan dan pendampingan membekali mereka dengan keterampilan dan kreativitas yang memadai sehingga mereka percaya diri dapat menghasilkan karya tulis ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal regional maupun nasional.
Sosialisasi dan Intervensi Literasi, Numerasi (Pada Jenjang SMP di Kota Mataram) Mohamad Mustari; Muhammad Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Basariah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.5935

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan dengan Kerjasama Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat (BGP) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbudristek. Pengabdian ini berdasarkan sumber informasi mutu pendidikan dan rapor pendidikan Kota Mataram, sebagai bahan pertimbangan untuk dilakukannya pengabdian. Hasil rapor pendidikan tersebut menunjukkan bahwa dari sebaran satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 46 sekolah sedangkan 13 SMP baik negeri maupun swasta untuk indikator Literasi dan Numerasi di bawah kompetensi minimum. Untuk meningkatan indikator Literasi dan Numerasi di 13 SMP tersebut diperlukan analisa permasalahan serta menententukan akar masalahnya. Dalam menyelesaikan masalah tersebut perlu adanya rekomendasi skala prioritas dapat dilihat di rapor pendidikan. Indikator Literasi dan Numerasi yang menunjukkan belum tercapainya kompetensi minimum perlu mendapat perhatian. Dalam rapor pendidikan dinyatakan bahwa hal tersebut perlu dibenahi. Ada beberapa aspek yang perlu dibenahi yaitu: Peningkatan kompetensi guru dalam proses pembelajaran, mendorong motivasi belajar siswa dan kolaborasi antar stakeholders sekolah dimana diperlukan pemimpin instruksional. Langkah pertama dalam mengatasi masalah tersebut adalah melakukan sosialisasi dan intervensi semua pihak, kami sebagai dosen terpanggil dan turut membantu mengurangi beban sekolah dalam mengatasi masalah rendahnya kemampuan literasi dan numerasi pada satuan Pendidikan di 13 SMP tersebut, hal ini diwujudkan dalam bentuk pengabdian kepada Masyarakat Pendidikan yakni sekolah. Pelaksanaan pengabdian tersebut dilaksanakan pada tanggal, 23 Mei 2023 bertempat di Mitra Universitas Mataram yaitu Balai Guru Penggerak Provinsi NTB.
Pengembangan Modul Ajar Inovatif Bahasa Inggris Smp Dengan Menggunakan Artificial Intelligence (AI) Dan Game-Based Instructions (GBI) Sujana, I Made; Saputra, Agus; Melani, Bonista Z.; Munandar, La Ode Alfin H.; Riyanto, Andra A.
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.5096

Abstract

Perubahan kurikulum sekolah dari KTSP 2013 menjadi Kurikulum Merdeka memberikan dampak pada guru di sekolah dan dosen LPTK. Guru harus menyesuaikan perangkat dan implementasi pembelajarannya; sedangkan dosen LPTK harus menyesuaikan (merekonstruksi) muatan kurikulum mata kuliah pembelajaran untuk mengakomodasi perkembangan lapangan. Untuk membantu guru bahasa Inggris di sekolah, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Ajar Inovatif secara kolaboratif berbasis berbagai aplikasi (AI dan aplikasi berbasis permainan) untuk menunjang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kegiatan melibatkan 12 guru Bahasa Inggris dari 4 SMP yang berada di Kota Mataram dan 4 mahasiswa FKIP Universitas Mataram dan dilaksanakan secara bauran yaitu 3 kali tatap maya dengan Zoom meeting untuk penanaman konsep dan latihan terbimbing dan 1 kali secara offline untuk kegiatan praktik dan diskusi. Dari serangkaian kegiatan PkM ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini telah berjalan sesuai rencana. Khalayak sasaran telah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan terkait modul ajar inovatif, berbagai aplikasi untuk menunjang pengembangan modul ajar inovatif seperti Artificial Intelligence (AI), game-based instruction (quizizz, canva, classpoint, dll.). Khalayak sasaran telah menghasilkan draft modul ajar inovatif dengan menggunakan AI (ChatGPT/Google Bard) dan aplikasi permainan (GBI). Selain hasil di atas, kegiatan PkM ini juga menghasilkan materi pelatihan yang dikemas dengan Google Classroom yang digunakan oleh guru dan mahasiswa untuk pendalaman materi workshop.
Upaya Kemandirian Benih di Desa Sumbersalak Ledokombo Kabupaten Jember, Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Ummi Sholikhah; Ahmad Ilham Tanzil; Wahyu Indra Duwi Fanata; Tri Ratnasari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.6081

Abstract

Implementation of community service regarding plant breeding was carried out in Sumbersalak Village, Ledokombo District with the Kenconowungu farmer group. The activities in this service program are to provide knowledge and understanding related to rice plant breeding. Breeding is carried out by crossing rice plants with the aim of producing superior rice varieties in accordance with the problems of farmers in Sumbersalak village. To improve theoretical mastery of the material, the method used is through material presentation activities, discussion sessions and evaluation. To facilitate the transfer of mastery of plant crossing skills in the field to target farmers, the direct practice method is used. The results of the service evaluation show that all target audiences have experienced a change in mastery of knowledge from not knowing and not understanding to knowing and understanding how to cross rice plants
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Skabies dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kepada Santri Putra dan Putri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat Yuliansyah, Lalu Fauzan Adi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i3.6913

Abstract

Scabies disease in Islamic boarding schools is still common. Several research results show that prevention of scabies is more important than treatment. Prevention of scabies is more effective if done through education. Disease prevention education provides knowledge and information that ultimately changes attitudes and behavior to be more hygienic so that it can prevent various diseases, including scabies. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) can be a solution that must be implemented in the Pondok environment. This service aims to provide education about preventing scabies through PHBS to male and female students at the Nurul Hakim Islamic boarding school, Kediri, West Lombok. The implementation stages include lectures, discussions, simulations, providing facilities for PHBS activities and forming the commitment of the students to implement PHBS in the Islamic boarding school environment. Service activities have been carried out well. Every party was very enthusiastic, both the students and the boarding school administrators. The output of service activities is in the form of knowledge and understanding about PHBS, students' skills in making creative posters and washing hands properly, PHBS facilities in the form of toiletries and brushing teeth, medicines for scabies. PHBS activities need to be maintained because they provide benefits to students in the form of improving health status and increasing learning and work productivity.
(Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas Dan Pendampingan Kampung Kb Dusun Pengempel Indah Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Kota Mataram) Fuadi, Helmy; Astuti, Endang; Daeng, Akung; Harsono, Iwan; Jalaludin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 3 (2023): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5199

Abstract

Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, bertujuan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggaraan Kampung Berkualitas disetiap desa/kelurahan. Dengan inpres ini, keberadaan kampung KB ditingkatkan peran dan fungsinya dari awalnya ditingkat kampung/lingkungan menjadi tingkat desa/kelurahan. Inpres ini juga memerintahkan kepada beberapa kementerian dan lembaga negara untuk  meningkatkan kualitas sumberdaya manusia tersebut. Dengan adanya INPRES ini, maka kepengurusan Kampung KB tidak lagi berada pada tingkat kampung/dusun/lingkungan tetapi mempunyai ruang lingkup lebih luas yaitu tingkat Desa atau Kelurahan. Kampung KB Lingkungan Pengempel Indah  merupakan Kampung KB pertama yang dicanangkan di Kota Mataram dengan Nama Kampung KB Lestari yang dicanangkan pada tgl 29 Agustus 2017. Peningkatan  Status Kampung Keluarga Berencana menjadi Kampung Berkualitas telah dilakukan dari tingkat lingkungan menjadi tingkat Kelurahan, walaupun nama masih dipertahankan yaitu Kampung KB Lestari Pengempel Indah Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Kota Mataram

Page 1 of 1 | Total Record : 8