cover
Contact Name
Nanang Durahman
Contact Email
nanang@stmik-dci.ac.id
Phone
+6285659754991
Journal Mail Official
nanang@stmik-dci.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutisna Senjaya No.158 A Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
JUTEKIN (Jurnal Manajemen Informatika)
ISSN : 23381477     EISSN : 25416375     DOI : https://doi.org/10.51530/jutekin.v8i1.463
Jurnal JUTEKIN ISSN : 2541-6375 (Online) PSSN : 2338-1477 (Cetak) di http://jurnal.stmik-dci.ac.id/index.php/jutekin) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu Teknik Informatika. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal JUTEKIN meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama). Tujuan jurnal ini adalah untuk menerbitkan artikel berkualitas yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan terkini di bidang teknik informatika. Cakupannya mencakup serperti : 1. ICT 2. Rekayasa Perangkat Lunak 3. Sistem Informasi Geografis 4. Data mining and Big Data 5. Komunikasi Data 6. Mobile Computing 7. Kesercasan Buatan 8. E-Learning 9. Multimedia and Pengolahan Gambar 10. Sistem Keamanan dan Basisdata 11. IOT 12. Jaringan Komputer
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN" : 6 Documents clear
SISTEM PAKAR HAMA DAN PENYAKIT CABAI BERBASIS TEOREMA BAYES (STUDI KASUS : DINAS PERTANIAN KARAWANG) Rizal Zulfikar Rahman; Garno -; Tesa Nur Padilah
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v9i1.468

Abstract

Sistem Pakar adalah suatu program komputer yang dirancang untuk mengambil keputusan seperti keputusan yang diambil oleh seseorang atau beberapa orang pakar. produksi cabai dari tahun 2012-2016 mengalami fluktuasi yang disebabkan oleh faktor iklim dan gangguan serangan hama penyakit. Tahun 2015 jumlah produksi cabai di Kabupaten karawang menempati puncak tertinggi sebesar 3.517,50 Kw, sedangkan pada tahun 2016 mengalami penurunan menjadi 3.103,00 Kw, karena musim panen cabai bertepatan dengan peningkatan curah hujan, yang menyebabkan buah cabai diserang jamur dan akhirnya rontok sebelum siap panen. Usaha tani adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mengalokasikan sumber daya yang dimiliki petani agar berjalan secara efektif dan efisien dan memanfaatkan sumber daya tersebut agar memperoleh keuntungan yang setinggi- tingginya. Dalam hal ini peran seorang expert atau pakar sangat diandalkan untuk menentukan jenis penyakit serta memberikan cara pengendalian guna mendapatkan solusinya. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membangun sistem pakar identifikasi hama dan penyakit cabai menggunakan metode Teorema Bayes. Hasil implementasi pada aplikasi ini adalah pengguna dapat mengetahui hama dan penyakit yang diderita berdasarkan gejala yang dialami pada cabai. Dengan adanya aplikasi ini, pengguna menjawab beberapa pertanyaan gejala yang sesuai dengan yang dialami oleh petani sehingga mendapatkan hasil atau kesimpulan sesuai dengan gejala yang dijawab dalam pertanyaan yang ada pada aplikasi sistem pakar hama dan penyakit cabai berbasis teorema bayes, dengan 6 penyakit yang dibahas. Kata Kunci: Produksi cabai, Sistem Pakar, Hama dan penyakit.
PENERAPAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM INFORMASI AKADEMIK MAHASISWA (SIAM) Fahrullah Fahrullah; Nariza Wanti Wulan Sari; Muhyiddin Muhyiddin
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v9i1.508

Abstract

Penggunaan sebuah aplikasi atau sistem informasi di berbagai kegiatan manusia dewasa ini sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup yang sifatnya sangat penting. Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) berbasis website telah diperkenalkan oleh Universitas Mulia yang merupakan sistem pelayanan akademik yang dikhususkan untuk mahasiswa dalam mengakses informasi seputar catatan akademik selama proses perkuliahan, baik berupa info biodata, KRS, KHS, jadwal kuliah, serta informasi keuangan. Pemanfaatan SIAM dapat dilakukan secara efektif jika anggota dalam organisasi memiliki kemampuan dan keahlian dalam menggunakan teknologi tersebut dengan baik. Untuk itu, perlu dilakukan usaha-usaha untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap penerimaan Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM). Salah satu model penerimaan terhadap teknologi adalah Technology Acceptance Model (TAM).Terdapat 4 variabel yang diukur yaitu persepsi manfaat/kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap terhadap penggunaan, dan perilaku niat menggunakan. Adapun jumlah sampling yaitu jumlah responden berjenis kelamin laki-laki adalah 123 orang dan sisanya 24 orang berjenis kelamin perempuan. Sedangkan pertanyaan dikumpulkan menggunakan google form.Kesimpulan sikap penggunaan SIAM oleh mahasiswa berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku untuk terus menggunakan SIAM, persepsi kemudahan penggunaan yang dirasakan oleh mahasiswa dalam menggunakan SIAM berpengaruh secara signifikan terhadap sikap penggunaan SIAM, persepsi kemudahan penggunaan SIAM berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi kegunaan, persepsi kegunaan SIAM berpengaruh secara signifikan terhadap sikap penggunaan, dan persepsi kegunaan berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku terus menggunakan. Kata Kunci : Technology Acceptance Model, Sistem Informasi Akademik Mahasiswa.
SISTEM INFORMASI PENGAJUAN USULAN SARANA PRASARANA SEKOLAH DASAR (Studi Kasus: Di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ) Evanita Evanita; Aulia Umi Hanifah
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v9i1.496

Abstract

Pendidikan sangat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya yang mendukung keberhasilan program pendidikan adalah sarana dan prasarana. Untuk saat ini sistem pengajuan sarana dan prasarana di dinas kabupaten masih dengan cara datang ke dinas pendidikan dan menemui kepala seksi sarana dan prasarana untuk mengajukkan usulan sarana dan prasarana. Kendala yang terjadi ialah dinas pendidikan kesulitan untuk mendapatkan data atau informasi terkait sarana dan prasarana sekolah dasar. Maka dari itu untuk mengatasi masalah yang selama ini terjadi dibangun sebuah sistem yang dapat membantu dinas pendidikan dalam mengelola data sarana dan prasarana sekolah dasar. Sistem informasi. Fokus dalam penelitian ini adalah pembuatan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman yaitu PHP. Pada tahap analisa dan perancangan sistem menggunakan metode waterfall yang nantinya menghasilkkan sistem informasi usulan sarana dan prasarana sekolah dasar berbasis web. Kata Kunci: Sistem Informasi, PHP, Waterfall, Sarana dan Prasarana.
RANCANGAN TOPOLOGI DAN IMPLEMENTASI JARINGAN INTERNET PADA PERUSAHAAN PT KRESNA GRAHA INVESTAMA Tbk. Akik Hidayat; Dimas Satria Prakoso
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v9i1.511

Abstract

Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, Perusahaan-perusahaan mampu beroperasi pada bidangnya dengan lebih optimal. Kebutuhan pekerjaan kantor didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi terkini. Salah satu teknologi pendukung yang kini sudah dianggap wajib untuk suatu perusahaan adalah jaringan komputer atau internet yang baik. Penulis di sini dipilih untuk melakukan penelaahan dalam pemindahan dan pemasangan kembali jaringan-jaringan.Kata kunci: jaringan komputer, topologi jaringan, manajemen jaringan komputer
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN SMART TELEVISI MENGGUNAKAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Diski Ijtima Putri; Mutaqin Akbar
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v9i1.507

Abstract

Artikel ini menyajikan sebuah sistem rekomendasi pemilihan pada smart televisi, metode yang digunakan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Terdapat lima kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu harga, ukuran layar, resolusi layar, konsumsi daya, dan garansi produk. Penggunaan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) diharapkan dapat membantu keputusan yang di ambil dalam memilih menentukan smart televisi (TV) yang tepat dan sesuai kriteria. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu cari alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot di setiap alternatif, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif mana yang tepat dan sesuai kriteria pengguna. Berdasarkan hasil validasi, isian dari 10 responden mengatakan presentase sebesar 78,8% sistem yang sudah dibuat mempunyai manfaat atau perceived of usefulness dan berdasarkan 10 responden mengatakan presentase sebesar 84% sistem yang sudah dibuat mudah dipakai atau perceived of ease bagi pengguna. Kata Kunci : Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan, Smart TV
PENENTUAN RUTE TERPENDEK LOKASI BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG DENGAN ALGORITMA DIJKSTRA Firwanda, Arjun Yuda; Prianto, Cahyo; Rahayu, Woro Isti
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2021): JUTEKIN
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jutekin.v9i1.509

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari teknologi informasi sangat berkembang pesat dengan kinerja yang cepat. Seseorang sering menggunakan teknologi untuk melakukan perjalanan dari suatu tempat ke tempat tujuan. Dengan kebutuhan perjalanan yang menuntut adanya pemilihan rute dalam jangka waktu yang singkat dan efisien terhadap waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai ke tempat tujuan.Oleh karena itu dari permasalah tersebut peneliti menyimpulkan bahwa dalam menentukan rute atau jalur terpendek akan digunakan metode Algoritma Dijkstra yang diterapkan untuk memberikan rekomendasi rute perjalanan terpendek.Hasil dari penelitian ini rute terpendek menggunakan perhitungan Excel dan percobaan coding Python dan R. Berdasarkan pengujian yang dilakukan semua hasil pengujian menghasilkan rute terpendek yang dilalui adalah N1, N2, N5, N13, N15, N17, N20, N30, N32, N34, N36, N37, N38 dengan jarak dari titik awal N1 (Politeknik Pos Indonesia) ke titik akhir (Badan Pusat Statistik Kota Bandung) adalah 10.24 KM. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Algoritma Dijkstra, Rute Terpendek, Google Maps

Page 1 of 1 | Total Record : 6