cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 1 (2025): Juni" : 6 Documents clear
Persepsi Masyarakat terhadap Ruang Terbuka Publik pada Kawasan Kota Lama Semarang Purnaditya, Angelina Laksmiati Rachma; Muhammad, Dzuha
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 21, No 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v0i0.420

Abstract

ENGLISHSemarang's Old Town, often referred to as Little Netherland, is a well-known tourist destination. It is recognized as a public cultural space whose existence needs to be preserved. Urban public open spaces serve diverse functions and are expected to be sustainable. Cultural open spaces play a vital role in strengthening local identity, fostering collective pride, and raising awareness about the importance of preserving cultural heritage. Semarang’s Old Town hosts many Dutch heritage landmarks and several significant buildings that attract visitors. This study aims to assess public perception of the Old Town’s current condition as a cultural open space in Semarang City as an alternative planning for the area. The research used a survey method by distributing questionnaires applying Google Forms, with data analyzed using descriptive and inferential statistical techniques through IBM SPSS. The results show that the Old Town of Semarang is generally in good condition, but there are issues such as  vehicle noise and inadequate sanitation facilities. The existing conditions affect the characteristics of people who visit, including the purpose of visiting, the frequency of visiting and the costs incurred. Understanding these factors is important as a foundation for future planning and sustainable development of Semarang’s Old Town. INDONESIAKota Lama Semarang, yang sering disebut sebagai Little Netherland, adalah destinasi wisata yang terkenal. Kota Lama   sebagai ruang budaya publik perlu diperhatikan eksistensinya. Peran ruang terbuka publik kota sangat beragam dan diharapkan dapat berkelanjutan. Ruang terbuka budaya memiliki peran yang sangat vital dalam memperkuat identitas lokal, membangun kebanggaan kolektif, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya. Kota lama Semarang merupakan ruang publik yang telah menjadi salah satu tempat dari banyak landmark peninggalan sejarah Belanda. Terdapat beberapa bangunan penting yang dapat menarik pengunjung datang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keadaan eksisting Kota Lama sebagai ruang terbuka budaya di Kota Semarang sebagai alternatif perencanaan kawasan Kota Lama. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah teknik survei yang dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner melalui aplikasi google form lalu diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial melalui aplikasi IBM SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan keadaan eksisting Kota Lama Semarang sudah baik, namun terdapat beberapa masalah yaitu kebisingan kendaraan di sekitar Kota Lama dan aspek fasilitas sanitasi. Selain itu kondisi eksisting berpengaruh terhadap karakteristik masyarakat yang berkunjung, yaitu: tujuan berkunjung, frekuensi berkunjung dan biaya yang dikeluarkan. Hal ini penting untuk diketahui sebagai dasar penentuan perencanaan kawasan Kota Lama Semarang ke depan.
Utilization of GIS for Ecosystem-Based Adaptation with Community Participation in Flood Disaster Management in Pati Regency Wijaya, Muhammad Indra Hadi; Sejati, Anang Wahyu; Arsynindia, Lutfia Diah; Junjungan, Reinhart Christopher; Kardiman, Maman Eka
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 21, No 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v0i0.465

Abstract

ENGLISHWatersheds are unified landscapes vulnerable to hazards like floods, often exacerbated by factors such as land-use changes and reactive disaster management. This study analyzes land cover changes and their spatial relationship to flood-prone areas using an Ecosystem-based Adaptation (EbA) approach. It integrates remote sensing with participatory methods to enhance disaster risk reduction.The research adopted a mixed-methods design, combining spatial analysis of Landsat 8 imagery (2000–2023) with qualitative data from focus group discussions (FGDs), participatory mapping, and interviews involving local communities and government stakeholders. Key variables analyzed included land cover types, spatial extent of change, proximity to rivers, elevation, and delineated flood hazard zones. The study focused on the Silugonggo River Basin in Pati Regency, Indonesia, a high-risk flood area. Results reveal a significant increase in built-up areas (to 17.18%) and a reduction in vegetation cover (forest area decreased to 7.57%), particularly in the midstream, contributing to increased runoff and flood risk. Community engagement was crucial in identifying localized flood causes and proposing adaptive strategies such as reforestation, riparian buffer zones, and improved drainage. These findings emphasize the importance of integrating EbA and community participation into disaster risk reduction planning. INDONESIADaerah aliran sungai (DAS) merupakan bentang alam yang menyatu dan rentan terhadap bahaya seperti banjir, yang sering diperparah oleh faktor-faktor seperti perubahan tata guna lahan dan penanggulangan bencana yang reaktif. Penelitian ini menganalisis perubahan tutupan lahan dan hubungan spasialnya dengan daerah rawan banjir menggunakan pendekatan Adaptasi Berbasis Ekosistem (EbA). Pendekatan ini mengintegrasikan penginderaan jauh dengan metode partisipatif untuk meningkatkan pengurangan risiko bencana. Penelitian ini mengadopsi desain metode campuran, menggabungkan analisis spasial citra Landsat 8 (2000–2023) dengan data kualitatif dari diskusi kelompok terfokus (FGD), pemetaan partisipatif, dan wawancara yang melibatkan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan pemerintah. Variabel-variabel utama yang dianalisis meliputi jenis tutupan lahan, luas spasial perubahan, kedekatan dengan sungai, elevasi, dan zona bahaya banjir yang telah dipetakan. Studi ini berfokus pada DAS Silugonggo di Kabupaten Pati, Indonesia, sebuah daerah dengan risiko banjir tinggi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada area terbangun (menjadi 17,18%) dan penurunan tutupan vegetasi (luas hutan berkurang menjadi 7,57%), terutama di bagian tengah DAS, yang berkontribusi pada peningkatan limpasan dan risiko banjir. Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mengidentifikasi penyebab banjir lokal dan mengusulkan strategi adaptasi seperti reboisasi, zona penyangga riparian, dan sistem drainase yang lebih baik. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan EbA dan partisipasi masyarakat ke dalam perencanaan pengurangan risiko bencana.
Pengaruh Pelatihan dan Rotasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Kompetensi sebagai Variabel Intervening Werdiningsih, Endang
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 21, No 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v0i0.411

Abstract

ENGLISHThis research aims to analyze the effect of training and rotation on employee performance with competency as an intervening variable. This research data uses primary data which is collected in the form of a questionnaire. The sampling method used purposive sampling and a sample of 170 respondents was obtained. The data analysis in this research used a structural equation model. The results of this research state that training and rotation have a positive and significant effect on employee competency, rotation and competency have a positive and significant effect on employee performance, while training has no significant effect on employee performance.INDONESIATujuan Penelitian untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan rotasi terhadap kinerja pegawai dengan kompetensi sebagi variabel intervening. Data penelitian berupa data primer yang diambil dengan alat bantukuesioner.  Sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 170 responden. Analisis data menggunakan  structural equation model. Hasil penelitian  menunjukkan pelatihan dan rotasi  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pegawai. Rotasi dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Adapun pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.
Analisis Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Cilacap Cicilia, Shierly Ayu; Aji, Galih Setyo
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 21, No 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v0i0.413

Abstract

ENGLISHEconomic growth is one of the indicators that can describe the success of a region in implementing development for the improvement of the well-being of its people. This study aims to analyze the influence of infrastructure development on economic growth in Cilacap Regency and provide suggestions that can be applied by the Local Government of Cilacap District in the implementation of development planning that is closely related to the implementation of development in its area. The data used in this study are secondary time series data of Gross Regional Domestic Product (GRDP) based on prices valid for the period 2013-2022 from the Central Statistical Agency of Cilacap Regency and other related literature. The analytical methods used in this study are descriptive analysis and quantitative analysis using multiple regression models. The results of this study namely road infrastructure (X1) and clean water infrastructure (X2) were positive and significant both partially and simultaneously to economic growth in Cilacap Regency. INDONESIAPertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang dapat menggambarkan kesuksesan suatu daerah dalam mengimplementasikan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembangunan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cilacap dan memberikan saran yang dapat diterapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan yang erat kaitannya dengan implementasi pembangunan di daerahnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder time series Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan harga berlaku periode 2013-2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap dan literatur lain yang berkaitan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan model regresi berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa infrastruktur jalan (X1) dan infrastruktur air bersih (X2) berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cilacap.  
Kesesuaian Lokasi Lahan Sawah Dilindungi (LSD) terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bojonegoro Rozak, Achmad Miftahur
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 21, No 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v0i0.417

Abstract

ENGLISHBojonegoro Regency, as the third largest contributor to rice production in East Java, is at risk of agricultural land conversion due to population growth which triggers an increase in the need for built-up land. To control this, 93,054.38 ha of Protected Paddy Fields (LSD) have been established. This control is also realised through the establishment of Sustainable Food Agriculture Area (KP2B) of 43,201.7 ha in Regional Regulation Number 5 of 2021 concerning the Regional Spatial Plan (RTRW) of Bojonegoro Regency 2021-2041, with a food crop area reaching 77,757 ha. This research aims to determine the suitability of LSD designation with the RTRW. The assessment of the level of conformity used a quantitative method with a spatial overlay analysis approach. It was found that 66,280.97 ha of LSD were in conformity with the RTRW, while 26,542.98 were not. The suitability of LSD with agricultural land includes the availability of irrigation network, productivity and planting index of 48,093.5 ha. There are 11,447.98 ha of food crop areas outside LSD that have the potential to become reserve land. These results can serve as an illustration for local governments in proposing changes to LSD designations to align with existing conditions and spatial planning. INDONESIAKabupaten Bojonegoro sebagai penyumbang produksi padi terbesar ketiga di Jawa Timur, terdapat resiko alih fungsi lahan pertanian akibat pertumbuhan penduduk yang memicu peningkatan kebutuhan lahan terbangun. Untuk mengendalikan hal tersebut telah ditetapkan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) seluas 93.054,38 Ha. Pengendalian tersebut juga diwujudkan melalui penetapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 43.201,7 ha dalam Perda Nomor 5 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bojonegoro 2021–2041, dengan luas kawasan tanaman pangan mencapai 77.757 ha. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian penetapan LSD dengan RTRW. Penilaian tingkat kesesuaian tersebut menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial overlay (tumpang susun). Didapatkan kesesuaian LSD dengan RTRW seluas 66.280,97 ha, sedangkan 26.542,98 tidak sesuai. Kesesuaian LSD dengan lahan pertanian mencakup ketersediaan jaringan irigasi, produktivitas dan indeks penanaman seluas 48.093,5 ha. Terdapat 11.447,98 ha kawasan tanaman pangan di luar LSD yang berpotensi menjadi lahan cadangan. Hasil ini dapat menjadi gambaran Pemerintah daerah dalam mengusulkan perubahan penetapan LSD agar selaras dengan kondisi eksisting dan perencanaan tata ruang.
Kesesuaian Masterplan Smart City Kota Banda Aceh dengan Sustainable Development Goals Danica, Raina
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 21, No 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v0i0.422

Abstract

ENGLISHThe Sustainable Development Goals (SDGs) aim to support a sustainable life and reduce development-related issues. The study was conducted in Banda Aceh city, which has been planning with the use of technology before the 100 smart city program and has the characteristic of an Islamic city. The study aims to identify the compatibility of Banda Aceh Smart City Masterplan with SDGs by analyzing the missions and programs of the smart city Masterplan in Banda Aceh and analizing the extent to which the plan supports the achievement of the SDGs. The methods in this research are qualitative methods, using secondary data in the form of Smart City Masterplan and SDGS. Data collection was carried out by identifying related documents and analyzed by reducing, presenting and conclusions.  The result is that the smart city masterplan has implemented the goals of SDGs based on the mission and program planned with SDG 9, 11, 7, 6, 8 and 12. This indicates that Banda Aceh smart city masterplan has already been planned as a sustainable development city. The research findings are expected to highlight Banda Aceh Smart City’s role in advancing the Sustainable Development Goals (SDGs). INDONESIASustainable Development Goals (SDGs) memiliki tujuan untuk mendukung kehidupan yang berkelanjutan dan mengurangi permasalahan terkait pembangunan. Penelitian dilakukan di Kota Banda Aceh yang sebelum diterapkannya program 100 smart city di Indonesia perencanaannya sudah berkembang dengan pemanfaatan teknologi dan memiliki ciri khas yaitu Kota Islami yang memungkinkan hasil yang berbeda dengan kota lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian Masterplan Smart City Kota Banda Aceh SDGs dengan menganalisis misi dan program dalam Masterplan Smart City Kota Banda Aceh dan menganalisis sejauh mana rencana tersebut mendukung pencapaian SDGs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskrptif, dengan menggunakan data sekunder berupa Masterplan Smart City dan SDGs. Pengumpulan data dilakukan dengan identifikasi dokumen terkait dan dilakukan analisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil yang didapatkan adalah bahwa masterplan smart city telah menerapkan tujuan yang tercantum dalam SDGs berdasarkan  misi dan program yang telah direncanakan. Berdasarkan hasil didapatkan bahwa misi dan program sesuai dengan tujuan SDG 9, 11, 7, 6, 8 dan 12.Hal tersebut menunjukkan bahwa masterplan smart city Kota Banda Aceh sudah merencanakan perkembangan kota yang berkelanjutan, Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peran Smart City Kota Banda Aceh dalam mendukung SDGs.  

Page 1 of 1 | Total Record : 6