cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ekuilibrium@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi
ISSN : 1858165X     EISSN : 25287672     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi is a journal published by the Economic Faculty, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Unmuh Ponorogo) in collaboration with Universitas Muhammadiyah Ponorogo Research and Community Service. Published twice a year (March and September), contains six to ten articles and receive articles in the field of economic and business review studies with research methodologies that meet the standards set for publication. Manuscript articles can come from researchers, academics, practitioners, and other economic observers who are interested in research in the field of economics.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2013): Maret" : 6 Documents clear
Dampak Remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Luar Negeri Pada Peningkatan Investasi Daerah Asal Choirul Hamidah
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.787 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan remitansi TKI dan keluarganya di kecamatan Babadan Kapupaten Ponorogo. Selanjutnya mengetahui pembelanjaan Investasi yang paling banyak dipilih dan pengeluaran konsumsi terbesar, serta mengetahui pemanfaatan dana remitansi yang lebih dominan. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang terdiri dari TKI/keluarga yang tersebar di kecamatan Babadan. Metode analisis data menggunakan diskriptif kuantitatif sedangkan penjelasan hasil penelitian dianalisis secara mikro pada keluarga TKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi tertinggi adalah untuk memenuhi kebutuhan keluarga (70%) Pembelian mobil dan motor menempati urutan kedua sebesar 21%, sedangkan yang 5% untuk pembelian perabot rumah dan barang-barang elektronik, 4% dipinjam kerabat tidak dikembalikan. Pembelian barang investasi yang paling banyak dipilih adalah tanah pertanian sebesar 42%, perumahan sebesar 40%, modal usaha sebesar 15%, sedangkan untuk pendidikan anak/saudara (3%). Pembelanjaan konsumsi lebih dominan sebesar 56% disbanding pembelanjaan investasi sebesar 44% dari pendapatan total selama TKI bekerja di luar negeri. Adapun usaha yang dipilih TKI dan keluarga diantaranya pertanian, peternakan, took kebutuhan, mini market, showroom/rental mobil, variasi mobil, bisnis pupuk, salon kecantikan, fotocopy, warnet, dll.
PENGARUH CASH VALUE ADDED DAN EARNING SHARE RATIO TERHADAP RETURN SAHAM Marsiwi, Dwiati
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.801 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh cash value added dan earning share ratio terhadap return saham , dengan menggunakan sampel Perusahaan yang listing pada Bursa Efek Indonesia dan termasuk sebagai kelopok LQ 45. Dari Hasil penelitan yang dilakukan diketahui Cash Value Added tidak berpengaruh secara signifikan terhadap retun saham . Adapun variabel Earning Per Share Ratio tidak berpengaruh secara signifikan terhadap retun saham. Lebih lanjut diketahui bahwa Cash Value Added tidak memberikan informasi dan nilai relevansi yang lebih baik dibandingkan dengan Earning Per Share Ratio dalam menjelaskan terhadap return perusahaan Keadaan ini bisa saja terjadi karena cash value added merupakan bagian dari konsep value based management, yang untuk Indonesia masih belum banyak dimanfaatkan sebagai salah satu penilaian kinerja perusahaan. Selama ini penilaian kinerja cenderung menggunakan alat penilaian konvensional, sehingga investor maupun masyarakat masih menggunakan faktor-faktor lain yang biasa digunakan, seperti analisis rentabilitas, solfabilitas, maupun rasio likuiditas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSI WIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Hadi Sumarsono
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.912 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.35

Abstract

Perguruan tinggi seharusnya lebih fokus pada bagaimana lulusan mampu menciptakan pekerjaan. Niat kesungguhan untuk berwirausaha harus tertanam dalam benak mahasiswa. Intensi wirausaha telah terbukti menjadi prediktor baik bagi perilaku kewirausahaan Penelitian ini menguji pengaruh faktor demografi, lingkungan, dan kepribadian dalam mempengaruhi intensi wirausaha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana dan sampel sebanyak 127 mahasiswa penelitian ini memberikan bukti bahwa ada perbedaan intensi wirausaha mahasiswa fakultas ekonomi dan mahasiswa fakultas non ekonomi. Intensi wirausaha mahasiswa yang pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan ditemukan lebih tinggi daripada mahasiswa yang belum pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Namun hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variable latar belakang pendidikan, pelatihan, gender, keinginan untuk pencapaian dan lingkungan kontekstual tidak berpengaruh terhadap intensi wirausaha mahasiswa. Variabel efikasi diri berpengaruh terhadap intense wirausaha pada tingkat signifikansi 10%. Secara keseluruhan variable independen yang digunakan dalam model hanya mampu menjelaskan intensi wirausaha mahasiswa sebesar 14,5% (R2= 0.145) Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan program pendidikan yang dapat mendorong semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Dampak Migrasi Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga TKI Di Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo Khusnatul Zulfa Wafirotin
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.83 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.36

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui:faktor faktor yang menyebabkan migrasi TKI di Kecamatan Babadan kabupaten Ponorogo menjadi tenaga kerja Indonesia ke luar negeri, dan dampak migrasi terhadap kondisi sosial ekonomi keluarga TKI di kecamatan Babadan kabupaten Ponorogo. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi sedangkan data sekundernya diperoleh dari instansi-instansi yang berhubungan dengan masalah penelitian ini, sampel dambil dengan cara Snowbooll sampling. Sampel yang diambil adalah mantan TKI yang sudah kembali ke kampung halamannya. Data yang dikumpulkan dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya dampak sosial ekonomi yang dirasakan oleh keluarga TKI antara lain peningkatan pengetahuan dan pendidikan anggota keluarga TKI, peningkatan pendapatan keluarga, serta peningkatan status kepemilikan barang berharga yang dimiliki oleh keluarga TKI. Sedangkan faktor yang menyebabkan migrasi tenaga kerja asal kecamatan Babadan kabupaten Ponorogo menjadi TKI ke luar negeri disebabkan beberapa faktor pendorong yang berasal dari daerah asal yaitu pendapatan yang rendah, sempitnya lapangan pekerjaan,. Sedangkan faktor penarik yang berasal dari daerah negara tujuan yaitu gaji tinggi, dan peluang kerja di Negara tujuan yang masih luas.
MENGUPAYAKAN KOPERASI YANG KOMPETITIF Khusnatul Zulfa Wafirotin
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.765 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.37

Abstract

Kehidupan koperasi Indonesia yang dituangkan dalam UUD 1945 pasal 33, Disini koperasi didefinisikan sebagai organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Dari definisi ini dapat dirasakan bahwa koperasi Indonesia mempunyai 2 tujuan utama yaitu tujuan ekonomi dan tujuan social. Kelemahan koperasi dalam persaingan adalah dalam hal permodalan, keterbatasan pasar dan profesionalisme. Suatu upaya yang harus dilakukan koperasi agar mampu berperan lebih jauh dalam arena persaingan antara lain; Boosting Programme produktivitas koperasi dan Barang Jasa yang dihasilkan koperasi diupayakan bisa kompetitip di pasaran. Disamping harus meningkatkan permodalan, pemasaran dan profesionalisme.koperasi harus terus menggali key success factor.
Karakteristik Mobilitas Tenaga Kerja Wanita Asal Kabupaten Ponorogo Asis Riat Winanto
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.801 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.32

Abstract

Krisis ekonomi yang terjadi beberapa tahun belakangan ini merupakan salah satu faktor meningkatnya angka pengangguran. Kondisi demikian semakin diperburuk lagi dengan terjadinya banyak kasus pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, tekanan untuk mencari kerja di luar negeri makin diperkuat dengan pernyataan bahwa surplus tenaga kerja tidak trampil makin banyak. Mobilitas antar wilayah di Indonesia semakin meningkat frekuensinya karena disebabakan oleh adanya perkembangan masyarakat yang semakin pesat baik regional, nasional maupun internasional. Salah satu mobilitas yang mempunyai peranan penting adalah migrasi tenaga kerja secara internasional dari dan didalam wilayah Asia bahkan mencapai wilayah Timur Tengah. Penelitian yang berkisar pada penelusuran karakteristik mobilitas tenaga kerja wanita asal Kabupaten Ponorogo, menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas tenaga kerja dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor demografi dan faktor sosial ekonomi. Dari faktor demografi, faktor yang mencerminkan karakteristik mobilitas TKW adalah umur, tingkat pendidikan, status perkawinan. Disamping faktor demografi, ada factor sosial ekonomi, yaitu pekerjaan suami, status TKW, jumlah anak/jumlah tanggungan. Dari beberapa alasan yang dikemukanakan tersebut, dapat disimpulkan bahwa mobilitas TKW asal Kabupaten Ponorogo melakukan migrasi ke luar negeri dipengaruhi oleh faktor demografi maupun faktor sosial ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6