cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL GLOBAL EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 2597873X     EISSN : 26145588     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Global Edukasi (JGE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019" : 9 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Dengan Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Kurikulum 2013 Titi Rukhaini
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5354.725 KB)

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pembelajaran discopery learning berbasis kurikulum 2013 untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SMP Negeri1 Koto Kampar Hulu. Penelitian dilaksanakan dua siklus dengan durasi pertemuan sebanyak 4 kali pertemuan. Setelah dilakukan model pembelajaran discovery learning berbasis kurikulum 2013 setiap siklusnya mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai kognitif dari 67,04 pada pertemuan keempat siklus II meningkat nilai rata-sata menjadi 87,15. Penilaian belajar afektif menunjukkan sikap disiplin, rasa ingin tahun dan percaya diri pada siklus I pertmuan kedua sebagian besar sudah melakukan sikap disiplin, rasa ingin tahun dan percaya diri dengan baik. rata-rata nilai psikomotor dari 65,18 pada pertemuan pertama siklus I meningkat menjadi 84,18 pada pertemuan keempat siklus II, dengan demikian bahwa penggunaan model discovery learning berbasis kurikulm 2013 dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas IX A SMP Negeri 1 Koto Kampar Hulu tahun 2019
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Pembuatan Cerita Bergambar Berbasis Inkuiri Panonggoran Pardede
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3570.162 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini merupakan upaya membantu mengatasi kesulitan siswa kelas VII-B dalam memahami materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup. Tindakan yang dilakukan yaitu melalui pembuatan cerita bergambar dengan pembelajaran IPA berbasis inkuiri. Data yang dikumpul terdiri dari keaktifan siswa saat melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas melalui pengamatan yang terdapat dalam lembar observasi, hasil tes tertulis di setiap akhir siklus dan respon siwa yang terdapat dalam angket. Untuk menjamin validitas, maka dilakukan validasi oleh rekan sejawat yang memiliki kompetensi. Hasil penelitian pada siklus I yaitu perolehan nilai siswa mencapai rata-rata 75,47 dengan presentasi ketuntasan 64,71% respon siswa memperlihatkan partisipasi dari seluruh siswa. Meskipun terdapat peningkatan proses pembelajaran, namun belum memenuhi indikator kinerja. Perbaikan meliputi perubahan metode pengamatan dan lebih aktif mendorong siswa untuk bertanya. Adapun hasil penelitian pada siklus II perolehan rata-rata nilai 78,03 dan presentase ketuntasan belajar 79,41%, aktivitas siswa saat pembelajaranpun dalam kategori baik dan respon siwa positif dalam pembelajaran. Hal ini sesuai dengan indikator kinerja dan hipotesis diterima.Kata kunci: hasil belajar, cerita bergambar , inkuiri
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Tes Hasil Belajar Melalui Workshop Pendekatan Direktif Fauzi Fauzi
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4676.799 KB)

Abstract

Melalui penelitian ini peneliti menggunaan tindakan kegiatan workshop dengan pendekatan direktif untuk meningkatkan mutu tes hasil belajar daan sesuai dengan kaidah penulisan soal serta tes sesuai dengan kompetensi dasar mata pelajaran. penelitian dilaksanakan dua siklus dengan durasi pertemuan sebanya 4 kali pertemuan. Setelah dilakukan workshop dengan pendekatan direktif dalam menyusun tes hasil belajar setiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada siklus I pertemuan pertama dengan banyak guru yang mempunyai perilaku baik dan amat baik sebanyak 51% untuk siklus II pertemuan keempat meningkat menjadi 97%. Untuk nilai hasil kinerja siklus I pertemuan pertama adalah 22% jumlah guru yang tuntas untuk siklus II pertemuan keempat meningkat menadi 100%. Berdasarkan pengamatan periklau kerja dan hasil kinerja guru masing-masing mendapat lebih baik 75%, sehingga kegiatan workshop dengan pendekatan direktif dapat meningkatkan guru dalam menyusn tes hasil belajar.Kata kunci: workshop, pendekatan direktif
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Jigsaw Roika Tampubolon
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3522.861 KB)

Abstract

Latar belakaag penelitian ini adalah keaktifan siswa yang masih sangat rendah dalam proses pembelajaran dan hasil belajar yang belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar yang telah ditetapkan. Hal ini terbukti bahwa di kelas VII-A rata-rata hasil ulangan blok mata pelajaran PKn hanya mencapai 5,5 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar hanya 4 siswa dari jumlah siswa keseluruhan 34 siswa (11,76%). Di samping itu, dari hasil angket terhadap 34 siswa di kelas VII-A mengatakan bahwa 48% siswa merasa bosan karena hanya menggunakan metode ceramah ketika mengajar, 58% siswa tidak memperlihatkan penjelasan guru, 68% siswa mengatakan tidak memahami materi yang telah diajarkan dan 68% siswa mengatakan PKn merupakan mata pelajaran yang sulit untuk dipahami. Hal yang demikian tentunya menjadi satu masalah bagi guru untuk mencari jalan penyelesaiannya. Tujuan penelitian ini adalah: (i) mengetahui adanya peningkatan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran melalui model pembelajaran Jigsaw; (ii) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Jigsaw; (iii) mengetahui tanggapan siswa terhadap model pembelajaran Jigsaw.Kata kunci: Jigsaw, kedaulatan rakyat, sistem pemerintah
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Sebagai Alternatif Meningkatkan Kinerja Guru Mengajar Matematika Samosir, Basaria
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5650.291 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru mengajar matematika dengan menerapkan model pembelajaran group investigation. Subyek penelitian adalah guru bidang studi matematika di SD Negeri 4 Pangaloan tahun pelajaran 2018/2019. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) pembelajaran dengan kooperatif model Group Investigation memiliki dampak positif dalam meningkatkan kinerja guru bidang studi matematika di SD Negeri 4 Pangaloan tahun pelajaran 2018/2019 yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,00%), siklus II (73,00%), siklus III (82,00%), dan; (2) Penerapan metode pembelajaran kooperatif model Group Investigation mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SD Negeri 4 Pangaloan tahun pelajaran 2018/2019 yang ditunjukkan dengan hasil wawancara dengan beberapa siswa, rata-rata jawaban menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran kooperatif model group investigation sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.Kata kunci: group investigation, kinerja guru
Pelaksanaan Teknik Supervisi Individual Sebagai Implementasi Kerja Kepengawasan Simbolon, Tiruma
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4140.941 KB)

Abstract

Peneliti mencoba mengukur seberapa tinggi pelaksanan teknik supervisi individual dan seberapa tinggi kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri 25 Rianiate tahun pelajaran 2017/2018 dengan menghubungkan pelaksanaan teknik supervisi individual dengan peningkatan kemampuan guru dalam proses pembelajaran, dengan tujuan untuk mengetahui manfaat supervisi itu secara mendalam yang selama ini terkesan supervisi sebagai suatu proses yang bersifat administratif saja atau pengawasan semata terhadap kerja guru. Peneliti menerapkan Uji F, dengan taraf signifikansi 5%, untuk pengujian setia dua kelompok, kesimpulan ditentukan hika H1: F0 < F1 maka H1 diterima, berarti ada perbedaan yang signifikan varians antar kedua kelompok tersebut. Selain harga itu H1 ditolak, berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antar kedua kelompok tersebut. Hasil perhitungan yang diperoleh adalah 0,43, kemudian dikonsultasikan ke tabel F dengan derajat kebebasan (9,9) dan taraf signifikan 5% ditemukan 3,15 (F1 = 3,15). Karena F0 (0,34) < F1 (3,15), maka keputusannya Ho diterima. dari keenam pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahawa tidak terdapat perbedaan yang signifikan varian kemampuan guru antara kelompok A, B, C, dan D. Dengan kata lain, prestasi pengajaran bidang studi di masing-masing kelompok dari ke empat kelompok tersebut seimbang.Kata kunci: supervisi individual, implementasi kerja kepengawasan
Meningkatkan Kemampuan Baca Melalui Model Pembelajaran Menyanyi Sinaga, Ati Sondang
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3387.363 KB)

Abstract

Penulis menggunakan teknik menyanyi dalam upaya menumbuhkan kesiapan membaca pada siswa kelas IV SD Negeri 13 Hutanamora tahun pelajaran 2017/2018. Pertimbangan penulis menggunakan teknik menyanyi sebagai dasar pengajaran di kelas IV agar harapan bahwa anak mampu membaca, hendaknya dapat disikapi dengan cara bijaksana. Pada pertemuan ini siswa mendengarkan bacaan yang dibaca oleh guru. Kemudian mengerjakan tugas-tugas yang ada pada LKS I. Tugas pertama adalah melengkapi kalimat rumpang dalam syair lagu kata-kata yang tepat/sesuai dengan lagu yang dirumpangkan tersebut. Dari 24 siswa, siswa yang lain salah 1 sampai 5 ada 20 siswa atau 89,36% yang 4 siswa (10,64%) salah 6 samapai 8 sehingga disimpulkan bahwa kegiatan mendengarkan ini 89% berhasil/tuntas. Dari kegiatan pertemuan II ini diperoleh kesimpulan bahwa isi puisi rata-rata sudah baik dan sesuai dengan tema (lingkungan alam). Bahasa alam kalimat juga sudah puitis, dalam arti tidak hanya menggunakan kata-kata sehari-hari. Rata-rata skor yang diperoleh siswa adalah 88. jadi, kegiatan pembelajaran pada pertemuan II ini dinyatakan 88% tuntas.Kata kunci: kemampuan baca, model pembelajaran menyanyi
Peningkatan Kemampuan Menyimak Dengan Menggunakan Media Audio Visual Ida Humisar Pardede
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4236.19 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah membahas pembelajaran menyimak dengan menggunakan media audio visual, yaitu proses pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio visual dilakukan dalam dua bentuk media yaitu pada siklus I menggunakan power point dan pada siklus II menggunakan CD interaktif. Pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio visual sebagai pembelajaran dilaksanakan melalui langkah-langkah sebagai berikut: (a) guru terlebih dahulu menjelaskan mengenai tujuan pembelajaran dan strategi pembelajaran yang akan dilakukan; (b) melakukan apersepsi untuk menghimpun perhatian dan mempersiapkan siswa dalam belajar; (c) siswa memperhatikan penyampaian materi melalui tayangan media audio visual baik dalam bentuk power point, maupun dalam bentuk CD interaktif; (d) siswa mendiskusikan materi yang telah dipelajarinya, dan; (e) evaluasi. Hasil kemampuan pemahaman siswa dalam belajar bahasa Indonesia yang diukur dengan hasil jawaban siswa terhadap pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang telah disampaikan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai siswa. Pada siklus I rata-rata siswa mencapai 59,23, pada siklus II mencapai 69,61. Di samping itu dilihat dari ketuntasan belajar siswa juga terjadai peningkata dari 61,54% pada siklus I meningkat menjadi 89,74% pada siklus II yang sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran bahwa pembelajaran telah tuntas.Kata kunci: menyimak, media audio visual
Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Metode Bermain Peran Maria Sigiro
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3365.957 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui metode bermain peran (role playing) pada siswa kelas III di SD Negeri 11 Hutabolon. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 11 Hutabolon yang berjumlah 22 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah obervasi. Hasil pengamatan observer pada siklus I rata-rata mencapai 64,3% atau kategori baik. Aktivitas belajar siswa secara individu juga terlihat mengalami peningkatan dari siklus I terdapat 3 siswa mendapat penilaian sangat baik, 10 orang baik, dan 9 orang cukup, yang jika dipersentase jumlah siswa yang mendapat nilai ssangat baik dan baik 13 orang atau 59,1% (kategori baik), sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang memperoleh penilaian sangat baik 13 orang dan baik 9 orang. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa aktivitas belajar siswa terus mengalami peningkatan dari tahap pra tindakan, ke tindakan siklus I, sampai pada tindakan siklus II.Kata kunci: aktivitas belajar, bermain peran

Page 1 of 1 | Total Record : 9