cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRICA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 19798164     EISSN : 2541593x     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRICA Journal of Agribusiness Agriculture which aims to container for researchers in the field of agribusiness agriculture to publish the results of research. Coverage of AGRICA includes agricultural economics, agricultural policy, marketing and banking, agribusiness entrepreneurship. AGRICA Journal of Agricultural Agribusiness is published by Magister Agribisnis Universitas Medan Area, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA" : 9 Documents clear
Analisi Efisiensi Teknis, Alokatif dan Ekonomi Produksi Kubis di Kabupaten Karo Esra Frandika Barus; Dominicus Savio Priyarsono; Sri Hartoyo
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4458

Abstract

The productivity level of cabbage farming in North Sumatra Province is low compared to other provinces on the island of Sumatra, where Karo Regency represents the general condition in North Sumatra Province. This study aims to estimate the level of technical, allocative, economic efficiency and the factors that affect the technical inefficiency of cabbage farming. The production function uses the Cobb-Douglas production function. Data analysis used the stochastic frontier method with a total sample of 116 farmers. The results of the analysis showed that cabbage farming in Karo District had not achieved technical, allocative and economic efficiency. The average technical, allocative and economic efficiency values of the respondent farmers were 0,697, 0,374 and 0,215. These results indicate that low efficiency is a contributing factor to the low productivity of farmer respondents' cabbage in Karo District. Factors that have a significant effect on efficiency are farming experience, labor ratio, land ownership status and cabbage harvest age. Based on the estimation results, the research policy suggestions include; increase farmer activeness to be involved in farmer groups, build and facilitate the growth and development of agricultural institutions and provide good seeding training so that farmers have good skills, thus improving the technical efficiency of cabbage farming in Karo District.
Pengaruh Luas Lahan, Curahan Tenaga Kerja Dan Biaya Sarana Produksi Terhadap Produksi Usaha Tani Kentang Di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo Fajar Rezeki Ananda Lubis; Syaifuddin Syaifuddin; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4566

Abstract

Kentang merupakan komoditas yang berperan penting bagi masyarakat karena berperan sebagai pemenuhan kebutuhan pangan dan juga gizi masyarakat. Salah satu propinsi penghasil kentang di provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Karo sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi kentang, menganalisis layak atau tidaknya usaha tani kentang, dan mengetahui saluran pemasaran kentang di desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Adapun metode yang digunakan dalam penentuan sampel petani kentang adalah Stratified Random Sampling, yaitu strata luas lahan kecil (£ 0,5 ha) dan strata luas lahan besar (> 0,5 ha). Metode penentuan sampel pedagang kentang yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sebanyak 8 (delapan) orang. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif dan regresi non linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan luas lahan, curahan tenaga kerja, dan biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tani kentang. Secara parsial biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Pada daerah penelitian layak diperolehnya nilai R/C rasio sebesar 2,14 > 1, BEP produksi sebesar 6.082,14 kg < rata-rata produksi petani sampel sebesar 7.930 kg, dan BEP harga sebesar Rp 2.583,73/kg < rata-rata harga jual kentang sebesar Rp 5.500,-/kg. Selanjutnya, terdapat tiga saluran pemasaran kentang di daerah penelitian. Saluran pertama yaitu petani, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran kedua yaitu petani, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran ketiga yaitu petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer di Berastagi.
Analisis Skala Usaha Dan Finansial Usahatani Kopi Arabika (Coffea arabica) Di Kabupaten Gayo Lues
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4731

Abstract

Kopi Arabika yang ada di Kabupaten Gayo Lues masih sangat berpotensi untuk dikembangkan. Dengan luasan pengembangan kopi yang cukup besar, dan merupakan salah satu kopi dengan cita rasa terbaik di dunia serta pangsa pasar yang menjanjikan dapat menjadi mata pencaharian dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan para petani. Tujuan penelitian ini adalah skala usaha dan finansial usaha tani kopi Arabika pada kelas kesesuaian lahan di Kabupaten Gayo Lues. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Gayo Lues, dengan metode deskriptif yaitu metode penelitian dalam meneliti data-data yang dikumpulkan, disusun, dijelaskan, serta dianalisis. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah data yang diambil Petani sebanyak 45 responden serta Pedagang sebanyak 10 responden. Hasil penelitian dengan luas lahan 0,49 ha atau 4.864,96 m2 petani kopi arabika sudah mencapai titik impas dalam mengusahakan usahataninya. Dengan produksi kopi arabika sebesar 920,29 kg/tahun maka petani sudah pulang pokok pada produksi. Dengan harga Rp. 17.243,59 per kg petani sudah bisa menutupi semua biaya yang dikeluarkan untuk usahatani kopi arabika. Selanjutnya pada tingkat suku bunga sebesar 12% nilai Net B/C > 0 yaitu sebesar 2,24 artinya, setiap satu rupiah yang dikeluarkan selama umur usaha menghasilkan Rp. 2,24 satuan manfaat bersih.
Analisis Skala Usaha Dan Finansial Minyak Sere Wangi (Cymbopogon nardus rendle. Lin) Di Kabupaten Gayo Lues
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4733

Abstract

Sere Wangi is a plantation commodity which is the prima donna in Gayo Lues Regency with the largest production compared to the production of other commodities. The contribution of the plantation sub-sector to the regional economy is also quite large because in Gayo Lues Regency, up to now, there have been many activities in the plantation business, especially the Sere Wangi plant. The purpose of this study was to determine the scale of business and financial business of citronella farming which is processed into citronella oil in Gayo Lues Regency. The research was conducted in Gayo Lues Regency, with a descriptive method. The research method is survey with sampling done by purposive sampling with the amount of data taken by farmers as many as 99 respondents and traders as many as 10 respondents. The research results of sere wangi farmers have obtained profits with an average production of citronella oil of 164.55 kg / year, with a minimum cultivated area of 0.67 ha or 6,657.09 M2, farmers have BEP for land area. Financially, sere wangi farming is feasible to continue to be developed with a Net Benefit Cost Ratio (NBCR) value of 2.57. This means that every one rupiah that is spent during the farming life of lemongrass produces Rp 2.57 units of net benefits.Keywords: Citronella Oil, Business Scale, Feasibility. BEP
Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang (Solanum tuberosum L.) di Kabupaten Brebes
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4867

Abstract

Brebes Regency is the third largest potato producer in Central Java. Potatoes have decreased production growth, but the amount of demand is increasing. In fact, the highlands of Brebes Regency have the potential for potatoes agribusiness. The purpose of this study to analyze the internal and external factor, and formulate the development strategy of potatoes agribusiness in Brebes Regency. Respondents consisted of potato farmers, stakeholder, and key person through in-depth interview. The internal and external factor are identified using the IFE and EFE matrix. The combination of it are used as a basis of the preparation of alternative strategies with IE and SWOT matrix by considering stakeholder and key person. The result showed that potatoes agribusiness in Brebes Regency is in a position to grow and build (cell I). The alternative strategies divided into 4 strategic groups; S-O, S-T, W-O, and W-T. The strategic priority is in the S-O strategy.
Pemetaan Sebaran Tingkat Alih Fungsi Lahan Sawah di Kabupaten Serang
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5039

Abstract

Lahan merupakan sumber daya alam yang mempunyai fungsi penting guna memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Data statsitik tahun 2019 menunjukkan bahwa 71,34% wilayah Kabupaten Serang merupakan lahan pertanian, Namun seiring pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk, luas lahan pertanian terutama lahan sawah di Kabupaten Serang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi non pertanian. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemetaan sebaran tingkat alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dan metode studi literatur dengan alat analisis spasial yang diolah menggunakan software ArcGIS. Hasil penelitian adalah berupa peta sebaran tingkat alih fugsi lahan sawah di Kabupaten Serang. Luas lahan sawah di Kabupaten Serang mengalami penurunan sebesar 2,78% dalam kurun waktu 2015-2019.  Wilayah yang berbatasan langsung dengan kota-kota besar seperti Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang menunjukan adanya penurunan luas lahan sawah dalam kategori tinggi, diantaranya Kecamatan Tanara, Ciruas dan Mancak dengan penurunan luas lahan sawah berturut-turut sebesar 478,10 hektar; 340,70 hektar; dan 334,00 hektar. Diharapkan ketegasan pemerintah daerah perihal perizinan aktivitas pembangunan semua sektor, penetapan wilayah berdasarkan keunggulannya, serta perlu adanya peraturan yang jelas dan tegas mengatur tentang lahan pertanian yang dilindungi, terutama lahan sawah. 
Daya Saing dan Potensi Ekspor Melati Putih Segar (Jasminum sambaac) Indonesia
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5048

Abstract

The Indonesian Ministry of Agriculture is working to increase exports of Indonesian white jasmine flowers. These efforts will be realized more quickly if the competitiveness and development potential of commodity in various export destination countries are known. Therefore, this study aims to determine the competitiveness and development potential of white jasmine flower exports. The data used is the 2010-2019 time series data sourced from UN-COMTRADE and the trade map. The data were analyzed by using RCA to determine the competitiveness of commodities, followed by EPD to determine the position of the commodity market and the last stage with the X-model analysis to determine the potential for export development. The results show that the competitiveness of Indonesian white jasmine flowers is strong in China, Japan, Australia, Vietnam, Singapore and the United States and that Indonesian white jasmine flowers have potential in the optimistic category in Australia, Vietnam and Singapore and potential in China, Japan, Netherlands, United Kingdom and United States. This optimistic and potential market potential can be seized by Indonesia by striving for the quality of white jasmine flowers in accordance with the demands of export destination countries.
Implementasi Pembiayaan Pertanian Akad Salam Studi Kasus KSM-KUB Jaya Amanah
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5083

Abstract

Permasalahan utama dalam kegiatan usahatani yaitu masih kurangnya modal untuk memenuhi kebutuhan input-input produksi. Pembiayaan syariah dapat dipilih menjadi solusi dikarenakan kesesuaiannya dengan karakteristik pertanian. Lembaga Keuangan Mikro Syariah dapat dijadikan solusi terbaik untuk merealisasikan pembiayaan syariah pertanian ke petani-petani secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akad salam pembiayaan pertanian di KSM Jaya Amanah di Desa Mekarjaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Pendekatan penelitian dirancang dengan kualitatif melalui metode studi kasus. Perolehan data bersumber dari wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian mengambarkan bahwa beberapa tahapan yang perlu dilakukan dalam program pembiayaan pertanian di KSM Jaya Amanah, seperti Survei ke ke rumah petani, Menganalisis karakter petani, Menganalisis keuangan calon petani anggota (pendapatan dan pengeluarannya), Survei sawah calon petani anggota (menghitung luasnya, menganalisis potensinya), Briefing, Persetujuan dan tanda-tangan kontrak, Serah terima uang, dan Serah terima panen. Dampak penerapan akad salam pada KSM Jaya Amanah sangat dirasakan oleh petani, pemberian modal sesuai dengan kebutuhan petani dan hasil produksi dijual kepada pihak lembaga dengan harga di atas tengkulak atau bandar sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Persetujuan Pembiayaan Petani Kelapa Sawit Di Bank Syariah Mandiri
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5144

Abstract

The role of financial institutions is very much needed in the form of supporting the development of the oil palm agricultural sector. Banking is one of the agents of development. The main function of banking is as a financial intermediary institution. Therefore, banks are expected to be able to channel financing to the agricultural sector. However, in the distribution of credit or financing facilities, there are terms and elements of credit that must be fulfilled by farmers as prospective debtors at Bank Mandiri Syariah, after which a feasibility analysis will be carried out on prospective debtors. The purpose of this study was to analyze the effect of financing needs, income, collateral value, education, and length of farming on financing approval for oil palm farmers. The method of determining the sample was carried out by using a census, namely the entire debtor in which the farmers who applied for oil palm financing were sampled in this study as many as 61 people. In this study, it was processed using logistic regression analysis. The results showed the variables of financing needs and collateral have a significant effect on financing approval, while income, education and length of farming variables have no significant effect on financing approval. If the variables of financing needs, income, collateral, education and length of farming increases, the financing approval will increase/agree.Keywords: Palm oil; Farmers; Financing; Banking.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 13, No 2 (2020): JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA More Issue