INTEK: Informatika dan Teknologi Informasi
Focus and Scopes INTEK Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi (INTEK) is a peer-reviewed Journal of Information and Computer Sciences published by Universitas Muhammadiyah Purworejo. This journal publishes two times a year (May and November). INTEK is a media for researchers, academics, and practitioners who are interested in the field of Computer Science and wish to channel their thoughts and findings. The articles contained are the results of research, critical, and comprehensive scientific study which are relevant and current issues covered by the journals. The Scopes of this journal, but not limited to, are: Computer Architecture Parallel and Distributed Computer Pervasive Computing Computer Network Embedded System Human—Computer Interaction Virtual/Augmented Reality Computer Security Software Engineering (Software: Lifecycle, Management, Engineering Process, Engineering Tools and Methods) Programming (Programming Methodology and Paradigm) Data Engineering (Data and Knowledge level Modeling, Information Management (DB) practices, Knowledge Based Management System, Knowledge Discovery in Data) Network Traffic Modeling Performance Modeling Dependable Computing High Performance Computing Bioinformatics Computer Security Human-Machine Interface Stochastic Systems Information Theory Intelligent Systems IT Governance Networking Technology Optical Communication Technology Next Generation Media Robotic Instrumentation Information Search Engine Multimedia Security Computer Vision Information Retrieval Intelligent System Distributed Computing System Mobile Processing Next Network Generation Computer Network Security Natural Language Processing Business Process Cognitive Systems, etc
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2023)"
:
11 Documents
clear
Pengembangan Business Intelligence untuk Pendukung Pengambilan Keputusan dalam Mengurangi Kemacetan di Kota Tomohon
Nadya Verona Viani Kamasi;
Stephanie Mariane Felly Nangoy
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.2909
Kemacetan lalu lintas saat ini merupakan problem utama yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia termasuk di Kota Tomohon. Penyebab utama terjadinya kemacetan lalu lintas adalah karena tidak seimbangnya demand dan supply yaitu pertumbuhan jumlah kendaraan dengan kapasitas prasarana transportasi (jaringan jalan dan jaringan angkutan umum) yang ada. Penggunaan big data dan data mining untuk menangani kemacetan dan bermuara pada pemanfaatan Business Intelligence untuk mengolah data-data yang terkait dengan transportasi, kendaraan yang ada dan kategorinya, data ruas jalan, sampai pada pergerakan penduduk dan rutinitasnya setiap hari yang dihubungkan dengan data traffic di Kota Tomohon. Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan metode action research yang terbagi atas 4 tahapan yaitu Diagnosa (Diagnosing), rencana tindakan (action planning), melakukan tindakan (action taking), dan evaluasi (evaluating). Hasil akhir dari penelitian ini adalah dikembangkan business intelligence yang bisa menjadi pendukung pengambilan keputusan untuk mengurangi kemacetan di Kota Tomohon.
Peningkatan Pelayanan Penjualan Bagi Konsumen Dengan Aplikasi Berbasis Mobile
Iman Yanuar;
Umar Zaky;
Muhammad Zakariyah
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.2935
Ayam Goreng Kalasan dan Bebek Laos Ny.Jun merupakan restoran yang menjual berbagai menu makanan paket ayam goreng kalasan, bebek goreng dan tersedia juga menu makanan frozen yang sudah siap masak. Dalam proses pemesanan admin pernah mengalami kendala saat melakukan transaksi melalui aplikasi WhatsApp, kendala yang terjadi karena pelanggan melakukan pemesanan dengan jumlah besar namun pelanggan tidak melakukan pembayaran terlebih dahulu dengan alasan akan dibayar ditempat ketika pesanan sudah dikirim, hal tersebut untungnya masih dapat di atasi oleh pemilik restoran sehingga tidak memproses transaksi tersebut karena hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian bagi restoran. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dalam proses pemesanan makanan melalui pembuatan Sistem Pemesanan Berbasis Web dan Mobile Application, dengan adanya sistem ini diharapkan dapat menangani kekurangan sistem yang berjalan sebelumnya dan memberikan kemudahan bagi pemilik usaha dan pelanggan dalam melakukan pemesanan. Dalam implementasinya sistem ini menggunakan teknologi android dan website untuk sisi pelanggan dan untuk sisi admin dan karyawan hanya website, pembuatan aplikasi ini menggunakan teknologi React Native untuk bagian Android, Laravel untuk bagian website nya, dan untuk databasenya menggunakan database MySQL. Untuk menguji kesesuaian sistem, maka dilakukan pengujian menggunakan metode black box sebanyak 104 skenario untuk menguji fungsionalistasnya dan hasilnya sistem ini memiliki kemampuan menjalankan fungsinya sebesar 91,3 %, hal ini menunjukan sistem ini dapat menjalankan fungsi sesuai dengan proses bisnis di restoran Ayam Goreng Kalasan dan Bebek Laos Ny jun
Metode Design Thinking Untuk Perancangan UI/UX Pada Aplikasi Konsultasi Karir
Adam Aji;
Nararya Budiyono;
Suhirman Suhirman;
Devi Ratnasari;
Rr. Hajar Sejati
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.2997
Aplikasi Konsultasi Karier merupakan media dan instrumentasi berupa aplikasi berbasis Android yang dapat dijadikan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi dan menjembatani kebutuhan individu dalam memahami minat maupun potensi karirnya. Selama berinteraksi dengan aplikasi konsultasi karir, pengguna menemukan beberapa permasalahan seperti aplikasi kurang informatif, kurang atraktif serta proses deteksi minat dan karir yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan membuat ulang desain (re-design) tampilan aplikasi KonsultasiKarir agar semakin menarik, informatif dan lebih mudah digunakan. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah metode design thinking untuk optimasi tampilan UI dan UX dengan beberapa tahapan diantaranya, Empathizes, Define, Ideate, Prototype dan Test. Desain baru aplikasi yang telah dibuat mendapatkan rata-rata skor akhir 90.1 poin pada tahap pengujian kepada responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perancangan ulang tampilan aplikasi KonsultasiKarir mampu memberikan usulan opsi solusi terkait desain yang menarik, dapat diterapkan dan mudah dipahami oleh pengguna.
Pembelajaran TLJ Menggunakan PjBL dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI TKJ
Wuri Setyowardani;
Siti Rochmiyati
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3005
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pelajaran Teknologi Layanan Jaringan dengan menggunakan model Project Base Learning. Project Base Learning merupakan model yang sangat menarik dan mulai banyak diterapkan beberapa tahun terakhir ini karena menekankan pada efektivitas pembelajaran. Melalui Project Base Learning pembelajaran berlangsung dengan mencari solusi atas permasalahan keseharian yang ditemui. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian terdiri dari 35 siswa kelas XI TKJ A. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dokumentasi penilaian hasil belajar dan observasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan model Project Base Learning efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pelajaran Teknologi Layanan Jaringan. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase ketuntasan siswa secara praktikal dari pra siklus yang hanya sebesar 65,71% meningkat menjadi 77,14% pada siklus I, meningkat menjadi 85,71% pada siklus ke II, dan terus meningkat pada siklus ke III mencapai 88,57%. Sedangkan presentase hasil pengamatan keaktifan siswa pada siklus I mencapai 75%, meningkat menjadi 83% pada siklus II, dan terus meningkat pada siklus ke III mencapai 88%.
Perbandingan Metode Klasifikasi Naive Bayes Dan K-Nearest Neighbor Dalam Memprediksi Prestasi Siswa
Asih Winantu;
Chusnul Khatimah
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3006
Student achievement is one of the most important aspects in the field of education, so it is necessary to take action to improve the quality of education in dealing with students who have less achievement so that teachers can identify students who need more guidance. This study aims to predict student achievement by processing students' report cards using the Naïve Bayes classification and k-Nearest Neighbor data mining method approach, and utilizing orange software as a testing tool. The data used is data on grade 1 student scores for the 2019 to 2022 academic year totaling 143 data. The evaluation results using test and score yield CA (Classification Accuracy) values for the Naïve Bayes algorithm 0.909 and the k-NN algorithm 0.848, the F1 value for the Naïve Bayes algorithm 0.858 and the k-NN algorithm 0.820, the Precision value for the Naïve Bayes algorithm 0.862 and the k-NN algorithm 0.821 the Recall value of the Naïve Bayes algorithm is 0.857 and the k-NN algorithm is 0.820. The Naïve Bayes AUC value is 0.909 and the k-NN value is 0.848. Therefore, for the case study, the ROC analysis model that has the best accuracy value is Naïve Bayes because the curve is closest to the coordinate point of 0.1. Based on the analysis of each of these values, the amount of False Negative and False Positive data is close to (Symmetric) and the accuracy value is very high, so accuracy can be used as a reference for algorithm performance. With this research, it is hoped that it will make it easier to determine student potential and can help improve the learning system for students who have difficulty in achieving achievement.
Sistem Pakar Dengan Metode Forward Chaining Untuk Diagnosis Penyakit dan Hama Tanaman Tebu
Andre Rahmat Kurniawan;
Gunadi Dwi Nurcahyo;
Yuhandri
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3029
Pada saat ini perkembangan teknologi komputer sudah sangat pesat, tidak hanya pada bidang informasi, industri, pendidikan, tetapi pada bidang pertanian. Kecanggihan teknologi juga dimanfaatkan oleh para petani tebu untuk mendapatkan informasi mengenai tanaman tebu. Tanaman tebu termasuk dalam komoditas tanaman perkebunan yang ada di Indonesia. Namun, dalam pembudidayaan tebu tidak luput dari berbagai permasalahan yang berhubungan dengan penyakit dan hama yang kemungkinan akan menyerang tanaman tebu. Oleh sebab itu penulis merancang pembuatan Sistem Pakar diagnosa penyakit dan hama tanaman tebu menggunakan metode Forward Chaining berbasis web. Sistem ini akan menganalisa berdasarkan data gejala-gejala yang ada yang di masukan oleh user sehingga di dapatkan suatu hasil identifikasi penyakit dan hama pada tanaman tebu berupa nama penyakit tingkat akurasi dan cara penangannya. Tahapan analisa hasil dilakukan pengujian dengan menggunakan sampel data yang diperoleh dari petani tebu di desa lawang dengan melibatkan lansung 10 tanaman tebu. Proses analisa hasil ini didampingi ketua kelompok tani di kecamatan Matur yaitu Muhammad Abrar, M.Pd. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Pakar dengan metode Forward Chaining mampu mendeteksi penyakit dan hama pada tebu dengan tingkat akurasi sebesar 86,5% jika dirata-ratakan. Hal ini pun membuktikan bahwa metode Forward Chaining masih dapat mengidentifikasi penyakit dan hama pada tebu dengan baik
Klasifikasi Kesiapan Anak Taman Kanak-Kanak Masuk Sekolah Dasar Menggunakan Metode Naive Bayes
Yuli Praptomo Pamungkas Hari Sungkowo;
Deni Ambarwati
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3037
In accordance with government regulations that prospective new students in grade 1 (one) elementary school must meet the age requirements of 7 (seven) years; or at least 6 (six) years on July 1 of the current year. In addition to the age factor, there are other aspects that affect the readiness of kindergarten children to enter elementary school, namely cognitive, gross motor, fine motor, language, and social emotional aspects. However, many students enter elementary school although there are still some aspects that cannot be fulfilled. Therefore, a classification is needed to find out whether these students have readiness to enter the elementary school level or not. The classification of children's readiness to enter elementary school in this study uses the nave Bayes method, with attributes used include age, ability to read, write, count, and independence. The results of this study are to determine the readiness of students to enter elementary school so that later students and teachers will not be overwhelmed in participating in teaching and learning activities. Based on the test results, obtained an accuracy value of 94.23%. From the test results, it can be concluded that the Naïve Bayes method can be used to classify students' readiness to enter elementary school.
Analisa Data Pencatatan Aktivitas Olahraga pada Wearable Device
Eko Sulistyo;
Rafie Djajasoepena
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3049
Perangkat dengan sensor memudahkan kehidupan manusia dalam merekam data digital. Perangkat yang dikenakan banyak ditemukan di pasar daring-luring Indonesia dengan sejumlah merek, tipe dan harga yang terjangkau. Manfaat dari wearable device ini demikian luas meskipun telah spesifik terkait dengan olahraga dan kesehatan, hingga perlu diketahui seberapa optimal perangkat ini berkontribusi pada pengguna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manfaat yang didapatkan dari penggunaan wearable device beserta hal-hal yang melingkupinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer dan pengukuran deskriptif. Responden yang berdomisili di Jabodetabek dan lainnya ini gemar berolahraga dengan sebaran intensitas terbanyak mulai sekali hingga tiga kali dalam sepekan. Didapati mayoritas (48,41%) responden gemar berolahraga di indoor dan outdoor. Selanjutnya mayoritas responden (59,15%) tidak merekam hasil olahraga pada perangkat yang dikenakan tersebut. Sebanyak 96,5% responden sangat setuju dan setuju bahwa wearable device memberi manfaat, demikian juga 82.8% responden juga sangat setuju dan setuju bahwa perangkat yang dikenakan ini berdampak pada gaya hidup sehat.
Analisis Perbandingan Metode SAW, WP, dan TOPSIS Untuk Optimasi Sistem Pendukung Keputusan Proses Seleksi Beasiswa Lazizmu
Ike Yunia Pasa;
Nur Wachid Adi Prasetya;
Ratih Hafsarah Maharrani
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3147
Sistem pendukung keputusan seleksi beasiswa yang berjalan saat ini di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP)menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW). Berdasarkan pengujian sistem, tingkat akurasi sistem sebesar 80%. Hasil ini dirasa kurang efisien, sehingga perlu ditingkatkan, agar hasil keputusan pemilihan seleksi beasiswa Lazizmu lebih optimal. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan beberapa metode, antara lain Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), dan Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), untuk menentukan metode yang paling relevan dari tiga metode tersebut, melalui pengujian sensitivitas. Hasil pengujian sensitivitas terhadap 3 metode tersebut menunjukkan nilai sensitivitas dari metode SAW adalah -0,009 %, metode WP adalah 0,003 %, dan metode TOPSIS adalah 0,085 %. Sehingga, metode TOPSIS merupakan metode yang paling optimal untuk diterapkan pada sistem pendukung keputusan seleksi beasiswa Lazizmu di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), karena tingkat sensitivitasnya yang lebih tinggi dari metode lainnya.
Pengembangan Video Profil Sebagai Media Promosi Pada Pondok Pesantren
Wahyu Miftakhul Huda;
Murhadi Murhadi;
Wahju Tjahjo Saputro
INTEK : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/intek.v6i1.3153
This study focuses on the development of profile videos. Where the research location of the education field had several attempts at promotion that had been applied by the society, including the creation of brochures, banners, and pamphlets. But some of the efforts made are still less effective. This is because promotion efforts already undertaken have a broader range and are easily accessible to the public.The issues of this study are solved using a voice-corrections application, adobe lightroom desktop for photo editing, shotcut software for video editing, and Windows 7 ultimate operating system. Hardware with a tripod, a DSLR camera, a handy camp, and a laptop. Primary data: the boarding house promotion at the Muhammadiyah junior high school village of Jono neighborhood graft district Purworejo.The results of the study were measured in terms of three aspects: social attraction, visualization of profile video content, and profiling media benefits. Public interest aspect assessments were achieved 78% of the 35 respondents. The visualizing aspect of the video profile of 76% of the 35 respondents. The visualizing aspect of the video profile of 76% of the 35 respondents. Of the 14 percent more than the average.