cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edupedia@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
EDUPEDIA
ISSN : 26141434     EISSN : 26144409     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mahasiswa dengan ruang lingkup pendidikan dan pengajaran ISSN Cetak 2614-1434 ISSN Online 2614-4409
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025): October" : 13 Documents clear
EKSPLORASI PERAN EXECUTIVE FUNCTION SISWA KELAS V SDN TUNGGUL WULUNG 2 DALAM PENYUSUNAN HIERARKI INFORMASI UNTUK MENENTUKAN IDE POKOK TEKS NARASI Asrillah Sugiarno, Bunga; Al-Muthia’ah, Hasya Mawaddatina; Ayu Sandra, Melina; Adi Prasetyo, Mochamad Rian; Adila Putri, Rani; Suwandayani, Beti Istanti
EDUPEDIA Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v9i2.3549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran krusial executive function meliputi working memory, inhibitory control, dan cognitive flexibility dalam kemampuan siswa kelas V menyusun hierarki informasi untuk menentukan ide pokok teks narasi di SDN Tunggulwulung 2. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan sumber data meliputi guru, siswa kelas V, dan dokumen seperti catatan lapangan dan hasil wawancara mendalam. Teknik pengumpulan data mencakup observasi untuk mengamati langsung executive function, serta wawancara umum dan mendalam untuk menggali strategi kognitif, yang kemudian ditriangulasi dengan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) melalui tahapan kondensasi, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa executive function merupakan faktor esensial: working memory yang kuat membantu pengorganisasian runtut, inhibitory control yang memadai mencegah jawaban terburu-buru, dan cognitive flexibility mendukung revisi efektif. Observasi kegiatan pembelajaran (menyimak video dan membaca ringkasan) dan hasil LKPD menunjukkan adanya variasi signifikan dalam executive function; misalnya, 70% siswa berhasil menentukan ide pokok dengan tepat, namun sebagian besar masih kesulitan dalam menyusun hierarki informasi yang detail. Wawancara mendalam menegaskan bahwa mayoritas siswa cenderung memiliki pendekatan yang terstruktur dan reflektif, menggunakan strategi seperti membaca ulang dan penandaan visual. Meskipun demikian, hambatan masih dialami, terutama isu pada working memory (lupa informasi awal) dan kontrol atensi (gangguan). Kesimpulannya, kualitas hierarki informasi siswa terdampak langsung oleh kekuatan komponen EF mereka, yang menekankan perlunya intervensi pendidikan untuk mempromosikan perhatian, regulasi diri, dan berpikir fleksibel demi mengoptimalkan capaian literasi.
TRANSFORMASI PENDIDIK DAN POLA BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GAMIFIKASI: IMPLEMENTASI WAYGROUND SEBAGAI PLATFORM MOBILE LEARNING INTERAKTIF Ayuningtyas Palup, Risqi Ekanti; Cahyono, Dwi
EDUPEDIA Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v9i2.3558

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana Wayground sebagai platform gamified mobile learning dimanfaatkan dalam pembelajaran bahasa Inggris oleh mahasiswa tahun pertama Politeknik Akbara, dengan fokus pada peran dosen, bentuk penugasan, dan pola pemanfaatan oleh mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori gamifikasi serta mobile learning untuk menganalisis integrasi pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten dalam praktik pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen berperan sebagai perancang pembelajaran (learning designer) yang tidak hanya mentransformasi soal ke format digital, tetapi juga mengorkestrasi alur tugas, memberikan umpan balik, serta memanfaatkan data hasil Wayground untuk diagnosis kesulitan dan diferensiasi pembelajaran. Mahasiswa memanfaatkan Wayground dalam berbagai jenis penugasan, meliputi asesmen formatif cepat, tugas rumah mandiri, tugas remedial dan pengayaan, serta aktivitas kolaboratif seperti penyusunan kuis oleh kelompok. Didukung dengan penelitian terdahulu yang memperlihatkan pola pemanfaatan yang ditandai oleh peningkatan keterlibatan, motivasi, dan regulasi diri, baik dalam mode sinkron di kelas maupun asinkron di luar kelas, serta munculnya interaksi sosial dan kolaborasi informal antarmahasiswa melalui diskusi strategi dan berbagi kuis. Secara teoretis, penelitian ini menguatkan teori gamifikasi dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris berbasis mobile learning, serta menunjukkan bahwa efektivitas Wayground sangat ditentukan oleh kualitas desain instruksional dan peran aktif dosen dalam mengelola pengalaman belajar digital mahasiswa. Kata Kunci: Wayground, gamified mobile learning.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA INGGRIS SISWA MELALUI STRATEGI REPETISI DENGAN CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Aini, Rahma; Harmanto, Bambang; Nimasari, Elok Putri; Ariyanti, Ariyanti
EDUPEDIA Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v9i2.3574

Abstract

This study aimed to explore how repetition strategies supported by Canva as teaching media could improve students’ English reading skills, particularly their ability to read aloud. The research applied a qualitative approach using the Interpretative Phenomenological Self-Study (IPSS) method combined with the Classroom Action Research (CAR) model proposed by Kemmis and McTaggart. It was conducted in two action cycles with 23 eighth-grade students of SMP Negeri 3 Pulung. Data were collected through observation sheets, affective questionnaires, assessments, and teacher diaries. The focus was on three learning domains: cognitive (reading comprehension), affective (motivation and interest), and psychomotor (reading aloud performance). In Cycle I, the results had not met the expected criteria: cognitive 50%, psychomotor 56.8%, and affective 76.6%. After revising the learning strategy and optimizing Canva media, Cycle II showed significant improvements: cognitive 94%, psychomotor 80.7%, and affective 87.7%. All students successfully exceeded the Minimum Mastery Criteria (MMC). The findings indicated that the integration of repetition strategies with Canva media was effective in improving students’ English reading skills in cognitive, affective, and psychomotor aspects. Moreover, the IPSS approach enabled the researcher to reflect deeply on the teaching experience and adapt the instruction based on students' learning responses.

Page 2 of 2 | Total Record : 13