cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2013)" : 9 Documents clear
Peningkatan Kualitas Post Thawing Spermatozoa Epididimis Sapi Dengan Suplementasi Catechin Sebagai Antioksidan Pada Pengencer Semen (Improvement Of Post Thawing Cow Epididymal Spermatozoa Quality By Catechine Supplementation As Antioxidant On Cement Dilut Agung B. b
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5103

Abstract

Kualitas spermatozoa post thawing menjadi faktor penting keberhasilan proses fertilisasi pada Inseminasi Buatan pada sapi. Keberhasilan fertlisasi akan berpengaruh kepada pregnancy rate. Salah satu kematian sel yang diakibatkan oleh Reaction Oxygen Species (ROS) diduga dapat merangsang kejadian apoptosis eksogenik yang akan mengurangi kualitas spermatozoa sehingga diperlukan satu zat yang dapat menekan ROS  sebagai  antioksidan. Catechin dikenal  sebagai  antioksidan  pada sel  yang mampu  mengurangi kematian akibat ROS, sehingga diharapkan dapat  bekerja pada proses pembekuan maupun thawing spermatozoa yang kemungkinan mengakibatkan kematian sel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiefek penambahan catechin dari ekstrak teh hijau dengan konsentrasi 0,05%, 0,1% dan 0,15%   pada pengencer Tris-kuning telur untuk meningkatkan kualitas spermatozoa epididimis sapi yang dikoleksi secara in vitro. Metode koleksi spermatozoa dilakukan dengan mencacah epididimis sapi pada Nacl fisiologis ditambah antibiotik. Pengencer Tris-Kuning telur dengan konsentrasi catechin yang berbeda ditambahkan ke dalam spermatozoa. Evaluasi motilitas dan prosentase hidup dilakukan secara mikroskopik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motilitas dan prosentase hidup pada pengencer catechin 0,05% , 0,1% dan 0,15% secara berturut-turut (7,5%; 27,25% ), (12,5%; 31,75% ) dan (20%;41%) mempunyai angka yang lebih tinggi disbanding kontrol (5%; 26,5%) pada semua konsentrasi. Kesimpulan penelitian adalah penambahan catechin dari ekstrak teh hijau dengan konsentrasi 0,05%,0,1% dan 0,15% pada pengencer Tris-kuning telur, mampu meningkatkan motilitas dan prosentase hidup spermatozoa epididimis sapi post thawing.Kata Kunci : spermatozoa, epididimis sapi, antioksidan, catechin, post thawing
Analisis Jumlah Bakteri dan Identifikasi Bakteri pada Pupuk Cair dari Feses Domba dengan Penambahan Saccharomyces cerevisiae (Analysis of Total Bacteria and Identification of Bacteria in Liquid Fertilizer with the Addition of Sheep Feces Saccharomyces cer Yuli Astuti Hidayati
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5111

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui jumlah bakteri dan identifikasi bakteri yangterkandung pada pupuk cair dari feses domba dengan penambahan Saccharomyces cerevisiae. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif. Peubah yang diamati adalah jumlah bakteri awal pada feses domba dan jumlah bakteri serta identifikasi bakteri pada pupuk cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah bakteri awal pada feses domba sebesar 26 x 1012 cfu/g dan jumlah bakteri pada pupuk cair dari feses domba dengan penambahan Saccharomyces cerevisiae sebesar 33 x 107  cfu/g. Bakteri yang berhasil diidentifikasi Enterobacter sp., Bacillus sp., Escherichia coli.Kata kunci : feses domba, bakteri, pupuk cair, Saccharomyces cerevisiae
Pengaruh Ekstrak Biji Mangga (Mangifera indica) Sebagai Antioksidan Terhadap Cita Rasa Dan Daya Simpan Bakso (The Effect of Mango Seed Extracts (Mangifera indica) as Antioxidant on The Flavor and Shelf Life of Meat Balls) Salam N. Aritonang
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak biji mangga terhadap cita rasa dan daya simpan bakso. Penelitian ini menggunakan 2500 g daging sapi bagian paha (otot Biceps femoris) dan  ekstrak  biji  mangga (Mangifera indica)  varieta  s  mangga Arumanis    Metoda  penelitian  yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut adalah penambahan ekstrak biji mangga sebanyak 0% (A), 0,1% (B), 0,2% (C), 0,3% (D) dan 0,4% (E). Peubah yang diamati adalah cita rasa, bilangan TBA dan daya simpan bakso. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak biji mangga dalam pembuatan bakso sangat nyata (P <0,01) menurunkan nilai TBA dan meningkatkan daya simpan bakso, tetapi tidak mempengaruhi cita rasa.Penambahan ekstrak biji mangga sebanyak 0,4 %  adalah  yang terbaik dalam memperpanjang daya simpan bakso daging yaitu sampai 23,25 jam.Kata kunci : biji mangga, antioksidan, cita rasa, daya simpan, bakso
Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Broiler Di Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin (Feasibility Analysis of Broiler Chicken Farming at Tapin Utara Subdistrict, Tapin District) Achmad Jaelani
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5101

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  menentukan  besarnya  biaya,  penerimaan,  pendapatan  dan kelayakan usaha peternakan  ayam broiler di Kecamatan Tapin Utara. Data didapatkan dari wawancara dengan10 orang peternak ayam broiler responden di kecamatan Tapin Utara, kabupaten Tapin. Data dianalisis dengan menggunakan analisis  biaya  dan R/C ratio.  Hasilnya  menunjukan bahwa  penerimaan total rata-rata adalah sebesar Rp. 56.833.250, total biaya tetap  rata-rata adalah sebesar Rp. 3.235.706, sedangkan total biaya variabelrata-rata adalah sebesar  Rp. 44.208.250. Pendapatan rata-rata adalah sebesar Rp. 9.389.294. Usaha ternak ayam broiler di Kecamatan Tapin Utara telah memenuhi standar kelayakan usaha, dengan analisa R/C usaha peternak yang dijadikan Responden seluruhnya > 1 (rata-rata 1,20).Kata kunci : biaya, efisiensi, peternakan ayam broiler
Pemanfaatan Feses Sapi Perah Menjadi Pupuk Cair dengan Penambahan Saccharomyces cerevisiae (Dairy Cattle Feces Use To Be With The Addition Of Liquid Fertilizer Saccharomyces cerevisiae) Tb. Benito A.k
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui manfaat feses sapi perah menjadi pupuk cairdengan penambahan Saccharomyces cerevisiae ditinjau dari kualitas pupuk cair yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di laboratorium dengan menggunakan Rancangan  Acak  Lengkap dengan  3 perlakuan  dan  6 kali  ulangan,  yaitu  P1=  penambahan  0,2% dosis Saccharomyces cerevisiae, P2 = penambahan 0,4% dosis Saccharomyces cerevisiae  dan P3 = penambahan0,6% dosis Saccharomyces cerevisiae. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan, data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan uji Duncan. Peubah yang diamati kandungan N, P2O5, K2O pada pupuk cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dosis Saccharomyces cerevisiae berpengaruh nyata terhadap kualitas pupuk cair, (P2) menghasilkan kualitas pupuk cair tertinggi (N = 0.38%; P2O5 = 0,08% dan K2O =1,05%)Kata kunci : feses sapi perah,  pupuk cair, Saccharomyces cerevisiae, N, P, K
Penggunaan Pakan Fungsional terhadap Performan Produksi dan Kualitas Telur Ayam Arab (The Use Of Functional Feed toward the Performance of Production and Quality For Arabic Chicken’s Eggs) Yadi Mulyadi
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5104

Abstract

AbstrakTujuan penelitian pakan fungsional yang mengandung probiotik Lactobacillus dan minyak ikan lemuru (Sardinela longiceps) sebagai sumber omega-3 dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan dan level pakan fungsional terhadap performan produksi dan kualitas telur ayam arab.   Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan R0 (0%), R1  (5%), R2  (10%), R3  (15 %) dan R4  (20 %).  Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pakan fungsional yang mengandung probiotik Lactobacillus dan minyak ikan lemuru   sebagai sumber omega-3 dalam pakan ayam arab berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kualitas telur secara kimiawi; akan tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap performan produksi dan kualitas telur secara fisik.  Penggunaan pakan fungsional sampai level 20 persen menghasilkan performan produksi dan kualitas telur ayam arab secara fisik   yang relatif sama dan penggunaan pakan fungsional memberi peningkatan kualitas telur ayam arab secara kimiawi yaitu protein kuning telur sebesar 16,08 persen dan menurunkan lemak kuning telur sebesar 26,99 persen.Kata kunci :  pakan fungsional, performan produksi, kualitas telur, ayam Arab
Persepsi Masyarakat terhadap Limbah Usaha Peternakan Sapi Potong (Public Perception toward Beef Cattle Farming Waste) V.s Lestari
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5102

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap limbah usaha peternakan sapi potong (Studi kasus di UD. Rahma, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan). Penelitian ini  dilakukan  selama 4  bulan  mulai  bulan  Januari  sampai  dengan  April  2013.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jumlah sampel sebanyak 39 orang yang tinggal dekat dengan peternakan sapi potong UD. Rahma. Data diperoleh melalui survey dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data diolah secara deskriptif  menggunakan tabel distribusi frekuensi dan garis kontinum berdasarkan skoring yang diperoleh dari setiap pertanyaan. Variabel limbah terdiri daridua indikator pengukuran yaitu bau dan kebersihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap limbah usaha peternakan sapi potong UD. Rahma berada pada kategori tidak terganggu.Kata kunci: limbah ternak, persepsi, peternakan, sapi potong
Analisis Biaya Transaksi Peternak Sapi Perah : Studi Kasus pada Anggota Koperasi di Kabupaten Kuningan Jawa Barat (Analysis of Dairy Farmer’s Transactions Costs: A Case Study of Cooperative Member in Kuningan, West Java) Cahyono -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5109

Abstract

Dairy farmers are groups of people who face problems of low levels of well-being. General school ofthought (mainstream) views the problem of poverty is caused by low productivity factor. The use of productivity approach in solving the poverty problem of dairy farmers needs to be supplemented by another approaches in terms of non-productivity factors. This non-productivity approach which is rarel yused  is  transaction cost  approach. Starting from this,  the study is  carried  out  by  transactions cost approach. This study specifically aims to analyze the structure of the cost transaction and the factors leading to the emergence of transaction costs encountered by dairy farmers members of cooperative in Kuningan  West  Java.  Methods  to  determine  the  structure of  the  transaction cost  is  performed  by analyzing farming and the factors that affect dairy farmers transaction costs were analyzed using multiple regression analysis. Analysis of the cost transaction structure showed that the dairy farmer transaction costs consist of contract cost (3.06%), welfare cost (1.51%),   maintenance of livestock resources cost (56.52%), as well as milk delivery and feed or inputs search costs (38.90%). Transaction costs to revenue ratio for credit dairy farmers is 0.0279  and the ratio for independent dairy farmers is 0.0218. Meanwhile, the ratio of transaction costs to  the total  cost  for  credit dairy farmers is 0.0160 and the ratio for independent dairy farmers is 0.0146. Afterwards, based on the results of multiple regression analysis of determinants of transaction costs, independent variable of revenue and education have significant effect on the amount of transaction costs.Key words: transaction costs, dairy farmers, member of cooperative.
Kualitas Mikrobiologi Kolostrum Sapi Perah FH pada Waktu Pemerahan yang Berbeda di Peternakan Rakyat (Quality Of Microbiology From Bovine Colostrum PFH On Different Time in Milking at Dairy Farm) Khusnul Khotimah
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5108

Abstract

Kolostrum Sapi Perah merupakan cairan kuning yang dikeluarkan oleh sapi induk laktasi setelah melahirkan selama sekitar24 sampai dengan 168   jam. Kolostrum sapi perah (bovine colostrum) mengandung zat-zat aktif untuk imunitas seperti immonoglobulin dan zat antimikrobial seperti laktoferin, lactoperoksida dan lisozim, serta vitamin dan mineral, sedikit mengandung lemak, serta mikroba.  Kualitas mikrobiologi kolostrum ataupun air susu sapi dapat ditentukan dengan jumlah total  mikroba  dengan  istilah  TPC  (Total  Plate  Count)  dengan  satuan  CFU/ml.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui kualitas mikrobiologi kolostrum sapi PFH pada peternakan rakyat pada waktu pemerahan yang berbeda. Materi yang digunakan adalah   8 ekor sapi perah   PFH milik peternak anggota   KUBE PSP Maju Mapan yang dideteksi akan melahirkan dan diambil sampel mulai 24 jam awal melahirkan sampai dengan 7 hari setelah melahirkan. Variabel yang diukur adalah nilai TPC setiap waktu pemerahan mulai hari 1- 7. Metode yang digunakan adalah   survey dan analisa laboratorium dari setiap sampel kolostrum yang ditampung setiap hari sampai dengan 7 hari. Analisa data  dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa waktu pemerahan berpengaruh terhadap kualitas mikrobiologi kolostrum sapi perah PFH di peternakan rakyat, TPC  kolostrum terendah terdapat pada awal pemerahan atau hari pertama setelah melahirkan. Pada pemerahan hari ke 4 –ke -7 terkadang terjadi jumlah fuktuasi TPC dari kolosrum, sedangkan untuk waktu pemerahan ke-1 - 3 terjadi peningkatan jumlah TPC. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kualitas mikrobilogi kolostrum sapi perah PFH di peternakan Rakyat pada sapi peternak anggota KUBE PSP Maju Mapan dengan indicator nilai TPC, menunjukkan peningkatan dengan bertambahnya hari pemerahan sampai dengan hari ke-3 dan pada hari ke -4 - 7 jumlah TPC kolostrum fluktuatif (naik dan turun), pada hari ke 7 setelah pemerahan jumlah  rerata TPC kolostrum menunjukkan nilai yang tertinggi dibanding hari yang lain.Kata kunci : bovine colostrums, Total Plate Count, waktu pemerahan, PFH, peternakan sapi perah

Page 1 of 1 | Total Record : 9