cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2017): September 2017" : 7 Documents clear
Problematika Keterampilan Menyimak Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia yulianah Prihatin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.757

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan pemerolehan yang natural sebelum menguasai berbi- cara dan keterampilan berbahasa yang lainnya. Menyimak merupakan keterampilan per- tama yang diperoleh dan dikuasai manusia serta penentu dalam pengembangan bahasa pertama seseorang. Dalam kenyataanya, keterampilan menyimak masih memeroleh dan menghadapi hambatan dalam pengajarannya di sekolah maupun dalam praktiknya sebagai media komunikasi di lingkungan sosial. Problematika keterampilan menyimak yang sering terjadi diantaranya permasalahan tes kompetensi menyimak, permasalahan gagap  teknologi dan ketersediaan media yang dialami guru, permasalahan proses pembelajaran yang konvensional, dan permasalahan penugasan otentik. Semua permasalahan pembela- jaran keterampilan menyimak di sekolah dan rendahnya kemampuan menyimak dalam proses komunikasi dapat diatasi dengan beberapa solusi. Solusi-solusi tersebut membu- tuhkan kerjasama dan kreativitas guru, siswa, pemerintah dan semua pihak untuk men- jalankannya.
Fungsi dan Peran Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Rubrik Deteksi Harian Jawa Pos Diana Mayasari Mayasari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.751

Abstract

Rubrik Deteksi harian Jawa Pos merupakan salah satu rubrik yang berisikan hal-hal kekikinian terkait generasi muda, sehingga kalimat yang digunakan merupakan bahasa yang unik untuk diteliti. Pengetahuan struktur kalimat merupakan tahap awal memahami sebuah kalimat sebelum memahami wacana sebagai bentuk yang lebih tinggi daripada kalimat. Fungsi dan peran sintaktis adalah salah satu konsep dasar yang wajib dikuasai oleh guru, dosen, peneliti dan pemerhati Ba- hasa Indonesia untuk memudahkan pemahaman struktur kalimat. Penelitian ini terdiri dari dua permasalahan, yakni (1) mengenai fungsi, dan peran sintaktis pada kalimat deklaratif rubrik Deteksi harian Jawa Pos, (2) mengenai fungsi dan peran sintaktis pada kalimat interogatif rubrik Deteksi harian Jawa Pos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai jenis fungsi dan peran sintaktis kalimat deklaratif dan kalimat interogatif rubrik Deteksi harian Jawa Pos. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskripstif kualitatif.  Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan peneliti sebagai instrumen utama dan teknik dokumentasi dan analisis data menggunakan teknik analisis induktif. Simpulan yang ditemukan peneliti dalam penelitian ini berupa konsep analisis struktur kalimat deklaratif dan kalimat interogatif dengan menggunakan fungsi dan peran sintaktis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat merubah paradigma para generasi muda khususnya bagi siswa dan mahasiswa bahwa menulis kalimat dengan baik dan benar bukan hal sulit melainkan merupakan aktifitas yang mudah dan menyenangkan.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Tuna Grahita Kelas IV Melalui Peraga Kartu Huruf di SLB Tunas Harapan II Peterongan Jombang abdul jamil
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.758

Abstract

Alat peraga disebut juga AVA (Audio Visual Aids), yaitu 1) Audio segalasesuatu yang didengar. 2) Visual, sesgalasesuatu yang dilihat. 3) Aids, alat pembantu. Jadi alat peraga adalah segala macam alat pelajaran yang dapat dipakai sebagai pembantu untuk menyampaikan suatu pelajaran. Pengertian alat peraga dikemukakan oleh Mechati (1990) yang menyatakan bahwa alat peraga itu adalah alat pelajaran secara penginderaan yang tampak dan dapat diamati. Jadi alat peraga merupakan perantara atau saluran komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada Peserta Didik sebagai penerima pesan. Membaca adalah mengubah bahasa tulisan menjadi bahasa lisan. Adapun membaca ada beberapa macam antara lain membaca dalam hati, membaca lancar, membaca dengan teknik SO3R, membaca dengan pemahaman, membaca dengan telaah bahasa dan sebagainya. Semua itu untuk membaca lanjut, sedangkan untuk Peserta Didik Tunagrahita Kelas IV SLB membaca yang dimaksud adalah menggunakan membaca permulan yaitu membaca nyaring. Hakekat membaca, yaitu: (1) membaca merupakansuatu proses yang kompleks dan rumit; dan (2) tidak dilakukan secara konstan artinya membaca itu kecepatannya disesuaikan dengan keperluan maupun bahasa bacaannya. Pada penelitian ini, penulis berusaha untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan alat peraga kartu huruf dengan yang tidak menggunakan kartu huruf pada Peserta Didik Tunagrahita kelas IV SLB Tunas Harapan II Peterongan Jombang” dengan menggunakan desain penelitian eksperimental dengan instrumen tes pada objek penelitian siswa kelas IV Tuna grahita SLB Tunas Harapan II Peterongan Jombang. Hasil dari t-test menunjukkan ini berarti dengan menggunakan alat peraga kartu huruf hasil membaca permulaan lebih baik daripada yang tidak menggunakan alat peraga. diperoleh t hitung sebesar 4,507 sedang t tabel diperoleh sebesar 2,018. Dengan demikian hipotesis alerternatif (Ha) yang berbunyi “ada perbedaan membaca permulaan dengan menggunakan alat peraga kartu huruf dan yang tidak menggunakan kartu huruf pada peserta didik Tunagrahita kelas IV SLB Tunas Harapan II Peterongan. Hal ini berarti dengan menggunakan alat peraga kartu huruf hasil membaca permulaan lebih baik daripada yang tidak menggunakan alat peraga.Kata Kunci: Transfer Belajar, Membaca Permulaan, Alat Peraga Kartu Huruf
Lakon Besutan dalam Naskah Gaman dan Kumlebate Gendhera Karya Fathurrohman (Sebuah Kajian Semiotik) Arisyntiya Hidayah Hidayah; Mukminin Mukminin Mukminin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.752

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan ikon, indeks, dan simbol serta bisa mendeskripsikan ikon, indeks dan simbol dalam naskah lakon Besutan. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah tentang sastra, yakni mengenai semiotika yang mempelajari ilmu tanda. Metode yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kuali- tatif artinya dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menggambarkan se- cara sistematis mengenai arti dari tanda-tanda. Sumber data penelitian ini adalah berupa naskah lakon Besutan Gaman dan Kumlebate Gendhera. Data dalam penelitian ini yaitu dialog, narasi, maupun tembang yang ada dalam naskah Gaman dan Kumlebate Gend- hera. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa naskah lakon Besutan mengandung ikon, indeks dan juga simbol yang terkandung dalam narasi, dialog, maupun tembang-tembang yang ada di dalamnya. 
Nilai Budaya Pada Novel Centhini: 40 Malam Mengintip Sang Pengantin Karya Su- nardian Wirodono (Kajian Antropologi Sastra) Kiki Astrea
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.759

Abstract

Antropologi sastra merupakan studi mengenai karya sastra dengan relevansi manusia. Penelitian ini berusaha mengkaji kebudayaan Jawa dalam novel Centhini: 40 Malam Mengintip Sang Pengan- tin. Selain itu, penelitian ini akan mendeskripsikannilai-nilai dalam kebiasaan atau adat istiadat, pranata sosial, serta mitos dalam novel Centhini: 40 Malam Mengintip Sang Pengantin. Pendeka- tan deskriptif analitik hermeneutic. Sumber data yang digunakan adalah novel Centhini: 40 Malam Mengintip Sang Pengantin Karya Sunardian Wirodono. Data yang digunakan berupa kata, frasa, klausa, kalimat dan paragraph dalam novel. Pengumpulan data dengan menentukan objek dan den- gan identifikasi data. Metode analisis data dengan mengolah, mengumpulkan data dan analisis data yang akan disajikan. Nilai-nilai budaya yang muncul adalah mitos nasib manusia ditentukan berdasarkan keturunan, jika orang tuanya adalah raja maka dia akan menjadi raja, jika orang tu- anya adalah budak maka dia akan menjadi budak.
Korelasi Penggunaan Alat Peraga Bahasa Indonesia (Media Papan Tempel) Dengan Hasil Belajar Menulis Kalimat Sederhana Pada Siswa SDN Ngrandulor Denny Puspo Prasetyo; Mindhaudah Mindhaudah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.753

Abstract

Menulis kalimat sederhana merupakan salah satu unsur dasar dari keterampilan berbahasa, jika tidak dikuasai pada tingkat Sekolah Dasar (SD) maka akan berdampak buruk pada keterampilan berbahasa pada jenjang berikutnya. Fenomena menunjukkan bahwa di Sekolah Dasar (SD) saat ini alat peraga bahasa Indonesia (media papan tempel) jarang digunakan dalam proses pembelajaran padahal sangat efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk men- getahui adanya korelasi penggunaan alat peraga bahasa Indonesia (media papan tempel) dengan hasil belajar menulis kalimat sederhana pada siswa kelas 1 SDN Ngrandulor tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dilaksanakan di SDN Ngrandulor karena sekolah tersebut berada di perbatasan kecamatan Peterongan, sebelah timurnya adalah kecamatan Sumobito dan sebelah utaranya adalah kecamatan Kesamben serta siswanya berasal dari tiga ke- camatan tersebut. Sehingga penelitian yang dilaksanakan di SDN Ngrandulor bisa dijadikan tolok ukur kemampuan siswa pada tiga kecamatan. Adapun desain penelitian menggunakan cross sec- tional untuk mengumpulkan data, sedangkan analisis data menggunakan rank Spearman. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat korelasi penggunaan alat peraga bahasa Indonesia (media papan tempel) dengan hasil belajar menulis kalimat sederhana pada siswa kelas 1 SDN Ngrandulor tahun pelajaran 2016/2017, dengan korelasi kategori cukup. Hal itu dibuktikan dengan hasil uji korelasi rank Spearman menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar 0,444.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Strategi Think Talk Write Kelas VI SDN 3 Singotrunan Kecamatan Banyuwangi Tahun Pelajaran 2017- 2018 Dahlia Murwaningsih
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.755

Abstract

Proses pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan  belajar mengajar sangat ditentukan oleh kerjasama antara guru dan siswa. Guru dituntut untuk mampu menyajikan materi pelajaran dengan optimum. Oleh karena itu diperlukan kreatifitas dan gagasan yang baru untuk mengembangkan cara penyajian materi pelajaran di sekolah. Kreativitas yang dimaksud adalah kemampuan seorang guru dalam memilih metode, pendekatan, dan media yang tepat dalam penyajian materi pelajaran. Guru harus berusaha memotivasi siswa mampu berpikir kritis agar dapat menyampaikan gagasannya dengsan berbicara atau menyampaikan pendapatnya lewat diskusi dan dapat menuliskan dalambentuk kalimat yang baik dan benar agar berhasil dalam belajar. Untuk itu guru harus cermat memilih metode yang tepat. Salah satu model yang digunakan adalah Metode Strategi Think-Talk-Write. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk mengetahui sejauh mana Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia menggunakan Strategi Think Talk Write. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 57,5% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 70,5 % dan siklus 3 mencapai 85,%,dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI telahtercapai ketuntasan 100 %, dengan demikian penerapan pembelajaran dengan Strategi Think Talk Write efektif dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI SDN 3 Singotrunan Banyuwangi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue