cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2019)" : 18 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN JATEN, MRICO DAN BRUNO 1 UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DENGAN PEMANFAATAN POTENSI LOKAL Dyah Suryani; Dwi Kurniawan; Deli Surya Melizan; Gusnardi Putra
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.608

Abstract

Food security is a challenge that gets priority for achieving national prosperity in this millennium. Ngestirejo Village, Tanjungsari Subdistrict, Gunungkidul Regency has a lot of natural resources such as agriculture, plantations, livestock, and tourism. However, the use of this region's potential by the community is not optimal. This is because the community does not have the skills, experience, knowledge, and motivation to explore the potential of the region. This situation has long been occurring but there has been no effort either personally, the community, or the government to change this pattern of behavior with the willingness to utilize regional potential optimally. The condition of this problem occurred in 3 hamlets, namely Jaten Hamlet, Mrico Hamlet and Bruno 1 Hamlet. So to overcome these problems, the program was implemented, namely community empowerment to improve food security by utilizing local potential. Methods of implementing this program include: community education, technology diffusion and practice. The impact of the results of this activity is 1). Increased community insight, especially PKK mothers about utilizing local potential; 2) Increased community creativity in processing cakes from local potential results; 3) Increased entrepreneurial spirit for the community.
APLIKASI PAKAN PELET BUATAN UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR Yunaidi Yunaidi; Anugrah Perdana Rahmanta; Ari Wibowo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.621

Abstract

This activity aims to provide guidance, training, and mentoring to help resolve problems faced by partners, including high operational costs of fish farming because of the high cost of factory-made pellets, limited understanding and knowledge of fish farming techniques, and limited access to business capital in groups of freshwater fish farming in village of Jerukagung Srumbung Magelang. In this activity, the use of semi-intensive farming technology was introduced and the introduction of mixer and fish pellet feed making machines technology were able to produce pellets independently for groups of fish farmers. Semi-intensive system farming techniques are proven to be able to increase productivity at a low cost to replace the conventional methods that have been done so far. The service program was completed in eight months, divided into three stages consisting of competency enhancement, technology development, and partnership development. The use of semi-intensive farming technology by applying good pond water maintenance techniques, selecting the right seeds, and optimal feeding techniques has been shown to increase fish production. High feed costs during the enlargement process which can reach 75% of the total cost can be replaced using pellet feed has made by group using local raw materials that are easily available in the surrounding area or environment, so as to reduce feed costs by up to 25%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN EKONOMI DENGAN MEMANFAATKAN KEARIFAN LOKAL Tri Wahyuni Sukesi; Azizah Irjayanti; Sekarsih Dyah Hapsari; Ariko Efendi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.635

Abstract

Usaha home industry sebagai usaha yang berbasis rumah tangga selain dapat menyerap tenaga kerja, secara sosial ekonomi juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan terhadap bukan saja kepada pelaku namun juda pada masyarakat sekitarnya. Hal ini disebabkan karena dengan mengelola usaha home industry akan melibatkan masyarakat sekitar untuk proses produksinya dan pemasarannya. Pemanfaatan sumber daya alam lokal sangat penting dilakukan terutama diwilayah Gedangsari, Gunungkidul banyak ditemukan ubi-ubian, jati dan pohon pisang.Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan pembuatan makanan dan kerajinan yang berbasis pada bahan alam (ubi, pisang dan daun jati) dn bahan bekas (limbah kayu jati) secara langsung kepada warga sekitar. Memberikan sumbangan peralatan yang digunakan dalam pelatihan tersebut. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan peserta aktif bertanya dan mengikuti kegiatan pelatihan sampai selesai. Pelatihan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta pelatihan.
PELATIHAN DAN PEMANFAATAN SEKAM PADI MENJADI BAHAN BAKAR (BRIKET) DI DESA KEMRANGGON, KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA Caraka Putra Bhakti; Abdul Lathifudin Ghafur; Riswanda Ardan Setiawan; Ari Widodo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.637

Abstract

Sekam padi merupakan lapisan keras yang meliputi kariopsis yang terdiri dari dua belahan yang disebut lemma dan palea yang saling bertautan. Pada proses penggilingan beras, sekam bahan terpisah dari butir beras dan menjadi bahan sisa atau limbah penggilingan, sekam padi dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industry, pakan ternak dan energy atau bahan bakar. Dari proses penggilingan padi biasanya diperoleh sekam sekitar 20-30%, dadak antar 8-12% dan beras giling antara 50-63,5% data bobot awal gabah. Pengabdian mahasiswa KKN UAD diharapkan dapat mengembangkan limbah hasil pertanian masyarakat menjadi sebuah produk seperti briket. Briket yang berasal dari sekam padi hasil panen pertanian masyarakat di Desa Kemranggon, Pelatihan ini menggunakan metode ceramah dan pelatihan langsung. Dimana yang pertama dilakukan adalah penyuluhan dengan metode ceramah yang berisikan penyampaian materi dan pengenalan mengenai briket itu sendiri. Dan untuk metode pelatihan langsung yaitu berupa pencontohan langsung dan pembuat langsung briket bioarang dari sekam padi.
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI PEDUKUHAN JANGKANG LOR, SENTOLO, KULONPROGO Hasrul Rahman; Hanif Rahman Adi; Dian Yuliani; Rinah Rinah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.641

Abstract

Kreativitas sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mendongkrak perekonomian dalam negri. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi adalah salah satu cara untuk menghasilkan produk yang dapat menjadi sebuah sumber penghasilan yang bernilai jual tinggi. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini dilaksanakan di pedukuhan Jangkang Lor, Kab Kulon Progo. Dengan diadakannya pelatihan ini masyarakat pedukuhan Jangkang Lor dapat memahami teori dan praktik pembuatan lilin aromaterapi. Setelah pelatihan ini selesai diharapkan masyarakat dapat mengembangkan lebih lanjut, agar bisa dijadikan sebagai sarana untuk menghasilkan sumber penghasilan bagi masyarakat setempat. 
GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI PADUKUHAN KAUMAN, BAJANG, NGEBLAK, DESA WIJIREJO, PANDAK, BANTUL Iis Wahyuningsih; Winda Wahyuningtyas; Defita Sari; Oci Widyastuti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.642

Abstract

Masyarakat di padukuhan Kauman, Bajang, dan Ngeblak mayoritas pekerjaannya adalah sebagai petani dan buruh. Aktifitas mereka yang padat membuat sebagian besar masyarakat kurang memperhatikan kesehatan baik jasmani maupun rohani. Pendampingan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) di Dukuh Kauman, Bajang, dan Ngeblak merupakan pelaksanaan upaya promotif yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan mengubah perilaku yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan sehingga terwujud perubahan perilaku hidup sehat yang benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan dan praktek langsung. Pelaksanaan kegiatan dibantu mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan bersama masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dalam jangka 1 bulan, mulai dari tanggal 21 Januari – 20 Februari 2019. Telah dilakukan berbagai kegiatan dalam pendampingan GERMAS di masyarakat padukuhan Kauman, Bajang, dan Ngeblak, Desa Wijirejo, Pandak, Bantul yang melibatkan mahasiswa, pembimbing dan masyarakat. Kegiatan meliputi : penyuluhan dan praktik  cuci tangan,  potong kuku, penyuluhan gosok gigi,  rumah sehat, leptospirosis, praktik jumantik, pendampingan posyandu bagi balita dan lansia, penyuluhan kesehatan untuk lansia, pendampingan senam rutin dan  Pola Hidup Bersih dan Sehat. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan sangat tinggi sehingga dampak berupa peningkatan pengetahuan masyarakat akan kesehatan dapat tercapai.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BANJAROYO, KALIBAWANG, KULON PROGO DALAM BIDANG KESEHATAN Asep Rustiawan; Afdilla Puja Ruminda; Bobby Adriansyah; Virdinan Dharma Prasetya
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.644

Abstract

The community of Banjaroyo, Kalibawang - Kulon Progo Yogyakarta has poor clean and healthy lifestyle habits (CHLH) which still do not like washing hands with soap and unhealthy snacks. Besides that, knowledge of dengue disease is also still low with the condition of dengue endemic areas. The 71st period of the UAD Community Service Program conducted from 23 January to 20 February 2019 was intended to empower the community through the dissemination of CHLH and DHF. The method used consisted of lectures, demonstrations and special practices for Hand Washing with Soap, while for Snacks and DHF the lecture method was used. The impact of these program are the increased knowledge and skills of the community in the field of CHLH, especially how to wash hands properly using soap, choose healthy snacks and efforts to prevent dengue disease.
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN MENUJU DESA SIAGA OLEH KKN UAD DI WATU GAJAH DAN MERTELU, GENDANGSARI, GUNUNG KIDUL Avanti Vera Risti Pramudyani; Arif Setiawan; Arif Fajariyansyah; Galih Lastiko Aji
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.660

Abstract

Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan adalah isu yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 2006. Tujuan dari kebijakan tersebut adalah memberdayakan masyarakat dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kesehatan pada level komunitas terkecil yaitu desa. Bentuk implementasi program berupa membangun Desa Siaga dengan kemampuan mengidentifikasi dan memecahkan masalah kesehatan yang dilakukan oleh anggota masyarakat, institusi masyarakat, kepemimpinan masyarakat, dan tersedia akses informasi kesehatan. Tujuan akhir dari program ini adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM). Desa Watu Gajah dan Mertelu, Gendangsari, Gunung Kidul, Yogyakarta menjadi salah satu wilayah program Kuliah Kerja Nyata UAD dengan tema Peningkatan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Menuju Desa Siaga. Program kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan, serta pendampingan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan. Hasil dari kegiatan ini yaitu terlaksana kegiatan penyuluhan PHBS, Pencegahan Leptospirosis, TOGA, dan program rutin kesehatan. Dampak dari program pemberdayaan bidang kesehatan adalah berubahnya perilaku warga dan meningkatnya kesadaran dalam menjaga kesehatan sebagai salah satu modal dalam meningkatkan kesejahteraan

Page 2 of 2 | Total Record : 18