cover
Contact Name
Jafar La Kilo
Contact Email
jafar.chem@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jjchem@ung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Chemistry
ISSN : 26563665     EISSN : 26566834     DOI : 10.34312/jambchem
Core Subject : Science,
Jambura Journal of Chemistry is peer-reviewed and open access journal published by Chemistry Depertment, Faculty Mathematic and Natural Science. Jam.J.Chem that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of chemistry including applied chemistry. Jambura Journal of Chemistry publish two issues (numbers) annually (February and August).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020): August" : 5 Documents clear
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antidiabetes dalam Ekstrak Daun Nasi (Phrynium capitatum) Obet Obet; Johnly A. Rorong; Feti Fatimah
Jambura Journal of Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v2i2.7083

Abstract

Research about phytochemical screening and antidiabetic activity inside rice leaf extract (phrynium capitatum) had been conducted. Objective of this research was to find phytochemical and antidiabetic activity inside rice leaf extract. Research Methodology used for phytochemical screening was testting of alkaloids, phenolics, flavonoids, saponins, steroids and triterpenoids. While antidiabetic activity testing was carried out on white rats induced by alloxan treatment. Based on phytochemical screening tests of rice leaf extract, components obtained are alkaloid compounds, flavonoids, phenolics and steroids. The results of testing the antidiabetic activity of rice leaf extract in alloxan induced mice by administering 100% rice leaf extract; 200 and 300 mg / kg body weight of rats had a percent decrease in blood sugar concentration, respectively 29.01; 34.07 and 42.03%. The most effective group providing antidibetic effect is the treatment group III (300 mg / kg body weight of rats) when compared to the treatment group I (100 mg / kg body weight of rats) and treatment group II (200 mg / kg body weight of rats).
Kadar Fe(III) Pada Air Sumur Galian yang Dikonsumsi Masyarakat Menggunakan Spektrofotometer UV-VIS Sriyana Ohi; Wiwin Rewini Kunusa; Astin Lukum
Jambura Journal of Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v2i2.4521

Abstract

Dalam penelitian ini, dilakukan analisis kadar Fe(III) pada sampel air sumur galian yang dikonsumsi masyarakat sebanyak 10 sampel yang tersebar dibeberapa wilayah Kota Gorontalo. Sampel diasamkan dengan 0.3 mL HNO3 4M dan 0.5 mL KSCN 2M dan absorbansi diukur dalam Spektrometer UV-Visible. Nilai absorbansi dari hasil pengukuran larutan standar dengan deret konsentrasi 0.1, 0.3, 0.5, 0.7 dan 1 ppm larutan induk Fe 100 ppm diperoleh persamaan regresi linier y = 0.000x + 0.016 dengan nilai regresi (R2) = 0.9860. (λMax) 490 nm dengan nilai absorbansi (A) tertinggi yakni 0.043. Data ini digunakan untuk pengukuran sampel di lokasi I. Untuk Lokasi II, Nilai absorbansi dari hasil pengukuran larutan standar dengan deret konsentrasi 0.1, 0.3, 0.5, 0.7 dan 1 diperoleh persamaan regresi linier y = 0.036x + 0.006 dengan nilai regresi (R2) 0.9800. (λMax) 510 nm dengan nilai absorbansi (A) tertinggi yakni 0.025. Hasil pengukuran sampel untuk Lokasi I yakni kode sampel A = -0.1060, B = -0.0303, C = 0.3780, D = 0.1667 dan E = 0.3636. Untuk Lokasi II yakni kode sampel A = 0.175, B = 0.050, C = 0.3780, D = 0.050 dan E = 0.675. Disimpulkan bahwa, kandungan konsentrasi Fe di 5 lokasi ini masih dibawah NAB yakni ˂ 1 mg/L karena konsentrasi Fe yang dianjurkan oleh WHO minimal adalah 1 mg/L. Pada air tanah bervariasi mulai dari 0,01 mg/l - 25 mg/l.
Kadar Logam Berat Cu, Cr, Pb dan Zn Pada Kerang Darah (Anandara granosa) di Muara Elo dan Kerang Kepah (Polymesoda erosa) Di Loa Janan Ilir Kalimantan Timur Rizky Handayani; Bulan Natalinda; Noor Lia; Sumaria Sumaria; Abdul Majid
Jambura Journal of Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v2i2.6995

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Cu, Cr, Pb dan Zn pada kerang darah (Anandara granosa) dan kerang kepah (Polymesoda erosa). Kerang darah diambil di perairan Muara Elo sedangkan kerang kepah diambil di danau Loa Janan Ilir. Kadar logam diukur menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan kerang darah memiliki kandungan logam Cu, Cr, Pb dan Zn sebesar 0,012 mg/L; 0,089 mg/L; 0,029 mg/L; dan 0,045 mg/L dan kerang kepah memiliki kandungan logam Cu, Cr, Pb, dan Zn sebesar 0,019 mg/L;0,105 mg/L; 0,020 mg/L; 0,043 mg/L. Berdasarkan hasil tersebut kandungan logam Cu, Cr dan Pb yang melebihi kadar maksimal yang telah ditetapkan oleh peraturan pemerintah indonesia. Hanya kandungan logam Zn yang berada dibawah kadar maksimal yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu masyarakat perlu membatasi konsumsi atau tidak mengkonsumsi secara berlebihan kerang darah yang terdapat di aliran Muara Elo dan kerang kepah yang terdapat di danau Loa Janan Ilir.
Potensi Mikrocrystallincellulose Terimobilisasi Nanopartikel Cupri Oxide/Periodat (MCC/CuO-NP/KIO4) sebagai Adsorben Metilen Blue Sri Rahayu Latif; Wiwin R Kunusa
Jambura Journal of Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v2i2.7065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengadsorpsi zat pewarna sintetis metilen blue menggunakan Mikrocrystallincellulose (MCC) Tterimobilisasi nanopartikel cupri oxide/periodat (MCC/CuO-NP/KIO4) berbasis tongkol jagung dengan aktivasi NaOH 14%. Hasil karakterisasi MCC: Viscositas 86 cp, Selulosa 88.4%, Alfa-selulosa 45.2%. Adsorben (MCC/CuO-NP/KIO4) yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan FT-IR, SEM, XRD. Karakteristik spektra FT-IR (MCC/CuO-NP/KIO4) menunjukkan adanya puncak C=O yang sangat tajam pada 1055.70 cm-1dan 1028.37 cm-1 berasal dari getaran C-O-C. Indikasi adanya puncak partikel CuO pada bilangan gelombang 894.62 cm-1 , 1158.19 cm-1 , 1314.17 cm-1 . Difraktometer sinar-X (XRD) menunjukkan terjadinya penurunan kristalinitas serat sebagai hasil dari oksidasi. Permukaan morfologis selama oksidasi diamati menggunakan SEM. Pengukuran kapasitas adsorpsi metilen blue menggunakan Spektrofotometer UV-VIS. Pembuatan kurva standar dengan konsentrasi larutan standar (1 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm) menghasilkan nilai r = 0.9888. Kapasitas adsorpsi yang dihasilkan dengan variasi konsentrasi larutan metilen blue 1ppm, 3 ppm, 7 ppm, 9 ppm adalah 70% - 80%.
Iron in Well Water: Case Study in Dulalowo and Heledulaa Districts Hendri Iyabu; Anita Muhammad; Jafar La Kilo; Akram La Kilo
Jambura Journal of Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v2i2.6990

Abstract

This study aims to determine the iron content of water wells in Dulalowo and Heledulaa, Gorontalo City. Ten well water samples were taken randomly from five different wells in each district. Water samples at each well consist of top, middle, and bottom water. Determination of iron level using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) at a wavelength of 248.33 nm. The results showed that the iron concentration of well water in Dulalowo was 0.030 (D1), 0.265 (D2), 0.224 (D3), 0.158 (D4), 0.149 ppm (D5). Meanwhile, iron levels in Heledulaa were 0.100 (H1), 0.039 (H2), 0.159 (H3), 0.198 (H4), and 0.235 ppm (H5). These results prove that the Fe content in the well water in the two districts is still fulfil the drinking water standard which is a maximum of 0.3 mg/L iron.

Page 1 of 1 | Total Record : 5