JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Articles
61 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 4 (2022)"
:
61 Documents
clear
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Melalui Metode Karyawisata di TK Balitka Manado
Djailan Mansur
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4179
This research was conducted with the problem of whether the field trip method can improve children's language skills. Children's language skills are important because with language (children aged 4-5 years) children can communicate with friends or people around them. Language is the main form of conveying messages, thoughts, and being able to relate to other people. Language skills are needed in developing aspects of language to children, because children can communicate or relate to other people. Children understand many things better and can increase their vocabulary more. Field trips are one of the learning methods in kindergarten that are carried out outside of school, observing the world according to the realities that exist directly, for example humans, animals and plants, the surrounding nature and other objects. Children can directly observe the conditions that exist in the natural surroundings so that with these conditions children can understand and give an impression of the results of their observations through the five senses of what is seen, heard, and touched. Using this field trip method helps children increase the vocabulary of what they see, by directly and making children interesting and happy with what they observe. Thus it will be easy to develop children's language. The benefits of this field trip method are for children to get to know and learn something real. With field trips, children also learn to observe and do other activities. The use of this field trip method makes children interesting and fun and is liked by many children. School education can take advantage of the environment and nature as a tourist attraction. Thus it will be easier to develop children's language skills through good communication and the use of correct language. The strategy used by the teacher is to help children to be able to speak well. With field trips, children also learn to observe and do other activities, such as role playing, matching pictures with word stories and so on.
Peran Sasambo Youth Education Dalam Optimalisasi Kualitas Layanan Pendidikan Di Nusa Tenggara Barat
Fadillah Ahmad Nur;
Sunarto Sunarto Sunarto;
Umiarso Umiarso Umiarso
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4406
Sasambo Youth Education Nusa Tenggara Barat (SYE NTB) as a youth organization has played an active role in providing services and guidance in various online and offline educational activities from kindergarten-equivalent to higher education. The NTB Provincial Government has actually made efforts and paid attention to education in NTB. However, SYE NTB continues to contribute and take part in overcoming educational problems due to the Covid-19 pandemic which requires changing the learning system. SYE NTB certainly has a strong reason to continue to play a role in education issues in NTB. The purpose of this article is to find out the reasons behind SYE NTB providing educational services and also to find out the various programs held to optimize the quality of education in NTB. The method used in this research is a qualitative research method. The results of this article show that SYE NTB has a vision and mission which then encourages other NTB youths to join SYE in order to achieve the targets and goals that have been proclaimed and realized through various programs.
Cyber Social Learning Menunjang Keterampilan Sosial Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Pengetahuan
Muhammad Kartika Dewantoro
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4448
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap permasalahan yang terjadi terkait cyber learning yang berdampak pada keterampilan social siswa. Perekembangan dari teknologi tradisional menjadi teknologi modern, memunculkan beragam produk teknologi mutakhir. Semakin canggih teknologi yang ada memunculkan mempengaruhi kegiatan pembelajaran di berbagai sekolah di Indonesia. Salah satunya dari kegiatan pembelajarn tradisional tatap muka secara langsung yang beralih ke pembelajaran modern secara cyber. Dengan cyber learning diharapkan mampu menunjang keterampilan social siswa, atau bahkan dapat menurunkan keterampilan social siswa. Dengan perubahan seperti ini dikhawatirkan cenderung akan membuat keterampilan social siswa turun menyebabkan terjadinya kesenjangan social. Perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang penerapan cyber learning dalam menunjang keterampilan social siswa. Maka dari itu dilakukan kajian filsafat ilmu pengetahuan untuk menentukan ketepatan cyber learning dalam penggunaannya untuk menunjang keterampilan sosial.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU
Ragil Utomo
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4348
Kepala sekolah memiiki peran penting dalam meningkatkan kinerja guru. Â Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam membantu para guru meningkatan kedisiplinan hadir tepat waktu di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi dan observasi. Adapun obyek penelitian adalah kepala sekolah dan guru bahasa Indonesia kelas 5 sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru adalah terdapat peran kepala sekolah sebagai manager, peran kepala sekolah sebagai supervisor dan peran kepala sekolah sebagai teladan (role model).
PENGARUH PERBEDAAN BAHASA DAN BUDAYA TERHADAP CARA BERKOMUNIKASI ANTAR MAHASISWA
Angela Kojoh;
Vamela Aruperes;
Briggta Rantung;
Mint Husen Raya Aditama;
Rinna Yuanita Kasenda
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4352
Penelitian ini berfokus pada Mahasiswa Universitas Negeri Manado,Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi khususnya yang ada di Prodi Bimbingan dan Konseling bagi Mahasiswa Semester 5 mengenai pengaruh perbedaan bahasa dan budaya terhadap cara berkomunikasi antar mahasiswa.Penelitian yang kami lakukan ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam cara berkomunikasi antar mahasiswa dan bagaimana cara mahasiswa berdapatasi dengan bahasa dan budaya yang berbeda-beda. Untuk metode penelitian yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dan untuk lokasi penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Tomohon dengan mahasiswa aktif sebagai informan yang terdiri dari suku yang tentunya berbeda-beda.Dan untuk teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Partisipan adalah Mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi,Prodi Bimbingan dan Konseling Semester 5.Dalam Hasil Penelitian ini menunjukan adanya perbedaan bahasa dan budaya yang sangat berpengaruh terhadap cara berkomunikasi sehari-hari dilingkungan kampus.Tetapi dengan adanya perbedaan dalam bahasa dan budaya tentunya tidak menjadikan mahasiswa mengganggap bahasa dan budayanyalah yang paling benar,tetapi belajar dari setiap perbedaan yang dapat menyatukan kita dalam berkomunikasi.
Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara sebagai Landasan Pendidikan Vokasi di Era Kurikulum Merdeka
Deasy Irawati;
Siti Masitoh;
Mochamad Nursalim
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4493
The Merdeka Curriculum tries to restore the paradigm of Indonesian education in accordance with Ki Hajar Dewantara's Educational Philosophy. Ki Hajar Dewantara's educational philosophy which upholds meeting the needs of students as the main goal of education. Fulfilling students' needs by optimizing their potential through the pamong and among systems is based on the motto Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani. These three mottoes will later be implemented in the Pamong and Among systems in Student Centered-based learning so that later there will be harmony between creativity, sense of initiative and character. The implementation of Ki Hajar Dewantara's educational philosophy is evident in the learning outcomes in vocational education in general subject matters and vocational subject matters. It is clear that the government's efforts to prepare students to become future generations are ready to compete in the coming era.
ANALISIS HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KOTA BIMA
Muhammad Iqbal
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4371
The impact and progress of science and technology (IPTEK) demands an increase in the quality of learning to support the process of achieving national education goals. To improve the quality and interest in learning, it is necessary to use media in the student learning process. the researcher used the quantitative method because the researcher wanted to know about the absence of a relationship between learning media and students' learning interests and achievements in economics class X Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bima. The existence of a relationship between the use of instructional media and students' interest in learning can be seen from the values or achievement of student learning and this is also evidenced from the results of calculations using the product moment where the calculated value is greater than the r table value, namely 0.539 and 0.329 at a significant level of 5%. or 95% and a significant level of 1% or 99%, namely 0.539 and 0.424.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KARTU DETEKTIF BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS
Doni Setiawan;
Hana Ardya Garini;
Nina - Faoziyah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4172
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran “Kartu Detektif’ yang berbasis pendidikan karakter pada pelajaran Fisika untuk siswa sekolah menengah atas. Model pembelajaran “Kartu Detektif†diadopsi dari Model pembelajaran ASSURE dan strategi pembelajaran Team Assisted Individualization yang terdiri dari : analisis karakter peserta didik, menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode pembelajaran, memilih teknologi yang sesuai, dan melibatkan peserta didik agar aktif dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) model 4D. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu : (1) eksplorasi secara teoritis dan penyusunan draft perangkat model pembelajaran fisika (2) Uji empiris, yang terdiri dari validasi ahli, uji kepraktisan, dan angket respon siswa. Hasil validasi ahli diperoleh model pembelajaran fisika yang dikembangkan valid dengan persentase pencapaian 89,5 %. Materi pembelajaran meliputi bab dinamika gerak, sub bab hukum Newton tentang gerak. Uji kepraktisan terdiri dari aspek efektif, interaktif, efisien, dan kreatif. Hasil uji kepraktisan diperoleh model pembelajaran yang dikembangkan praktis dan dikategorikan sangat baik dengan rata-rata pencapaian 81.8 %.
PERAN MAHASISWA KKN MBKM DALAM MENDUKUNG PENGADAAN AIR BERSIH OLEH PEMERINTAH KELURAHAN WEWELEN BERDASARKAN PP NO. 122 TAHUN 2015
Feibe Engeline Pijoh;
Helmyani A. S. Tangdialla;
Kristianto Menjang;
Senden Sakka;
Afnike E. Goha;
Alprince T. Kadamehang;
Romi Mesra
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4282
Masalah mendasar terkait dengan kebutuhan dan ketersedian air bersih, yaitu masyarakat tidak mendapatkan sumber air bersih yang memadai, hal ini disebabkan karena masyarakat di Kelurahan Wewelen mendapatkan sumber air bersih dari sumur bor namun hal ini dinilai kurang efektif khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu dikarenakan biaya pembuatannya yang cukup mahal. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran mahasiswa KKN MBKM dalam mendukung pemerintah dalam pengadaan air bersih di Kelurahan Wewelen antara lain mahasiswa KKN MBKM bersama dengan pihak pemerintah mendiskusikan tentang pengadaan air bersih serta turut berpartisipasi dalam menyediakan dan memasang alat yang dibutuhkan dalam pengadaan air bersih
Pengaruh Intensitas Mengakses TikTok Terhadap Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa SMA N 3 Sragen
Danis Milania Rasmitasari;
Abdul Rahman;
Nurhadi Nurhadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4433
AbstrakInternet telah menjadi persoalan yang serius saat ini, dengan adanya internet menyebabkan para penggunanya kecanduan untuk mengakses media sosial terutama TikTok yang banyak digunakan para kaum pelajar sekarang ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari intensitas mengaksos TikTok yang dilakukan dengan tingkat prokrastinasi akademik yang dimiliki oleh para siswa SMA N 3 Sragen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas untuk membuat gambaran secara sistematis, fakta, aktual mengenai hubungan sebab-akibat dari fenomena yang diselidiki. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 95, teknik pengumpulan data menggunakan angket yang kemudian data yang telah terkumpul diolah menggunakan teknik uji instrument berupa Uji Validitas dan Uji Reliabilitas. Sedangkan uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linear Sederhana dan Uji-T dengan uji prasyarat berupa Uji Normalitas dan Uji Linearitas menggunakan IBM SPSS Statistics 25 untuk mengetahui apakah Intensitas Mengakses TikTok (X) berpengaruh positif terhadap Tingkat Prokrastinasi Akademik (Y).Kata Kunci: prokrastinasi, media sosial, TikTok.