cover
Contact Name
Imron Amrullah
Contact Email
imron.amrullah@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fonema@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26213257     EISSN : 26212900     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2021)" : 14 Documents clear
Eksistensi Sufiks “able” dalam Kategori Kata Bahasa Indonesia: Kajian Morfologi Al-Mubarrok, Muhammad Ramdlan; Sofyan, Agus Nero
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.299 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.3297

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang terus berkembang seiring dengan terjadinya proses globalisasi di dunia. Hal tersebut membuat kosakata baru bermunculan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa terkecuali penggunaan bahasa Inggris dalam ragam lisan dan tulisan bahasa Indonesia. Artikel ini berjudul Eksistensi Sufiks “able” dalam kategori kata bahasa Indonesia: Kajian Morfologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik dasar simak yaitu sadap artinya secara praktis peneliti dalam rangka mendapatkan data, ia harus menggunakan kecerdikannya untuk menyadap pembicaraan informan, serta teknik sadap lanjutan simak bebas libat cakap. Adapun penyajian data dilakukan dengan metode deskripstif. Dalam penelitian ini, sumber data diperoleh dari hastag atau tagar penggunaan dalam media sosial instagram yang diklasifikasikan sesuai kebutuhan dan kegunaan data penelitian. Hasil penelitian menunjukan adanya pergeseran kategori kata bahasa Indonesia setelah diberi imbuhan sufiks –able di antaranya ialah: (a) dari kategori verba menjadi kategori adjektiva, (b) dari kategori verba menjadi kategori nomina, (c) dari kategori nomina menjadi adjektiva, dan (d) dari kategori adverbia menjadi kategori adjektiva.
Persepsi Mahasiswa Tentang Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka Hidayatullah, Syarif
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.406 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan survey. Survey diberikan kepada 82 mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP Uhamka. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket berskala likert untuk mengetahui tingkat persetujuan mahasiswa terhadap MBKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa setuju terhadap pelaksanaan kurikulum MBKM ini dengan empat rekognisinya, yaitu perkuliahan di PS lain di dalam PT, perkuliahan di PS yang sama di PT berbeda, perkuliahan di PS yang berbeda di PT berbeda, dan praktek di lembaga nonperguruan tinggi.
Eksistensi Sufiks “able” dalam Kategori Kata Bahasa Indonesia: Kajian Morfologi 1
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.299 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.3297

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang terus berkembang seiring dengan terjadinya proses globalisasi di dunia. Hal tersebut membuat kosakata baru bermunculan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa terkecuali penggunaan bahasa Inggris dalam ragam lisan dan tulisan bahasa Indonesia. Artikel ini berjudul Eksistensi Sufiks “able” dalam kategori kata bahasa Indonesia: Kajian Morfologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik dasar simak yaitu sadap artinya secara praktis peneliti dalam rangka mendapatkan data, ia harus menggunakan kecerdikannya untuk menyadap pembicaraan informan, serta teknik sadap lanjutan simak bebas libat cakap. Adapun penyajian data dilakukan dengan metode deskripstif. Dalam penelitian ini, sumber data diperoleh dari hastag atau tagar penggunaan dalam media sosial instagram yang diklasifikasikan sesuai kebutuhan dan kegunaan data penelitian. Hasil penelitian menunjukan adanya pergeseran kategori kata bahasa Indonesia setelah diberi imbuhan sufiks –able di antaranya ialah: (a) dari kategori verba menjadi kategori adjektiva, (b) dari kategori verba menjadi kategori nomina, (c) dari kategori nomina menjadi adjektiva, dan (d) dari kategori adverbia menjadi kategori adjektiva.
Persepsi Mahasiswa Tentang Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka 1
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.406 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan survey. Survey diberikan kepada 82 mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP Uhamka. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket berskala likert untuk mengetahui tingkat persetujuan mahasiswa terhadap MBKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa setuju terhadap pelaksanaan kurikulum MBKM ini dengan empat rekognisinya, yaitu perkuliahan di PS lain di dalam PT, perkuliahan di PS yang sama di PT berbeda, perkuliahan di PS yang berbeda di PT berbeda, dan praktek di lembaga nonperguruan tinggi.

Page 2 of 2 | Total Record : 14