cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24770523     EISSN : 26139820     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, e-issn; 2613-9820, issn cetak; 2477-0523 mengundang para ilmuwan untuk mempublikasikan karya ilmiah berupa penelitian atau makalah yang dibuat dalam bentuk artikel berkaitan dengan isu-isu politik, sosial, hukum, kebudayaan dan perekonomian warga negara berdasarkan pancasila. Kewarganegaraan diperlakukan sebagai konsep strategis dalam analisis Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan diterbitkan setiap bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 4 Documents clear
PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA DAN PENANAMAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA GENERASI MUDA Risma Yuliana Saputri; Fatma Ulfatun Najicha
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4082

Abstract

Globalization is a very common phenomenon. With globalization, the exchange of information flows from various countries occurs so quickly, people really benefit from this. However, the growing epidemic will also have a negative impact on Indonesia, namely the waning sense of nationalism and patriotism among the people, especially the younger generation. With existing technological advances, various digital platforms such as social media can be misused by the younger generation, which of course has a negative effect on their behavior. Thus, indirectly globalization can result in the erosion of Pancasila values in the younger generation because of deviant behavior, in the form of crime, immorality, and various other negative behaviors. In this case, the values of Pancasila need to be re-instilled so that Pancasila can be maintained as the identity of the nation. This study aims to provide information about the form of Pancasila implementation and the importance of strengthening Pancasila values in social life in order to improve the personality of the younger generation in Indonesia in the era of globalization. This research method uses literature study by reading and seeking information from books, journals, and other literature study sources that are relevant to the subject matter to be discussed.
Pancasila sebagai Perisai Penangkal Rasisme di Indonesia Rulinnanda Desta Aulia NurHidayah
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4083

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman. Di era globalisasi, adanya keberagaman tersebut sangat memungkinkan terjadinya perpecahan dan rentan dengan masalah diskriminatif. Rasisme muncul karena terdapat banyak perbedaan yang dimiliki Indonesia seperti suku, bangsa, ras, agama, bahasa, budaya, warna kulit, dan masih banyak lainnya. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus menjaga persatuan dan kesatuannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan dan Kesatuan bangsa Indonesia diwujudkan dengan peran Pancasila dalam keberagaman bangsa adalah mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila mempersatukan perbedaan suku, ras, etnis, agama, budaya, dan geografis dalam satu titik dan membangun kebhinekaan pada setiap silanya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia sudah benar-benar diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna dan arti yang sangat mendalam bagi Indonesia yang memiliki masyarakat dengan berbagai macam kebudayaan yang berbeda. Tetapi salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kata kunci: Nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Rasisme, Diskriminasi.
Pengaruh Omnibus Law Terhadap Tingkat Kesengsaraan Masyarakat Indonesia Arma Nasrul Mustofa; Fatma Ulfatun Najicha
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4087

Abstract

UU Cipta Kerja atau lebih dikenal dengan Omnibus Law merupakan kebijakan reformasi ekonomi yang bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun kebijakan ini menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, terutama terkait dampaknya terhadap tingkat kesengsaraan rakyat. Artikel ini membahas beberapa sudut pandang dan argumentasi terkait Omnibus Law dan dampaknya terhadap tingkat kesengsaraan rakyat Indonesia. Sejumlah pihak menilai Omnibus Law dapat merugikan sejumlah pihak, terutama terkait kebijakan yang mewajibkan perlindungan tenaga kerja, percepatan deforestasi dan penggusuran, serta memfasilitasi investasi asing yang dapat memperluas pusat-pusat sosial. Namun di sisi lain, ada juga pandangan bahwa Omnibus Law dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing Indonesia, sehingga dapat meningkatkan kondisi ekonomi dan mengurangi tingkat kesengsaraan masyarakat. Kesimpulannya, artikel ini menunjukkan bahwa Omnibus Law memiliki dampak yang sangat kompleks dan beragam terhadap tingkat kesengsaraan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam dan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif dari kebijakan ini bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Ideologi Pancasila Menjadi Pedoman Kehidupan Sehari-hari bagi Bangsa Indonesia Atna Sariputta; Fatma Ulfatun Najicha
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4091

Abstract

Pancasila, dokumen pendirian negara, adalah pakta nasional yang luar biasa yang harus dihormati secara keseluruhan. Panchasila adalah dasar pemerintahan dan pemerintahan Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara juga berfungsi sebagai sumber hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ideologi Pancasila menjadi pedoman kehidupan sehari-hari bagi bangsa Indonesia. Metode penelitian di dalam jurnal ini adalah Metode kualitatif ini biasanya bersifat mutakhir atau datanya diperbarui dan disempurnakan secara teratur sebagai respons terhadap sifat lapangan yang selalu berubah. Hasil pada penelitian ini menjelaskan bahwasannya Dalam banyak kasus, para pemimpin dan lembaga yang mendukung mereka tidak. Dalam upaya meringankan kesengsaraan manusia, tindakan penegakan hukum masih dilakukan secara rutin. Jadilah dengan pemberi bukan ke kanan. Pancasila telah lama dipuja sebagai tiang yang di atasnya bangsa ini berpijak, serta dasar yang di atasnya semua eksistensi dibangun. Lebih sering daripada tidak, itu berfungsi sebagai bagian dekoratif untuk lanskap negara.

Page 1 of 1 | Total Record : 4