cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
KEK (Kajian Ekonomi dan Keuangan)
Published by Kementerian Keuangan
ISSN : 14103249     EISSN : 25409999     DOI : -
Core Subject : Economy,
Kajian Ekonomi dan Keuangan (KEK henceforth)was first published in 1996 as an initiative of researchers of Ministry of Finance. In the earlier years of its publication, KEK was also known as Kajian Ilmiah Ekonomi dan Keuangan (KIEK). Since then KEK has been published regularly as one of the prominent sources of reference for public policy evaluation as well as a recommendation, in particular on Indonesian state budgets and finance topics.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 20, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
Ketimpangan Pendapatan dan Middle Income Trap Wibowo, Tri
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v20i2.184

Abstract

Ketimpangan merupakan permasalahan yang lebih kompleks dibanding dengan kemiskinan. Ketimpangan yang tinggi lambat laun akan menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi. Terhambatnya pertumbuhan ekonomi, mengakibatkan suatu negara tidak mampu keluar atau terjebak dalam kelompok pendapatan kelas menengah. Artikel ini ingin mengetahui gambaran serta posisi Indonesia dalam kelompok negara Middle Income. Metode analisis digunakan adalah metode deskriptif dalam bentuk grafis, serta penghitungan matematis sederhana. Dari hasil analisis diperoleh bahwa selama dua dasawarsa ketimpangan pendapatan di Indonesia mengalami peningkatan. Pada tahun 1990, sebesar 20 persen penduduk terkaya Indonesia (kuintil 5) menguasai 39 persen total pengeluaran seluruh penduduk. Pada tahun 2010, naik menjadi 44 persen atau sebesar 44 persen total pengeluaran berasal dari 20 persen orang terkaya di Indonesia. Meskipun demikian, posisi Indonesia relatif cukup baik bila dibandingkan dengan negara-negara yang berada dalam kelompok Lower Middle Income. Dengan kuadran kartesius, Indonesia berada pada kelompok negara dengan kriteria GNI per kapita tinggi dan ketimpangan yang rendah.
Measuring Efficiency of the Indonesian Islamic Banks Effendi, Yuventus
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v20i2.185

Abstract

In recent years, the number of Islamic Commercial Bank and Business Unit increases significantly. Nevertheless, net profit of these banks decreased significantly in 2014. On the other hand, the Islamic Rural Banks which have slower growth of bank networks are able to manage insignificant profit reduction. Therefore, this study aims to estimate the level of inefficiency for both the Islamic Commercial banks and Islamic Rural Banks. Moreover, this study also estimates the determinants of inefficiency at the Islamic banks. There are two main contributions of this study: this study differentiates the Islamic banks into two categories and identifies causes of inefficiency. The methodology which is utilised in this study is the Stochastic Frontier Analysis based on monthly data in period 2009-2014. There are several main findings of this study. Firstly, the depositor's fund has an important role in determining the ability of financing for both types of bank. Secondly, regarding of inefficiency, the Islamic Rural Banks always efficient in the period of observation in this study, while the Islamic Commercial Banks have a lower level of efficiency relatively. Thirdly, increasing ROA which has negative and statistically significant estimated parameter is important to reduce inefficiency in the Islamic Commercial Banks.
Peran Alokatif Pemerintah melalui Pengadaan Barang/Jasa dan Pengaruhnya Terhadap Perekonomian Indonesia Azwar, Azwar
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v20i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari peran alokatif pemerintah melalui pengadaan barang dan jasa terhadap perekonomian Indonesia yang diwakili oleh pertumbuhan ekonomi (PDB) dan hubungan timbal balik di antara keduanya. Dengan menggunakan pendekatan analisis model Vector Autoregression (VAR) melalui pengujian Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD), secara empiris penelitian ini menemukan bahwa: (i) shock atau perubahan nilai realisasi pengadaan barang/jasa pemerintah berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Respon positif perekonomian ini berlangsung cepat dan terus berlangsung dalam jangka panjang secara permanen, di mana 91,12 % variasi pembentukan indikator perekonomian Indonesia (pada akhir periode penelitian), berasal dari sektor pengadaan barang/jasa pemerintah; (ii) sebaliknya, perekonomian Indonesia juga memberikan dampak positif terhadap pengadaan barang/jasa pemerintah. Namun, dampak positif ini hanya berlangsung sementara. Shock atau perubahan yang terjadi pada perkenomian dalam jangka waktu lebih lama akan memberikan dampak negatif terhadap pengadaan barang/jasa pemerintah. Respon negatif ini terus berlangsung dengan tren yang terus meningkat dalam jangka panjang.
Peramalan Nilai Tukar Rupiah Terhadap USD dengan Menggunakan Model GARCH Wijoyo, Nugroho Agung
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v20i2.187

Abstract

Makalah ini menggunakan teknik ekonometrik Generalized Auto Regressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk meramalkan perubahan nilai tukar yang berfrekuensi tinggi di Indonesia. GARCH, suatu model non-linear, umumnya digunakan untuk data keuangan berfrekuensi tinggi, seperti nilai tukar harian Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Penelitian ini menilai perilaku dari nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dengan membuat model dari perubahan nilai tukar harian dalam bentuk logaritma untuk periode 3 Januari 2000 sampai 16 Desember 2015. Periode ini meliputi era volatilitas tinggi dan turbulensi keuangan, seperti yang terjadi pada semester kedua tahun 2015 ketika nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turun menjadi Rp.14.500. Menggunakan model GARCH dalam menetapkan heteroskedastisitas, studi ini menemukan bahwa model GARCH sangat mencerminkan sifat empiris natural logaritma dari nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada tingkat signifikansi 1%.
Apakah Perdagangan Menjadi Pertimbangan Investasi? Muslim, Azis
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v20i2.183

Abstract

Investasi yang berasal dari investor Hong Kong ke Indonesia merupakan salah satu yang terkecil apabila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Hal ini juga diindikasikan terjadi karena faktor perdagangan. Oleh karena itu, tujuan dari kajian ini adalah untuk mengevaluasi peranan perdagangan sebagai salah satu faktor pertimbangan investor untuk berinvestasi di Indonesia. Metode yang digunakan studi ini adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL), untuk melihat pengaruh suatu variabel dan mendapatkan nilai pengaruhnya. Hasil kajian memperlihatkan bahwa dalam jangka pendek, faktor perdagangan mempengaruhi keputusan investor asing untuk berinvestasi secara langsung (FDI). , Sedangkan dalam jangka panjang, hanya ekspor yang berpengaruh terhadap FDI. Secara umum, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik menjadi faktor yang secara relatif lebih dominan apabila dibandingkan perdagangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5