cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
suhartini.ismail@fk.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Perawat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25487051     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Perawat Indonesia (e-ISSN 2548-7051) diterbitkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Perawat Indonesia atau disingkat JPI ini terbit 2 kali setahun. Jurnal ini mempublikasi artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan. Jurnal Perawat Indonesia menerima artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023" : 12 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI STIGMA MASYARAKAT PADA PENDERITA SKIZOFRENIA DI KALIMANTAN BARAT Triyana Harlia Putri; Fransiska Tania
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stigma masyarakat yang masih negatif memiliki dampak bagi penderita penyakit tertentu salah satunya Skizofrenia. Stigma masih menjadi permasalahan yang dirumuskan dalam pencegahannya.  Beberapa faktor yang memengaruhi stigma masyarakat terhadap penderita skizofrenia telah diidentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi stigma masyarakat terhadap penderi skizofrenia. Desain penelitian ini menggunakan rancangan crosssectional-online, dengan teknik pengambilan sampel purposive serta snowball. Sampel yang digunakan sebanyak 400 orang. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner Community Attitude Towards the Mental Illness (CAMI). Analisa data bivariat menggunakan chi-square melihat korelasi sosiodemografi dengan stigma. Secara statistik untuk tidak ada korelasi antara karakteristik masyarakat seperti umur, jenis kelamin dan status pekerjaan di buktikan dari nilai p> 0.05. Namun terdapat korelasi yang signifikan antara suku, agama dan pendidikan p< 0.05. Sehingga, hanya faktor suku, agama dan pendidikan yang memengaruhi stigma pada masyarakat pada penderita skizofrenia. 
Hubungan Intensitas Bermain Video game Dengan Perkembangan Emosional Anak Usia Sekolah Dasar: The Relationship between Video Gaming Intensity and Emotional Development among Elementary School-Aged Children Banatus Sholihah; Elsa Naviati
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1302

Abstract

Di masa pandemi virus corona, karantina diterapkan sebagai pedoman penting untuk pencegahan penyakit di berbagai negara. Terlepas dari manfaatnya, karantina juga menimbulkan komplikasi dan permasalahan. Dengan adanya pandemi COVID-19, terdapat kebijakan berupa penutupan sekolah dan penghentian sementara interaksi belajar tatap muka atau pembelajaran luring. Hal ini menyebabkan anak-anak dan remaja memiliki waktu senggang dalam jadwal pembelajaran dan kehidupan sosial mereka. Anak-anak dan remaja mengisi waktu senggang mereka dengan bermain video game. Situasi ini membuat intensitas dan waktu yang dihabiskan anak-anak di media sosial dan video game semakin meningkat. Namun, sedikit yang diketahui tentang hubungan antara perkembangan emosional dan waktu yang cenderung dihabiskan anak-anak untuk bermain video game. Oleh sebab itu, makalah ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain video game dengan perkembangan emosional pada anak usia sekolah dasar. Adapaun metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan studi korelasi serta menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4-6 yang bermain video game baik secara online maupun offline. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan 163 responden. Berdasarkan analisis data yang menggunakan uji Spearmen-rho didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara intensitas bermain video game dengan perkembangan emosional anak usia sekolah dasar. Di sisi lain, mayoritas anak yang bermain video game adalah anak laki-laki di kelas 5 yang umumnya berusia 11 tahun. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengawasan dan kesadarannya terhadap anak-anak yang bermain video game terutama terhadap dampak negatif yang ditimbulkan dari video game Kata Kunci : Intensitas Bermain Video game, Perkembangan Emosional, Anak Usia Sekolah Dasar
LITERATURE REVIEW: PENGARUH SOCIAL SUPPORT TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TBC) PARU Shelly Intania Haryanto; Sugiyarto Sugiyarto
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1529

Abstract

Penanggulangan TBC secara nasional menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) yang diberikan kepada penderita dalam jangka 6-8 bulan pengobatan. Keberhasilan program pengobatan TBC sangat dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat yang lengkap sampai selesai. Tingginya angka kejadian TBC salah satunya dipengaruhi oleh ketidakpatuhan dalam pengobatan. Tujuan enelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh social support terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis. Metode literature review (LR) dimana data yang digunakan adalah database pencarian menggunakan MEDLINE (PubMed), Google Scholar, Science Direct, dan Wiley. Laporan yang diterbitkan dari 2012-2021 yang berfokus pada social support terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis jurnal, terdapat implikasi keperawatan yang dibandingkan dari 8 jurnal, ditemukan bahwa metode peningkatan kepatuhan minum obat anti tuberkulsois dengan teknik social support berpengaruh dalam meningkatkan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis. Kesimpulan yaitu metode social support terbukti berpengaruh dalam upaya peningkatan kepatuhan minum obat tuberkulosis karena dalam minum obat tuberkulosis dibutuhkan waktu 6-7 bulan secara continue. Peneliti menyarankan agar petugas kesehatan, keluarga dan penderita bekerja sama dalam mewujudkan kepatuhan minum obat anti tuberkuloasis dengan menggunakan metode Social Support. Kata Kunci: Kepatuhan Minum Obat, Social Support, Tuberkulosis.
The HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI SMAN 1 PACITAN KABUPATEN PACITAN Linggar Rolis; Angga Sugiarto; Erna Erawati; Suharsono
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1535

Abstract

Terdapat 966 kasus penghinaan citra tubuh (body shaming) yang ditangani oleh polisi dari seluruh Indonesia sepanjang tahun 2018, 347 kasus selesai, baik melalui penegakan hukum maupun mediasi. Salah satu efek yang ditimbulkan dari tindakan body shaming ini adalah turunya kepercayan diri yang dimiliki oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja di SMAN 1 Pacitan Kabupaten Pacitan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-April 2022 menggunakan desain penelitian kuantitatif metode korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. hasil karakteristik yang banyak menerima perilaku body shaming adalah jenis kelamin perempuan. Hasil uji kendall tau didapatkan nilai τ =0,003 (τ<0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar -0,351 artinya hubungan keeratan rendah dan arah korelasinya negatif yaitu semakin tinggi body shaming maka kepercayaan diri korban semakin rendah. Ada hubungan antara body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja di SMAN 1 Pacitan Kabupaten Pacitan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK UMUR, JENIS KELAMIN, PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN PERILAKU BERPACARAN PADA REMAJA DI PROVINSI JAWA BARAT Mia Listia Ali Basyah; Kusman Ibrahim; Maria Komariah
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi HIV/AIDS pada remaja di Indonesia semakin meningkat, dengan prevalensi sekitar 3,2-3,8% setiap tahunnya, mayoritas remaja terinfeksi karena hubungan seksual. Hubungan seksual pada remaja merupakan salah satu bentuk ekspresi akibat adanya perbedaan naluriah seks antara dua jenis kelamin yang disebabkan oleh kematangan seksual, yang diawali dari tindakan atau aktivitas dan kontak fisik pada perilaku berpacaran. Dalam beberapa tahun terakhir, karena perkembangan ekonomi dan media masa mempengaruhi perilaku dan persepsi remaja akan aktivitas seksual berisiko, terutama saat remaja berpacaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dari faktor pengetahuan tentang HIV, jenis kelamin dan usia yang paling berhubungan dengan perilaku berpacaran pada remaja di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yang berasal dari Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (SKAP) 2018 Remaja. Sampel survei pada provinsi Jawa Barat dilakukan terhadap 4692 responden remaja perempuan dan pria dengan batas usia antara 15–24 tahun. Unit sampel yang digunakan dalam analisis semua perempuan dan pria belum menikah pada penelitian ini adalah 500 Responden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian korelasional menggunakan analisis data sekunder. Waktu pengumpulan data dan penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021. Analisis yang dilakukan adalah uji korelasi Chi-Square, kemudian dilakukan analisis multivariate menggunakan adalah uji statistik regresi logistik. Hasil analisis chi-square, menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sebagian kecil dari sub variabel perilaku berpacaran. Pengetahuan tentang HIV/AIDS adalah variabel yang paling erat hubungannya dengan variabel perilaku berpacaran. Pengetahuan mengenai HIV/AIDS dapat merubah persepsi seseorang terhadap seksualitas dan cara berpacaran. Saran perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku berpacaran berisiko pada remaja menggunakan data primer.
THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLI THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLICATION TO IDENTIFY PATIENT BEHAVIOR IN PERFORMING HEALTH EXAMINATIONS IN PRIMARY HEALTH CARE FACILITIES: A CASE STUDY IN PUSKESMAS: THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLICATION TO IDENTIFY PATIENT BEHAVIOR IN PERFORMING HEALTH EXAMINATIONS IN PRIMARY HEALTH CARE FACILITIES: A CASE STUDY IN PUSKESMAS Ady Irawan; Anggie Pradana Putri; Eric Santosa; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh sikap, norma subjektif, kontrol perilaku terhadap niat berobat serta dampaknya terhadap perilaku pasien berobat di Puskesmas Klaten Selatan dengan menggunakan Theory Of Planned Behaviour. Kerangka teori ini diuji serta dibangun untuk menguji pengaruh positif antar konstruk penelitian, pemahaman pengaruh sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, niat berobat dan perilaku berobat. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan quesioner kepada 105 responden yang berobat ke Puskesmas Klaten Selatan, Jawa Tengah, Indonesia; tetapihanya 100 kuesioner dinyatakan valid. Data dianalisis dengan menggunakan uji T kemudian variabel-variabel yang ditetapakan dianalisis dengan Uji Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap (sig. 0,006), norma subjektif (sig 0,002), kontrol perilaku(0,012); berpengaruh positif terhadap niat berobat (0,00) serta dampaknya (0,00) positif terhadap perilaku pasien yang berobat di Puskemas Klaten Selatan. Hasil penelitian ini sejalan dengan Theory Of Planned Behaviour.
Hubungan Quality of Nursing Work Life dengan Komitmen Organisasi Perawat dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember sihqina ramadhani; Anisah Ardiana; Dicky Endrian Kurniawan; Retno Purwandari; Kholid Rosyidi Muhammad Nur
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1671

Abstract

Komitmen organisasi perawat adalah keyakinan perawat terhadap tujuan organisasi dan tekad untuk tetap menjadi bagian dari organisasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi perawat adalah quality of nursing work life. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara quality of nursing work life dengan komitmen organisasi perawat di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional, dengan jumlah sampel 81 perawat menggunakan total sampling. Data diambil dengan kuesioner Quality of Nursing Work Life (QNWL) dan Organizational Commitment Questionnaire (OCQ). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara quality of nursing work life dengan komitmen organisasi perawat di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember (p<0,001; τ= 0,434). Semakin baik quality of nursing work life, maka semakin baik komitmen organisasi perawat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan quality of nursing work life untuk meningkatkan komitmen organisasi perawat. Kata kunci: perawat, quality of nursing work life, komitmen organisasi.
APPLICATION OF COGNITIVE BEHAVIOUR THERAPY (CBT) AND FAMILY PSUCHOEDUCATION (FPE) IN PATIENTS AT RISK OF SUICIDE: PENERAPAN COGNITIVE BEHAVIOUR THERAPY (CBT) DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU BUNUH DIRI wahyu Dini Candra susila; Yossie Susanti Eka Putri; Ice Yulia Wardani
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1835

Abstract

Schizophrenia is a severe mental illness that causes disturbances in cognitive function, emotion, language, behavior and movement. One of the effects of severe mental disorders is suicide. Data shows that every 40 seconds, someone loses their life by suicide. The negative state of mind of patients at risk of suicide is usually a cognitive distortion. The purpose of this scientific paper is to provide an overview of the application of cognitive behavior therapy (CBT) and family psychoeducation to patients at risk of suicide using the Tidal model approach. Nursing actions were performed on 6 patients at risk of suicide. The method used is case series. The results show that giving cognitive behavior therapy (CBT) and family psychoeducation with the Tidal model approach can reduce suicide scores, reduce signs and symptoms and increase the ability of families and patients at risk of suicide with schizophrenia. Cognitive behavior therapy (CBT) and family psychoeducation are recommended to be carried out by psychiatric nurses to overcome the risk of suicide
LATIHAN FISIK SEPUCHI MENINGKATKAN AKTIVITAS SEKSUAL LANJUT USIA Ni Made Dwi Ayu Martini; Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Ketut Darmaja
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.2131

Abstract

Seks dapat dijadikan indikator penuaan, oleh karena seks melibatkan kerja hormon dan sistem kardiovaskuler. Penuaan pada sistem kardiovaskular dan hormon menyebabkan penurunan ataupun disfungsi seksual pada lansia. Latihan fisik SEPUCHI merupakan rangkaian gerakan kombinasi tai chi dan kegel yang diharapkan mampu memberikan manfaat ganda kepada lansia. Gerakan kegel mampu meningkatkan gairah seksual serta gerakan tai chi mampu menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh latihan fisik SEPUCHI terhadap aktivitas seksual lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen one group pre test post test dengan teknik purposive sampling pada 50 responden yang sesuai dengan kriteria eligibilitas. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menemukan ada pengaruh latihan fisik SEPUCHI terhadap aktivitas seksual sebelum dan sesudah diberikan latihan fisik SEPUCHI (p= 0,001). Saran kepada lansia untuk dapat mengaplikasikan latihan fisik SEPUCHI secara rutin, serta kepada petugas kesehatan dapat menerapkan latihan fisik SEPUCHI ke dalam program layanan kesehatan lansia.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN PENERAPAN TERAPI LATIHAN ASERTIF PADA PASIEN DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Nur Uyuun I. Biahimo; Firmawaty Firmawaty; MOH APRIYANTO SAPUTRA DAI
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.2178

Abstract

Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi sehat emosional, psikologis, dan social yang terlihat dari hubungan interpersonalyang memuasakan, perilaku dan koping yang efektif, konsep diri yang positif, dan stabilan emosional. Salah satu diagnosagangguan jiwa yakni risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan adalah masalah keperawatan dengan tanda dangejala satu atau lebih yaitu wajah memerah dan tegang, pandangan tajam, mengatupkan rahang dengan kuat,mengepalkan tangan, dan bicara kasar yang didapatkan dari hasil pengkajian melalui wawancara, observasi, dan studidokumentasi. Tujuan penelitian ini mampu menerapkan terapi latihan asertif pada pasien dengan risiko perilakukekerasan di wilayah kerja puskesmas Limboto. Metode penelitian yang di lakukan deskriptif analtik dengan pendekatanstudi kasus pada 3 orang pasien dengan diagnosa risiko perilaku kekerasan di wilayah kerja puskesmas limboto. Hasilpenelitian ini menunjukan bahwa penerapan terapi latihan asertif dapat berpengaruh terhadap pasien dengan risikoperilaku kekerasan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12