cover
Contact Name
Puji Purwaningsih
Contact Email
pujipurwaningsih@unw.ac.id
Phone
+628164222138
Journal Mail Official
ijnr.fkep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro186 Ungaran Kab Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR)
ISSN : 26569590     EISSN : 26156407     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal is aimed at promoting a principled approach on health and nursing research by encouraging enquiry into relationship between theorycal and practical study.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023)" : 6 Documents clear
Hubungan Pola Asuh Orangtua dengan Kemandirian ADL (Activity Of Daily Living) Anak Tunagrahita Sedang di SLB N Purwosari Kudus Oneivio Ananta Petra; hartini, sri; Biyanti Dwi W
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.1907

Abstract

Children with mental retardation have abnormalities in terms of intelligence which are characterized by limited intelligence, inability to interact socially and obstacles in the development of independence. One of the factors that influence the independence of mentally retarded children is from parenting, where parents have an important role in growing children's independence by providing parenting patterns that are in accordance with the child's potential. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting patterns and the independence of ADL (Activity of Daily Living) for moderately retarded mentally retarded children at SLB N Purwosari Kudus. This study uses a quantitative correlation method with a cross sectional approach. The data used by parents and children with moderate mental retardation at SLB N Purwosari Kudus in 2021/2022. The sample technique used in this research is purposive sample with 44 respondents. Data analysis in this study used the Chi-Square test calculation. Parents who apply well parenting with the level of independence of independent children as many as 7 children, poor parenting with the independence of independent children as many as 25 children and bad parenting with the category of less independent independence as many as 2 children. From the Chi-Square test, the p value was 0.016 (p<0.05). There is a relationship between parenting style and ADL (Activity of Daily Living) independence for moderately mentally retarded children at SLB N Purwosari Kudus.   Abstrak Anak tunagrahita memiliki dependensi dari segi kecerdasan yang ditandai dengan keterbatasan intelegensi, ketidakmampuan dalam berinteraksi sosial dan hambatan dalam perkembangan untuk melakukan kemandirian. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemandirian anak tunagrahita adalah dari pola asuh orang tua, dimana orang tua mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan kemandirian anak dengan memberikan pola asuh yang sesuai dengan potensi anak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian ADL (Activity of Daily Living) anak tunagrahita sedang di SLB N Purwosari Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional (pendekatan silang). data yang digunakan yaitu data orang tua dan anak tunagrahita sedang di SLB N Purwosari Kudus tahun 2021/2022. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan 44 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunaka perhitungan uji Chi-Square. Hasil Orang tua yang menerapkan pola asuh baik dengan tingkat kemandirian anak mandiri sebanyak 7 anak, pola asuh kurang baik dengan kemandirian anak yang mandiri sebanyak 25 anak dan pola asuh tidak baik dengan kategori kemandirian kurang mandiri sebanyak 2 anak. Dari uji Chi-Square didapatkan hasil p value 0,016 (p<0,05). Terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian ADL (Activity of Daily Living) anak tunagrahita sedang di SLB N Purwosari Kudus.
Hubungan Pengetahuan tentang Scabies dengan Kejadian Scabies pada Remaja Santri di Pondok Pesantren Darussalam Desa Gebugan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang M Nur Dhuha; setyoningrum, umi
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.2031

Abstract

Scabies is a skin disease that is often found in dense residential areas such as Islamic boarding schools. If this disease is not cured, it will disturb the rest and comfort of the students, which in turn hinders the achievement of learning outcomes. One of the factors that influence the incidence of scabies is the knowledge of students regarding the disease. This research to determine the relationship between knowledge and the incidence of scabies in adolescent students at the Darussalam Islamic Boarding School, Bergas , Semarang Regency. Design research is descriptive correlative with a cross sectional approach. The population of this research is students at the Darussalam Islamic Boarding School,  Bergas District, Semarang Regency with a sample of 78 people taken by random sampling technique. The data collection tool used was a questionnaire and the data were analyzed by using the chi square test which was processed by the SPSS data processing program. Most of the students who had knowledge about scabies were in the sufficient category, as many as 53 of 78 respondents (67.9%). Most students were not scabies, as many as 54 of 78 respondents (69.2%). There is a relationship of knowledge with the incidence of scabies in adolescent students at the Darussalam Islamic Boarding School, Bergas District, Semarang Regency, obtained p value of 0.001 < (0.05). It is better for students to improve their knowledge and personal hygiene and the Islamic boarding school should carry out periodic mass treatment and health education on an ongoing basis.   Abstrak Scabies merupakan penyakit kulit yang banyak ditemukan di lingkungan padat hunian seperti pondok pesantren. Penyakit ini jika tidak disembuhkna menganggu istirahat dan kenyamanan santri yang pada akhirnya menghambat pencapaian hasil belajar. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian scabies adalah pengetahuan santri terkait penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang scabies dengan kejadian scabies pada remaja santri di Pondok Pesantren Darussalam Desa Gebugan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.  Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini remaja Pondok Pesantren Darussalam Bergas Kabupaten Semarang dengan sampel 78 orang. Teknik random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis dengan uji chi square yang diolah dengan program pengolahan data SPSS. Remaja santri sebagian besar mempunyai pengetahuan tentang scabies kategori cukup yaitu sebanyak  53 dari 78 responden (67,9%). Remaja sebagian besar  tidak scabies yaitu sebanyak  54 dari 78 responden (69,2%). Ada hubungan pengetahuan tentang scabies dengan kejadian scabies pada remaja Pondok Pesantren Darussalam Bergas Kabupaten Semarang, didapatkan  p value sebesar 0,001 < α (0,05). Pengetahuan dan personal hygiene remaja pondok pesantren sebaiknya ditingkatkan dengan melakukan pengobatan masal berkala dan penyuluhan kesehatan secara berkesinambungan.
Gambaran Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Skill Lab Secara Daring di Fakultas Keperawatan Safril, Isfahani; Gamya Tri Utami; Yesi Hasneli
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.1702

Abstract

Online laboratory skill is a place for students to learn medical skills that are conducted in a training environment then conduct performance (working score) based on the student’s capabilities in using Pedagogy (a teaching method). Understand students’ comprehension on learning lab skills via online. This research is a Descriptive Quantitative research. These research samples are 169 respondents taken using Stratified Random Sampling. Tool that was used for the research is a questionnaire on students’ comprehension on learning lab skills via online. This research uses Univariate Analysis. This research gives illustrations of learning lab skills via online. Students’ comprehension on learning lab skills via online are 79,3% good, 15,4% bad, and 5,3% great. Students’ comprehension on learning lab skills via online is good and could be the solution for the learning activities in the midst of a pandemic. AbstrakKeterampilan laboratorium online adalah tempat bagi siswa untuk mempelajari keterampilan medis yang dilakukan di lingkungan pelatihan kemudian melakukan kinerja (skor kerja) berdasarkan kemampuan siswa dalam menggunakan Pedagogi (metode pengajaran). Pahami pemahaman siswa tentang pembelajaran keterampilan laboratorium melalui online. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 169 responden yang diambil dengan menggunakan Stratified Random Sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pemahaman siswa tentang pembelajaran keterampilan praktikum secara online. Penelitian ini menggunakan Analisis Univariat. Penelitian ini memberikan ilustrasi pembelajaran keterampilan praktikum melalui online. Pemahaman siswa terhadap pembelajaran keterampilan praktikum via daring adalah 79,3% baik, 15,4% buruk, dan 5,3% baik. Pemahaman siswa terhadap pembelajaran keterampilan praktikum via daring sangat baik dan bisa menjadi solusi untuk kegiatan pembelajaran di tengah pandemi.
Hubungan Self Disclosure dan Self Efficacy dengan Stres pada Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Riau dalam Menyusun Skripsi di Masa Pandemi Covid-19 Putri, Syintya Eka; Jumaini; Sri Utami
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.1703

Abstract

Students in the process of working on a thesis are often faced with various problems that can cause stress. The stress felt by these students makes students do self-disclosure to get solutions or relieve their feelings and have high self-efficacy to turn obstacles into challenges so that students don't just give up in the face of obstacles in writing a thesis. Objective: to determine the relationship between self-disclosure and self-efficacy with stress on students of the Faculty of Nursing, University of Riau in compiling a thesis during the Covid-19 pandemic. Using descriptive correlation design, cross sectional approach. The research sample was 129 people using total sampling technique. Collecting data using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis using chi-square test. The majority of respondents were 22 years old (62.8%), female gender (90.7%), self-disclosure to friends (71.3%), high self-disclosure (56.6%), high self-efficacy ( 54.3%) and moderate stress (71.3%). The results of the bivariate test have no relationship between self-disclosure and stress in students (p value 0.589 > = 0.05) and there is a significant relationship between self-efficacy and stress in students (p value 0.001 < = 0.05). There is no relationship between self-disclosure and stress and there is a relationship between self-efficacy and stress for students. Students in the process of working on the thesis are expected to carry out self-disclosure with full closeness and have high self-efficacy in order to overcome the stress they face.                                Abstrak Mahasiswa dalam proses pengerjaan skripsi seringkali dihadapkan pada berbagai masalah yang dapat menimbulkan stres. Stres yang dirasakan mahasiswa tersebut membuat mahasiswa melakukan keterbukaan diri untuk mendapatkan solusi atau meredakan perasaannya serta memiliki efikasi diri yang tinggi untuk mengubah hambatan menjadi tantangan sehingga mahasiswa tidak menyerah begitu saja dalam menghadapi hambatan dalam penulisan skripsi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan self-disclosure dan self-efficacy dengan stres pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Riau dalam menyusun skripsi di masa pandemi Covid-19. Menggunakan desain deskriptif korelasi, pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 129 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Mayoritas responden berusia 22 tahun (62,8%), jenis kelamin perempuan (90,7%), keterbukaan diri kepada teman (71,3%), keterbukaan diri tinggi (56,6%), efikasi diri tinggi (54,3%) dan stres sedang. (71,3%). Hasil uji bivariat tidak ada hubungan antara self-disclosure dengan stres pada mahasiswa (p value 0,589 > = 0,05) dan ada hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan stres pada mahasiswa (p value 0,001 < = 0,05). Tidak ada hubungan antara self-disclosure dengan stres dan ada hubungan antara self-efficacy dengan stres pada siswa. Mahasiswa dalam proses pengerjaan skripsi diharapkan dapat melakukan keterbukaan diri dengan penuh keakraban dan memiliki efikasi diri yang tinggi guna mengatasi stres yang dihadapinya.
Dampak Psikologis pada Perawat yang Mengalami Long Covid Aisyah, Nurismi; Veny Elita; Riri Novayelinda
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.1821

Abstract

Long Covid is athe residual symptoms of COVID-19 that are still felt by the survivors. One of these survivors is nurses because many nurses are currently affected by COVID-19. Survivors can feel the psychological impact of Long Covid. This study aims to describe the psychological impact on nurses who experience Long Covid. Descriptive research with a sample of 90 nurses who experienced Long Covid was taken with a total sampling technique taking by considering the inclusion criteria, namely: Nurses who contracted COVID-19 in 2020 and 2021 who experienced sequelae of Long Covid. The data were processed using a simple descriptive test. The majority of respondents were in the age range of 26-54 years (97.8%). Most gender is female (73.3%). The most places of work are hospitals (83.3%), and the majority of respondents experienced one time confirmed COVID-19 (81.1%). The psychological problems experienced were anxiety (32.2%), stress (13.3%) and depression (4.4%). Based on the results of the study, it can be concluded that there is a psychological impact on nurses who experience Long Covid. It is hoped that nurses who experience Long Covid can overcome perceived psychological problems so that they do not experience a decline in daily performance. Abstrak Long Covid merupakan sisa gejala COVID-19 yang masih dirasakan oleh para penyintas. Salah satu survivor tersebut adalah perawat karena saat ini banyak perawat yang terdampak COVID-19. Para penyintas dapat merasakan dampak psikologis Long Covid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak psikologis pada perawat yang mengalami Long Covid. Penelitian deskriptif dengan sampel 90 perawat yang mengalami Long Covid diambil dengan teknik pengambilan total sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi yaitu: Perawat yang terjangkit COVID-19 tahun 2020 dan 2021 yang mengalami gejala sisa Long Covid. Data diolah dengan menggunakan uji deskriptif sederhana. Mayoritas responden berada pada rentang usia 26-54 tahun (97,8%). Jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (73,3%). Tempat kerja terbanyak adalah rumah sakit (83,3%), dan mayoritas responden mengalami satu kali konfirmasi COVID-19 (81,1%). Masalah psikologis yang dialami adalah kecemasan (32,2%), stres (13,3%) dan depresi (4,4%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak psikologis pada perawat yang mengalami Long Covid. Diharapkan perawat yang mengalami Long Covid dapat mengatasi masalah psikologis yang dirasakan sehingga tidak mengalami penurunan kinerja sehari-hari.
Analisis Insiden Computer Vision Syndrome dengan Karakteristik Individu dan Lama Penggunaan Komputer pada Mahasiswa Tingkat Akhir FKP UNRI Dimasa COVID-19 Atika, Yayang; Darwin Karim; Yulia Irvani Dewi
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.1828

Abstract

Final year students interact more often in front of computers/laptops for a long time and are vulnerable to eye health, especially during Covid-19. The use of computers/laptops for a long time is one of the risk factors that can cause CVS symptoms. Computer Vision Syndrome (CVS) is a combination of eye and vision problems associated with using a computer or laptop. the study was to describe the incidence of Computer Vision Syndrome with individual characteristics and duration of computer use in final year students of the Faculty of Nursing, the University of Riau during the Covid-19 period. The research design used quantitative descriptive analysis. A sample of 209 final-year students at the faculty of Nursing of Riau University used a total sampling technique. The measuring instrument used is a questionnaire. The age of most respondents was early adulthood (96.0%), the majority were female (90.0%), and the most used computer/laptop screen size was 14 inches (59.3%), with a visibility of 30 cm (48.8 %), and the majority of students do not use assistive devices. The description of final year students who rest their eyes after using a computer/laptop for more than 2 hours is (51.2%), the length of resting the eyes is more than 15 minutes (69.4%), and the most common complaint of CVS symptoms is eye fatigue. (80.9%), and persistent complaints (23.9%). The majority of final year students used computers/laptops within 2 to 4 hours/day and students with complaints of CVS symptoms with severe categories at most thus students are expected to be able to use computers/laptops properly and correctly to avoid CVS symptoms.   Abstrak Mahasiswa tingkat akhir lebih sering berinteraksi didepan komputer/laptop dengan waktu yang lama dan rentan terhadap kesehatan mata, apalagi di masa Covid-19 seperti ini. Penggunaan komputer/laptop yang terlalu lama merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menimbulkan gejala CVS. Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan gabungan masalah mata dan penglihatan yang berkaitan dengan penggunaan komputer atau laptop. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran insiden Computer Vision Syndrome dengan karakteristik individu dan lama penggunaan komputer pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan Universitas Riau dimasa Covid-19. Desain penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Sampel sebanyak 209 mahasiswa tingkat akhir di FKp UNRI yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Umur responden terbanyak adalah dewasa awal (96,0%), mayoritas jenis kelamin perempuan (90.0%), ukuran layar komputer/laptop terbanyak digunakan adalah 14 inchi (59,3%), dengan jarak penglihatan 30 cm (48,8%), dan mayoritas mahasiswa tidak memakai alat bantu. Gambaran mahasiswa tingkat akhir yang mengistirahatkan mata setelah menggunakan komputer/laptop selama lebih dari 2 jam yaitu (51,2%), lama mengistirahatkan mata lebih dari 15 menit yaitu (69,4%), keluhan gejala CVS yang paling banyak dirasakan yaitu mata lelah (80,9%), dan keluhan yang menetap sebanyak (23,9%). Mayoritas mahasiswa tingkat akhir menggunakan komputer/laptop dalam waktu 2-4 jam/sehari dan mahasiswa dengan keluhan gejala CVS dengan kategori berat adalah yang paling banyak dirasakan sehingga diharapkan mahasiswa dapat menggunakan komputer/laptop dengan baik dan benar agar terhindar dari gejala CVS.

Page 1 of 1 | Total Record : 6