cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
ISSN : 0854526x     EISSN : 25030272     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Eknomi Pembangunan merupakan salah satu jurnal Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI dengan versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jurnal ini membahas permasalahan di bidang ekonomi dan pembangunan dalam arti menyeluruh, tidak hanya terbatas pada ilmu ekonomi pembangunan. Namun meliputi juga ekonomi Islam, ekonomi lingkungan, ekonomi perusahaan, pembangunan daerah, kemiskinan, ketimpangan dan bidang yang terkait ilmu ekonomi dan pembangunan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 27 No 2 (2019)" : 6 Documents clear
THE IMPLEMENTATION OF 10TH ECONOMIC POLICY PACKAGE RELATED SMALL MEDIUM ENTERPRISES ESTABLISHMENT IN INDONESIA Putra, Gratianus Prikasetya; Gumay, Panji Satria
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.123 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.47-59

Abstract

Small Medium Enterprises company is one of the most popular business entities today. The popularity is cannot be separated from the spirit of entrepreneurship with young creative mindset that become mainstream in daily life. In relevancy with that, The Government of Republic Indonesia enacted Government Regulation No 29 Year 2016 to simplify the establishment process of Small Medium Enterprises legal entity. In practice area, the enactment of that regulation cannot be implemented well because there are some miss connections in regulations structure of Indonesia. In order to solve the problem, this research uses the normative research methodology that possible to answer by describing and explaining the facts with the applied regulation. The theory of limited liability company based on Indonesian Law such as Law No 40 Year 2007 was also applied in this research as a tool to analyse and solve the problem related that issue.
VARIASI PENGARUH PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) TERHADAP KONSUMSI MAKANAN RUMAH TANGGA Syahril; Kurniawan, Randi
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.861 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.1-10

Abstract

Beras untuk rumah tangga miskin (Raskin) merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan di Indonesia yang sudah berlangsung sejak 21 tahun lalu, namun pengaruhnya terhadap konsumsi rumah tangga masih menimbulkan perdebatan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji adanya variasi pengaruh program Raskin terhadap konsumsi makanan pada berbagai kelompok rumah tangga berdasarkan pengeluaran dengan menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2014. Model estimasi yang digunakan adalah regresi multivariat dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada rumah tangga penerima Raskin, kelompok paling miskin (20% terbawah) secara relatif mengalokasikan sumber daya lebih banyak untuk konsumsi beras dan makanan pokok dibanding kelompok kurang miskin (20% teratas). Sementara itu, kelompok rumah tangga kurang miskin secara relatif membelanjakan uang lebih banyak untuk makanan bernutrisi, seperti telur dan susu, daging dan ikan. Namun, proporsi konsumsi rokok dan alkohol juga lebih tinggi pada rumah tangga kurang miskin. Temuan studi ini mendorong perlunya perbaikan sasaran program Raskin karena manfaatnya lebih banyak dinikmati oleh rumah tangga kurang miskin dibanding rumah tangga paling miskin.
PEMODELAN INDIKATOR TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Setianingtias, Retno; Baiquni, M.; Kurniawan, Andri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.266 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.61-74

Abstract

Arah baru dalam proses pembangunan saat ini adalah pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG)/ Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Konsep pembangunan berkelanjutan disusun atas empat dimensi, yaitu pembangunan ekonomi, sosial, lingkungan dan kelembagaan. TPB hadir dengan 17 tujuan dan sejumlah indikator untuk pengukurannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antar indikator dan dimensi dalam pembangunan berkelanjutan. Identifikasi indikator berasal dari publikasi Bappenas dan BPS, serta hasil penelitian terdahulu. Unit analisis pada penelitian ini adalah seluruh provinsi yang ada di Indonesia dengan menggunakan data tahun 2015. Metode yang digunakan adalah Struktural Equation Modelling menggunaan Partial Least Square untuk mereduksi indikator serta melihat hubungan antar dimensi sosial, ekonomi, lingkungan dan kelembagaan. Hasil seleksi indikator menunjukkan dari lima puluh indikator, menjadi sembilan belas indikator yang berpengaruh terhadap pembangunan berkelanjutan. Permodelan dengan SEM PLS memberikan gambaran bahwa antar dimensi ekonomi ? lingkungan, ekonomi ?sosial, kelembagaan ?ekonomi, ekonomi ? kelembagaan, kelembagaan ? sosial, kelmbagaan ? TPB, Lingkungan ? TPB, sosial ? lingkungan, sosial - TPB dan TPB ? kualitas pembangunan menunukkan hasil yang signifikan, namun demikian terdapat hubungan yang tidak signifikan, yaitu hubungan antara antara kelembagaan dan lingkungan.  
PRODUKTIVITAS DAN DEPRESI DI INDONESIA: ANALISIS DATA INDONESIA FAMILY LIFE SURVEY 2014 Khairunisa, Nabilla Salma; Safitri, Diana Rizky; Angelia, Danisha; Taufan, Mohammad; Sihaloho, Estro Dariatno
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.467 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.75-84

Abstract

Depresi merupakan bagian dari kesehatan mental. Depresi diakibatkan karena perubahan pemikiran kognitif individu yang menyebabkan perubahan pada emosional. Perhimpunan Dokter Spesialis Jiwa Indonesia (PDSKJI) menyampaikan bahwa pada tahun 2019, terdapat 15.6 Juta penduduk Indonesia yang mengalami depresi. Penelitian ini ingin melihat faktor apa saja yang mempengaruhi depresi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Indonesia dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2014. Penelitian ini menggunakan model penelitian ordered probit regression dengan software STATA. Penelitian ini menemukan bahwa factor yang mendorong terjadinya depresi di Indonesia adalah produktivitas, jenis kelamin, pertambahan umur dan lama tidur. Sedangkan faktor yang menurunkan resiko depresi adalah religiusitas, status pernikahan, dan lama sekolah.  
PERAMALAN REALISASI PENERIMAAN ZAKAT PADA BAITULMAL ACEH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EFEK DARI VARIASI KALENDER Assakhiy, Rasyada; Anwar, Samsul; Fitriana, A.R.
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.062 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.27-45

Abstract

Baitulmal Aceh merupakan sebuah lembaga pemerintah daerah Provinsi Aceh yang bertanggung jawab sebagai pengelola dan pendistribusi zakat, infak dan sedekah (ZIS). Peramalan potensi zakat pada masa yang akan datang dibutuhkan oleh Baitulmal Aceh sebagai salah satu landasan penyusunan kebijakan pengelolaan ZIS. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan potensi zakat yang terkumpul pada tahun 2018 dan 2019 dengan mempertimbangkan efek dari variasi kalender. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data realisasi penerimaan zakat bulanan mulai dari bulan Januari 2015 hingga Desember 2017 yang diperoleh dari Baitulmal Aceh. Data tersebut dianalisis dengan model Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variable (ARIMAX) dan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) sebagai model pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMAX dengan orde ARIMA(2,0,2) (1,0,2)12, t, V1, ..., V11 jauh lebih baik daripada model SARIMA dengan orde ARIMA(0,1,2)(0,1,1)12 berdasarkan indikator ketepatan hasil ramalannya (RMSE dan MAPE). Realisasi penerimaan zakat pada tahun 2018 dan 2019 masing-masing diperkirakan sebesar Rp. 1.347.526.504 dan Rp. 1.359.728.268. Hasil peramalan tersebut dapat digunakan sebagai salah satu rujukan bagi Baitulmal Aceh dalam menyusun kebijakan pendistribusian zakat pada tahun-tahun yang akan datang.
STUDI ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE DI ASIA: SEBELUM DAN SETELAH MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS Nikensari, Sri Indah; Destilawati, Sekar; Nurjanah, Siti
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.198 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.11-25

Abstract

Pencemaran lingkungan dapat menurunkan kesejahteraan subyektif (subjective well-being). Studi ini bertujuan membuktikan berlakunya hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) di negara-negara berpendapatan tinggi dan menengah Asia, juga untuk menganalisis perbedaan pengaruh GDP per kapita, konsumsi energi, dan populasi penduduk pada emisi CO2 di wilayah yang sama pada periode sebelum dan setelah MDGs. Data diperoleh dari World Bank dengan periode waktu 1987-2014, di mana analisisnya menggunakan metode kuantitatif dan expose facto, dan melalui persamaan regresi data panel guna mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa sampai 2014 hipotesis EKC yang berbentuk U-terbalik belum terjadi di negara-negara high income yang diteliti, namun akan terjadi ketika GDP per kapita sudah mencapai USD 51.44 ribu. Sedangkan di negara-negara lower middle income, pola hubungan antara GDP per kapita dan emisi CO2 masih membentuk kurva U, atau dengan kata lain hipotesis EKC belum akan terjadi di negara-negara ini, karena di beberapa negara tersebut masih dalam tahap awal pembangunan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebelum MDGs (tahun 2000), GDP per kapita, konsumsi energi dan jumlah penduduk di negara-negara high income berkontribusi atas naiknya emisi CO2, namun pasca MDGs ditetapkan, meningkatnya GDP per kapita mampu menurunkan emisi CO2. Sedangkan di negara-negara low middle income, di awal penelitian sebelum MDGs, data menunjukkan bahwa CO2 sudah tinggi pada saat GDP per kapita masih rendah, dan pasca MDGs, kenaikan GDP per kapita masih berkontribusi atas meningkatnya emisi CO2.

Page 1 of 1 | Total Record : 6